RekanMu Sorong dan MDMC Sorong Lakukan Penyemprotan di Zona Merah.

Rabu (1/4), Relawan Kemanusiaan Universitas Muhammadiyah Sorong (ReKanMu Sorong) dan Muhammadiyah Disaster Management Centre (MDMC) Kota Sorong melakukan penyemprotan disinfektan di zona merah Kota Sorong. Di wilayah tersebut satu korban positif Corona dan satu PDP Corona telah meninggal dunia beberapa hari yang lalu. Sebanyak lima relawan diturunkan pada kegiatan ini.

Tindakan ini merupakan respon atas keluhan warga lokasi tersebut melalui media sosial. Penyemprotan ini juga merupakan wujud kepedulian MDMC Kota Sorong dan Universitas Muhammadiyah Sorong terhadap masyarakat dalam menekan potensi penyebaran virus Corona. Apresiasi dan ucapan terima kasih pun disampaikan oleh Ketua RT setempat, Muzdalifa.

“Semata-mata untuk memberi ketenangan kepada warga dan juga mencegah penyebaran virus,” ujar tim MDMC Sorong. Sebagai tambahan informasi, seluruh disinfektan diproduksi oleh tim produksi disinfektan ReKanMu Sorong. Hingga saat ini telah dilakukan penyemprotan di 50 lokasi.

 

Mahasiswa FKIK UMY Terjun Jadi Relawan Penanganan Covid-19

Sebanyak 24 mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (FKIK UMY) mengikuti program relawan yang digagas oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Program relawan ini menawarkan beberapa bidang yang dapat dipilih, yaitu Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE), tracking, screening, dan penanganan pasien. Bersama 15 ribu mahasiswa lainnnya, mereka akan mmembantu pemerintah dalam menangani situasi darurat nasional Covid-19.

Wakil Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) dr Muhammad Kurniawan MSc mengakui pihak fakultas mendorong mahasiswa untuk mengikuti program relawan tersebut. “Mahasiswa melakukukan pendaftaran sendiri melalui borang  dan kita dari fakultas proaktif melakukan pendampingan dan pendataan,” ujar Kurniawan. Dijelaskan bahwa program ini terbagi menjadi dua bagian. Mahasiswa Strata-1 (S-1) bertugas untuk melakukan KIE. Sedangkan mahasiswa yang menempuh pendidikan profesi akan membantu tenaga medis di fasilitas kesehatan.

Sebelum diterjunkan, para mahasiswa harus menjalani pelatihan dan pendampingan yang diberikan oleh Dirjen Dikti, Kementerian Kesehatan, World Helath Organization (WHO), Perhimpuna Dokter Paru Indonesia, dan narasumber lainnya. Tak hanya itu, relawan juga dijamin akan APD yang sesuai standar, pemenuhan nutrisi, insentif dari Kemendikbud, sertifikat pengabdian kepada masyarakat, serta penyetaraan pembelajaran sebagai bagian dari satuan kredit semester (SKS).

Unismuh Tetap Adakan Kuliah Internasional Online

Pandemi covid-19 tidak menjadi halangan mahasiswa untuk memperoleh ilmu perkuliahan seperti biasa. Sama halnya dengan Prodi S-1 Kelas Internasional Ilmu Pemerintahan Fisip Unismuh Makassar yang kembali menggelar kuliah tamu dengan menghadirkan dosen Asisten Profesor Srirath Gohwong, Ph.D, dari Universitas Kasetsart Thailand.

Bertemakan Peluang E-Government dan Tantangan Pengalaman Daerah Pedesaan di Thailand kuliah tamu kali ini diikuti para mahasiswa dan dosen ilmu pemerintahan.”Kuliah tamu ini menggunakan aplikasi zoom,” papar Dr Nuryanti Mustari selaku Ketua Prodi S-1 Ilmu Pemerintahan Fisip, Rabu (01/04).

Ini merupakan kali ke-3 Unismuh mengadakan kuliah tamu internasional di masa pandemi corona yang sebelumnya dihadiri Prof Dr Hanafi bin Hussein dari Universitas Malaya Malaysia dan Mergen Dyussejov dari Academy of Public Administration Under the President of Kazakhtan. [Sumber: website resmi UNISMUH Makassar]

Pencegahan Virus Corona di ITS PKU

Setelah diberlakukan KLB virus Corona di kota Solo sejak 13 Maret 2020, ITS PKU melaksanakan beberapa kebijakan dalam pencegahan di lingkungan kampus.

