Milad ke-63, Uhamka Berikan Award

Sabtu (14/11), Uhamka menyelenggarakan Ceremonial Akbar di Milad ke-63 bertajuk Uhamka Award. Kegiatan berlangsung di Aula AR Fachrudin Kampus E FEB Uhamka dengan tema besar “Mencerdaskan Bangsa Membangun Negeri”. Kegiatan dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat serta disiarkan melalui media zoom meeting dan kanal Youtube Uhamka.

Supriyansah selaku Ketua Pelaksana melaporkan penghargaan Uhamka Award dianugerahkan kepada para dosen yang dinilai berprestasi dalam bidang penelitian, pengabdian masyarakat, dan publikasi ilmiah, dosen dan tenaga kependidikan teladan, serta dosen dan tenaga kependidikan dengan masa pengabdian 15 hingga 30 tahun. “Uhamka Awards ini bertujuan memberikan penghargaan kepada dosen dan tenaga kependidikan yang berprestasi dalam melaksanakan Chatur Dharma, serta mengapresiasi loyalitas para dosen dan tenaga kependidikan,” paparnya.

Sementara itu, Rektor Uhamka Gunawan Suryoputro Dilain dalam sambutannya menyampaikan kegiatan ini diselenggarakan untuk meningkatkan achievement dari produktivitas dosen. Lebih lanjut Gunawan juga menyatakan bahwa Uhamka telah mengupayakan untuk menghadirkan instrumen-instrumen yang berguna untuk memfasilitasi para dosen. “Karena kita tak hanya mempunyai target unggul tapi harus melakukan akreditasi internasional dan juga ikut serta dalam pemeringkatan perguruan tinggi oleh lembaga lembaga internasional,” tutur Gunawan.

UAD Lakukan Uji Tembak Embrio Rudal Panggul

Pusat Riset Cirnov Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bersama Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan darat (Dislitbangad) melakukan uji tembak embrio rudal merapi di Lapangan Tembak Air Weapon Range, Kamis (5/11). Uji coba ini merupakan tahapan dari hasil kerja sama yang telah dilakukan sejak 2018 lalu. Peluncur akan menggunakan tabung dan nantinya menjadi rudal yang dapat dipanggul untuk sasaran pesawat terbang.

 

Prof Hariyadi, Kepala Cirnov sekaligus Ketua Tim Konsultan program pembuatan Rudal Merapi menyebutkan rudal kaliber 70 mm tersebut dikenal sebagai rudal yang cukup mematikan bagi sasaran udara seperti jet tempur, helikopter, drone dan lan-lain. “Rudal Panggul (Manpads – Man Portable Air Defense Systems) telah digunakan sejak lama sebagai senjata personal untuk melawan pesawat udara seperti yang digunakan oleh pejuang Mujahidin Afghanistan untuk mengalahkan tentara Uni Soviet pada tahun 1980-an,” paparnya.

Karya pertama anak bangsa ini merupakan rudal panggul yang memiliki berat sekitar 10 kg dan dilengkapi seeker (penjejak) berbasis sinar infra merah sehingga memungkinkan dapat mengunci sasaran yang mengeluarkan radiasi sinar tersebut seperti pesawat terbang, helikopter, roket, kemudian secara cepat rudal akan mengejar untuk menghantamnya atau meledakkan diri sewaktu mendekati sasaran yang dibidik.

Prof Hariyadi berharap pembuatan rudal ini dapat digunakan oleh TNI secara masif baik untuk keperluan perang gerilya maupun perang terbuka dalam menjaga kedaulatan serta martabat bangsa Indonesia. Turut hadir menyaksikan uji coba rudal, pejabat Dislitbangad Ses, Kasubdis Iptek, Kasubdis Insani, Ketua Program, dan staf lain, juga tim dari Cirnov, Pustekbang Lapan, Poltekad Kodiklat TNI AD, serta mitra dari PT Adi Multi Teknologi.

UM Pontianak Berhasil Raih Pustakawan Terinspiratif 2020

Dwi Cahyo Prasetyo pustakawan di UPT Perpustakaan UM Pontianak terpilih menjadi Pustakawan Terinspiratif dalam kompetisi Pustakawan Berprestasi Nasional tahun 2020. Kompetisi yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional ini ditujukan untuk mencari pustakawan yang memiliki gagasan, inovasi dan kreativitas di perpustakaan yang dapat bermanfaat kepada masyarakat. Tyo memaparkan, kompetisi ini merupakan hasil pemilihan Pustakawan Berprestasi tingkat Daerah bulan Juli lalu. “Tes yang dilakukan yaitu tes kognitif, presentasi dan wawancara. Semua punya kesulitan masing-masing,” tambahnya.

