Era 4.0 PTMA Terapkan Program PJJ Berbasis e-Learning

Isi dari ‘Deklarasi Samarinda’ menghasilkan beberapa butir salah satunya program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) berbasis mata kuliah, program studi atau perguruan tinggi. PJJ menjadi salah satu peluang dalam kemajuan teknologi komunikasi dan informasi.

Tepat pada Rabu (24/04), Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah mengadakan Pelatihan dan Implementasi Sistem Pembelajaran Jarak Jauh Berbasis e-Learning dan diikuti wakil PTM se-Indonesia bertempat di Samarinda. Pelatihan yang diadakan selama 3 hari berturut-turut ini juga diinisiasi oleh Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) sebagai center of e-learning development.

Rektor UM Semarang, Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd. dalam media online jogjaper.net menyatakan perlu adanya upaya dalam pemerataan akses pendidikan di era 4.0 saat ini. Setiap PTM, perlu memiliki supporting team (unit pendukung, pengelola, pelayanan) untuk penerapan Pembelajaran Jarak Jauh berbasis e-Learning di institusi masing-masing. Pimpinan PTM perlu memilki kebijakan untuk membangun infrastruktur PJJ berbasis e-Learning baik sofware maupun hardware yang memadai.

Prof. Dr. H. Edy Suandi Hamid, M.Ec. selaku wakil ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah menyampaikan bahwa Deklarasi Samarinda akan menjadi spirit bagi setiap PTM untuk mengimplementasikan PKK berbasis TIK. “Insya Allah PTM akan bergerak cepat mengembangkan PJJ di semua PTM. Saat ini sudah cukup banyak PTM melaksanakan PJJ dalam bentuk mata kuliah, yang sifatnya blended learning. Artinya, sebagian tatap muka dan sebagian PJJ,” kata Prof Edy yang menjadi salah satu pembicara dalam pelatihan tersebut. []APR

Drs. H. Jazim Ahmad, M.Pd Resmi Jabat Rektor UM Metro

Universitas Muhammadiyah Metro menggelar pelantikan dan serah terima jabatan rektor, untuk masa jabatan 2019-2023, di aula gedung E, kampus setempat, Rabu (24/4/2019). Keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah  menetapkan Drs. H. Jazim Ahmad, M.Pd., resmi menjabat sebagai rektor UM Metro, periode 2019-2023.

Turut hadir dalam acara pelantikan yaitu Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. H. Agung Danarto, M.Ag., Dalam sambutannya ia menyampaikan tugas pimpinan UM Metro dalam menjaga kenyamanan serta berkewajiban untuk menerapkan sistem atau standar kaderisasi.

Tak hanya sekedar menyarankan, di tengah-tengah pidatonya beliau juga memberi contoh konkrit perihal pengkaderisasian yang sudah berjalan di beberapa perguruan tinggi. “Di perguruan tinggi yang lain itu setiap pagi, pak rektor (mampu mengerahkan) karyawan dan dosennya minimal seperempat jam tadarus Qur’an, itu bisa diterapkan di Perguruan Tinggi Muhammadiyah,” sarannya.

Rektor Baru UM Metro menambahkan untuk menjalankan roda kepemimpinannya sebagai Rektor UM Metro, ia akan senantiasa mematuhi peraturan, perundangan yang berlaku di Perguruan Tinggi dan selalu berpedoman kepada garis-garis Persyarikatan yang tertuang dalam Muqaddimah Anggaran Dasar.

“Dengan ini saya berjanji bahwa dalam melaksanakan amanat Persyarikatan Muhammadiyah senantiasa bersungguh-sungguh, menjunjung tinggi petunjuk Allah sesuai Al-Qur’an dan Sunnah Rasul dalam segala kebijakan dan tindakan.Mematuhi perundangan, peraturan, dan ketentuan lain yang berlaku di Perguruan Tinggi.”  []APR

Rustamadji Terima Anugerah Sebagai Tokoh Perubahan Republika

Jejak Dr. Rustamadji, M.Si di dunia pendidikan khususnya didaerah Timur tidak terbilang baru. Pasalnya, posisinya sebagai Ketua Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah berhasil ia bawa dan bertransformasi menjadi Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong dengan berbagai keberhasilan dan prestasi.