Disampaikan Weni Hastuti selaku Rektor ITS PKU, ”ITS PKU mengambil kebijakan mulai 19 Maret hingga 13 April 2020 kegiatan belajar mengajar digantikan dengan sistem daring atau kuliah online. Tenaga pendidik dan kependidikan diberlakukan kebijakan work from home, dengan beberapa staf tetap ke kampus untuk melayani pendaftaran mahasiswa baru, akan tetapi tetap harus menerapkan social distancing secara ketat.”

Dalam edaran yang dikeluarkan menyikapi status KLB Covid-19 ini, rektor menghimbau kepada segenap civitas akademika untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan meningkatkan amalan-amalan yang diwajibkan maupun yang disunahkan, selain mematuhi protokol pencegahan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah secara umum.

Weni Hastuti menjelaskan, “Guna pencegahan penyebaran virus corona  agar tidak semakin meluas di lingkungan kampus ITS PKU Muhammadiyah Surakarta, kami melakukan penyemprotan disinfectant bekerja sama dengan Muhammadiyah Covid-19 Comand Center (MCCC) PDM Kota Surakarta dan dilanjutkan secara mandiri.” Lebih lanjut Weni Hastuti menambahkan, “Kami juga mewajibkan kepada staf yang bertugas piket di kampus untuk melayani pendaftaran mahasiswa baru agar selalu menggunakan masker dan rajin cuci tangan sebagai bentuk penjagaan diri.” Melalui tim humas kampus, ITS PKU Muhammadiyah Surakarta juga aktif membuat media edukasi seputar Covid-19 yang disebarluaskan ke masyarakat melalui media sosial.

Selain menempuh usaha-usaha pencegahan secara pengetahuan medis, ITS PKU Muhammadiyah Surakarta juga menggalakkan ikhtiar pencegahan bencana berdasarkan pengetahuan Agama Islam yang selama ini menjadi bagian dari Visi ITS PKU Muhammadiyah Surakarta yang berkarakter Islam Berkemajuan. Berdasarkan keyakinan bahwa dengan sedekah dapat menghindarkan dari musibah, maka Rektor membuat kebijakan untuk membagikan paket sembako pada seluruh karyawan untuk keperluan selama pemberlakuan status KLB Covid-19 berlangsung, guna meringankan beban mereka. Weni Hastuti menerangkan, “Melalui Unit Laboratorium Bio Medik, kami juga membuat dan memproduksi hand sanitizer yang kami gunakan untuk lingkungan kampus, keluarga besar ITS PKU Muhammadiyah Surakarta, dan didistribusikan ke beberapa masjid sekitar kampus.”

Di samping itu, melalui Organisasi Kemahasiswaan KSR, telah dilakukan penghimpunan dana melalui Open Donasi yang nantinya dana yang terkumpul akan disalurkan kepada pihak-pihak yang membutuhkan, seperti untuk pengadaan Alat Pelindung Diri bagi petugas kesehatan yang saat ini tergolong mulai menipis. (Humas/Teguh)

UMM Ciptakan Safety Chamber untuk Penanganan Corona

Bertambahnya pasien positif dari kalangan tenaga medis mendorong Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) untuk melakukan inovasi di bidang kesehatan. Melibatkan mahasiswa, sivitas akademika UMM membuat alat safety chamber atau bilik keselamatan untuk menunjang kerja dokter agar tetap aman saat terpapar dengan virus Corona.

Thontowi Djauhari, M.Kes., Koordinator Tim Tanggap Covid-19 RSU UMM, mengungkapkan alat berbentuk kotak transparan ini digadang mampu meminimalisir penularan dengan memberikan pemisah ketika dokter menyentuh dan mendiagnosa pasien terduga Covid-19. Lebih lanjut Thontowi menjelaskan cara penggunaan bilik keselamatan, yakni dengan memasukkan pasien ke pelindung yang terbuat dari bahan mika tersebut. Tenaga medis lalu mulai memeriksa untuk diketahui gejala yang dirasakan pasien. Penggunaan alat ini tetap harus ditunjang dengan alat perlindungan diri (APD) sesuai dengan standar keselamatan.