Tyo menungkapkan sangat beruntung berada di keluarga besar Muhammadiyah atas dukungan yang diberikan. Tyo juga turut dibantu pustakawan UMY sebagai pemenang tahun lalu yang bersedia memberikan pelatihan untuk kompetisi. “Kebetulan dari pustakawan PTMA se-Indonesia ada lima orang yang berhasil maju ke tingkat Nasional dan mbak Arda sebagai juara tahun 2019 lalu mau membagi ilmunya kepada kami. Hal inilah yang membuat saya semakin bangga di Muhammadiyah, tak segan berbagi dan saling mencerahkan,” ujarnya.

Tyo melanjutkan, terpilihnya dia menjadi pustakawan dengan kategori terinspiratif didukung akan gagasan yang ia utarakan saat persentasi dan wawancara. “Saya memberikan gagasan bahwa ‘Pustakawan sebagai garda terdepan menghadapi Infodemi’. Saat tenaga kesehatan dan dokter menghadapi pandemi secara langsung, pustakawan seharusnya juga mengambil peran untuk melawan disinformasi, misinformasi dan hoax di masyarakat. Sebagai seorang profesional informasi, pustakawan seharusnya berpegang teguh pada sains atau ilmu pengetahuan,” paparnya.

Dia berharap prestasi ini dapat membawa kemajuan pada perpustakaan UM Pontianak dan dapat mendorong pustakawan lain untuk berprestasi. “Kedepan kami akan mengembangkan aplikasi e-library, sosial media dan layanan virtual melalui pesan singkat. Semoga semua ini mendapat dukungan dari para stakeholder untuk membuat Perpustakaan UM Pontianak semakin ramah kepada mahasiswa dan dosen, baik secara layanan maupun fasilitas,” ujarnya.

Fikes UNIMMA Gelar Angkat Sumpah Perawat

Rabu (11/11), Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) menggelar Angkat Sumpah Perawat di Aula Fikes UNIMMA. Prosesi dilakukan daring dengan diwakili 7 alumni yang disumpah secara luring di kampus. Terdapat 65 lulusan D-3 Keperawatan yang mengikuti angkat sumpah ini.

Ketua Prodi D-3 Keperawatan, Ns. Margono, M.Kep, melaporkan angkat sumpah kali ini diikuti 63 alumni tahun 2020, 1 alumni yang sudah lulus sejak 2009, dan 1 alumni dari Profesi Ners. “ Dari peserta ini ada 3 mahasiswa yang terbaik, yakni Vutukhal Rachma Arfian IPK 3.86, Astri Uswatun Khasanah IPK 3.81 dan Herlambang Setiaji IPK 3.80,” papar Ns. Margono.

Ns. Ahmad Baed, S. Kep mewakili Ketua Dewan Pengurus Wilayah PPNI Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa kepercayaan dari masyarakat harus dijawab dengan professional. Setiap perawat harus menguasai lima kompetensi dasar. “Yaitu melakukan praktek sesuai dengan etika dan peraturan perundangan yang berlaku, menerapkan praktek keperawatan secara profesional, menguasai manajemen dan kepemimpinan keperawatan, mengembangkan pendidikan dan penelitian serta mengembangkan kualitas kehidupan profesional dan personal” jelasnya.

Mahasiswa UM Palangkaraya Raih Berbagai Prestasi di Masa Covid-19

Tujuh mahasiswa UM palangkaraya berhasil meraih prestasi pada dua kompetisi berbeda di masa Covid-19. Kompetisi pertama yaitu Kompetisi Mahasiswa Muhammadiyah (KMM) dan Program Kreativitas Mahasiswa Muhammadiyah (PKMM) yang diselenggarakan oleh Asosiasi Sains dan Teknologi Perguruan Tinggi Muhammadiyah. Kompetisi kedua yaitu Lomba Pidato yang diselenggarakan oleh Genre Indonesia Kota Palangka Raya.

Sellin Falentino dan Romi Pratama berhasil meraih Juara 1 Kategori Business Plan dengan judul Maggot sebagai Sumber Pakan Hewan Budidaya di Era Covid-19. “Maggot adalah serangga yang bisa mengurai sampah organik dengan baik, sehingga dengan adanya pemanfaatan maggot akan memberikan keuntungan yang berlipat seperti berkurangnya sampah organik dan bermanfaat sebagai pakan,” ujar Muh. Azhari, MSi selaku Pembimbing dua mahasiswa Teknik Lingkungan ini.

