Mahasiswa UMMI Jadi Legislator Senayan Sehari

Senin (20/1), mahasiswa Prodi Ilmu Adminisreasi Publik Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) belajar menjadi legislator senayan di Gedung Senayan DPR RI, Jakarta. Ratusan mahasiawa ini mengikuti simulasi persidangan yang dipimpin oleh anggota DPR RI Komisi XI, Heri Gunawan. Tak hanya itu, mereka juga melakukan room tour di ruang komisi XI, museum DPR, dan ruang pelantikan.

Dian Purwati selaku Ketua Prodi Ilmu Administrasi Publik UMMI menerangkan bahwa kegiatan ini merupakan wujud dari praktikum simulasi kunjungan. Melibatkan 195 mahasiswa, diharapkan para mahasiswa dapat lebih memahami peran dan fungsi lembaga legislatif utamanya dalam menentukan sebuah kebijakan publik.

Sementara itu Heri Gunawan melihat kegiatan ini akan sangat bermanfaat bagi mahasiswa. “Seperti yang kita tahu terkadang apa yang didapat dari belajar di perkuliahan berbeda dengan yang di lapangan. Ada proses dinamika antara dunia pendidikan dan dunia praktik,” ujar Heri.

Pembekalan Praktik Kebidanan Komunitas UM Banjarmasin

Dalam rangka program Praktik Klinik Kebidanan Komunitas TA 2019/2020, 33 mahasiswa Prodi D-3 Kebidanan Fakultas Keperawatan dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Banjarmasin mengikuti pembekalan Praktik Kebidanan Komunitas, Jumat (17/1). Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa semester 5 ini akan dilaksanakan di Desa Biih, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar.

Muhsinin Ns MKep Sp Anak selaku Wakil Dekan 1 Bidang Akademik FKIK memaparkan tujuan dari pembekalan ini ialah pemantapan persiapan bagi para mahasiswa. Beberapa aspek yang harus diperhatikan sebelum terjun ke masyarakat seperti aspek pengetahuan, keterampilan, atau pun sikap harus dipersiapkan sebaik mungkin.

Tak lupa Muhsinin menyampaikan kepada para mahasiswa untuk selalu menjaga nama baik universitas. “Akhlakul karimah yang telah dibekalkan di mata kuliah AIK untuk dilaksanakan. Jadikan juga kesempatan ini sebagai ladang dakwah,” pungkas Muhsinin.

Pengumuman Seleksi Administrasi Beasiswa Ilmu Falak dan Ilmu Astronomi 2020

Berdasarkan hasil seleksi administrasi yang telah dilakukan tim Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, maka dengan ini kami beritahukan bahwa nama-nama terlampir dinyatakan:

LOLOS  SELEKSI  ADMINISTRASI

Peserta yang dinyatakan lulus diwajibkan untuk mengikuti seleksi tahap II atau wawancara yang akan diselenggarakan pada tanggal 15-22 Januari 2020. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Sdr. Hakim (085741405046)

Yogyakarta, 15 Januari 2020

Sekretaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah

 

Muhammad Sayuti, M.Pd., M.Ed., Ph.D.

NBM : 763796

Lampiran:

surat bisa didownlod di sini

KKN UM Purworejo Prioritaskan Daerah Rawan Bencana

“Yang digali atau yang dimantapkan adalah jiwanya, pemikirannya atau SDM-nya, karena pengalaman kalau pembangunan fisik tanpa diikuti oleh SDM-nya nantinya setelah fisiknya dibangun, rusak, sudah tidak bisa bangun lagi. Semoga kehadiran mahasiswa dapat memberdayakan masyarakat,” jelas Anas Naryadi M.M selaku Sekretaris Dinas mewakili Kepala Dinas dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Purworejo dalam pembekalan peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2020 Universitas Muhammadiyah (UM) Purworejo, Kamis (9/1). Lebih lanjut pihaknya menilai masih banyak dana desa atau dana-dana lainnya yang digunakan desa di Purworejo untuk pembangunan fisik saja.

