Leadership Training Pimpinan PTM Angkatan II

Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah kembali mengadakan “Leadership Training Pimpinan PTM” angkatan ke-dua dengan tema “Strategi Perubahan Menghadapi Era Disrupsi” pada tanggal 6-12 Agustus 2018 di Hotel Jayakarta, Yogyakarta.

Lincolin Arsyad, Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah dalam sambutannya menyampaiakan latar belakang pelaksanaaan kegiatan ini adalah karena kaderisasi pemimpin di PTM yang masih kurang baik. Majelis Diktilitbang ingin menyiapkan kader pimpinan PTM yang punya kapasitas sebagai bagian dari proses regenerasi dan kaderisasi.

“Kami bergerak untuk menciptakan pemimpin yang tidak hanya punya kapasitas, tapi juga berkarakter, setidaknya memiliki 4 karakter seperti yang dipaparkan Rasulullah Saw yakni jujur, amanah, tabligh (kemampuan berkomunikasi) sebagai soft skill yang paling utama, dan terakhir adalah fathanah (cerdas dan pintar),” kata Lincolin.

Lincolin mengatakan, pemimpin wajib memiliki sifat jujur. Di lingkup PTM misalnya, pemimpin harus jujur dalam mengelola keuangan PTM.

“Yang paling penting adalah jujur, punya sikap dan karakter yang baik, sehingga akan mampu membawa kemajuan bagi PTM dan persyarikatan,” kata Lincolin.

Turut hadir dalam agenda itu, Dahlan Rais, Ketua PP Muhammadiyah. Dalam sambutannya, Dahlan mengatakan bahwa  perihal kempimpinan dengan merujuk pada semboyan Jawa yakni ing ngarso sung tulodho, ing madyo mangun karsa dan tut wuri handayani, para pemimpin harus punya nilai untuk diteladani.

“Pemimpin harus memiliki karakter unggul tertentu yang membedakan sosok satu dengan yang lain. Pemimpin juga harus menjadi teladan. Untuk menjadi teladan, setidaknya pemimpin harus berada di atas rata-rata,” kata Dahlan.

Dahlan berpesan, ketika kita merasa demikian kecil, kita harus lihat dalam diri kita, nilai apa yang membuat kita “plus”, karena orang memiliki kelebihan masing masing.

“Pemimpin itu ada yang dilahirkan, tapi ada juga yang tumbuh karena dibina dan dididik dengan sedemikian rupa sehingga menjadi pemimpin yang teladan, dan tugas kita selain memimpin diri sendiri, juga membina persyarikatan ini agar semakin berkemajuan,”katanya. (nisa)

UM Sukabumi, KKN, KKN tematik, dikti, diktilitbang.jpeg

UM Sukabumi Pelopori KKN Tematik Lingkungan Muhammadiyah

Rektor Univesitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI)  Sakti Alamsyah melepas 512 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)  tematik Lingkungan Hidup. UMMI merupakan salah satu pelopor Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) yang melaksanakan jihad lingkungan hidup Muhammadiyah di abad ke-Dua.

Sakti Alamsyah menegaskan kepada mahasiwa akan pentingnya lingkungan yang bersih dan sehat. “Lingkungan yang baik adalah lingkungan yang sehat dan terawat. Tugas mahasiswa bagaimana bisa memberikan pemahaman dan bersama-sama masyarakat mewujudkannya,” kata dia, dalam acara pelepasan Mahasiswa KKN UMMI, Selasa (24/7).

Selain itu, Rektor yang juga sebagai pendiri UMMI tersebut, mengingatkan kembali pentingnya peran KKN sebagai aktualisasi mahasiswa selama studi. “Ini adalah pembelajaran riil, sejauh mana kemanfaatan ilmu yang dipelajari di bangku kuliah bisa dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Amalia Nur Milla Dekan Fakultas Pertanian (FP) UMMI, menyampaikan bahwa KKN tematik lingkungan merupakan ide yang terus digelorakan oleh FP sebagai bentuk response atas kondisi lingkungan hidup di Sukabumi. “Di UMMI tema KKN bisa diajukan oleh Fakultas dan Lembaga, kita FP selalu mendorong dan akan terus mendorong tema ini,” ungkapnya.