Kepeduliannya terhadap salah satu suku asli Indonesia, serta perjuanganya untuk mempertahankan eksistensi mereka sebagai suku asli Papua membuat namanya terpilih menjadi Tokoh Perubahan tahun 2018 versi Republika. Dr. Rustamadji, M.Si. menerima anugerah Tokoh Perubahan Republika 2018 yang diserahkan oleh Kepala Bekraf, Triawan Munaf dan Erick Thohir serta didampingi oleh Pimpinan Redaksi Irfan Junaidi  di Djakarta Theater, Tahmrin, Jakarta Pusat, Rabu (24/04).

Dikutip dari media online suaramuhammadiyah.id hal ini berawal pada tahun 2007 Rustamadji prihatin melihat warga asli salah satu kampung 3 T (terdepan, tertinggal, dan terpencil) yaitu Suku Kokoda tinggal di tanah yang tidak mereka miliki. “Kalau kita tidak peduli terhadap mereka, tentu mereka akan lebih parah kondisinya. Jadi, kita harus berbuat sesuatu untuk suku Kokoda,” ungkapnya.

Melalui proses panjang, Rustamadji bersama dengan Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PP Muhammadiyah, Lazismu, serta PTM lainnya yaitu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melakukan program untuk memberdayakan Kampung Kokoda. Alhasil, kepemilikan tanah, akses jalan, air, masjid, TK dan SD, rumah baca Mahardika Kokoda, serta akses administrasi sudah dimiliki Suku Kokoda.

Diakhir perbincangannya di situs republika.id ia menyampaikan bahwa diperlukannya upaya untuk membangun karakter sehingga dapat menumbuhkan budaya rajin, semangat, serta budaya produktif dalam diri masyarakat Kokoda. []APR

Dosen Farmasi UMP Raih Penghargaan dalam Pekan Imunisasi Dunia

Rasa bangga dan bahagia tidak bisa diungkapkan seorang Didik Setiawan PhD Apt, sebab Dosen Farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) ini kembali menorehkan prestasinya. Setelah terpilih menjadi satu-satunya peneliti dari Indonesia oleh World Health Organization (WHO). Belum lama ini, Didik baru saja mendapatkan penghargaan dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Dosen yang merampungkan studi doktoralnya di negeri Kincir Angin ini mendapat penghargaan untuk dedikasi dalam program imunisasi dalam bentuk karya tulis terbaik yang terpublikasi internasional. Penghargaan tersebut di berikan dalam hari pekan imunisasi dunia 2019 di gedung Kemenkes RI.

Didik terpilih setelah penelitiannya tentang vaksin HPV untuk kanker serviks yang sudah di publikasikan di jurnal internasional. Ia mengaku sangat bersyukur bisa mendapatkan penghargaan tersebut.

“Senang sekali, sangat bersyukur karena penelitian saya diniali baik untuk Indonesia. Apalagi, ini kan lomba yang diikuti seluruh orang di Indonesia, dan hanya dipilih 5 orang yang kebanyakan dari Jakarta,” kata Didik di Purwokerto, Kamis (25/4/2019)

Sementara itu, Rektor UMP, Dr Anjar Nugroho mengatakan sangat mengapresiasi prestasi Didik Setiawan PhD Apt tersebut. Yang telah mengharumkan nama UMP di kancah nasional hinggak internasional.