Sedangkan pada kategori Mesin UMKM Tepat Guna M. Nur Husfin, Al Furkan, dan Ilham Sri Suncoro berhasil meraih Juara 2. “Adanya ide dengan judul  Perancangan Palu Pegas ini semoga dapat menjadi inovasi tepat guna bagi UMKM,” ujar Norseta Ajie Saputra, MT selaku Pembimbing. Rida Respati, M.T selaku Dekan Fakultas Teknik dan Informatika (FTI) juga turut mengapresiasi prestasi yang diraih. “Semoga prestasi yang diraih oleh kelima mahasiswa kami dapat menjadi stimulus bagi seluruh mahasiswa UM Palangkaraya lainnya khususnya mahasiswa FTI untuk terus mengharumkan nama baik Fakultas dan Universitas,” ujarnya, Rabu (4/11).

Selain itu, UM Palangkaraya juga menorehkan prestasi pada lomba Pidato yang diselenggarakan oleh Genre Indonesia Kota Palangkaraya. Bertemakan “Generasi Berencana yang Berkualitas Menyongsong Generasi Emas Tahun 2045,” Indah Raudatul Jannah berhasil memborong Juara 1  dan Juara 3 oleh Hutri Maulida.

Diakhir, Rektor UM Palangkaraya Dr Sonedi MPd mengapresiasi prestasi yang diraih dan berpesan agar para mahasiswa jangan cepat berpuas diri dan tetap fokus untuk mencetak prestasi-prestasi membanggakan lainnya. “Ini membuktikan bahwa kampus UM Palangkaraya merupakan kampus yang unggul dalam membangun prestasi khususnya prestasi para mahasiswa,” ujarnya.

UM Palembang Tambah Doktor ke-80

Kamis (12/11), Dr. Zaleha Trihandayani, S.E., M.Si , Dosen UM Palembang, lulus dari Prodi Ilmu Ekonomi (S-3) Sekolah Pascasarjana Universitas Pancasila Jakarta dengan judul disertasi “Loyalitas Karyawan Industri Kecil Makanan Tradisional”. Gelar ini praktis membuat Dr. Zaleha menjadi dosen bergelar Doktor ke-80 di Universitas Muhammadiyah Palembang.

Dipaparkan oleh Dr. Zaleha Ujian Terbuka Promosi Doktor Prodi Ilmu Ekonomi (S-3) Sekolah Pascasarjana Universitas Pancasila Jakarta digelar dengan promotor Prof. Dr. Wibowo, S.E., M.Phil., dan Prof. Dr. Husein Umar, S.E., MBA., M.M., serta Dr. Tony Sitinjak, M.M.

Ucapan selamat dan apresiasi diberikan oleh Rektor UM Palembang Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., “Semoga dengan diraihnya Doktor Ilmu Ekonomi ini, akan semakin membawa kemajuan dan peningkatan mutu lulusan di Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Palembang” ungkapnya.

UMKO adakan Sosialisasi Magang 555 Mahasiswa

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Kotabumi (UMKO) menyelenggarakan Pembekalan Kegiatan Magang Mahasiswa via daring, Kamis (12/11). Pembekalan Magang ini diikuti oleh 555 mahasiswa yang mengambil mata kuliah Magang dengan dibagi menjadi tiga sesi pembekalan.

Berlangsung sekitar 30 menit, mahasiswa dibekali dengan berbagai materi penting, mulai dari prosedur dan teknis magang, pelaporan magang, hingga sistem penilaian magang. Pelaksanaan magang sendiri berlangsung selama 14 hari, dimulai tanggal 16 November 2020 hingga 28 November 2020 untuk magang pembelajaran dan 7 hari atau 1 minggu untuk magang Tupoksi. Terakhir, magang Kependidikan dimulai dari tanggal 16 November 2020 hingga 21 November 2020 dengan berlokasi lebih dari 50 sekolah mitra mulai dari jenjang SD hingga jenjang SMA yang ada di Kabupaten Lampung Utara Provinsi Lampung.

Turut hadir sebagai narasumber, Dr Sumarno dan Nur Mei Ningsih, SPd MPd, Venty Meilasari, SPd MPd, dan Pasha Erik Juntara, SOr MOr. Nantinya mahasiswa diminta untuk membuat laporan akhir serta video pembelajaran yang nantinya diunggah ke akun youtube masing-masing peserta sebagai bentuk penilaian sekaligus untuk melihat output yang dihasilkan.

Unmuha Gandeng BNNP Aceh Dukung Perkembangan Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Rektor Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) Dr H Aslam Nur MA lakukan penandatanganan MoU dengan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Aceh (BNNP) Brigjen Pol Drs Heru Pranoto M Si di kampus setempat, Rabu (11/11). Penandatanganan tersebut sebagai bukti kerja sama yang akan diselenggarakan Unmuha bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi Aceh (BNNP) Aceh.

