Rakornas Asrama PTMA, Kaderisasi dan Dakwah Muhammadiyah

“Asrama PTMA berperan sangat penting dalam kaderisasi dan dakwah, peranannya memiliki potensi dan manfaat yang luar biasa dalam persyarikatan karena diimbangi pula dengan pengembangan ketakwaaan, akhlak, keilmuwan, kesenian, olahraga serta keterampilan berbahasa Arab dan Inggris,” papar Prof Lincolin Arsyad dalam Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) dan pelatihan pengelola asrama Se Indonesia di Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (Uhamka), Minggu (18-21/08).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Asosiasi Asrama (Aslama) Perguruan Tinggi Muhammadiyah-Aisyiyah ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada Musrif/Musyrifah pengelola Asrama agar kedepannya dapat membina mahasiswa di Asrama dengan mumpuni. “Musyrif/Musyrifah merupakan ujung tombak bagi kesuksesan program pembinaan mahasiswa di Aslama,” ujar Rahmat Suprapto selaku Ketua Aslama.

Ia juga menyebutkan jumlah Asrama telah mencapai 38 PTMA di seluruh Indonesia. “Saya berharap melalui Rakornas ini muncul satu tahapan konstruktif-aplikatif yang signifikan guna menguatkan kesepahaman nasional antar pengelola Asrama PTMA,” tutupnya.

Kerja Sama UMSU dan USU dalam Joint Summer Program 2019

Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dan Unversitas Sumatera Utara (USU) bekerja sama menggelar “Joint Summer Program 2019” pada tanggal 14-27 Agustus 2019. Acara yang bertemakan “Managing Dengue and Other Tropical Disease in South East Asia and The Influence of Traditional Medicine” ini mendapat dukungan dari hibah Penawaran Program Bantuan Penguatan Kelembagaan Kantor Urusan Internasional (PKKUI) Kemenristekdikti tahun 2018-2019.

Acara dibuka secara resmi oleh WR 3 UMSU, Dr Rudianto SSos, MSi di Kampus Fakultas Kedokteran UMSU, Kamis (15/8). Menurutnya program ini akan memiliki kemanfaatan yang tinggi bagi banyak pihak dalam menangani penyakit demam berdarah dan aneka penyakit daerah tropis lainnya di Asia Tenggara. “Penanganan penyakit secara tradisional ini saya kira menarik untuk dikaji secara ilmiah dengan menggunakan ilmu kedokteran modern,” lanjutnya.

Joint Summer Program merupakan kegiatan magang singkat yang diikuti sejumlah mahasiswa asing. Terdapat 26 peserta dari lima negara. Empat dari Vietnam, dua dari Prancis, satu dari Australia, empat dari Malaysia, dan lima belas dari Indonesia.

Mapala FEB UM Palembang Lakukan Ekspekdisi ke Gunung Kilimanjaro

Mahasiswa pecinta alam (Mapala) Alfedya Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Palembang akan melakukan ekspekdisi Pemakaian Songket Sriwijaya Tertinggi di Gunung Kilimanjaro Afrika pada tanggal 19 Agustus 2019. Ekspekdisi ini merupakan bagian dari program seven summit gunung ke-3 yang telah didaki dan merupakan gunung ke-2 setelah ke Pegunungan Elbrus Rusia.

“Ini merupakan lanjutan dari Ekspedisi Elbrus satu tahun yang lalu dan telah berhasil mencapai puncak tertinggi di Oseania dan Eropa. Kemudian kita lanjutkan ke puncak tertinggi Afrika yaitu Kilimanjaro, Semoga kegiatan ini dapat memperkuat silahturahmi dan juga mempromosikan songket serta Universitas Muhammadiyah Palembang,” jelas Ketua Mapala Alfedya Yacob Ilhamsyah.

Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Ir. Mukhtarudin Muchsiri, M.P mengutarakan bahwa kegiatan ini diapresiasi oleh seluruh Pimpinan Universitas Muhammadiyah Palembang. Menurutnya ini merupakan misi yang bagus sehingga perlu ditularkan semangatnya kepada organisasii kepemudaan lain.

