UMSIDA Gelar Kuliah Tamu Internasional

Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) menyelenggarakan International Guest Lecture di Mini Theater GKB, Jumat (21/2). Hadir sebagai narasumber Associate Professor Ferry Jie dari School Business and Law, Edith Cowan University. Acara yang bertemakan How to Publish Top International Journals ini diikuti oleh 150 peserta yang meliputi dosen dan mahasiswa pascasarjana, baik dari UMSIDA maupun perguruan tinggi luar UMSIDA.

Hana Catur Wahyuni MT, selaku Wakil Rektor I UMSIDA menyampaikan melalui kegiatan ini peserta mendapatkan wawasan baru mengenai bagaimana membuat artikel yang baik hingga bagaimana artikel tersebut dapat diterbitkan di jurnal internasional yang bereputasi. Sementara itu Professor Ferry Jie mengatakan bahwa sudah saatnya UMSIDA tembus jurnal internasional dengan mempublikasikan artikel ilmiah di Scopus.

Dalam kuliah tamu internasional ini, Prof Ferry Jie memberikan banyak tips terkait kepenulisan artikel. Tak lupa Prof Ferry memberikan beberapa saran seperti banyak menulis dengan memperbaiki setiap kalimat di dalam tulisannya. Menurutnya hal ini akan membantu penulisan dalam menyusun artikel ilmiah. “Penulis terbaik bekerja keras untuk setiap kalimat,” tandasnya.

KMP Petita FH UMY Juarai National Moot Court Competition

Komunitas Peradilan Semu Petita Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta meraih juara 1 dalam National Moot Court Competition bidang Tata Usaha Negara. Kompetisi yang diadakan oleh Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) ini digelar sejak tanggal 7 hingga 9 Februari 2020 di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Tidak hanya meraih juara 1, Petita juga berhasil mendapat kategori peran terbaik untuk penggugat terbaik, tergugat terbaik, Majelis Hakim terbaik, panitera terbaik, dan saksi/ahli terbaik.

Tim Petita terdiri dari 16 anggota delegasi, 2 orang offical, 1 dosen pembimbing yaitu Dr. Danang Wahyu, S.H., M.H. Dijelaskan oleh Ainun Jiwanti, selaku Ketua Umum Komunitas Peradilan Semu Petita FH UMY, kompetisi ini terdiri dari beberapa babak. Babak pertama adalah babak eleminasi, delegasi yang mendaftar diminta membuat dan mengirim berkas gugatan untuk selanjutnya diseleksi oleh juri penilai berkas. Dari 35 delegasi yang mendaftar hanya 12 delegasi yang lolos masuk ke babak  berikutnya yakni babak penyisihan. Di babak penyisihan, 12 delegasi menyelesaikan pemberkasan hingga berkas putusan. Lalu pada bulan Febuari, kedua belas delegasi ini bertanding di Pengadilan Negeri Jakarta Barat menampilkan simulasi sidang. Dari babak penyisihan tersebut diperoleh 3 delegasi yang lolos ke babak final, yakni tim dari FH UMY, FH UNNES, dan FH UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. “Kemudian dari babak final tersebut yang menjadi juara pertama ialah tim FH UMY, juara 2 tim FH UNNES, dan juara 3 oleh tim FH UIN SUKA,” ujar Ainun.

Persiapan kompetisi ini membutuhkan sekitar lima bulan sejak pengiriman berkas gugatan pada bulan Oktober dilanjutkan pembuatan berkas yang lain dan latihan praktik simulasi sidang hingga awal Febuari. Diakui bahwa untuk mencapai kemenangan ini ada beberapa halangan seperti kesulitan menemukan narasumber. “Hal ini dikarenakan sengketa dalam kompetisi ini merupakan sengketa pembatalan sertifikat Hak Guna Usaha (HGU), sedangkan di Yogyakarta sendiri tidak ada HGU. Kami juga terhalang oleh keterbatasan waktu karena dibenturkan dengan jadwal dan tugas kuliah,” tambah Ainun.

Lebih lanjut, Ainun mengatakan bahwa prestasi yang telah diraih ini tidak lantas menjadikan komunitasnya terlena dan berpuas diri. “Semoga ke depannya tim dan mahasiswa-mahasiswa FH UMY yang lain bisa lebih semangat menimba ilmu dan menggali potensi. Pihak fakultas serta universitas juga bisa terus mendukung prestasi-prestasi mahasiswa. Sebab tanpa dukungan dari fakultas dan universitas, kami tidak akan mungkin bisa memberikan prestasi yang membanggakan seperti ini,” pungkasnya.

