Mahasiswa UMSB Fakultas Teknik raih juara II dalam UAD Internasional Award 2019

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat terus mengukir prestasi di berbagai bidang, kali ini, prestasi itu di raih oleh Wahid Azhim Rahman, Mahasiswa Fakultas Teknik UMSB yang berhasil meraih juara II dalam lomba lukis International Award di Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta dengan tema ‘Unity in Diversity’ membangun persatuan dalam keberagaman,  kebersamaan dalam perbedaan di bidang seni dan budaya. Yang dilaksanakan pada tanggal 27-30 November 2019.

lomba tesebut  diikuti berbagai mahasiswa asing yang kuliah di UAD dari 10 negara. Yaitu : Bangladesh, Belgia, China, Hungaria, Laos, Madagaskar, Malaysia, Palestina, Vietnam, Thailand. “Artinya diikuti dari 3 Benua : Asia, Eropa dan Afrika,” dan sebanyak 14 Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Asyiyah (PTMA)  mengirimkan delegasinya.

saat di wawancara wahid Azhim Rahman mengungkapkan rasa syukur dan bahagia bisa menjuarai event international ini, selain itu saya juga bisa bersilaturahim dan berbagi pengalaman bersama teman-teman peserta lomba dari Negara lain.

Dan ucapan terimakahsih saya utarakan kepada pimpinan dan dosen UMSB yang telah mensuport saya untuk bisa mengikuti kegiatan ini. Dan saya juga berharap melalui prestasi ini, mahasiswa UMSB dapat terinspirasi untuk menjadi mahasiswa berprestasi demi memberi kontribusi nyata kepada UMSB.

 

Sosialisasi PJJ UM Metro Bersama Prof. Dr. Edy Suandi Hamid

 

UM Metro – Universitas Muhammadiyah (UM) Metro hadirkan Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M. Ec., dalam Sosialisasi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) se-Provinsi Lampung, bertempat di Aula Gedung Humas dan Internasional, Ahad (01/12/2019).

Dalam sambutannya, Rektor UM Metro Drs. H. Jazim Ahmad, M.Pd., menjelaskan bahwa sosialisasi PPJ ditujukan untuk menjawab tantangan era digitalisasi yang mulai berkembang di dunia pendidikan. Ia mengajak semua pimpinan PTM di Provinsi Lampung menyambut baik sosialisasi PJJ yang akan disampaikan Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah.

“Komitmen dari Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah yaitu ingin memajukan seluruh PTM menjadi perguruan tinggi unggul, dengan begitu saya juga ingin seluruh PTM yang ada di Lampung maju dan berkembang secara bersama-sama. Semoga dari sosialisasi yang disampaikan Prof. Edy nanti kita bisa memetik pelajaran dan pengalaman darinya sehingga kita (PTM) di Lampung mampu bertahan dan berdaya saing mengikuti perkembangan zaman yang serba cepat ini,” ungkapnya.

Sementara, dalam menyampaikan sosialisasinya Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec. menjelaskan bahwa sebelum mengacu kepada PPJ, semua PTM harus menyiapkan kerangka pendukung yang berbasis Informasi Teknologi (IT).

“Tugas kita semua berbasis IT, jangan dulu berbicara Pembelajaran Jarak Jauh kalau website lembaga saja tidak punya. Channel Youtube, itu salah satu media yang harus dimanfaatkan dan semua PTM harus menyiapkan E-Resources, E-Administration, E-Library, E-Journal kemudian E-Learning,” tegasnya.

Masih menurut Prof. Edy, bagi PTM yang akan mengadakan proses Pembelajaran Jarak Jauh paling tidak bisa memulainya dengan mata kuliah berbasisi daring dahulu, barulah nanti dilanjutkan dengan program studi lalu kemudian instansi secara keseluruhan.

Terakhir, Prof. Edy mengajak semua pimpinan PTM di Lampung untuk berinovasi dan mampu mendesain strategi untuk mewujudkan PTM yang terakreditasi unggul dan berdaya saing.

“Jadi pemimpin harus bijak mengambil keputusan, berani ambil resiko, mewujudkan Perguruan Tinggi Muhammadiyah berkemajuan, artinya selalu meningkat dari waktu ke waktu, karena untuk menjadi perguruan tinggi unggul sekarang ukurannya adalah akreditasi, maka jadikanlah PTM kita sebagai perguruan tinggi berdaya saing dan paling kompetitif,” tukasnya dihadapan pimpinan PTM se-Lampung dan tamu undangan yang turut hadir dalam sosialisasi PJJ.