Mengusung tema “Mitigasi Bencana Berbasis Kearifan Lokal”, KKN 2020 UM Purworejo memprioritaskan daerah rawan bencana khususnya wilayah Purworejo dan Kebumen bagian selatan. Sebanyak 701 mahasiswa yang dikelompokkan dalam 37 kelompok akan memulai kegiatan KKN pada tanggal 29 Januari-27 Februari 2020 di Kabupaten Kebumen dan 30 Januari-28 Februari 2020 di Kabupaten Purworejo.

Dalam pembekalan tersebut, turut hadir Kepala Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Bappeda Kabupaten Kebumen, Ahmad Aminudin Wahid, S.T. Menurutnya sebagai sebagai kawasan rawan bencana, Kabupaten Kebumen memerlukan banyak ide-ide baru dalam menangani bencana. “Salah satu upaya mitigasi bencana daerah Kebumen yang paling cepat adalah dengan penanaman pohon bambu dan pohon bakau di daerah pesisir pantai. Selain itu mitigasi penyesuaian cara hidup seperti membuat kolam penampungan untuk daerah-daerah yang rawan banjir,” ungkapnya.

Liburan Produktif di UM Ponorogo

Universitas Muhammadiyah Ponorogo sukses menyelenggarakan Holiday Programs Life Skill. Diselenggarakan dari Kamis-Jumat (26/12-3/1), peserta merupakan pelajar Sekolah Menengah Atas sederajat yang tengah menjalani liburan. Kegiatan ini bertujuan untuk memanfaatkan hari libur dengan produktif.

Beberapa kelas-kelas workshop dengan materi life skill terapan yang up to date ditawarkan. Kelas-kelas ini dilaksanakan secara gratis dan para peserta bebas memilih. Beberapa kelas di antaranya adalah kelas entrepreneur, kelas advokasi kebijakan publik, public relation, kelas peradilan semu, kelas vlogger dan youtuber, kelas tanggap bencana, kelas jurnalistik, kelas fotografi, kelas cinematografi, kelas start up, dan kelas kelas trading saham.

Kelas-kelas tersebut tidak hanya memberikan materi secara teori tapi juga secara praktik. Seperti pada kelas peradilan semu, peserta dapat melihat secara langsung praktik peradilan dalam ruang sidang yang diperagakan mahasiswa Fakultas Hukum. Setelah selesai menjalani program para peserta mendapatkan sertifikat yang dapat digunakan untuk melengkapi portofolio.

Pengabdian UMY Kembangkan Promosi Kerajinan dan Wisata Banjarharjo 1

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melakukan Program Pengabdian Masyarakat melalui fasilitasi promosi potensi ekonomi masyarakat desa Muntuk, Dlingo, Bantul dalam produk kerajinan yang diintegrasikan dengan potensi wisata. Hal ini disampaikan ketua tim 96 Kuliah Kerja Nyata (KKN) UMY, Miftahul Fawwaz (13/1). “Dusun Banjarharjo 1 yang menjadi lokasi KKN kami memiliki potensi besar di bidang kerajinan kayu dan bambu dimana banyak warga yang bekerja di sektor ini,” jelas mahasiwa Akuntansi UMY ini.

Program KKN ini terintegrasi sebagai program pengabdian masyarakat UMY di Banjarharjo 1. Dosen Ilmu Komunikasi UMY, Dr. Fajar Junaedi menyebutkan kegiatan pengabdian ini merupakan implementasi dari catur darma UMY sebagai bagian dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah.