KKN tematik Lingkungan sendiri di UMMI sudah dilaksanakan dalam Tiga tahun terakhir, bekerjasama baik dengan Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PPWA) Jawa Barat dan juga Dinas Lingkungan Hidup kota dan kabupaten Sukabumi.

Mahasiswa UM Palembang Sabet Juara I Perancangan Street Furniture 2018

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palembang (UM Palembang) kembali menorehkan prestasinya di kancah nasional.

Prestasi tersebut diraih mahasiswa Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik (FT) UM Palembang atas nama, Akbar Ardi (14 2014 034), Ade Kurniawan (14 2015 023), dan Nata Sabaringga (14 2012 021) dengan dosen pembimbing Iskandar, S.T., M.T., dan Meldo Andijaya, S.T., M.T.

Tiga mahasiswa Fakultas Teknik UM Palembang tersebut sukses meraih Juara I Sayembara Desain Street Furniture Tahun 2018 di lokasi Jalan. Brigjen H.M. Dhani Efendi Palembang, yang diselenggarakan oleh Ikatan Arsitektur Indonesia (IAI) Provinsi Sumatera Selatan yang bekerjasama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI.

Perlombaan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 21 Juli 2018 di Hotel Fave Palembang oleh Ikatan Arsitektur Indonesia Sumatera Selatan dalam rangka Pekan Arsitektur Sumatera Selatan tahun 2018.

“Terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu kami, di sisi lain perlombaan ini menjadi ajang untuk mengetahui kualitas ilmu yang telah kami dapat selama proses pendidikan di prodi Arsitektur. Karena sejatinya ilmu perancangan tanpa penerapan tidak ada gunanya, semoga gagasan saat lomba tersebut dapat dipergunakan untuk dunia desain dan perancangan bangunan yang lebih maju”, tuturnya

“Alhamdulillah semoga apa yang diraih ini dapat memotivasi teman-teman khususnya adik tingkat prodi Arsitektur FT UM Palembang agar terus mengukir prestasi,” paparnya.

Sementara itu, Akbar Ardi menyampaikan rasa syukur kepada Allah atas keberhasilannya. “Sebagai ketua tim sangat senang sekali dapat mempersembahkan Penghargaan Juara I dalam perlombaan ini, dan dapat mengharumkan nama Universitas Muhammadiyah Palembang, khususnya Fakultas Teknik. Kami meyakini bahwa usaha tidak akan mengkhianati hasil, nikmati semua proses InsyaAllah kesuksesan akan menanti”, pungkasnya.

UMSU Gelar Simposium dan Workshop Internasional FK

Satu Dasawarsa Fakultas Kedokteran UMSU menggelar simposium dan workshop internasional dengan tema “Infection and Degenerative Disease from Biomolecular to Clonical Update” di Kampus FK UMSU Jl. Gedung Arca, 13-14 Juli 2018.

Simposium yang menghadirkan guru besar dari Jichi Medical University Jepang, Prof Hiroshi Nishino dan Prof Thoshihiro itu dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec Jumat (13/7).

Muhammadiyah saat ini memiliki 12 Fakultas Kedokteran dan UMSU menjadi salah satu FK yang usianya sudah mencapai 10 tahun dengan berbagai prestasi yang membanggakan.
Simposium dan Workshop internasional yang menghadirkan banyak guru besar di bidang kedokteran adalah bukti betapa komitmennya UMSU dalam melakukan proses alih teknologi dibidang kedokteran. “Selain alih teknologi maka seminar ini menjadi bagian dari program internasionalisasi perguruan tinggi Muhammadiyah,” tutur Edy.

Simposium diikuti sekitar 150 peserta yang berasal dari berbagai provinsi di Sumatera menyajikan lima tema bahasan diikuti dengan kegiatan workshop. Di hari pertama menyajikan dua judul, mulai dari “Future of Treatment of Head and Neck Cancer in Jepang” oleh Prof Hiroshi Nishino MD, PhD. Sementara itu, Prof Zulkifli Muchtar SpJP(K) menyampaikan tentang “Hipertension update for Physician.”