Pemda Boalemo akan Bantu UMGO 5 Hektar Lahan

Bupati Kabupaten Boalemo, Gorontalo, akan memberikan bantuan lahan 5 hektar untuk UM Gorontalo. “Ini akan diberikan untuk pengembangan UM Gorontalo. Pemberian akan dilakukan bertahap,” ujar Bupati dalam sambutan resmi yang disampaikan Wakil Bupati Anas Yusuf dalam acara wisuda di UMGO, Kamis (28/11). Dikemukakan, Pemda Boalemo melihat bahwa UMGO sudah sangat membantu Pemda dengan mendidik dan menyediakan banyak sumber daya manusia di Boalemo. Pemda berharap ada aktivitas UMGO di Boalemo nantinya.

Wisuda ke-11 UMGO diikuti 243 wisudawan, dan dihadiri Wakil Ketua Majelis Dikti Litbang PPM Prof Edy Suandi Hamid. Prof Edy menyambut baik bantuan Pemda tersebut, dan berharap kerja sama Pemda dan UMGO terus meningkat. Ia juga mengapresiasi kinerja UMGO di bawah Rektor Dr Isman Yusuf yang sudah membawa UMGO naik ke kluster 3 PT, dan kluster madya untuk riset.

Rektor mengharapkan, para lulusan UMGO yang kini mebcapai 2369 orang, bisa tesis mengasah pengetahuannya sehingga dapat mendarmabaktikan ilmunya ke masyarakat. “UMGO sendiri akan terus meningkatkan mutunya, misalnya dengan pengembangan SDM. Dari 154 dosen sudah 10 dosen berkualifikasi doktor, dan 25 sedang menyelesaikan S3-nya,” demikian Rektor UMGO Isman Yusuf. []RED

UM Banjarmasin Siapkan Akreditasi Institusi

PTMA hendaknya jangan menunda hingga waktu menjelang habis untuk akreditasi atau reakreditasi, baik untuk APS maupun APT. “Segera bentuk team dan lakukan simulasi, setelah siap langsung dikirim ke BAN atau LAM. UM Banjarmasin harus segera melakukan itu, karena di luar PTM yang benar-benar baru, hanya UM Banjarmasin yang belum melakukannya,” tegas Prof Edy Suandi Hamid di hadapan pimpinan UMB Senin (25/11) di gedung pusat UMB.

Dikemukakan, PTMA jangan sampai mengorbankan mahasiswa karena grade akreditasi yang rendah, karena itu dapat membatasi alumni yang mencari kerja dan sebagainya. “Di ijazah tertera tingkat akreditasinya. Kalau masih C kan itu sangat rendah, apalagi C-nya tanpa melalui visitasi atau dikenal dengan C anugerah,” ujar Prof Edy.  Menanggapi hal itu Rektor UMB Prof Khairudin menyatakan akan segera melakukan simulasi dan menyelesaikan akreditasi secepatnya. “Tadinya kita melakukan berbagai pertimbangan, sehingga APT belum kami ajukan,” tegas Rektor UM Banjarmasin. []RED

Rakornas Bidang Kemahasiswaan di UM Palangkaraya

Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah bekerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Palangkaraya mengadakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang Kemahasiswaan, di UM Palangkaraya, Jumat (22/11). Menjadi Tuan Rumah, Sonedi selaku Rektor UM Palangkaraya menyambut baik kedatangan tamu undangan dan peserta Rakornas.

Dibuka dengan pemukulan gong oleh Prof Lincolin Arsyad, kegiatan ini juga dihadiri oleh “Selamat datang di UM Palangkaraya, semoga Rakornas ini dapat membawa PTMA kita menjadi lebih maju kedepannya sesuai dengan lambang dari Muhammadiyah adalah memberikan sinar bagi semua orang,” paparnya.

Mofit Saptono Subagio selaku Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng, mewakili Gubernur Kalteng menyambut baik dilaksanakannya Rakornas. “Diharapkan dengan diadakannya Rakornas ini dapat memberikan ide-ide dan masukan yang konstruktif agar dapat menghasilkan program kemahasiswaan sehingga tujuan pendidikan pada masing-masing Universitas sukses dan dapat membantu pemerintahan kedepannya,” paparnya.

