Kades Banjarsari Bantu Camaba Bidikmisi UMG

“Ini merupakan salah satu bentuk kepedulian desa terhadap warganya yang kurang mampu. Dan saya lihat anak ini memiliki niat yang kuat untuk melanjutkan kuliah,” ujar Kepala Desa Banjarsari Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik, Agus Suwondo, S.E., ketika ditemui di kantornya di Balai Desa Banjarsari. Kepala Desa Banjarsari tersebut membantu calon mahasiswa baru program studi Agroteknologi penerima beasiswa bidikmisi Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG), Muchammad Chilmi Fikri. Bantuan ini dalam bentuk biaya daftar ulang yang wajib dibayar di awal pendaftaran.

Lebih lanjut Suwondo mengungkapkan bahwa pihak desa akan berusaha membantu masyarakatnya yang kesulitan dalam bidang pendidikan. “Semoga ini menjadi motivasi bagi siswa-siswa lain utamanya di Desa Banjarsari,” tutur Wondo.

Abdurrahman Faris, S.E. M.SM. CPHRM., Kepala Biro P2MB & Humas Universitas Muhammadiyah Gresik, menyambut baik bantuan tersebut. Dirinya berharap nantinya akan lebih banyak pihak pemerintah daerah yang peduli terutama dalam hal pendidikan warganya. “Semoga ke depannya kami bisa menjalin kerja sama dengan Desa Banjarsari maupun desa-desa lainnya terkait kelanjutan studi para generasi muda,” pungkasnya.

Kerja Sama UMPAR-Kementerian PUPR untuk Fasilitasi Masyarakat

Universitas Muhammadiyah Parepare (UMPAR) akan melaksanakan Pembekalan dan Uji Sertifikasi Aplikator Baja Ringan bekerja sama dengan pihak Kementerian PUPR dan PT Cahaya Benteng Mas. Peserta pada Pembekalan dan Uji Sertifikasi ini menyasar masyarakat umum, baik yang menempuh pendidikan formal mau pun tidak. Nantinya, sertifikat yang diperoleh menjadi salah satu persyaratan di dalam melaksanakan pekerjaan pembangunan konstruksi pada suatu proyek pemerintah.

Wakil Rektor 3 UMPAR, Hamsyah, ST., MT. menjelaskan pembekalan memang berbeda dengan  SIBIMA yang diperuntukkan untuk Tenaga Ahli yang berijazah S-1 atau D-4.  “Namun intinya, akan dilaksanakan dua kegiatan yang bekerja sama dengan Kementerian PUPR, yakni pembekalan untuk tenaga kerja atau tukang yang tidak mempersyaratkan jenjang pendidikan dan SIBIMA yang mempersyaratkan S-1 atau D-4,” paparnya.

Diugkapkan bahwa rencana awal merupakan Pembekalan dan Sertifikasi Terampil Tukang Kayu, Besi dan Batu. Namun setelah melakukan konsultasi dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar, bentuk kegiatannya berubah menjadi Pembekalan dan Uji Sertifikasi Aplikator Baja Ringan. Hal ini dikarenakan adanya peningkatan kebutuhan tenaga terampil di bidang ini.

Mahasiswa KKN STKIP Muh Kuningan Luncurkan TBM

Sabtu (12/9), Mahasiswa KKN STKIP Muh Kuningan meluncurkan Taman Baca Masyarakat (TBM) di Desa Padarek. Taman bacaan ini didirikan di salah satu rumah warga, yaitu Nuraeni. Selain itu, mahasiswa KKN juga menyerahkan beberapa tong sampah di beberapa tempat/blok di Desa Padarek.

Nuraeni, pemilik rumah sekaligus Kepala Sekolah RS Miftahul Hidayah, mengakui meskipun anak zaman sekarang masih bermain dengan temannya tetapi mereka selalu asyik dengan gawai dan permainan sendiri. “Hingga mereka lupa bermain dengan banyak teman yang dijamin lebih asyik,” tambah Nuraeni.