Diakui oleh Thontowi bilik keselamatan ini masih dalam tahap penyempurnaan. Alat ini akan dilengkapi dengan sejumlah fitur, seperti alat penambahan bernapas untuk kenyamanan pasien dan meminimalisir penggunaan lem agar terhindar dari kebocoran. Rencananya, safety chamber akan diproduksi massal untuk membantu RS rujukan Covid-19 dan para tenaga medis. Dalam pengembangannya UMM akan bekerja sama dengan Radar Malang dan Forum Komunikasi Warga Tionghoa Malang Raya (FKWTMR). “Perawatannya mudah, tinggal dibersihkan dengan alkohol atau cukup menggunakan sabun deterjen karena deterjen lebih efektif membersihkan,” ujar Thonthowi.

UMP Berikan Subsidi Kuota Ke Mahasiswa Selama Jalani Kuliah Online

Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas, Jawa Tengah memberikan supsidi kuota ke mahasiswa yang saat ini menerapkan kuliah dan Ujian Tengah Semester (UTS) online di tengah merebaknya covid-19. Rektor UMP Dr Anjar Nugroho mengungkapkan bahwa saat ini bukanlah masa liburan dan meski di rumah tetap bias melakukan kuliah dan ujian tengah semester secara online.

Di kuliah online tersebut mahasiwa bisa mengunduh materi kuliah, nonton video tutorial, diskusi dengan teman dan dosen, unduh dan submit tugas, ujian online, lihat nilai dan masih banyak lagi.  “Kami sudah mengeluarkan surat edaran tentang kewaspadaan dan pencegahan penyebaran infeksi COVID-19. Mulai Senin tanggal 16 Maret lalu, kami mengubah kegiatan belajar mengajar dari kuliah tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh bagi seluruh mahasiswa UMP,” jelasnya.

Materi pembelajaran dapat memanfaatkan berbagai sumber daring yang tersedia. Pembelajaran dari rumah dapat dilakukan secara jarak jauh tersebut menggunakan aplikasi “On Class” yang tersedia di www.onclass.ump.ac.id. Maka dari itu, lanjut Rektor, mahasiswa UMP tidak perlu takut kuota internetnya habis karena bisa mendapatkan kuota 30 gb secara gratis dari indosat melalui fitur bebas akses e-learning.

“Paket ini dapat digunakan untuk mengakses secara gratis ke laman pembelajaran daring UMP http://onclass2.ump.ac.id/ , ujianonline.ump.ac.id dan Zoom video conference,”  jelasnya. Agar mahasiswa tetap bisa mengakes internet, UMP pun menetapkan subsidi kuota internet bagi mahasiswa aktif.

“Setiap mahasiswa mendapatkan subsidi sebesar Rp 200 ribu per mahasiswa. Pemberian subsidi tersebut diwujudkan dalam bentuk pemotongan biaya registrasi semester gasal tahun akademik 2020/2021,” tutup Rektor. (tgr)

UMK Tarik Peserta KKA Lebih Awal

Sebanyak 128 mahasiswa dari berbagai program studi UM Kendari ditarik lebih awal dari pelaksanaan Kuliah Kerja Amaliah (KKA), Kamis (19/3). Penarikan peserta KKA ini merupakan bagian dari antisipasi penyebaran virus Corona. Hal ini sesuai dengan Surat Edaran Rektor Nomor : 02//EDR/III.3.AU/D/2020, poin tiga menjelaskan mengenai penarikan mahasiswa yang sedang melaksanakan PKL dan KKA paling lambat pada tanggal 19 Maret 2020.

Rektor UM Kendari Amir Mahmud, S.Pi. MP., menjelaskan penarikan ini juga sesuai dengan surat edaran pemerintah. “Karena harus menyesuaikan, sehingga kami tarik lebih cepat. Program di lapangan telah dilaksanakan 90 persen, jadi mahasiswa tinggal melakukan persiapan perbaikan laporan KKA,” ujar Amir.

Sementara itu Dr.Ahmad Muhlis Nuryadi,S.Pi.,M.Si selaku WR I UM Kendari mengungkapkan rasa bahagia atas diterimanya dengan baik mahasiswa UM Kendari oleh masyarakat selama pelaksanaan KKA. Namun dikarenakan beberapa hal terkait penyebaran virus Corona yang semakin meluas, penarikan ini harus dilakukan. UM Kendari sendiri telah melakukan rapat pimpinan hingga berujung pada putusan menarik segera mahasiswa KKA lebih cepat demi kebaikan dan keselamatan mereka. “Untuk pelaporan kegiatan KKA, nantinya kami menerima via online,” tambahnya.