Diskusi Buku Dunia Barat dan Islam di UM Surabaya

Dalam rangka milad 107 Muhammadiyah, UM Surabaya mengadakan kegiatan Bedah Buku “Dunia Barat dan Islam” yang menghadirkan penulisnya Dr Sudibyo Markus (Kamis, 21/11) di Tower At-tauhid UM Surabaya.

Acara menghadirkan Prof A Jaenuri, Dr Saad Ibrahim (Ketua PWM Jatim), Dr Sigit (UKDW Yogyakarta) dan dibuka Prof Edy Suandi Hamid. Dalam sambutan pembukaannya, Rektor UM Surabaya Dr Sukadiono mengatakan buku ini sesuatu karya yang luar biasa, yang diharapkan menstimulus para dosen untuk menghasilkan karya serupa.

“Buku Dunia Barat dan Islam ini sungguh menrupakan karya yang berkualitas dan excellent,” ujar Rektor UM Surabaya, seraya menambahkan kegiatan ini bagian dari tradisi akademik yang perlu dilakukan kampus PTM.

Sedangkan Dr Sudibyo Markus berharap buku ini menjadi bagian dari khasanah untuk doalog Islam-Kristen untuk terus meningkatkan saling pengertian dan persaudaraan. []RED

Lulusan Harus Ciptakan Kesempatan Kerja

Praktik kewirausahaan hendaknya sudah dididik sejak dini, termasuk di perguruan tinggi. Salah satu karakteristik wirausaha (entrepreneur) adalah inovasi dan berani menanggung risiko.
“Para mahasiswa UM Parepare, yang suku Bugis dan lain-lain, yang memiliki karakteristik saudagar, seharusnya lebih mudah menjadi entrepreneur,” demikian dikemukakan Prof Edy Suandi Hamid dalam kuliah umum dihadapan ratusan mahasiswa dan dosen FE UM Parepare, Sabtu (9/11) di kampus FE UM Pare.

“Sekarang ini pengangguran lulusan perguruan tinggi lebih dari 700 ribu orang. Karena itu jangan sampai saudara menganggur, hanya mencari kerja, tetapi harus menciptakan kesempatan kerja,” ucap Prof Edy. Sementara Rektor UM Parepare Prof M Siri Danga dalam sambutannya meminta para mahasiswa untuk selalu mengasah ilmu pengetahuan dan ketrampilan dalam era Revolusi Indistri 4.0 ini. “Teknologi informasi berkembang pesat dan masuk dalam semua lini kehidupan. Karena itu para mahasiswa harus mengikuti dan menguasai teknologi tersebut untuk dimanfaatkan dalam berbagai bidang pekerjaan,” ungkap Rektor UM Parepare. []RED

UMSB Award Meriahkan Milad UMSB ke-64

Dalam Rangka milad ke-64, UMSB menggelar UMSB Award di kampus setempat, Senin (18/11). Mengusung tema “To The Feature”, UMSB Award bertujuan untuk mengapresiasi pihak yang berjasa pada perkembangan UMSB.

Dalam kegiatan tersebut juga diberikan penghargaan kepada Rektor, Wakil Rektor, Dosen dan Tendik yang telah  berjuang mengembangkan UMSB mulai dari awal berdirinya yakni 1955 – 2019. Serta penghargaan untuk mahasiswa yang berprestasi di tingkat Asean dan tingkat Regional  dan seluruh jajaran yg memiliki hubungan yang erat dengan UMSB.

Berbagai kegiatan turut dilakukan diantaranya: lomba olah raga, pekan kreatif mahasiswa, lomba menulis essay, MTQ, muktamar alumni, seminar nasional, bakti sosial, donor darah, bazaar expo dan refleksi UMSB.

Muhammad Abdi selaku ketua panitia milad berharap acara ini dapat menjalin silaturahmi, keakraban, dan membangun semangat untuk mengembangkan UMSB ke depan.