Rektor bersyukur dan mengapresiasi terpilihnya Didik Setiawan PhD Apt, Dosen Farmasi yang berhasil meraih penghargaan dari Mentri Kesehatan Republik Indonesia dalam rangka hari pekan imunisasi dunia 2019. Penghargaan diberikan atas dedikasinya dalam program imunisasi dalam bentuk Karya Tulis Terbaik Terpublikasi Internasional.

Pengelolaan Aslama, Bentuk Kader Mahasiswa Berkualitas

“Selama ini Aslama belum sepenuhnya menjadi pusat lembaga kederisasi dan belum sepenuhnya dikelola dengan professional menggunakan manajemen yang bagus, dan Aslama masih berfungsi sebagai tempat penginapan mahasiswa, oleh karena itu kita berharap adanya program Aslama yang baik dapat menjadi terobosan baru terkait pengembangan Aslama PTMA kedepan” ujar Rohmat Suprapto, S.Ag., MSI. selaku Ketua Pengurus Asosiasi Pengelolaan Asrama (Aslama) Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah Periode 2019-2021.

Tepat pada Rabu (24-04), Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah melaksanakan prosesi pelantikan Anggota Pengurus Asosiasi Pengelolaan Asrama (Aslama) Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah sekaligus pembukaan Pelatihan Manajemen Pengelolaan Asrama Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah di Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

Peran Aslama disini tidak hanya sebagai tempat menetap bagi mahasiswa namun Aslama dapat menjadi tempat untuk menciptakan kader-kader Muhammadiyah yang unggul pula. “Aslama menjadi tempat untuk kaderisasi mahasiswa sehingga dapat mendorong dan menjadikan mahasiswa unggul baik dalam segi kognitif dan mendorong mahasiswa untuk terlibat dalam lini kegiatan kampusnya pula” tutur Dr. H. Muchlas, M.T. selaku Wakil Rektor 1 UAD.

Selain prosesi pelantikan, pada kesempatan ini juga dibukanya Pelatihan Manajemen Pengelolaan Asrama Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah yang diresmikan oleh H.Sudarnoto Abdul Hakim, M.A., Ph. D. selaku wakil ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah. Beliau juga menyampaikan pesan bahwa Aslama merupakan ruh dari PTMA sehingga perlu dilakukan pengelolaan yang baik agar dapat menjadi pusat terbentuknya kader Muhamamdiyah yang berkualitas.

Dalam kegiatan ini juga turut hadir Drs. H. A. Dahlan Rais, M.Hum sebagai Keynote Speaker dalam pelatihan manajemen Pengelolaan Aslama yang dihadiri oleh kurang lebih 50 Anggota []APR

UNMUHA Aceh, Adakan Wisuda 562 Mahasiswa

Universitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA) mengadakan Wisuda Sarjana dan Pascasarjana angkatan XXXVI di Aula Unmuha Convention Center (UUC) Ahmad Dahlan, Komplek Kampus Unmuha, Kawasan Batoh, Banda Aceh, Sabtu (20/4). Prosesi Wisuda ini dipimpin langsung olen Rktor Unmuha Dr. H. Muharrir Asy’ary Lc. M. Ag. Dan diikuti sebanyak 562 sarjana (S-1) dan Magister Kesehatan Masyarakat.

Rektor Unmuha, Dr Muharrir melalui portal online tribun.news memberikan pesan untuk menjadi lulusan yang memperhatikan moral, ilmu, pengkaderan, dakwah dan perjuangan. Ia mengatakan, Muhammadiyah mendirikan lembaga pendidikan tingginya sebagai lembaga pendidikan kader. Tujuannya diharapkan setelah menyelesaikan studinya, para sarjana benar-benar menjadi kader tumpuhan harapan bangsa dan umatnya yaitu kader yang beriman, berakhlak, berilmu dan terampil serta bermanfaat di tengah-tengah masyarakat. “Hal yang perlu diingat yaitu Unmuha ibarat ibu kandungmu yang kedua karena itu, harus menjaga almamater dan membantu menjaga nama baik Muhammadiyah” tutur Dr Muharrir.