Hal itu lah yang melatari tim KKN untuk berinisiatif mendirikan TBM. Tim KKN berupaya memberikan tempat untuk berbagi ilmu bagi remaja di Desa Padarek. “Semoga dengan adanya taman baca ini dapat memberikan perubahan yang cukup baik. Adanya tong sampah ini juga menambahkan kesadaran masyarakat untuk selalu menjaga ligkungannya,” ujar Aan Darwati mahasiswa Prodi PMTK.

Mahasiswa Ilkom UAD Produksi Film Pendek di Masa Pandemi

Mahasiswa Ilmu Komunikasi (Ilkom) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta membuat film pendek berjudul “Merawat Ingatan” di tengah pandemi Covid-19. Merupakan hasil kolaborasi mahasiswa Ilkom angkatan 2016 hingga 2019, film ini menceritakan tentang seorang nenek bernama Pertiwi yang sedih karena momen kemerdekaan 2020 tidak seperti tahun-tahun sebelumnya.

Sutradara film, Aklis Ali Rohman, menjelaskan proses syuting berlangsung di Jl Poncowolo, Wirobrajan, Yogyakarta. Kesulitan paling kentara selama pembuatan film adalah bagaimana produksi harus berjalan namun tetap mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditentukan pemerintah dan dengan keterbatasan waktu yang ada.

“Film pendek ‘Merawat Ingatan’ merefleksikan tentang cara kita dalam memperingati hari kemerdekaan. Bukan hanya sebatas selebrasi, tetapi harus ada nilai penghayatan,” ujar Aklis. Ia mengajak semua masyarakat untuk bangkit di tengah pandemi. “Jangan hanya berdiam diri. Kita harus terus berproses dengan membuat ruang-ruang kreativitas, tentunya jangan lupa untuk tetap mematuhi protokol kesehatan,” tambahnya. Film Merawat Ingatan sudah dapat diakses di kanal YouTube Bakteri Project sejak 26 Agustus 2020.

Dosen Unimus Lakukan Online Visiting Lecture di UPSI Malaysia

Jumat (11/9), tiga dosen Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) melakukan visiting lecture ke Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia secara daring. Tiga dosen tersebut terdiri dari Dr Rokhdi Wasono, MSi, Iswahyudi Joko, MPd, dan Tiani Wahyu Utami, MSi. Ketiga dosen mengisi mata kuliah Confusional Probability and Bayes Theorem dengan topik “Conditional Probability and Bayes Theorem” di depan mahasiswa semester 5 Fakulti Sains dan Matematika UPSI. Perkuliahan dimoderatori Dr Foo Chuan Hui (dosen Pendidikan Matematika Fakulti Sains dan Matematika/FSM UPSI), dengan dihadiri Dr. Eny Winaryati, M.Pd. (Dekan FMIPA Unimus ), dosen, dan sivitas akademika Fakultas MIPA Unimus.

Dalam sambutannya Dekan FMIPA Unimus menyampaikan visiting lecture tersebut merupakan kali kedua diadakan FMIPA Unimus. Selain itu disampaikan juga bahwa beberapa hari ke depan giliran dosen UPSI Dr Foo Chuan Hui akan mengajar mahasiswa FMIPA Unimus. “Ke depannya, para pengajar FMIPA Unimus dan FSM UPSI menjadi tim teaching untuk mengajar silang di kedua universitas” ujar Dr Eny Winaryati.

Lebih lanjut, Dr. Eny Winaryati memaparkan tujuan visiting lecture selain silaturahmi, juga mencapai kesamaan wawasan dan pemahaman terkait pembelajaran. Ada diskusi tentang konten apa yang diberikan sehingga dosen paham betul apa yang akan diajar serta menjadi refleksi dosen. “Kegiatan ini diawali dari diskusi dua tim, metodenya apa, strategi pembelajaran, medianya apa. Kalau sudah bicara strategi, metode, media dan lain lain berarti sudah bicara ranah proses pembelajaran efektif efisisien. Kita tahu dan paham bagaimana strategi pembelajaran di UPSI sehingga tanpa kita sadari menjadi pengayaan diri, pendewasaan diri, peningkatan pemahaman yang lebih daripada sebelumnya,” tandasnya.

