Diskusi Buku Dunia Barat dan Islam di UM Surabaya

Dalam rangka milad 107 Muhammadiyah, UM Surabaya mengadakan kegiatan Bedah Buku “Dunia Barat dan Islam” yang menghadirkan penulisnya Dr Sudibyo Markus (Kamis, 21/11) di Tower At-tauhid UM Surabaya.

Acara menghadirkan Prof A Jaenuri, Dr Saad Ibrahim (Ketua PWM Jatim), Dr Sigit (UKDW Yogyakarta) dan dibuka Prof Edy Suandi Hamid. Dalam sambutan pembukaannya, Rektor UM Surabaya Dr Sukadiono mengatakan buku ini sesuatu karya yang luar biasa, yang diharapkan menstimulus para dosen untuk menghasilkan karya serupa.

“Buku Dunia Barat dan Islam ini sungguh menrupakan karya yang berkualitas dan excellent,” ujar Rektor UM Surabaya, seraya menambahkan kegiatan ini bagian dari tradisi akademik yang perlu dilakukan kampus PTM.

Sedangkan Dr Sudibyo Markus berharap buku ini menjadi bagian dari khasanah untuk doalog Islam-Kristen untuk terus meningkatkan saling pengertian dan persaudaraan. []RED

UM Jember Jalin Kerja Sama denga PUH

Jumat, (15/11), Universitas Muhammadiyah Jember melakukan kunjungan dinas rektor ke Jepang. Kunjungan yang diketuai oleh Rektor UM Jember, Dr Muhammad Hasmi DESS, ini dalam rangka penandatanganan kontrak kerja sama dengan Prefectural University of Hiroshima Jepang.

Selain menjalin kerja sama, perwakilan UM Jember juga mengikuti kegiatan lain seperti Mini Symponium, Student Exchange, dan Guest Lecture. Dalam kegiatan Mini Symponium, Rektor UM Jember mengutus Dr Tanzil Huda MPd selaku ketua LP3 dan dosen FKIP UM Jember sebagai narasumber dalam presentasi imliah. Sementara untuk student exchange, dua mahasiswa UM Jember yang mengikuti kegiatan ini.

Menurur Dr Muhammad, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa. “Apalagi yang ingin studi lanjut ke luar negeri. Ini dapat menjadi tolak ukur bagi diri mereka sendiri,” tambah Dr Muhammad.

Lulusan Harus Ciptakan Kesempatan Kerja

Praktik kewirausahaan hendaknya sudah dididik sejak dini, termasuk di perguruan tinggi. Salah satu karakteristik wirausaha (entrepreneur) adalah inovasi dan berani menanggung risiko.
“Para mahasiswa UM Parepare, yang suku Bugis dan lain-lain, yang memiliki karakteristik saudagar, seharusnya lebih mudah menjadi entrepreneur,” demikian dikemukakan Prof Edy Suandi Hamid dalam kuliah umum dihadapan ratusan mahasiswa dan dosen FE UM Parepare, Sabtu (9/11) di kampus FE UM Pare.

“Sekarang ini pengangguran lulusan perguruan tinggi lebih dari 700 ribu orang. Karena itu jangan sampai saudara menganggur, hanya mencari kerja, tetapi harus menciptakan kesempatan kerja,” ucap Prof Edy. Sementara Rektor UM Parepare Prof M Siri Danga dalam sambutannya meminta para mahasiswa untuk selalu mengasah ilmu pengetahuan dan ketrampilan dalam era Revolusi Indistri 4.0 ini. “Teknologi informasi berkembang pesat dan masuk dalam semua lini kehidupan. Karena itu para mahasiswa harus mengikuti dan menguasai teknologi tersebut untuk dimanfaatkan dalam berbagai bidang pekerjaan,” ungkap Rektor UM Parepare. []RED

UMSB Award Meriahkan Milad UMSB ke-64

Dalam Rangka milad ke-64, UMSB menggelar UMSB Award di kampus setempat, Senin (18/11). Mengusung tema “To The Feature”, UMSB Award bertujuan untuk mengapresiasi pihak yang berjasa pada perkembangan UMSB.