Hari kededua, simposium menyajikan tiga judul bahasan mulai dari “Tuberculosis and Aspergillosis in Patient TB Suspect with BTA Staining Negative” oleh dr Yahwardiah Siregar. Kemudian ” Neurosurgical Simulation Using 3D model with soft blood Vases” disampaikan Prof Toshihiro Mashiko PhD.

Simposium terakhir membahas tema “Viral Infections: Immunology Petsoective Biimoleculer Aspect of Inflammation” yang disampaikan Prof dr Syafruddin Wahid SpPA, SpF, PhD.
Bersamaan dengan Simposium dan Workshop Satu Dasawarsa FK UMSU, Edy Suandi Hamid melepas tujuh mahasiswa FKIP UMSU pada program Pertukaran Mahasiswa Keguruan se-Asia Tenggara (SEA-Teacher Batch 6) ke Thailand dan Filipina serta pelepasan lima orang mahasiswa Kedokteran UMSU ke National Taiwan University.

Unimus Kirim 47 Mahasiwa Ke Malaysia

Sebanyak 47 mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) mengikuti program International Student Mobility Elective Program di University of Malaya (UM) dan International Medical University (IMU) Malaysia 16 sampai 20 Juli 2018 mendatang.

Mahasiswa didampingi Dekan FKG drg. Budiono, M.Pd dan tiga dosen yang bakal di Malaysia selama seminggu berpamitan kepada Rektor Unimus Prof. Dr. Masrukhi M.Pd, WR I Dr. Sri Darmawati. M.Si, WR II Dr. Sri Rejeki, S.Kp.,MKep, Sp.Mat dan WR III Drs. Samsudi Rahardjo, MM,.MT pada upacara Senin pagi (09/07/2018).

Selama di Malaysia mahasiswa kan mengikut linical class tentang  tentang Forensic Dentistry, perawatan pada anak dengan teknologi tinggi. “Agenda lebih lanjut juga akan dilakukan realisasi student mobility mahasiswa dari University of Malaya (UM) dan International Medical University (IMU) Malaysia ke FKG Unimus”

“Unimus berharap program ini bisa menambah luas wawasan mahasiswa yang tidak hanya sebatas perguruan tinggi lain di dalam negeri tetapi juga di negara ASEAN. Tidak hanya  PTN/S di Indonesia tetapi juga sampai di luar negeri.

“Program International Student Mobility adalah program rutin Unimus dalam rangka sharing keilmuan di bidang Kedoteran Gigi.  Masruki berharap bagi lulusan Kedokteran Gigi siap bertarung di kancah Internasional sebagai Dokter Gigi yang profesioanal dan berpengalaman tandasnya.

Budiono menambahkan saat di Malaysia pihak FKG Unimus mengadakan pembicaraan tentang student mobility dengan Universitas mitra di Malaysia. Selain menerima mahasiswa dari Indonesia, Malaysia juga berencana mengirimkan mahasiswa FKG nya ke Indonesia. (aw)

Manusia Dan Robot Dapat Berkolaborasi Untuk Masa Depan

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali mendapatkan amanah sebagai tuan rumah kegiatan Kontes Robot Tingkat Nasional 2018. Diantara rangkaian kegiatan KRI 2018 tersebut, diselenggarakan pula acara The Indonesian Symposium on Robotic Systems and Control (ISRSC), pada Selasa (10/7), di gedung kembar KH Ibrahim UMY dengan mengahadirkan 2  orang pembicara kunci yaitu Dr. Adha Imam Cahyadi, S.T., Master of Enginering Universitas Gajah Mada dan Widhi Krisna kusuma dari PT. ABB Sakti Industri Robotics.