 

Mahasiswa UM Metro Jadi Relawan Pajak

Drs H Jazim Ahmad MPd melepas 20 mahasiswa untuk bergabung menjadi relawan pajak, Jumat (14/2). Dua puluh mahasiwa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Metro ini bergabung bersama 142 mahasiswa dari perguruan tinggi di wilayah Lampung untuk dikukuhkan oleh Kepala Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung, Eddi Wahyudi.

Dalam sambutannya Drs Jazim mengungkapkan bahwa ini merupakan angkatan kedua yang mengikuti program relawan pajak. “Semoga dengan bergabungnya mahasiswa UM Metro dapat membantu memberikan pelayanan bagi masyarakat akan pentingnya membayar pajak,” ujar Drs Jazim.

Lebih lanjut, Drs Jazim berharap para mahasiswa pilihan hasil seleksi dari Tax Center UM Metro ini dapat mengambil banyak manfaat dari program tersebut sekaligus memberikan manfaat untuk banyak orang.

Penyusunan SRAD Penanggulangan HIV/AIDS Libatkan Dosen UM Pontianak

Abrori, MKes, Dosen Kesehatan Masyarakat UM Pontianak terlibat dalam penyusunan Strategi dan Rencana Aksi Daerah (SRAD) Penanggulangan HIV dan AIDS Kota Pontianak tahun 2020-2025. Penyusunan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat ini dilakukan di Inti Kafe Jalan DA. Hadi No 1A Pontianak. Dihadiri oleh Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Pontianak, Dinas Pendidikan, LSM, Lembaga Donor, akademisi, jurnalis, dan aktivis, kegiatan ini diharapkan dapat menyatukan ide pencegahan HIV di Kota Pontianak.

Dijelaskan oleh Sekretaris KPA Kota Pontianak, Lusi Nuryanti, ST, bahwa sebagai dokumen perencanaan upaya penanggulangan HIV dan AIDs, SRAD diharapkan menjadi acuan semua pihak baik langsung maupun tidak langsung. Sementara itu aktivis PMI memaparkan bahwa SRAD akan memberikan efek baik bagi koordinasi perencanaan, pelaksanaan, monitoring, serta evaluasi. “Ada beberapa masalah yang fokus dibicarakan terkait penanggulangan HIV dikarenakan beberapa dinas merasa tidak terlibat dalam penanggulangan HIV dan AIDS di kota Pontianak. Itulah pentingnya SRAD guna melibatkan semua dinas,” lanjut Abrori,

Beberapa kesepakatan yang dihasilkan dari kegiatan tersebut antara lain pencegahan pada anak Sekolah Menengah Atas, Mahasiswa, komunitas pekerja formal maupun non formal.

Fakultas Kehutanan UMSB Bentuk Hutan Pendidikan

Fakultas Kehutanan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barata (UMSB) kini memili hutan pendidikan di INS Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar. Hal ini tidak lepas dari dukungan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPEDAS) Hutan Lindung Agam Kuantan, dan SMA INS Kayu Tanam sehingga Fakultas Kehutanan UMSB dapat memanfaatkan lahan losong SMA INS Kayutanam.

Dr. H. Firman Hidayat MT selaku Dekan Fakultas Kehutanan memaparkan hutan pendidikan ini sangat dibutuhkan oleh mahasiswa dan kurikulum Fakultas Kehutanan UMSB sebagai lokasi praktik yang memadai. “Semoga pembentukan Hutan Pendidikan ini bermanfaat bagi semua orang, terutama para pelajar dan mahasiswa serta dapat menambah jumlah tegakan pohon di Bumi,” ujar Dr. Firman.

Endri Bustami, mahasiswa Fakultas Kehutanan UMSB semester 5, menjelaskan launching awal dan penanaman dilakukan pada 9 Februari 2020. Kegiatan ini akan dilakukan oleh civitas akademika Fakultas Kehutanan, siswa SMA INS, dan para tamu undangan. Dijelaskan olehnya bahwa sebelumya Fakultas Kehutanan UMSB telah membentuk hutan Pendidikan di Kepulauan Mentawai pada tahun 2014-2015.

KKA UM Kendari Targetkan Pemberdayaan Masjid

Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) kembali menyelenggarakan Kuliah Kerja Amaliah (KKA) periode XI tahun 2020. Sebanyak 198 mahasiswa dari 12 program studi akan melaksanakan KKA di 20 desa di Kecamatan Wawonii Utara, Kabupaten Konawe Kepulauan. Pada periode ini, KKA mengusung tema “Pemberdayaan Desa Berbasis Masjid dan Peningkatan Kualitas Lingkungan Masyarakat”. Kegiatan mahasiswa dipusatkan pada masjid-masjid di setiap desa.