Dalam kegiatan tersebut juga diberikan penghargaan kepada Rektor, Wakil Rektor, Dosen dan Tendik yang telah  berjuang mengembangkan UMSB mulai dari awal berdirinya yakni 1955 – 2019. Serta penghargaan untuk mahasiswa yang berprestasi di tingkat Asean dan tingkat Regional  dan seluruh jajaran yg memiliki hubungan yang erat dengan UMSB.

Berbagai kegiatan turut dilakukan diantaranya: lomba olah raga, pekan kreatif mahasiswa, lomba menulis essay, MTQ, muktamar alumni, seminar nasional, bakti sosial, donor darah, bazaar expo dan refleksi UMSB.

Muhammad Abdi selaku ketua panitia milad berharap acara ini dapat menjalin silaturahmi, keakraban, dan membangun semangat untuk mengembangkan UMSB ke depan.

Di lokasi yang sama, Dr Riki Saputra selaku Rektor UMSB menyampaikan ucapan terima kasih kepada para rektor, wakil rektor, tendik dan tenaga kependidikan yang telah berjuang mengembangkan UMSB mulai dari lahir sampai sekarang. “Saya juga mengucapkan terima kasih kepada segenap panitia yang telah bekerja keras dalam acara Milad UMSB ke-64 ini. Semoga pada tahun depan acara milad UMSB akan lebih meriah dari pada tahun ini,” tuturnya.

Dr H Muslim Tawakal MPd selaku Wakil Ketua PWM juga mengatakan kegiatan ini baru pertama kali di gelar dan berjalan dengan luar biasa. “Mudah-mudahan dengan adanya UMSB Award ini dapat mendorong dosen, tendik, dan mahasiswa untuk terus mengembangkan potensi diri dan terus berprestasi.” tutupnya.

107 Tahun Kiprah Muhammadiyah untuk Umat

“107 tahun telah berlalu dan Muhammadiyah tetap selalu berkiprah untuk kemajuan umat, bangsa, dan kemanusiaan semesta. Usaha mencerdaskan tidak mengenal kata berhenti, ribuan sekolah, 20 ribu taman kanak-kanak Bustanul Athfal, 166 Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM), dan seluruh AUM adalah bagian gerakan mencerdaskan bangsa,” papar Prof Haedar Nashir dalam pidatonya pada Milad Muhammadiyah ke 107 di Gedung Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Senin (18/11).

Mengangkat tema Mencerdaskan Kehidupan Bangsa, perhelatan ini turut dihadiri oleh Muhadjir Effendy selaku Menteri Koordinator Pembangunan, Kemanusiaan dan Kebudayaan RI, Nadiem Anwar Makarim selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Jenderal TNI (Purnawirawan) Ryamizard Ryacudu, Gubernur DIY yaitu Sultan Hamengkubuwono X, Ketua Umum PP Aisyiyah Siti Noordjannah Djohantini, Rektor UMY Ir Gunawan Budianto, dan tamu undangan.

Dalam sambutannyam, Prof Haedar Nashir juga mengajak untuk melihat sejarah mengenai perjuangan KH Ahmad Dahlan sebagai seorang pembaharu yang mampu menangkap tafsir Al-Manar dan mengkontekskannya dengan zaman. “Dari situlah lahir gerakan pendidikan, pelayanan kesehatan, sosial, gerakan Al-Maun dan banyak program yang dibawa melalui dakwah dan tajdid yang membawa pembaharuan dalam kehidupan masyarakat.”

Diakhir ia berharap selama perjalanan 107 tahun Muhammadiyah tetap bersinar menyinari zaman dan membawa kecerdasaan pada umat. Milad Muhammadiyah ke 107 juga bertepatan dengan Milad 100 tahun TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal. Dalam rangkaian acara turut diadakan Launching Muhammadiyah Online University, Launching Sistem Iuran Anggota, serta Launching Motif Batik dan Lagu Muktamar Muhammadiyah ke-48.