“Robotika sangat diperlukan di masa depan,” ujar Widi Krisna Kusuma dalam penyampaian presentasinya. Ia mengatakan bahwa dalam dunia industri, robot memegang peran yang penting untuk membantu manusia, sehingga manusia tidak perlu lagi melakukan kegiatan atau pekerjaan yang beresiko fatal bagi kelangsungan hidupnya. Seperti melakukan pekerjaan berat dengan tingkat keamanan yang minim dan beresiko tinggi. Hal ini sudah diterapkan di perusahaan-perusahaan industri yang sekarang mulai banyak menggunakan jasa robot dalam proses pekerjaan mereka. “Masa depan itu saat ini,  oleh karena itu kalian para peserta KRI penggiat robotic harus punya semangat untuk berkolaborasi dengan dunia digital. Saya juga berharap agar manusia bisa berkolaborasi dengan robot bukan robot menggantikan manusia,” paparnya lagi.

Sementara itu Dr Adha Imam Cahyadi menambahkan dalam age of automation zaman sekarang ini jumlah pekerja akan semakin berkurang hingga 85 persen. Sebab dalam era industri 4.0, robot akan berperan dalam menggantikan tugas manusia, sehingga dapat menjangkau area yang luas dan efisien. Walaupun begitu ia berpesan bahwa kita harus ikut berkontribusi dalam kemajuan ini. “Dalam revolusi industri 4.0 kita jangan hanya jadi penonton namun harus menjadi pelaku,” ungkapnya.

Kegiatan ISRSC ini merupakan kesempatan bagi komunitas akademik, peneliti dan industri di bidang ilmu robotika seluruh Indonesia untuk bertemu dan saling berdisukusi dalam berbagai potensi. Oleh karena itu acara yang dihadiri oleh peserta dan juri dari KRI Nasional ini, juga dilakukan kegiatan presentasi paper atau makalah dari para mahasiswa, peneliti dan penggiat di bidang robotika. Seluruh peserta Kontes Robot Sepak Bola Indoonesia (KSBI Humanoid dan KRSBI Beroda) yang bertanding di Kontes Robot Indonesia tingkat Nasional juga melakukan presentasinya dalam simposium ini yang di-review oleh tim ahli berdasarkan kriteria originality, significance, quality, dan clarity. Makalah yang lolos review dan di presentasikan dalam symposium akan dimuat dalam proceeding SRSC. (pras)

Sumber : umy.ac.id

UAD Kampus Swasta Terbaik Indonesia 2018

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) meraih kampus swasta terbaik menempati peringkat 11 dalam pemeringkatan nasional menurut Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). UAD menduduki rangking setelah dari kampus-kampus besar yaitu UI, UGM, ITB, IPB, UNDIP, UPI, UNPAD, ITS, UB,.

UAD menjadi peringkat pertama diantara perguruan swasta se Indonesia,” kata Kasiyarno Rektor UAD, pada acara Jumpa Pers dan Buka Puasa Bersama UAD di Yogyakarta, Selasa (5/6).

Pemeringkatan Kemenristekdikti pada SINTA Science and Technology Index ini bisa diakses secara terbuka oleh publik dengan membuka http://sinta2.ristekdikti.go.id/home/topaffiliations

UAD memperoleh skor 11.306 dan mengalahkan banyak perguruan tinggi negeri seperti Universitas Airlangga, Universitas Hasanuddin, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Sebelas Maret, dan universitas swasta di Indonesia.

Selain itu, UAD juga masuk sepuluh besar perguruan tinggi berdasarkan jumlah sitasi menurut Google Scholar. Sedangkan pada 50 besar dosen/peneliti terbaik di Indonesia UAD mencatatkan satu nama dosennya pada urutan ke-26 yakni Tole Sutikno. UAD juga mencatatkan TELKOMNIKA Telecommunication Computing Electronics and Control sebagai jurnal terbaik Indonesia 2018 di antara seluruh jurnal yang dikelola PTN/PTS.

Tole Sutikno, Kepala Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) UAD mengatakan pencapai dan prestasi UAD tahun 2018 ini merupakan salah satu torehan terbaik sepanjang sejarah institusi tersebut. “Semoga hal ini menjadi anugerah sekaligus cambuk untuk bekerja lebih keras dan baik lagi di masa mendatang,”

Muhammadiyah Launching SBMPTM Online

Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) PP Muhammadiyah meluncurkan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Muhammadiyah (SBMPTM) di Menteng Jakarta, Minggu (27/5).