Pelepasan ditandai dengan dengan penyerahan simbolis songket oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumsel, Aufa Syahrizal, SP., M.Sc., Kepala Dinas Pariwisata Palembang, Isnaini Madani, dan Wakil Rektor III Dr. Ir. Mukhtarudin Muchsiri, M.P.

Tingkatkan Kualitas ASN, Pemkab Sidrap pilih UMS Rappang Jalin Kerjasama

Dalam rangka medukung peningkatan pada sektor pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat, Pemkab Sidrap bekerjasama dengan UM Sidenreng Rappang guna mendokrak kualitas ASN Sidrap. “Salah satu capaian pemerintah Sidrap adalah peningkatan SDM melalui pendidikan, ” ujar Dr Jamaluddin Ahmad selaku Rektor UMS Rappag pasca penandatanganan kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU), Rabu (14/8).

Sudirman Bungi menambahkan kerjasama mengarah pada fasilitasi kepada para ASN yang akan melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi. “Khusus pendidikan, para ASN yang ingin penyesuaian pangkat dan golongan, akan kami fasilitasi, ” jelas Sudirman Bungi selaku sekretaris daerah Sidrap.

Menindaklanjuti MoU tersebut, Akhmad Ali mengatakan kelak Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) akan berjalan bersama dinas pendidikan. “Seperti halnya pengembangan sekolah binaan,” tutupnya.

Pekan Seni Mahasiswa PTMA 2019 Mulai Digelar di UM Purwokerto

Pekan Seni Mahasiswa (PSM) 2019 diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) dari Selasa (13/8) hingga Kamis (15/8). Kompetisi ini diikuti sebanyak 478 mahasiswa dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia. Terdapat beberapa rangkaian lomba seperti MTQ, seni lukis, seni sastra, seni musik, seni teater, dan sinematografi. Rangkaian tersebut terbagi lagi menjadi 19 lomba yang dinilai oleh juri-juri profesional.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UMP, Ir. Arman Suyadi, mengatakan bahwa PSM kali ini merupakan PSM yang terbanyak pesertanya. “Tahun ini peserta lebih banyak, semua provinsi terwakili,” tambahnya.

Sementara itu Dr. Anjar Nugroho selaku Rektor UMP memaparkan kompetisi ini merupakan ajang silaturahmi mahasiswa-mahasiswa PTMA di seluruh Indonesia. PSM juga dapat dijadikan persiapan untuk Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) dan Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) di wilayahnya masing-masing. “Supaya saling kenal, saling interaksi dan menjadi ajang kompetisi mahasiswa yang memiliki bakat seni di masing-masing PTMA,” ujarnya.

Rektor UM Metro Resmi Terima SK Perubahan Nama Prodi

Rektor Universitas Muhammadiyah Metro, Drs. Jazim Ahmad, M.Pd., menerima berkas perubahan nama program studi (prodi) dari Kepala L2Dikti Wilayah II, Prof. Dr. Slamet Widodo, M.S., M.M., Selasa (13/8) di Hotel Horizon Bandar Lampung. Tidak hanya itu, dalam acara tersebut terdapat juga penyerahan SK Jenjang Jabatan Akademik (JJA) delapan dosen yang tercatat aktif di UM Metro.

“Prof. Slamet selaku Kepala L2Dikti Wilayah II, Selasa siang di Hotel Horizon Bandar Lampung, secara resmi menyerahkan SK Perubahan nama program studi dan SK JJA kepada rektor,” ujar Ketua Lembaga Penjamin Mutu (LPM) UM Metro, Dr. Nyoto Suseno, M.Si.

Program studi yang mengalami perubahan atau penyesuaian menurut SK adalah Prodi S-2 Manajemen Pendidikan disesuaikan menjadi Prodi S-2 Administrasi Pendidikan. Prodi D-3 Keungan dan Perbankan disesuaikan menjadi Prodi D-3 Perbankan dan Keuangan. Prodi S-1 Ilmu Hukum menjadi Prodi S-1 Hukum, Prodi D-3 Manajemen Informatika menjadi Prodi D-3 Sistem Informasi.

