Kaderisasi merupakan bagian penting dalam persyarikatan Muhammadiyah. Upaya ini harus dilakukan untuk menciptakan para mujahid yang berkualitas di Muhammadiyah. Banyak cara yang dapat dilakukan dalam pengkaderan, misalnya melalui pendekatan ranah pendidikan.

Sebagai upaya kaderisasi, persiapan sosok terpilih untuk persyarikatan dan meningkatkan sumber daya yang lebih baik lagi, maka Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, berkoordinasi dengan Majelis Pendidikan Kader (MPK) dan LazisMu PP Muhammadiyah menyelenggarakan sebuah kegiatan yakni Pembekalan Kader Muhammadiyah Scholarship Preparation Program (MSPP) pada tanggal 4-8 Februari 2017 di Gedung Pusbang Muhammadiyah Kaliurang.

“Ini merupakan kegiatan lanjutan dari diluncurkannya MSPP pada 9 November 2016 silam, setelah melewati beberapa tahap seleksi, saat ini peserta MSPP berjumlah 26 orang dari 129 orang total pendaftar,” kata Lincolin Arsyad, Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah pada kegiatan pembukaan Pembekalan Kader MSPP.

Lebih lanjut Lincolin menjelaskan bahwa kegiatan ini bekerja sama dengan tiga pihak dengan menyesuaikan kebutuhan masing-masing. Majelis Diktilitbang sebagai penyelenggara MSPP, Majelis Pendidikan Kader sebagai pihak yang membekali pengkaderan dan LazisMu sebagai pemasok dana untuk kegiatan MSPP ini.

“MSPP ini bentuk peduli terhadap para kader Muhammadiyah yang ingin melanjutkan studi di luar negeri, kami memfasilitasi tahap persiapan, mulai dari pembekalan hingga pemberangkatan ke Kampung Inggris Pare,” tambah Lincolin.

Para peserta MSPP ini, diseleksi secara ketat oleh pihak Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, dengan mempertimbangkan beberapa aspek seperti kemampuan, asal daerah dan motivasi para peserta itu sendiri.

“Dengan adanya MSPP ini, diharapkan dapat mendukung persiapan para peserta untuk meraih mimpi mereka melanjutkan studi di luar negeri,” tutup Lincolin. (nisa p)