Turut hadir Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia Muhadjir Effendy, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir Ketua Diktilitbang PP Muhamamdiyah Lincolin Arsyad, Direktur Utama Mandiri Syariah Toni EB Subari dan Rektor PTM seluruh Indonesia.

SBMPTM dilaksanakan serentak di 12 Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) yang tersebar di seluruh Indonesia menggunakan Computer Based Test (CBT) dengan dua jenis tes yaitu Tes Kemampuan Akademik (Tekad) dan Materi Mata Pelajaran (Biologi, Kimia, FIsika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris). PTM yang akan melaksanakannya antara lain, Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Muhammadiyah (UM) Jakarta, UM Makassar, UM Malang, UM Palembang, UM Prof. Dr. Hamka, UM Purwokerto, UM Semarang, UM Sumatera Utara, UM Surabaya, UM Surakarta, dan UM Yogyakarta. Pada periode ini Program Studi yang dapat dipilih oleh calon mahasiswa adalah Pendidikan Dokter dan akan diperluas untuk program studi program studi lain di periode berikutnya.

Sistem pendaftaran dan pembayaran online SBMPTM memudahkan calon mahasiswa baru. Dengan pendaftaran online, biaya dan waktu lebih efisien, dan fleksibel karena adanya mekanisme lintas wilayah.

Dengan biaya pendaftaran sebesar Rp750 ribu rupiah , peserta dapat memilih tiga program studi Pendidikan Dokter pada PTM yang berbeda dan mengikuti ujian di lokasi terdekat salah satu PTM yang dipilih.

“SBMPTM ini merupakan kegiatan perdana yang diikuti 12 PTM, dikhususkan untuk fakultas kedokteran,” kata Gunawan Budianto, Ketua Penyelenggara SBMPTM 2018.

Gunawan menambahkan nantinya SBMPTM ini akan dikembangkan di program studi lainnya.

Direktur Utama Mandiri Syariah Toni EB Subari menyampaikan sangat mendukung pengembangan dan peningkatan kualitas pendidikan Indonesia.

“Mandiri Syariah berperan mensuport solusi layanan keuangan pembayaran online bagi calon mahasiswa yang ingin mendaftar SBMPTM,” jelas Toni.

Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir menyampaikan PTM mempunyai peran strategis di dunia pendidikan Indonesia. Momentum ini sangat baik karena dapat memobilisasi potensi PTM.

Pendaftaran SBMPTM akan dimulai pada 28 Mei-14 Juli 2018 dengan kuota sekitar 5.000 peserta dan 210 kursi untuk peserta yang lolos tahap satu. Pengumuman hasil seleksi akan diumumkan pada 27 Juli 2018. (Awb)

Closing Ceremony MSPP Batch II

Setelah berlangsungnya Muhammadiyah Scholarship Preparation Program (MSPP) Batch II selama tiga bulan, pada Senin, 7 Mei 2018 kemarin dilaksanakan Closing Ceremony yang bertempat di Gedung Pusbang Muhammadiyah, Yogyakarta. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Majelis Diktilitbang (Prof. H. Lincolin Arsyad, M.Sc., Ph.D), Wakil Ketua Majelis Diktilitbang (H. Sudarnoto Abdul Hakim, M.A), Sekretaris Majelis Diktilitbang (Muhammad Sayuti, M.Pd,. M.Ed., Ph.D), Wakil Bendahara Majelis Diktilitbang (H. Ahmad Muttaqin, M,Ag., M.A., Ph.D), Ketua LazisMu (Hilman Latief, Ph.D), Ketua Majelis Pendidikan Kader (Dr. Ari Anshori, M.Ag), Rektor Universitas Ahmad Dahlan (Drs. Kasiyarno, M.Hum), Wakil Rektor 1 Universitas Muhammadiyah Surakarta (Dr. Muhammad Da’i, M.Si), Ketua Lembaga Pengembangan Ilmu Dasar dan Bahasa Universitas Muhammadiyah Surakarta (LPIDB UMS)Dr. M. Thoyibi, Global English Pare, Anggota dan Tim Asistensi Majelis Diktilitbang dan DPP IMM.