 

Kembangkan Bisnis dan Industri, UM Gresik Resmikan UMG Monozokuri Center

Peresmian UMG Monozokuri Center (UMC) di Aula Sang Pencerah Universitas Muhamamdiyah Gresik (UMG) digelar pada hari Kamis (8/8). Acara ini dihadiri oleh Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya Mr Masaki Tani, Ketua BPH UMG Ir Mokhammad Nadjikh, pengusaha Jepang, perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, perwakilan Pemerintah Kabupaten Gresik, perwakilan perguruan tinggi, dan beberapa pelaku usaha.

Sebelum grand launching, dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Rektor UMG, Prof Dr Ir Setyo Budi, MS, Mr Katsuya Ohno, dari SEIWA F.I Co.Ltd, dan Mr Masahiro Nakamura, LOI dari Lexer Research Inc. Mengusung tema “International Collaboration to Upgrade Products and HRD in Indonesia”, peresmian ini ditandai dengan dibunyikannya sirine oleh Prof Setyo Budi.

Kolaborasi yang dilakukan antara UMG dan Indonesia-Japan Business Network (IJB-NET) ditekankan pada asistensi pengembangan bisnis dan industri UMG untuk membantu pengembangan produk, sumber daya alam, dan sumber daya manusia. Menurut Prof Setyo Budi, terdapat tiga tujuan dalam pembentukan UMC ini. “Pertama, ialah menghasilkan lulusan yang kompeten dan professional di bidangnya masing-masing. Kedua, mengaktifkan program magang mahasiswa di perusahaan-perusahaan Jepang. Ketiga, pengembangan pupuk berkualitas untuk peningkatan produktivitas petani,” paparnya.

Peserta Summer Course on Law and Sharia Belajar tentang Muhammadiyah

Sebanyak 48 mahasiswa peserta Summer Course on Law and Sharia dari International Program for Law and Sharia (IPOLS) Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta mengunjungi kantor PP Muhammadiyah Cik Ditiro pada hari Sabtu (10/8). Tujuan dari kunjungan ini ialah untuk mempelajari kontribusi Muhammadiyah dalam dakwah Islam dan melayani ummat serta bangsa.

Acara dimulai dengan sambutan dari H Nasrullah, SH, SAg, MCL, selaku sekretaris prodi Ilmu Hukum IPOLS kemudian dilanjutkan dengan pemaparan mengenai Muhammadiyah oleh Mohammad Adam Jerusalem, ST, SH, MT, PhD selaku wakil bendahara Majelis Diktilitbang.

Dalam sambutannya, H Nasrullah, mengatakan bahwa malam ini akan menjadi malam terakhir bagi peserta Summer Course on Law and Sharia. ”Rasanya tidak lengkap jika para peserta ini tidak datang ke sini untuk mempelajari langsung tentang Muhammadiyah. Meskipun mereka sudah mendapat sedikit pengetahuan mengenai hal tersebut, namun kami ingin mereka mengetahui lebih dalam bagaimana kontribusi Muhammadiyah, apa filosofi di balik Muhamamdiyah, apa saja aktivitas-aktivitasnya, dan lain sebagainya,” ujar Nasrullah.

Keantusiasan terlihat dari para mahasiswa yang berasal dari Malaysia, Taiwan, dan Turki ini. Syaheera, salah satu mahasiswa International Islamic University Malaysia (IIUM) mengungkapkan kunjungan ini membuatnya jadi lebih mengerti tentang Muhammadiyah. “ Ini sangat mengagumkan mengetahui organisasi ini bisa berjalan lebih dari 100 tahun. Saya rasa komunitas-komunitas muslim lainnya seharusnya bisa mempelajari dan mengambil kemanfaatan dari organisasi ini,” pungkasnya.