STKIP Muh Kuningan Siap Laksanakan UTS Online

STKIP Muh Kuningan siap melaksanakan Ujian Tengah Semester (UTS) online pada 6-11 April 2020. Keputusan ini diberlakukan mengingat penanganan Covid-19 di Jawa Barat sudah memasuki status siaga 1. Dalam pelaksanaannya, kampus memfasilitasi tes Computer Based Test (CBT) melalui akses https://platformkuliah.upmk.ac.id. Mahasiswa lalu dapat login menggunakan akun SIAMik mengggunakan PC, laptop, ataupun smartphone.

Dijelaskan oleh Ketua STKIP Muh Kuningan, Nanan Abdul Manan, M.Pd, kampus sudah mengantisipasi hal ini sejak diterbitkannya Maklumat Ketua STKIP Muhammadiyah Kuningan. “Sehingga materi UTS pun sudah disipakan oleh para dosen dan dikirim ke website STKIP Muh Kuningan semenjak dua pekan lalu,” ujar Nanan. Diungkapkan oleh Nana Sutarna, M.Pd, selaku Kepala Bagian Akademik, UTS dan perkuliahan online bukanlah hal yang baru bagi STKIP Muh Kuningan. “Karena sudah sering digunakan dalam kuliah yang menggunakan e-learning untuk pengumpulan tugas, yang berbeda adalah skalanya yang lebih besar,” jelas Nana.

Sementara itu Sofhian Fazrin Nasrullah, M.Eng, selaku Kepala Sumber Daya Informasi (SDI) menyampaikan terdapat dua bentuk soal yang diberikan oleh dosen, yaitu pilihan ganda atau esai. Jika pilihan ganda maka jawaban diisi langsung di CBT, sedangkan jika esai maka jawaban diisi di dokumen Ms. Word lalu dikirim ke CBT. Sofhian juga menambahkan bahwa sistem UTS ini dikerjakan secara Asynchronous, yang berarti tidak terjadwal per mata kuliah. Mahasiswa dapat menjawab soal-soal tersebut selama rentang 6-11 April 2020.

Putuskan Rantai Penyebaran Covid-19, UMS Jalankan Kuliah Online

Genap sebulan sudah Virus Corona atau dikenal Covid-19 masuk ke Indonesia dan menyebar dengan cepat ke daerah-daerah lainnya termasuk Solo Raya. Dalam rangka mengurangi penyebaran tersebut di kalangan sivitas akademika, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengambil kebijakan untuk melakukan perkuliahan secara online.

Prof Sofyan Anif selaku Rektor UMS angkat bicara, menurutnya kuliah secara online dilaksanakan sebagai pengganti pembelajaran tatap muka untuk memaksimalkan kuliah dalam bentuk online, daring, hybrid, e-learning menggunakan aplikasi Schoology, Zoom, Skype, Googleclassroom, atau perangkat elektronik lainnya dengan tetap menjaga substansi tanpa mengurangi pencapaian hasil pembelajaran yang telah direncanakan. ”Langkah ini diambil sebagai antisipasi atau memutus mata rantai penyebaran virus corona atau covid-19,” terangnya melalui laman suaramerdeka.

Selain itu, Rektor juga meminta agar pelaksanaan kuliah praktikum, PKL, PPL, magang, Baitul Arqam mahasiswa dan aktivis sejenis dijadwal ulang.

STIKES Muh Gombong Raih Juara Umum Lomba HUT-46

Dosen STIKes Muhammadiyah Gombong berhasil meraih juara umum perlombaan HUT Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Ke 46 yang diselenggarakan oleh DPD PPNI Kabupaten Kebumen, Maret lalu.

Mengalahkan beberapa perwakilan Dewan Pengurus Komisariat (DPK) se Kabupaten Kebumen, Ike Mardiati Agustin berhasil menjadi Juara 1 lomba perawat teladan disusul Juara Harapan 1 Perawat Teladan Nurlaila dan Juara Harapan 2 Perawat Teladan Putra Agina.

Selain itu DPK STIKes Muhammadiyah Gombong secara tim juga memenangi 2 lomba diantaranya lomba penyuluhan kesehatan sebagai Juara 1 dan lomba outbond juara 2.

Hj. Hermiyatun MKep Sp, Mat selaku ketua STIKes Muh Gombong berharap prestasi ini tidak hanya sekedar untuk lomba namun juga sebagai bentuk kepedulian nyata dan pengabdian iklas kepada masyarakat yang tertuang pada Tri Dharma Perguruan Tinggi.