Kuliah Perdana HI UMM Hadirkan Dubes Rizal Sukma

Sejumlah 400 mahasiswa baru Prodi HI UMM mengikuti kuliah perdana virtual dengan Dr Rizal Sukma MSc, Senin (2/11).  Dr Rizal merupakan Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh (LBPP) RI untuk Kerajaan Inggris Raya merangkap Republik Irlandia dan Organisasi Maritim Internasional 2016-2020.

Dalam kuliah umum ini, Dr Rizal memaparkan mengenai arti penting Inggris bagi Indonesia serta irisan kepentingan nasional Indonesia dengan Inggris. Dr Rizal juga menjelaskan bagaimana Indonesia dan Inggris memiliki kepentingan yang sama terkait kawasan Asia Tenggara yang stabil. “Stabilitas di Laut China Selatan dan Selat Malaka sebagai arus utama lalu lintas perdagangan internasional menjadi hal yang penting,” ungkapnya.

Lebih lanjut, peneliti senior dan direktur eksekutif Center for Strategic and International Studies (CSIS) 2009-2015 melihat hubungan diplomatik yang sudah terjalin sejak 1949 memiliki kepentingan dan komitmen dalam mengatasi masalah-masalah global, seperti isu perubahan iklim, kejahatan transnasional terorganisir, dan masalah global lainnya. “Irisan kepentingan nasional yang sama inilah rahasia yang menjadikan hubungan kedua negara semakin kokoh yang terbangun melalui nilai persahabatan, salin menghormati, dan kerja sama,” terang Dr Rizal.

UMPO Gelar Monev Tim KBMI

Selasa (27/10), Lembaga Sertifikasi Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO) menyelenggarakan monitoring dan evaluasi (monev) di ruang seminar gedung rektorat UMPO. Monev ini merupakan follow up dari program hibah Kompetisi Bisnis Mahasiswa (KBMI) Direktorat Jendral Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementerian Riset Teknologi dan Penididkan Tinggi (Kemenristekdikti). Kegiatan ini bertujuan untuk memantau dan mengevaluasi kinerja dua tim KBMI UMPO yang berhasil mendapatkan dana hibah sebesar 17 juta dan 19 juta. Setiap kelompok mempresentasikan hasil dari program KBMI yang dijalankan secara virtual.

Yusuf Arif MM selaku Kanit Sertifikasi Kewirausahaan LSM UMPO menjelaskan monev tersebut dilakukan setelah masing-masing tim mendapatkan pencairan dana hibah sebesar 80%. Yusuf mengungkapkan dalam monev ini kedua tim tidak memiliki kendala berarti. “Hanya saja untuk tim penetas telur memang ada pada marketingnya karena hanya orang-orang tertentu saja yang membutuhkan alat itu, dan bahan baku produk dengan harga terjangkau yang berkualitas cukup sulit didapatkan. Tetapi kita sudah bekerjasama dengan mitra sehingga cukup terbantu dalam produksinya” tuturnya.

Lebih lanjut, pihaknya akan terus memantau setiap perkembangan pendanaan KBMI hingga usaha kedua tim berjalan sukses. Selain itu, pihkanya juga akan melakukan pendampingan program marketing online, pengembembangan jaringan dan inovasi produk. “Kita harap kesolidan tim tetap dijaga, usahanya juga senantiasa akan eksis dan dapat memotivasi mahasiswa yang lain untuk melakukan hal sama dengan menuangkan ide gagasan pada proposal. Mengingat sangat banyak program hibah pemerintah seperti KBMI, PKM, KKU dan sebagainya,” pungkasnya

UMMAT Edukasi Maba Layanan Online Perpustakaan

Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) menggelar pendidikan perpustakaan bagi maba 2020/2021 secara daring, Senin-Selasa (26-27/10). Kegiatan dibagi menjadi 2 sesi, hari pertama untuk 4 fakultas, disusul 3 fakultas di hari kedua.

Iskandar, S.Sos., M.A, selaku Kepala UPT Perpustakaan memaparkan kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan layanan perpustakaan UMMAT dan mengedukasi manfaat perpustakaan sebagai tempat mencari referensi. “Selain meminjam buku secara fisik, mahasiswa juga dapat meminjam buku secara daring di perpustakaan digital yang tersedia di website UMMAT dan juga di repository UMMAT untuk mencari skripsi atau hasil tugas akhir mahasiswa yang sudah di upload ke repository tersebut,” terangnya.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL), Dr. H.Muhammad Ali.,M.Si mengharapkan dengan adanya kegiatan ini mahasiswa dapat memanfaatkan UPT Perpustakaan dan meningkatkan minat baca mahasiswa. “Semoga keberadaan perpustakaan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh mahasiswa, khususnya mahasiswa baru,” harap Dr. Muhammad Ali.