Rakernas LPTK PTM X dan ProfunEdu IV Mencerdaskan dan Mencerahkan Bangsa

Rapat kerja nasional (Rakernas) X Asosiasi Lembaga Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Perguruan Tinggi Muhammadiyah (ALPTK PTM) dan The 4th Progressive and Fun Education International Conference (ProfunEdu IV) dilaksanakan di kota Angin Mamiri Makassar Hotel Aryaduta pada tanggal 6-8 Agustus 2019. Rakernas Asosiasi LPTK PTM terselenggara atas kerjasama Mejelis Diktilitbang PP Muhammadiyah dan Asosiasi LPTK PTM dengan Universitas Muhammadiyah Makassar, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Kementerian Pendidikan Malaysia, Universitas Pendidikan Sultan Idris Malaysia, Universitas Utara Malaysia, dan Fatoni University Thailand. Acara ini dihadiri oleh 167 peserta yang merupakan perwakilan dari 93 LPTK PTM di seluruh Indonesia.

Prof. Harun Joko Prayitno selaku ketua ALPTK PTM memaparkan bahwasanya pada awal didirikannya Persyarikatan Muhammadiyah, pendidikan merupakan dakwah utama dan salah satu pilar penting di samping dakwah kesehatan dan sosial. “Oleh sebab itu, secara historis dan dari aspek ideologi semua PTM hingga menjadi tumbuh besar seperti sekarang ini umumnya diinisiasi dan didasari oleh AUM di bidang pendidikan. LPTK PTM hakikatnya sebagai penjaya PTM, pernah jaya pada zamannya, dan akan tetap menjadi penjaya sepanjang hayat selama masih ada anak dan pendidikan untuk anak,” jelasnya.

Sementara itu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. Muhajir Efendy, yang hadir dalam forum ini menegaskan pentingnya pengelolaan dan proyeksi LPTK. “LPTK PTM harus dikelola secara profesional dan berkesungguhan untuk membesarkan AUM dikdas yang jumlahnya mencapai hampir 7.500 tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Sekolah-sekolah Muhammadiyah tersebut telah berhasil menancapkan eksistensinya bahkan sudah menjadi semakin maju. Ini adalah kolaborasi yang sangat strategis antara LPTK PTM dengan dikdas. Ini harus terus dikembangkan serta dimajukan lagi,” tegasnya.

Forum ini menjadi sangat penting karena adanya revitalisasi luaran tugas akhir bagi ALPTK PTM berupa penyusunan tugas akhir proyek manajemen Unit Sekolah Baru (USB) yang unggul dan berpenciri. Selain itu pertemuan ini diintegrasikan dengan konferensi ProfunEdu IV yang prosiding-nya akan terindeks WoS dan atau Scopus.

Workshop Penyusunan Rencana Kerja Halal Supply Chain

Workshop penyusunan rencana kerja di bidang halal supply chain dengan Deakin University dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Rabu (7/8). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan MoU antara Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah dengan Deakin University pada hari Selasa (6/8)

Turut hadir dalam acara Muhammad Sayuti, M.Pd., M.Ed., Ph.D, Prof. Dr. H. Chairil Anwar, dan Punang Amari P, S.E., S.T., M.IT sebagai perwakilan dari Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, perwakilan Deakin University Melbourne, Lembaga Pemeriksa Halal & Kajian Halal Thayyiban Pimpinan Pusat Muhammadiyah, dan beberapa Perguruan Tinggi Muhammadiyah,

Prof. Chairil Anwar memaparkan bahwa workshop ini merupakan respon dari Peraturan Pemerintan (PP) mengenai sertifikasi produk halal. “Pihak Muhammadiyah akan membantu pemerintah dengan mempersiapkan beberapa perguruan tinggi Muhammadiyah (PTM),” tambahnya.

Muhammadiyah sendiri akan menyiapkan fasilitas seperti laboratorium dan tenaga-tenaga profesional yang berkompeten. Saat ini sudah ada 15 perguruan tinggi Muhammadiyah (PTM) yang memiliki pusat halal. Beberapa dosen bahkan telah mengambil kajian halal untuk pendidikan S-2 dan S-3.