Di lokasi yang sama, Dr Riki Saputra selaku Rektor UMSB menyampaikan ucapan terima kasih kepada para rektor, wakil rektor, tendik dan tenaga kependidikan yang telah berjuang mengembangkan UMSB mulai dari lahir sampai sekarang. “Saya juga mengucapkan terima kasih kepada segenap panitia yang telah bekerja keras dalam acara Milad UMSB ke-64 ini. Semoga pada tahun depan acara milad UMSB akan lebih meriah dari pada tahun ini,” tuturnya.

Dr H Muslim Tawakal MPd selaku Wakil Ketua PWM juga mengatakan kegiatan ini baru pertama kali di gelar dan berjalan dengan luar biasa. “Mudah-mudahan dengan adanya UMSB Award ini dapat mendorong dosen, tendik, dan mahasiswa untuk terus mengembangkan potensi diri dan terus berprestasi.” tutupnya.

107 Tahun Kiprah Muhammadiyah untuk Umat

“107 tahun telah berlalu dan Muhammadiyah tetap selalu berkiprah untuk kemajuan umat, bangsa, dan kemanusiaan semesta. Usaha mencerdaskan tidak mengenal kata berhenti, ribuan sekolah, 20 ribu taman kanak-kanak Bustanul Athfal, 166 Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM), dan seluruh AUM adalah bagian gerakan mencerdaskan bangsa,” papar Prof Haedar Nashir dalam pidatonya pada Milad Muhammadiyah ke 107 di Gedung Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Senin (18/11).

Mengangkat tema Mencerdaskan Kehidupan Bangsa, perhelatan ini turut dihadiri oleh Muhadjir Effendy selaku Menteri Koordinator Pembangunan, Kemanusiaan dan Kebudayaan RI, Nadiem Anwar Makarim selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Jenderal TNI (Purnawirawan) Ryamizard Ryacudu, Gubernur DIY yaitu Sultan Hamengkubuwono X, Ketua Umum PP Aisyiyah Siti Noordjannah Djohantini, Rektor UMY Ir Gunawan Budianto, dan tamu undangan.

Dalam sambutannyam, Prof Haedar Nashir juga mengajak untuk melihat sejarah mengenai perjuangan KH Ahmad Dahlan sebagai seorang pembaharu yang mampu menangkap tafsir Al-Manar dan mengkontekskannya dengan zaman. “Dari situlah lahir gerakan pendidikan, pelayanan kesehatan, sosial, gerakan Al-Maun dan banyak program yang dibawa melalui dakwah dan tajdid yang membawa pembaharuan dalam kehidupan masyarakat.”

Diakhir ia berharap selama perjalanan 107 tahun Muhammadiyah tetap bersinar menyinari zaman dan membawa kecerdasaan pada umat. Milad Muhammadiyah ke 107 juga bertepatan dengan Milad 100 tahun TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal. Dalam rangkaian acara turut diadakan Launching Muhammadiyah Online University, Launching Sistem Iuran Anggota, serta Launching Motif Batik dan Lagu Muktamar Muhammadiyah ke-48.

 

UM Jakarta Wisuda 1770 Mahasiswa

Rektor UMJ Prof Syaiful Bachri mewisuda 1.770 mahasiswa S3, S2, S2, dan diploma, Senin (18/11) di Shantika ICE Tangerang. “Ini merupakan wisuda terbesar sejak berdirinya UMJ. Tapi kualitas juga tetap ditingkatkan dari waktu ke waktu,” tegas Rektor UMJ.

“Saya berharap seluruh yang di wisuda menjadi insan yang unggul dan berdaya saing. Ini menjadi keharusan dalam era kompetisi yang sangat ketat ini,” kata Prof Din Syamsuddin, mewakili BPH UMJ, yang juga mantan Ketua Umum PPM 2005-2015 ini.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Waket Majelis Dikti Litbang PPM Prof Edy Suandi Hamid. “Saat ini tidak cukup pintar saja untuk bisa sukses dalam kehidupan. Saudara memang harus terus meningkatkan kompetensi. Namun itu saja tidak cukup, saudara harus mengembangkan soft skills, seperti keterampilan komunikasi, leadership, kemampuan adaptasi, dan sebagainya,” ujar Prof Edy.

Dalam kesempatan itu, orasi ilmiah disampaikan Prof Mike Hardy, dari University of Coventry, Inggris. Prof Hardy menyampaikan pidato berjudul “Educating for the Midle Way: Social Capital for Peaceful Relations”. []RED