Pembekalan mahasiswa dilakukan di Aula Gedung Baru UMK latai 4, Jumat-Sabtu (14-15/2). Dibuka oleh Wakil Rektor 1 UMK, Dr Ahmad Muhlis Nuryadi SPi, MSi berharap para mahasiswa dapat berkolaborasi dengan para pengurus masjid di desa.

“Jalinlah kerja sama dengan para pengurus masjid di daerah yang kalian tempati. Identifikasi dan selesaikan hambatan-hambatan yang terjadi pada daerah utamanya masjid,” pungkas  Dr Ahmad Nuryadi.

LSP UMY Adakan Workshop MUK

Lembaga Sertifikasi Profesi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (LSP UMY) mengadakan workshop penyusunan Materi Uji Kompetensi (MUK) selama dua hari (20-21/12). Kegiatan workshop yang dilakukan di Hotel Gallery Prawirotaman Yogyakarta ini diikuti oleh dua puluh dosen UMY yang telah memegang sertifikasi asesor dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

“Tujuan dari kegiatan workshop ini adalah untuk menyiapkan MUK yang akan digunakan dalam proses assessment kompetensi di LSP UMY,” jelas ketua panitia workshop, Dr. Fajar Junaedi. Skema yang sedang diajukan oleh LSP UMY ke BNSP adalah Skema Cyber Security Analyst, Skema Inspektor Budidaya Tanaman, Skema Manajer Pemasaran Agribisnis, Skema Pengembangan Persyaratan Kerja dan Pencegahan Diskriminasi di Tempat Kerja, Skema Public Affairs Analyst, Skema Teknisi Senior Otomasi Industri, Skema Produser TV, Skema Strategic Planner, Skema Permesinan CNC, dan Skema Teknisi Akuntansi Madya.

Mulyo Budi Setiawan MM, master asesor BNSP, menjadi fasilitator dalam kegiatan workshop ini. Mulyo secara jelas memberikan panduan kepada para peserta dalam menyusun MUK sehingga MUK berhasil disusun dengan baik. “MUK akan menjadi salah satu faktor utama dalam menentukan kualitas tenaga kerja di Indonesia,” ujar Mulyo. Pria yang menjadi asesor sejak tahun 2009 ini, menyatakan bahwa dalam assessment kompetensi pengalaman paling berkesan adalah ketika menyatakan asesi lulus kompetensi atau belum. “Integritas asesor kompetensi menjadi hal yang utama dalam asesi,” tambahnya. Mulyo juga memberikan apresiasi kepada UMY yang sangat mendukung pendirian LSP untuk pengembangan sumber daya manusia.

Pelantikan WR, Dekan, dan Wakil Dekan UMPRI

Rektor Universitas Muhammadiyah Pringsewu (UMPRI) Lampung Drs. H. Wanawir Am, M.M, M.Pd melantik tiga wakil rektor, tiga dekan, dan enam wakil dekan periode 2019-2023 di Gedung Aula FKIP Universitas Muhammadiyah Pringsewu (UMPRI) Lampung, Sabtu (21/12/2019). Ketiga Wakil Rektor tersebut adalah Dr. Tri Yuni Hendrowati, M.Pd sebagai Wakil Rektor I bidang Akademik; Ns. Asri Rahmawati, M.Kes. sebagai Wakil rektor II bidang Sumber Daya Manusia dan Keuangan; dan Fatoni, S.E., M.M sebagai Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan dan Al-Islam Kemuhammadiyahan.

Sementara itu, tiga dekan dan enam wakil yang terpilih ialah Rahma Faelasofi, M.Sc. sebagai Dekan FKIP; Drs. H. A.Rahman, M.M.,M.Pd. sebagai Wakil Dekan I bidang Akademik; Dra. Hj. Ani Diana, M.Hum. sebagai Wakil Dekan II bidang SDM dan Keuangan; Nurfaizal, M.Pd. sebagai Wakil Dekan III bidang Kemahasiswaan dan Al-Islam Kemuhammadiyahan; Elmi Nuryati, M.Epid. sebagai Dekan FKES; Ns. Arena Lestari, M.Kep., Sp.Kep. J sebagai wakil Dekan I bidang Akademik; Ns. Fitra Pringayuda, M.Kep. sebagai Wakil dekan II bidang SDM dan Keuangan; Ns. Siti Indarti, M.Kes. sebagai Wakil Dekan III bidang kemahasiswaan dan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan; dan Sapto Yuwono, S.Pd., M.M. sebagai Dekan FEB.

Dalam sambutannya, Drs. H. Wanawir M.M, M.Pd. menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada seluruh sivitas atas kerja samanya. “Pencapaian yang diperoleh selama ini adalah prestasi yang lahir dari usaha dan kerja keras Tim Penggambungan sehingga menjadi Universitas Muhammadiyah Pringsewu Lampung” ujarnya.