Wakhid Widadi, kepala dusun Banjarharjo 1 mengharapkan agar tim UMY bisa berkelanjutan dalam mempromosikan kerajinan Banjarharjo 1. Menurut Wakhid, Banjarharjo 1 bisa dikembangkan menjadi sentra kerajinan yang menyediakan produk kerajinan warga desa Muntuk untuk dijual kepada turis. Lokasi Banjarharjo 1 merupakan jalur utama wisatawan dari Mangunan dan Puncak Becici sehingga potensial dikembangkan adanya sentra kerajinan dan promosinya. “Diharapkan dengan sentra produk kerajinan, wisatawan mampir dan membeli produk kerajinan bambu dan kayu dari warga,” imbuh Wakhid.

Produk kerajinan bambu dari Banjarharjo 1 di antaranya adalah tampah, tambir, tempat tisu, tempat pensil, gorong-gorong, tudung saji, piring bambu, dan vas bunga. Selain kerajinan dari bambu, Banjarharjo 1 juga merupakan penghasil meja kursi kafe, kitchen set, pintu, jendela dan meja rias. “Produk kerajinan ini akan kami promosikan melalui digital marketing yaitu website, media sosial, dan branding,” jelas Fawwaz tentang metode promosi yang dilakukan tim KKN UMY untuk mendorong kemajuan produk kerajinan di Banjarharjo 1 di market place.

ToT Mentor AIK UMRI Siapkan Mentor Unggul

Lembaga Studi Islam dan Kemuhammadiyahan (LSIK) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) melaksanakan Traning of Trainer (ToT) mentor AIK angkata ke-3, Sabtu-Senin (11-13/1). Kegiatan yang dilakukan selama dua hari dua malam ini diikuti oleh 30 peserta.

Kegiatan ToT mentor AIK rutin dilaksanakan sebagai proses rekrutmen mentor-mentor baru. Membawakan materi psikologi dakwah, sukses akademik sukses dakwah, komunikasi dakwah, tarbiyah ruhiyah da’i, dan roadmap dakwah kampus, narasumber terdiri dari Dr. Santoso, Sri Fitria Retnawaty (Warek I), Dr. Jupendri, Dr. Syahrullah, dan dr. Taswin Yacob (Warek III).

Ketua LSIK, Mizan Asnawi, menyampaikan bahwa cita-cita untuk mewujudkan kampus Islami di UMRI terus diupayakan. LSIK tidak hanya menyiapkan program perkuliahan 4 semester tapi juga menyiapkan program mentoring AIK mulai semester 1 sampai semester 5. “Karena dalam bentuk kelompok maka diperlukan banyak mentor. Diharapkan mahasiswa menjadi lebih paham dengan Islam melalui mentoring berkelompok ini,” papar Mizan.

Sumpah Dokter Baru UMP

Sumpah Dokter Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) dilaksanakan di Aston Hotel Purwokerto, Senin (13/1). Sebanyak 14 calon dokter wanita dan 6 calon dokter pria resmi dilantik menjadi dokter baru. Dekan Fakultas Kedokteran UMP dr Mamboyanto mengatakan sumpah dokter ini merupakan tonggak sejarah bagi FK UMP dengan lulusan perdana bisa mencapai 87%.

Dijelaskan, berdrinya FK UMP sangat berat dan unik. Pada waktu itu dalam keadaan moratorium sehingga dari lima calon FK baru, hanya FK UMP yang lolos diberikan ujian dengan nilai 90 lebih sehingga izin operasionalnya diserahkan secara pribadi oleh dirjen kala itu. Menurut dr Mambo ini semua tidak lepas dari perjuangan segenap civitas dan komponen yang mengusahakan berdirinya FK UMP. “Oleh karenanya komandonya adalah kualitas dengan standar input proses output, dan terbukti dengan lulusan ini ada yang memiliki nilai diatas 80. Sehingga nantinya akan diberikan penghargaan dari komite orang tua mahasiswa medika dan satu-satunya yang dalam pembimbingan dan uji kompetensi mahasiswa profesi pendidikan dokter gratis semua,” jelasnya.