Prof. Lincollin Arsyad, M.Sc., Ph.D. selaku Ketua Majelis Dikti PP Muhammadiyah juga menambahkan bahwa peran universitas akan melahirkan pemimpinan bangsa oleh karena itu dibutuhkan pendukung berupa fasilitas yang baik pula untuk dapat mencerdaskan otak” ujar Lincollin Arsyad. []APR

Tahun Ajaran Baru, SBMPTMu 2019 Sedia 25.000 Kuota Mahasiswa

Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengadakan launching program SBMPTMu atau Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Muhammadiyah/‘Aisyiyah (PTMA) tahun 2019 bertempat di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Senin (22/04).

Bertujuan untuk memperoleh input yang baik sekaligus lulusan yang berkualitas sehingga dapat berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat, program ini diikuti 67 PTMA dengan 881 Program Studi yang tersebar di seluruh Indonesia. “Berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun ini PTMA yang bergabung untuk SBMPTMu mengalami peningkatan, yang tadinya 12 PTMA naik menjadi 67 PTMA”. Tutur Prof. Lincolin Arsyad, M.Sc., Ph.D selaku Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah.

Seleksi menggunakan sistem Computer Based Test (CBT) dengan cukup mendaftar online melalui portal online sbmptmu.id dan melakukan pembayaran melalui transfer via Bank Mandiri Syari’ah (BSM). “Program ini akan memudahkan calon mahasiswa untuk dapat melakukan pendaftaran dan tes melalui daerah masing-masing tanpa harus datang ke PTMA tujuannya” ujar Dr. Ir. Gunawan Budiyanto, M.P. selaku Ketua Panitia Pusat dan Rektor UMY.

Adapun kelompok SBMPTMu terbagi menjadi dua yaitu Kelompok I untuk Program Studi Pendidikan Dokter dan Dokter Gigi dengan materi Tes Kemampuan Akademik dan mata pelajaran dengan biaya pendaftaran Rp 750.000,-. Sedangkan Kelompok II adalah Program Studi lainnya dengan materi tes yaitu Tes Kemampuan Akademik dengan biaya pendaftaran Rp 300.000,-.

Mahasiswa yang memiliki minat pada Pendidikan Dokter dan Dokter Gigi  dapat melakukan pendaftaran pada tanggal 29 April hingga 3 Juli 2019. Sedangkan pada mintat Prodi lainnya dapat diakses pada tanggal 29 April 2019 hingga 17 Juli 2019. “Kami sudah menampilkan jadwal yang tersedia pada website SBMPTMu dan dapat diakses oleh calon mahasiswa pada Senin, 29 April 2019” tutur Dr. Siti Dyah Handayani, SE., MM selaku Ketua Pelaksana.

Beliau melanjutkan, jumlah kuota yang tersedia untuk SBMPTMu sekitar 25.000 mahasiswa “kami sudah mengumpulkan data dari setiap PTMA yang akan mengikuti SBMPTMu dan telah terkumpul sejumlah 25.000 kuota yang tersedia dan tersebar diseluruh Indonesia” tutupnya. []APR

Milad ke-54 UMP, Gelar Baksos, Libatkan Masyarakat

Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) pada 5 April 2019 ini genap berusia 54 tahun. Sebagai rangkaian kegiatan miladnya, UMP menginisasi beberapa kegiatan tridharma perguruan tinggi, yang salah satunya adalah pengabdian kepada masyarakat.

Bekerjasama dengan Lembaga Amil Zakat Infaq, Shadaqoh Muhammadiyah (LAZISMU) Banyumas bakti sosial digelar di Wangon tepatnya di Masjid Al-Ikhlas Desa Karangtawang, belum lama ini. Pada aksi sosial ini, selain warga mendapatkan bingkisan dari Lazismu Banyumas,  mereka dapat cek kesehatan dan pengobatan gratis bagi warga desa Karangtawang.