UMY Inisiasi Gerakan Masyarakat Kasihan Bermasker

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menggandeng aparat pemerintah di tingkat kecamatan, Puskesmas Kasihan, FPRB (Forum Pengurangan Risiko Bencana), Polsek dan Danramil 4 Kasihan untuk mengajak masyarakat Kasihan melalui “Gerakan Masyarakat Kasihan Bermasker”. Gerakan ini dibuka di Kantor Kecamatan Kasihan, Bantul, Yogyakarta, Rabu (9/9). Gerakan Masyarakat Kasihan Bermasker merupakan inisiasi dari UMY untuk memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya di daerah Kasihan untuk tetap disiplin dalam penerapan 3M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak).

Dr Gunawan Budiyanto, MP, IPM selaku Rektor UMY menyampaikan kegiatan Gerakan Masyarakat Kasihan Bermasker ditargetkan kepada pemilik kafe, restauran, dan warung makan yang ramai dikunjungi masyarakat Kasihan dan Mahasiswa UMY. Gerakan ini merupakan bentuk penyadaran bagi masyarakat mengenai pentingnya memutus rantai penyebaran Covid-19 atau transmisi sosial. Tidak hanya mensosialisasikan untuk disiplin menggunakan masker, gerakan juga memberikan edukasi kepada pemilik kafe untuk menyediakan tempat cuci tangan layak sesuai dengan protokol kesehatan. Selanjutnya gerakan ini juga menjadi gerakan konsisten untuk menyadarkan masyarakat yang tidak hanya pada tingkat kecamatan namun juga Kabupaten Bantul. “Jumlah masyarakat yang tidak disiplin menerapkan 3M itu sangat rendah, yaitu hanya 17 persen. Gerakan ini merupakan bagian dari fungsi perguruan tinggi dalam bentuk pengabdian masyarakat melalui edukasi disiplin penggunaan masker. Semoga dapat disambut oleh kampus-kampus lain terutama kampus yang masih di daerah Kecamatan Kasihan,” jelasnya.

Kepala Daerah Kecamatan Kasihan Slamet Sentosa menyambut baik  gerakan ini. Disampaikan oleh Slamet, perkembangan wabah Covid-19 masih cenderung tinggi. Kasihan merupakan tiga besar kasus penyebaran Covid-19 di Bantul. “Oleh karena itu, tugas kita untuk memberikan kesadaran masyarakat melalui gerakan ini yang didukung oleh jajaran Puskesmas Kasihan II yang juga memiliki program sosialisasi dalam pencegahan Covid-19 dan pola hidup sehat, salah satunya dengan cara penggunaan masker pada masa pandemi Covid-19,” tambahnya.

UMSU Kerja Sama Penelitian Kelor

Jumat (4/9), Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) melakukan penandatangan nota kesepahaman kerja sama pengembangan dan penelitian tanaman kelor dengan Perusahaan Keloria Sehat. Rektor UMSU Dr Agussani MAP memaparkan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya mengenai pembahasan Keloria. “Kami bukan hanya siap dalam hal penandatanganan MoU ini saja, namun kami siap terhadap hal-hal yang berkembang untuk dilaksanakan ke depannya sehingga dapat mendukung kegiatan penelitian dan juga pengabdian dosen dan mahasiswa di lingkungan UMSU,” ujarnya.

Fachrul Rozi Lubis MKom selaku direktur Keloria Sehat berharap pelaksanaan MoU ini dapat terjalin dengan baik ke depannya. Lebih lanjut, Fachrul memaparkan mengenai adanya peningkatan kebutuhan negara-negara luar seperti Amerika dan Australia terhadap Keloria. Hal ini membuat kajian dan penelitian mengapa negara-negara tersebut sangat tertarik dengan Keloria harus terus dilakukan.

“Kami berharap melalui kerja sama ini, kita dapat melakukan kajian dan penelitian lebih baik mengenai Keloria. Selain itu, semoga tahun depan kita sudah bisa mengekspor Keloria ke beberapa negara sehingga kerja sama kita ini juga menambah pendapatan di bidang ekonomi,” jelasnya.

UMRI Adakan Lokakarya Penelitian Kerja Sama Antar PT

Kamis (3/9), Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) mengadakan lokakarya Roadmap Penelitian Kerja Sama Antar Perguruan Tinggi (PKPT) di aula Gedung KH. Ahmad Dahlan Kampus Utama UMRI. Kegiatan ini diperuntukkan untuk seluruh dosen dari berbagai program studi di UMRI.