 

UM Jakarta Wisuda 1770 Mahasiswa

Rektor UMJ Prof Syaiful Bachri mewisuda 1.770 mahasiswa S3, S2, S2, dan diploma, Senin (18/11) di Shantika ICE Tangerang. “Ini merupakan wisuda terbesar sejak berdirinya UMJ. Tapi kualitas juga tetap ditingkatkan dari waktu ke waktu,” tegas Rektor UMJ.

“Saya berharap seluruh yang di wisuda menjadi insan yang unggul dan berdaya saing. Ini menjadi keharusan dalam era kompetisi yang sangat ketat ini,” kata Prof Din Syamsuddin, mewakili BPH UMJ, yang juga mantan Ketua Umum PPM 2005-2015 ini.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Waket Majelis Dikti Litbang PPM Prof Edy Suandi Hamid. “Saat ini tidak cukup pintar saja untuk bisa sukses dalam kehidupan. Saudara memang harus terus meningkatkan kompetensi. Namun itu saja tidak cukup, saudara harus mengembangkan soft skills, seperti keterampilan komunikasi, leadership, kemampuan adaptasi, dan sebagainya,” ujar Prof Edy.

Dalam kesempatan itu, orasi ilmiah disampaikan Prof Mike Hardy, dari University of Coventry, Inggris. Prof Hardy menyampaikan pidato berjudul “Educating for the Midle Way: Social Capital for Peaceful Relations”. []RED

UM Sumatera Barat Kembali Sumbangkan Prestasi

Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) kembali sukses memenangkan Kompetisi Essay Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Jayabaya dengan tema “Inovasi Bangunan Ramah Lingkungan” pada hari Rabu, (13/11/2019).

Kompetisi tersebut di ikuti oleh Sri Febryeni dan Muhammad Iqbal Purba Mahasiswa teknik Sipil dan Waradzi Mustakim dari teknik elektro serta dosen pembimbing Helga Yermadona Spd. MT.

Waradzi Mustakim dkk, menyebutkan, kunci kemenangannya adalah sikap konsisten terhadap apa yang telah digeluti, mempersiapkan dengan baik serta rajin berlatih. Dan tidak kalah pentingnya selalu berusaha memberikan yang terbaik dalam setiap langkah yang diambil. Capaian tersebut juga tidak lepas dari dukungan dari dosen pembimbing, Fakultas Teknik dan UMSB yang telah memfasilitasi dalam melatih dan membimbing dalam persiapan mengikuti kompetisi tersebut.

Masril, ST.MT, Selaku Dekan Fakultas Teknik UMSB, menjelaskan sebelum maju ke tingkat nasional, kami telah memberikan pendampingan dan bimbingan kepada delegasi UMSB yang akan maju  di kejuaran tersebut. Dan hasilnya tidak sia-sia, berkat kemauan dan berlatih dengan serius adalah kunci dari suatu keberhasilan. Ujarnya. Dan beliau juga mengungkapkan akan memfasilitasi seluruh kegiatan lomba yang akan di ikuti oelh mahasiswa.

Bimtek STKIP Muhammadiyah Enrekang

Berlangsung dua hari (16 -17/11) kegiatan ini menyusun laporan Kinerja Perguruan Tinggi (LPTK) dan Laporan Evaluasi Diri (LED). Turut hadir, Dr Budhi Akbar MSi anggota Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah selaku pembicara.

Dalam penjelasannya, Budhi Akbar mengatakan hal mendasar yang harus diperhatikan oleh perguruan tinggi dalam upaya meningkatkan mutu lembaganya adalah aspek Sumber Daya Manusia (SDM).

“Dalam upaya peningkatan mutu perguruan tinggi, setidaknya ada tiga faktor utama yang sangat penting diperhatikan. Pertama, aspek SDM, dalam hal ini adalah dosen, baik dosen tetap maupun dosen tidak tetap,” ujarya.

Terkait dosen, penting juga diperhatikan bahwa jumlah dosen tidak tetap yang masuk dalam hitungan maksimal 10 persen dari dosen tetap yang ada. Jadi dosen tetaplah yang paling menentukan. Dan jangan lupa, rasio dosen dengan mahasiswa harus ideal, lanjutnya.