Pada kesempatan ini juga disampaikan laporan bahwa terdapat 7 peserta program reguler yang sudah melaksanakan tes IELTS dan 15 peserta program afirmasi juga telah mengikuti tes TOEFL ITP. Selain itu juga tercatat dua peserta sudah mendapatkan beasiswa untuk studi lanjut masing-masing di jenjang master dan doktoral. Untuk mengapresiasi peserta selama pelaksanakan program, Majelis Diktilitbang memberikan sejumlah penghargaan kepada peserta berpresetasi yang terbagi menjadi 7 kategori: peserta dengan komitmen terbaik, peserta paling disiplin, peserta dengan peningkatan signifikan, peserta yang paling rajin sholat, peserta yang paling rajin membaca Al Qur’an, peserta dengan bakat leadership terbaik dan peserta dengan capaian nilai tertinggi.

Selain memberikan apresiasi kepada peserta, Majelis Diktilitbang juga memberikan penghargaan kepada mitra program baik pemberi funding atau institusi penyelenggara pelatihan Bahasa Inggris. Penghargaan diberikan kepada LazisMu, Majelis Pendidikan Kader PP Muhammadiyah, Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Muhammadiyah Surakarta, LPIDB UMS, Pesma KH Mas Mansur UMS dan Global English.

Acara ditutup dengan soft-launching catatan peserta afirmasi Muhammadiyah Scholarship Preparation Program 2018 yang berjudul “Memoirs from Surakarta”. (sz)

Diktilitbang Luncurkan SBM PTM

Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah bersama Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) secara resmi meluncurkan SBMPTM atau Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Muhammadiyah di Hotel Harris Gubeng, Surabaya, Sabtu (14/4).

“Pelaksanaan SBMTPM dilandasi kebersamaan dan untuk membesarkan PTM”.

Harapannya dengan program ini dapat menyerap input yang baik, lulusan berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Ujar Lincolin Arsyad Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah.

SBMPTM menggandeng 12 Perguruan Tinggi Muhammadiyah yang memiliki Fakultas Kedokteran yakni Universitas Ahmad Dahlan, UM Jakarta, UM Makassar, UM Malang, UM Palembang, UM Prof. Dr. Hamka, UM Purwokerto, UM Semarang, UM Sumatera Utara, UM Surabaya, UM Surakarta, dan UM Yogyakarta. Tes seleksi menggunakan Computer Based Test (CBT). Ada dua macam tes yaitu Potensi Akademik (TPA) dan Materi IPA.

Lincolin mengungkapkan Muhammadiyah memiliki 173 Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) tersebar di seluruh Indonesia. Persebaran tersebut menjadi potensi dilakasnakannya seleksi bersama terintragasi.

Muhammad Da’i sekretaris Panitia Pusat SBMPTM menambahkan, keunggulan pendaftaran online SBMPTM adalah memudahkan bagi calon mahasiswa dalam memilih PTM tujuannya. Calon mahasiswa yang berada di Surabaya misalnya, tidak harus mengikuti test di Jakarta, saat ingin masuk ke prodi Pendidikan Dokter UM Jakarta. Calon mahasiswa cukup mendaftar melalui portal online dan melakukan pembayaran melalui transfer via Bank Syariah Mandiri terdekat.

“Sehingga pada pelaksanaannya diharapkan lebih efisien, murah, dan fleksibel karena adanya mekanisme lintas wilayah,”

Harga pedaftaran yang harus dibayarkan 750 ribu dapat memilih 3 prodi di PTM yang berbeda. Pendafaran melalui SBMTPM ini akan dibuka selama sebulan mulai 1-30 juni 2018. Tes aka dilakukan pada minggu ke tiga bulan juli 2018. Kuota yang dibuka untuk tahun ini yakni 5 ribu mahasiswa. Panitia menyediakan 210 kursi calon mahasiwa lolos tahap satu. Calon mahasiswa yang lolos kan melanjutkan tes selanjutnya di PTM masing-masing.