LPPM UM Palembang Selenggarakan Bimtek DPRD Bengkulu Tengah

Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) UM Palembang dipercaya Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk menyelenggarakan bimtek bagi anggota DPRD Kabupaten Bengkulu Tengah, Minggu-Rabu (25-28/10). Kegiatan digelar di Hotel Batiq Palembang dengan membawa tema “Penguatan Peran dan Fungsi DPRD dalam Mewujudkan Fungsi Pengawasan untuk Mewujudkan Kabupaten Bengkulu Tengah yang Maju”.

Rektor UM Palembang menyampaikan apresiasi kepada BPSDM Kemendagri dan DPRD Bengkulu Tengah yang telah memilih UM Palembang sebagai penyelenggara kegiatan bimtek ini. “Semoga Bimtek ini dapat berguna bagi para angota dewan dan masyarakat Kabupaten Bengkulu Tengah khususnya,” ungkap Dr. Abid.

Sementara itu, Budi Suryantono, S.Sos Ketua DPRD Kabupaten Bengkulu Tengah mengucapkan terima kasih kepada LPPM UM Palembang dan BPSDM Kemendagri yang telah menggelar kegiatan. “Saya berharap hasil dari bimtek ini dapat diaplikasikan bagi masyarakat Bengkulu Tengah,” tutupnya.

Pustakawan Unimma Raih Prestasi di Pustakawan Berprestasi Nasional

Jumat (23/10), Atin Istiarni, M.IP, Pustakawan Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma) Meraih juara 2 Pustakawan Berprestasi Terbaik Tingkat Nasional. Perlombaan ini digelar oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) pada 18-23 Oktober 2020 secara daring. Atin menjadi perwakilan dari Jawa Tengah.

Lomba terbagi dalam tiga tahapan, yaitu tes kognitif, presentasi, dan wawancara. Atin mengangkat inovasi dengan judul ‘Kemas Ulang Informasi Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa untuk Masyarakat Indonesia (KUI KIMMI)’. Menurutnya selama ini hasil karya tulis ilmiah mahasiswa kebanyakan hanya dikonsumsi civitas akademika dan kalangan akademisi saja. “Padahal ada karya tulis ilmiah yang sangat potensial untuk diimplementasikan ke masyarakat. Seperti, hasil penelitian mahasiswa Farmasi Unimma yang mengaplikasikan tanaman untuk obat herbal. Melalui KUI KIMMI, informasi ini akan sampai pada masyarakat,” papar Atin.

Ke depannya, Atin berencana untuk terus melakukan pengembangan program KUI KIMMI. Dukungan penuh dari berbegai pihak telah diperolehnya. “Beberapa testimoni dari masyarakat dan Dinas Perpustakaan memberikan respon yang sangat positif dengan hadirnya inovasi KUI KIMMI ini,” ujarnya.

UMM Gelar Wisuda Luring ke-97

UMM menyelenggarakan wisuda ke-97 Periode III tahun 2020 Program Diploma, Sarjana, dan Pascasarjana, Senin-Sabtu (19-24/10). Wisuda diadakan selama 6 gelombang di Hall Dome UMM. Sebanyak 1.793 mahasiswa akan diwisuda secara luring dengan menggunakan protokol kesehatan yang ketat.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P memberikan orasi ilmiah di wisuda sesi pertama, Senin (19/10). Dalam orasinya, Prof. Muhadjir mengajak para wisudawan segera mengambil kesempatan menjadi bagian dari angkatan kerja produktif. “Jangan menunggu dan menunda-nunda. Segeralah Anda tantang segala macam hambatan, rintangan, kesulitan di dunia kerja. Karena dengan Anda segera menantang segala kesulitan di dunia kerja itu, maka Anda lah yang akan menjadi juaranya,” tambahnya.

Rektor UMM Dr. Fauzan, M.Pd dalam sambutannya memaparkan mengenai UMM yang telah mendapatkan pengakuan sebagai kampus terbaik dari Anugerah Kampus Unggul (AKU) selama 12 kali berturut-turut dari LLDikti Wilayah VI Jawa Timur. UMM juga telah banyak mendapat gelar pemeringkatan sebagai kampus terbaik di tingkat nasional. “Saat ini, UMM tengah mencanangkan program sebagai universitas yang bukan hanya diperhitungkan secara nasional bahkan juga menargetkan menjadi perguruan tinggi yang bisa diperhitungkan di kancah Internasional,” terang Dr. Fauzan.

Pelantikan Wadek FAI dan FEB UMJ

Rektor UMJ Prof. Syaiful Bakhri melantik Wakil Dekan (Wadek) Fakultas Agama Islam (FAI) dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) periode 2020-2024 di Aula FEB lantai 4, Sabtu (17/10). Dalam sambutannya, Prof Syaiful berpesan agar wakil dekan haru dapat bekerja sama dengan dekan. Menurutnya kemajuan fakultas tidak bisa hanya bertumpu pada ide dan gagasan dekan tapi juga wadek. “Tidak hanya apa adanya dalam membantu dekan. Harus ada inovasi dan terobosan demi kemajuan fakultas,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, anggota BPH UMJ Bidang AIK Drs. Ateng berpesan agar pimpinan di UMJ dapat menunaikan amanah sebaik-baiknya. Tak lupa Drs. Ateng mengingatkan salah satu visi UMJ. “Kampus Islami adalah kampus yang melaksanakan, bukan hanya memahami, nilai-nilai keislaman,” ujarnya.