Prof. Saryono sebagai pembicara pertama dalam workshop ini memaparkan panduan PKPT. Lebih lanjut ia juga menambahkan bahwa penelitian di masa pandemi harus mengutamakan keselamatan peneliti. “Apalagi jika penelitian dibutuhkan interaksi dengan orang maka biaya perlindungan diri harus dialokasikan,” tambahnya.

Sementara itu, Dr. Ahmad Kafrawi Nasution selaku pembicara kedua menjelaskan bagaimana sebuah penelitian diawali dengan riset, membuat proposal, dan menentukan sumber pembiayaan. “Pada pelaksanaannya, peneliti dapat melibatkan pihak – pihak kolaborator untuk menghasilkan sebuah terapan yang bermanfaat,” imbuhnya.

PKPT bertujuan memberikan wacana bagi dosen/kelompok yang relatif baru berkembang dalam kemampuan menelitinya agar dapat memanfaatkan sarana dan keahlian dengan mengadopsi dan mencontoh budaya penelitian yang baik dari kelompok peneliti yang memiliki pengalaman lebih banyak. Luaran dari PKPT  diharapkan dapat melahirkan produk teknologi langsung yang dapat dimanfaatkan oleh stakeholders, terbangunnya kerja sama antar perguruan tinggi, publikasi ilmiah, dan bahan ajar.

UM Palangkaraya Raih Bronze Medal Arubalympics 2020

Mahasiswa UM Palangkaraya meraih Bronze Medal di ajang Olimpiade Arubalympics 2020. Tim yang beranggotakan Riyan Perdana Putra, Aulya Rosita Dewi, Santika, dan M.Arafat merupakan mahasiswa Prodi Ilmu Komputer UM Palangkaraya. Tim dibimbing oleh Ika S. Windiarti, S.T., M.Eng., Ph.D (Wakil Rektor 2 dan Dosen Prodi Ilmu Komputer) dan Citra Amalia, S.T, M.T. (Dosen Prodi Ilmu Komputer).

Rektor UM Palangkaraya Dr. Sonedi, M.Pd mengapresiasi pencapaian ini. Anggota tim mendapatkan penghargaan langsung dari rektor di rektorat dengan didampingi Kepala BAKA, Rabu (2/10).

“Apa yang diraih oleh para mahasiswa Program Studi Ilmu Komputer pada ajang Arubalympics 2020 tersebut merupakan prestasi membanggakan. Tentunya dengan adanya raihan ini membuat nama Universitas Muhammadiyah Palangkaraya semakin harum di tingkat nasional,” ujar Dr. Sonedi. Rektor UM Palangkaraya juga berharap semoga raihan ini dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus menorehkan prestasi baik di tingkat nasional maupun internasional.

Sambut Maba, UMSB Tingkatkan Pelayanan

Dalam rangka menyambut kehadiran mahasiswa baru TA 2020/2021, Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) melakukan rekrutmen dosen dan karyawan untuk meningkatkan pelayanan kepada mahasiswa. Dijelaskan oleh Rektor UMSB Dr Riki Saputra, MA, jumlah formasi yang tersedia sebanyak 33 orang. “Sepuluh orang dosen dan 13 orang karyawan. Status dosen yang direkrut adalah Dosen Tetap UMSB, sedangkan karyawan berstatus kontrak,” paparnya.

Lebih lanjut, Dr Riki mengungkapkan persiapan lainnya berupa pendirian Pusat Pengembangan Bahasa. Nantinya, Pusat Bahasa ini dapat melayani sertifikasi kompetensi berbahasa seperti TOEFL dan TOAFL bagi mahasiswa UMSB. “Selain itu, Pusat Bahasa akan menyelenggarakan berbagai kursus dan latihan berbahasa seperti bahasa Inggris, bahasa Arab, dan bahasa lainnya,” ujar Rektor UMSB.

Kepala UPT Humas, Jasman Nazar, SH, MH, menyatakan per 5 September 2020, jumlah calon mahasiswa yang sudah mendaftar untuk TA 2020/2021 UMSB sebanyak 2.604.