Aspek kedua, sambung Budhi Akbar, yaitu dokumen Sistem Penjaminan Mutu (SPM) harus lengkap dan tersedia bukti yang shahih bahwa dokumen itu telah dipraktikkan dengan baik sebagai upaya pengembangkan budaya mutu. Dan yang terakhir adalah efektivitas dari fungsi lembaga pejaminan mutu internal perguruan tinggi.

Wakil Direktur Sekolah Pascasarjana (SPs) UHAMKA menambahkan bahwa dalam visitasi institusi nantinya, ada dua hal yang akan dikonfirmasi secara saksama oleh asesor yaitu kesesuaian antara dokumen LKPT yang diupload dengan bukti riil di lapangan.

Dan kedua adalah personal, maksudnya saat visitasi nanti aktor yang akan menjelaskan dokumen LKPT harus paham betul dengan isi LKPT, jelas mantan Ketua LP2M, Universitas Prof. DR. HAMKA, Jakarta.

Sementara itu Ketua P2M yang sekaligus Ketua Tim Task Force Visitasi Institusi STKIP Muhammadiyah Enrekang, Masnur mengatakan setelah kegiatan Bimtek selesai pihaknya akan segera mengunggah dokumen LKPT di sistem.

“Setelah Bimtek ini selesai, kami akan mengadakan pertemuan khusus dengan anggota Tim Task Force untuk melakukan sinkronisasi antar bagian yang sudah dikerja oleh teman-teman tim,” kata Masnur. “Insya Allah jika sudah rampung, rencana minggu depan kami langsung kita unggah di Sapto BAN PT”, tutupnya.

UM Kotabumi adakan Diskusi OTT KPK

UM Kotabumi (UMKO) adakan Diskusi Publik dengan tema “Lampung Utara (Lampura) Pasca OTT KPK” di halaman Kampus Setempat, Jumat (15/11). Diadakan oleh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat Fakultas Ilmu Hukum dan Sosial, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa tentang OTT KPK terhadap Bupati Lampura beberapa waktu lalu.

Dekan FHIS UMKO, Suwardi menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk memastikan komitmen pemerintah Lampung Utara dalam mewujudkan clean and good governance. “Sehingga kedepannya tidak terulang lagi kasus-kasus korupsi yang menjerat pejabat Lampung Utara,” lanjutnya.

Turut hadir Budi Utomo selaku Plt Bupati Lampura sekaligus sebagai Keynote Speaker, Dr Selamet Haryadi Dosen FHIS UMKO, Hery S Maulana S.H selaku PWI Lampung Utara, Jefri Ramadhani PC IMM Lampura dan Ibrahim Fikma Edrisy.

Penerbitan PTM Harus Dikelola Profesional

LEMBAGA Penerbitan PTM hendaknya jangan sekedar ada, tetapi harus bermutu, dikelola profesional dan memberikan impact. “Jadi penerbitan ini harus diisi oleh orang-orang yang kompeten serta serius,” demikian dikemukakan Rektor UM Tangerang DR H Amarullah dalam pembukaan Mukernas Asosiasi Penerbit Perguruan Tinggi Muhammadiyah (APPTIMA) di Tangerang, Jumat (15/11). APPTIMA mengadakan Mukernas 15-17 diikuti 40an peserta dari PTM di tanah air, yang sekaligus pelantikan pengurus APPTIMA oleh Waket Majelis Diktilitbang Prof Edy Suandi Hamid.

Dr Amarullah juga berharap, semua PTM yang sudah memiliki penerbitan bisa bergabung dalam APPTIMA. Sementara Prof Edy juga berharap adanya APPTIMA bisa menjadi trigger bagi PTM yang belum memiliki lembaga penerbitan bisa segera mendirikan. “Ini positif untuk mendorong dosen menghasilkan publikasi ilmiah. Kita punya captive market, dan punya sumber penulis naslah yang banyak. Tinggal di stimulus,” tutup Prof Edy Suandi Hamid. []RED