Sementara itu Rektor UMP Dr Anjar Nugroho menyatakan rasa bangga dan bahagia atas sumpah dokter ini. Menurutnya untuk menuju pelantikan dan sumpah dokter dibutuhkan proses yang panjang dan berat termasuk seleksi yang ketat untuk lolos masuk FK. Lebih lanjut Dr Anjar mengingatkan para dokter muda atas jasa orang tuanya. “Bahwa kami mengantarkan menjadi dokter itu bukanlah yang utama. Yang utama justru adalah orangtua kalian. Merekalah orang yang paling penting yang menyebabkan para mahasiswa ini menjadi dokter,” pungkasnya.

Sumpah Dokter Periode II TA 2019/2020 UM Palembang

Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Palembang melantik 17 dokter baru, Senin (13/1). Pengambilan Sumpah Dokter Periode II Tahun Akademik 2019/2020 menambah daftar jumlah dokter yang telah diluluskan FK UM Palembang dan siap melayani masyarakat. Turut hadir dalam pelantikan dokter tersebut, Wakil Rektor I UM Palembang Prof. Dr. Indawan Syahri, M.Pd., Dekan FK dr. Yanti Rosita, M.Kes., Badan Pembina Harian, dan dr. H. Pangestu Widodo, MARS., Direktur RS Muhammadiyah Palembang.

Ucapan selamat dan sukses disampaikan oleh dr. Yanti Rosita, M.Kes., kepada orang tua yang selalu mendorong anak-anaknya sehingga menjadi dokter hari ini. dr Yanti juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu FK UM Palembang. Ia melanjutkan profesi dokter sangat mulia karena membantu pasien untuk sembuh. “Kami berharap bisa menjalankan profesi dokter ini sebagai amanah dan selalu menerapkan etika kedokteran, serta selalu meningkatkan kemampuan potensi diri” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama Prof. Indawan Syahri, M.Pd., memberikan pesan kepada dokter baru untuk memanfaatkan ilmu dan waktu selama belajar di FK UM Palembang untuk kepentingan masyarakat. Prof. Indawan menambahkan jika sumpah dokter menjadi etika moral yang harus selalu dipegang dan dipedomani. Selain itu nilai Islam Kemuhammadiyahan harus mewarnai pribadi dalam bekerja nanti.

Rektor UM Metro Angkat Dr. Sudarman Sebagai Kepala LPPM

Rektor Universitas Muhammadiyah Metro Drs. H. Jazim Ahmad, M.Pd. mengangkat Dr. Sudarman Dami, M.Pd. sebagai kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) masa jabatan 2020-2024, Jumat (10/1). Pengangkatan yang dilakukan di ruang rapat Gedung E kampus setempat ini praktis menggantikan Dr. Agus Sujarwanta, M.Pd sebagai Plt. Kepala LPPM.

Drs. H. Jazim Ahmad, M.Pd. mengucapkan terima kasih atas kinerja Plt. Kepala LPPM Purna Bakti. Ucapan selamat kepada Dr. Sudarman Dami, M.Pd juga tak luput dalam sambutannya. Menurutnya, kehadiran kepala LPPM baru bisa membawa gebrakan karena saat ini tim LPPM tidak hanya fokus di lingkungan UM Metro namun juga PTM di Lampung  “UM Metro telah ditunjuk oleh Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah untuk menjadi bapak asuh terkait penelitian dan pengabdian pada masyarakat untuk Perguruan Tinggi Muhammadiyah se-Lampung,” ungkap Drs. Jazim.

Lebih lanjut, Drs. Jazim  menerangkan, kesempatan ini harus disambut baik. Pasalnya langkah pembinaan ini merupakan upaya UM Metro untuk tumbuh kembang bersama dengan PTM sehingga bisa meningkatkan kuantitas dan kualitas penelitian dan pengabdian pada masyarakat bagi PTM di Lampung. Drs. Jazim juga berharap, kehadiran Dr. Darman dapat memberikan warna baru bagi LPPM UM Metro agar semakin bersinar di masa depan dan dapat mencapai klaster mandiri.