Ketua Milad ke-54 UMP Slamet Eko Budi, M.Si menyampaikan kegiatan Bakti Sosial ini dihadiri oleh 200 orang warga Desa Karangtawang. “Dengan adanya cek kesehatan diharapan dari 200 orang hanya sedikit yang sakit, untuk itu mereka harus menjaga kesehatan dengan melakukan cek kesehatan. Kemudian bagi yang sakit segera mendapatkan pengobatan agar lekas sembuh,” ungkapnya.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Ir. Aman Suyadi M menambahkan tujuan dari kegiatan baksos adalah menyehatkan diri. Ia berharap dari kegiatan ini UMP mendapatkan doa dari Warga Desa Karangtawang sehingga semakin berkembang dan mendunia. []APR

UM Palangkaraya Resmi Melantik tiga Wakil Rektor Baru

Universitas Muhammadiyah Palangkaraya resmi melaksanakan prosesi pelantikan Wakil Rektor di Aula Utama UM Palangkaraya, Sabtu (13/04).

Pelantikan ini dilakukan langsung oleh Dr. Sonedi, M.Pd yang melantik tiga wakil rektor baru yaitu Dr. Hj. Laksminarti, S.H., M.H. sebagai wakil rektor I bidang akademik, Ika Safitri Windiarti, S.T., M.Eng., Ph.D. bidang keuangan dan SDM, dan Dr. Norcahyono, S.Pd.I., MHI. bidang Kemahasiswaan dan Al Islam dan Kemuhammadiyahan.

Rektor UM Palangkaraya Dr. Sonedi, M.Pd menyampaikan dalam sambutannya penghargaan dan apresisasi yang tinggi terhadap pejabat di masa jabatan sebelumnya yang telah menyelesaikan tugasnya dengan sangat baik dan dengan berbagai prestasi yang membanggakan sehingga membawa UM Palangkaraya menjadi perguruan tinggi yang unggul.

Selain itu, Prof. H. Lincolin Arsyad, M.Sc., Ph.D. juga memberikan pesan kepada pejabat yang baru dilantik, untuk terus meningkatkan kualitas dan pencapaian prestasi UM Palangkaraya. “Pak Rektor dan Wakil Rektor yang baru saja dilantik, jangan puas dengan apa yang telah diraih selama ini, terus tingkatkan kualitas sehingga menjadikan UM Palangkaraya sebagai kampus Center of Excellent” ujar Prof. Lincolin.[]APR

Membanggakan, Tim Robotik UMM Berhasil Raih Juara Pertama di USA

Alfan Achmadillah Fauzi, Rohmansyah, dan Ken Dedes Maria Khunty tiga mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang yang berhasil membobol dan membawa pulang medali kejuaraan Nasional dalam ajang Trinity College Fire Fighting Home Robot Contest (TCFFHRC) yang diadakan di Trinity College Hartford Connecticut, Amerika Serikat, 13-15 April 2019.

Pasalnya, ketiga mahasiswa yang tergabung dengan sebutan Tim Robotik UMM ini berhasil mengalahkan 32 tim robotik lainnya yang berasal dari berbagai negara. Tim Robotik UMM ini berhasil meraih juara pertama dan kedua kategori robot pemadam api berkaki dan juara kedua untuk kategori robot pemadam api beroda.

Prestasi Tim Robotik UMM diapresiasi oleh Rektor UMM Dr. H. Fauzan, M.Pd, dengan membebaskan seluruh anggota delegasi dari kewajiban membuat skripsi. Mereka berhasil membuktikan wejangan Fauzan yang menyerukan para mahasiswa untuk berhenti jadi penonton.

“Jadilah pemain dan hasil terbaik sudah diberikan kepada kita semua meski saya tidak menargetkan harus juara,” kata Fauzan dilansir melalui media online (tempo.com). []APR