Cakupan kerja sama meliputi pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Selain MoU dengan Unmuha BNNP Aceh juga melakukan perjanjian kerjasama dengan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) dan Magister Kesehatan Masyarakat (MKM), penandatanganan perjanjian kerjasama antara FKM dan MKM tersebut ditandatangani oleh Dekan Prof Asnawi Abdullah PhD danPlt. Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNP Aceh Dedi Andria SKM MKes.

Turut hadir, Ketua BPH Unmuha, Wakil Rektor, Dekan, Kepala Biro dalam lingkungan Unmuha sementara dari BNN juga di hadiri Kabid Pencegahan, Kabag Umum dan lain-lain.

Tingkatkan Sistem Keuangan, UNIMEN Jalin Kerja Sama dengan PT. Bank BNI Syariah

Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN) lakukan kerja sama dengan PT bank BNI Syariah tentang pemamfaatan produk dan jasa perbankan syariah di kampus setempat, Rabu (11/11). Turut hadir, perwakilan Bank BNI Syariah Cabang Enrekang, Rektor UNIMEN, Wakil Rektor 2, Dekan Fakultas Saintek, para Kaprodi dan staf UNIMEN.

Yunus Busa selaku Rektor mengungkapkan kerja sama yang dilakukan diharapkan bukan hanya secara lisan namun juga secara tulisan agar pengelolaan keuangan dapat dikelola dengan baik oleh bank syariah. Ia melanjutkan UNIMEN saat ini tengah melakukan pengembangan sistem, yaitu sistem informasi terpadu yang didalamnya ada sistem akademik dan keuangan. “Ada satu sistem pembayaran online, jadi mahasiswa bertransaksi dari bank mana saja termasuk SMS Banking, ATM dan lainnya, langsung terekam di data pusat kita,” paparnya.

Menyambut kerja sama tersebut, Andi Muh. Hatta perwakilan pihak Bank BNI Syariah, mengungkapkan kerja sama ini menjadi support ke keluarga besar Muhammadiyah. Ia melanjutkan BNI telah banyak melakukan kerja sama dengan Muhammadiyah salah satunya adanya amanah untuk mengelola 8 amal usaha Muhammadiyah. “Semenjak itu kami bergerilya dari kampus sampai rumah sakit,kami sudah banyak bekerja smaa dengan kampus muhammadiyah, lebih lagi BNI Syariah menganggarkan 200 Milyar dana OJK untuk amal usaha muhadiyah,” tutupnya.

Aplikasi E-Das Inovasi Baru di Dunia Pertanian

Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) luncurkan Aplikasi Electronic Development Agribusiness Syariah (E-DAS) di Balesawala Pantes Desa/Kecamatan Kebonpedes, Rabu (11/11). Peluncuran aplikasi buatan mahasiswa ini bertujuan untuk membantu masyarakat petani dalam memasarkan hasil pertaniannya di masa pandemi Covid-19.

Hadir dalam seremoni R. Gani Muhamad selaku Penjabat Bupati Sukabumi turut mengapresiasi dan yakin bahwa keberadaan teknologi berbasis aplikasi ini dapat menggerakan dunia pertanian di tengah pandemi. “Aplikasi ini memberikan nuansa baru dan memudahkan petani untuk memasarkan hasil taninya. Sekarang ini, kalau tak menguasai teknologi, kita akan jauh tertinggal,” ujarnya.

Ia melanjutkan, perlunya apresiasi dan dorongan yang penuh kepada berbagai inovasi yang diciptakan khususnya untuk menyejahterakan petani di Kabupaten Sukabumi. “E-DAS ini bisa memberikan nilai manfaat bagi semua pihak, perlu di dorong inovasi seperti ini dan perlu disupport untuk disebarluaskan lebih jauh,” terangnya.

Amalia Nur Milla, Dekan Fakultas Pertanian UMMI mengungkapkan aplikasi jebolan studi Tehnik Informatika ini merupakan bagian dari program holistik pembinaan dan pemberdayaan desa (PHP2D). Aplikasi ini diluncurkan untuk memfasilitasi pemasaran hasil petani dilengkapi konsultasi budidaya sayuran. “Sekarang baru tentang budidaya sayuran. Nanti bisa produk peternakan, tanaman pangan, holtikultura dan perikanan. Kami berharap semoga aplikasi ini bisa dimanfaatkan semua pihak. Termasuk membantu petani dalam pemasaran dan konsultasi bidang budidaya,” paparnya.