Wanawir lalu menyampaikan bahwa tugas-tugas telah menunggu Wakil Rektor, Dekan, dan Wakil Dekan yang baru dilantik. “Isu-isu strategis yang meliputi peningkatan dan pemerataan akses, peningkatan sumber daya dan kelembagaan, peningkatan relevansi kegiatan dan lulusan, serta meningkatkan keunggulan kelembagaan, menuntut kemampuan untuk merumuskan arah kebijakan dan strategi yang tepat agar tujuan dan target memberikan pelayanan pendidikan berkualitas dapat dicapai dengan jangka waktu yang ditentukan,” tuturnya yang didampingi oleh Nur Fadhilah, M.Kes selaku ketua pelaksana pelantikan.

Drs. H. Wanawir Am, M.M , M.Pd. juga mengajak kepada pemangku kepentingan yang ada di UMPRI untuk bekerja sama dan memberikan kemampuan terbaik untuk menjadikan UMPRI  tumbuh semakin besar. “Target kinerja tentu tidak dapat dicapat tanpa dukungan seluruh pemangku kepentingan di UMPRI, oleh karena itu mari kita bekerja bersama-sama dan memberikan kemampuan terbaik agar UMPRI  dapat tumbuh semakin besar dan mampu memenuhi janji memberikan layanan pendidikan terbaik kepada mahasiswa,” pungkasnya.

Turut hadir dalam pelantikan Wakil Rektor, Dekan dan Wakil Dekan UMPRI, Prof Dr. H.M Noor Rocham Hadjam. S.U.Psikologi Wakil Ketua Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

STIEM Cilacap Jalin Kerja Sama dengan Kanwil DJP Jateng

STIE Muhammadiyah Cilacap melakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kanwil DJP Jawa Tengah di Hotel Fave Cilacap, Senin (16/12). Acara ini dihadiri oleh Ketua STIE M Cilacap Ibu Tri Nurindahyanti Yulian SE, MSi, Ak, Kepala Seksi Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP Jawa Tengah Dra Handayanu MEc.

Kerja sama ini membicarakan mengenai pentingnya kesadaran pajak di lingkungan perguruan tinggi. Hal ini direalisasikam dengan menyisipkan kesadaran pajak di Mata Kuliah Umum (MKWU).

Sebelumnya STIE M Cilacap telah melakukan kerja sama dengan KPP Pratama Cilacap melalui program magang mahasiswa di kantor pajak. Diharapakan kerja sama tersebut dapat menjadi sinergi positif bagi kedua belah pihak.

Dosen IP UMY Raih Penghargaan dari Indonesia Human Initiative

Dosen Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Rachmawati Husein, MPC, PhD, mendapatkan penghargaan ‘Human Initiative Lifetime Achievement Award 2019’ di Balai Kartini, Selasa (10/12). Penghargaan ini diberikan oleh Indonesia Human Initiative kepada tokoh-tokoh yang menginspirasi dan konsen dalam dunia kemanusiaan.

Rachamawati mengungkapkan penghargaan ini diberikan kepadanya karena telah melakukan pengabdian selama 15 tahun di bidang kemanusian dan konsisten mengupayakan kolaborasi di bidang kemanusiaan. “Seperti Humanitarian Forum Indonesia, Aliansi Kemanusiaan Indonesia. Lalu ada di tingkat Regional yaitu Regional Steering Group (Kelompok pengarah) KTT Kemanusiaan untuk wilayah Asia Utara (Jepang, Korea China, Mongolia, Nepal dan Asia Tenggara), serta kerja sama dengan HI/PKPU untuk penguatan kapasitas tanggap darurat,” ujar Rachmawati

Penghargaan ini diharapkan dapat membuat orang akan terus bergerak di isu kemanusiaan dan kebencanaan. Rachamawati pun mengajak anak muda untuk tidak acuh dengan isu-isu kemanusiaan di sekitar mereka. “Kalau di Indonesia anak muda perlu terlibat dengan mulai dari meningkatkan pengetahuan, kesadaran dan keterampilan khususnya kesiapan bencana yang terjadi karena Indonesia rawan bencana. Kemudian, pemuda perlu meningkatkan empati dan kepedulian yang tinggi tidak hanya untuk krisis kemanusiaan di Indonesia tetapi juga di Luar Negeri,” tegasnya.

Sebagai informasi tambahan Rachamawi dinobatkan menjadi salah satu tokoh inspiratif Reksa Utama Anindha dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan juga dipercaya oleh PBB untuk menjadi salah satu anggota Advisor Group pada Central Emergency Response Fund (CERF).