Adapun wadek yang dilantik adalah Wadek I FAI Dr. Suharsiwi, Wadek II FAI Dra. Romlah, M.Pd., Wadek III FAI Nurhadi, S.Ag., M.A., Wadek I FEB Dr. Nuraeni, M.M., Wadek II FEB Hairul Triwarti, S.E.,Ak., M.M. dan Wadek III FEB Dr. Imam Muhtadin, M.M.

Webinar Edukasi Peduli Lahan Gambut

Jumat (16/10), UM Pontianak dan Badan Restorasi Gambut (BRG) melakukan Webinar Program Edukasi dan Pemberdayaan Masyarakat Muhammadiyah Peduli Gambut. Hadir sebagai moderator M.Hermayani Putera, SIP dari Majelis Lingkungan Hidup (MLH) PW Muhammadiyah Kalbar didampingi Eka Indah Raharjo, M.Si. Webinar menghadirkan narasumber Dr. Ir. Suwignya Utama, MBA dari Kapokja Edukasi & Sosialisasi BRG RI, Dr. Ir. Gatot Supangkat, MP., IPM,. dari Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah, dan Denie Amiruddin, S.H., M.Hum Dosen Fakultas Hukum UM Pontianak. Acara juga didukung LPPI Universitas Muhammadiyah Pontianak Fenni Supriadi, S.E., M.M sebagai penyelenggara perangkat dan media online.

Kegiatan dibuka oleh Prof. Dr. Ir. Muhjidin Mawardi. M.Eng selaku ketua MLH PP Muhammadiyah. Prof Mujihidin berharap tema – tema yang disampaikan sesuai dengan kondisi fisik gambut yang ada di Kalimantan Barat sehingga program atau kegiatan yang akan dilaksanakan benar – benar dapat bermanfaat. Sementara itu, Deputi ESPK BRG, Dr. Myrna A Safitri dalam sambutannya menyampaikan perlunya sebuah pemikiran yang lebih terintegrasi. “Karena itu kegiatan restorasi gambut perlu ditempatkan dalam sebuah pendekatan landscape secara utuh yang diusahakan dapat mendudukkan semua pihak yang ada di dalam kesatuan hidrologis gambut tertentu untuk bisa membangun kesepahaman dan kesepakatan tentang cara kerja bersama untuk melindungi Ekosistem Gambut,” tambahnya.

Membawakan presentasi berjudul Membangun Perilaku Bertani Ramah Lingkungan melalui Sekolah Lapangan Petani Gambut , Dr Suwigna menjelaskan mengenai pengolahan lahan tanpa bakar agar para petani melakukan tradisi tanpa melakukan pembakaran lahan namun tetap mendapatkan hasil yang diharapkan. Sedangkan narasumber Denie Amiruddin menjelaskan perlunya membangun komunitas paralegal peduli gambut berbasis komunitas yang  sistematis. “Tentu saja dengan standar baku sehingga memiliki kompetensi dan kemampuan yang sama dalam hal melakukan edukasi, sosialisasi, dan advokasi,” ujarnya.

UMSB Jajaki Pendirian Kampus Baru

Jumat (16/10), Dr Riki Saputra MA, Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) mengunjungi Rumbai, Nagari Muarotais, Pasaman. Kunjungan ini dalam rangka penjajakan pendirian kampus baru. Dalam mendukung berdirinya kampus baru UMSB, PCM Rumbai sudah menyiapkan tanah seluas 2 hektare sebagai syarat pendirian kampus kelas jauh.

Emdison, salah satu tokoh masyarakat Rumbai menyambut baik kedatangan Rektor UMSB. Menurutnya, masyarakat setempat sangat berharap akan kehadiran Perguruan Tinggi di Pasama, Khususnya Rumbai. “Kita berharao, Bapak Rektor bersedia membuka salah satu fakultas atau prodi kelas jauh di Rumbai,” ujarnya.

Sementara itu Ketua PDM Kabupaten Pasaman memaparkan kajian di hadapan Rektor UMSB sebagai bahan memperkuat pendirian PT di Rumbai “Secara Kajian akademis, geografi, SDM, dan transportasi Rumbai ini layak berdiri sebuah perguruan tinggi. Harapan kita sama dengan masyarakat, UMSB dapat mendirikan salah satu kampusnya di sini,” tambahnya.

Diungkapkan oleh Rektor UMSB, pihaknya perlu melakukan sejumlah kajian dan analisa terlebih dahulu. Ia juga mengapresiasi niat baik dan ketulusan masyarakat rela menghibahkan tanahnya untuk pendirian kampus UMSB. “Kami sangat terharu dengan ketulusan dan keikhlasan masyarakat Rumbai. Ini pertanda masyarakat ingin mengembangkan dunia pendidikan. Dalam waktu dekat, ini akan segera kami telaah, kami bahas. Semoga niat baik ini bisa kita segerakan,” jelasnya.