Mahasiswa UMG Ikuti Pesantren Kilat Baitul Arqam

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) mengikuti agenda wajib Pesantren Kilat Baitul Arqam (PKBA) sejak tanggal 5-27 Oktober 2019. Dilaksanakan di Hall Sang Pencerah UG lantai 8 Kampus 1, kegiatan ini hanya diadakan pada hari Sabtu dan Minggu saja.

Mengusung tema “Optimalisasi Nilai Kemuhammadiyahan untuk Membenruk Mahasiswa yang Anggun dalam Moral dan Unggul dalam Intelektual”, diharapkan mahasiswa dapat mengenal Muhammadiyah secara optimal baik dari segi ideologi maupun praktik ibadah.

Sebanyak 1500 mahasiswa yang mengikuti kegiatan PKBA terbagi menjadi 6 gelombang. Gelombang ganjil dilaksanakan pada hari Sabtu sedangkan gelombang genap diadakan pada hari Minggu.

Tingkatkan Kualitas Dosen dan Karyawan, STIE Muh Cilacap adakan Raker dan Baitul Arqam

“Menghadapi era disruptif STIE Muh Cilacap harus dapat melakukan perubahan yg terencana, dan terukur untuk menangkap peluang ditengah kompetisi yg semakin besar.” Hal itu disampaikan oleh wakil sekretaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Muh Samsudin dalam acara Baitul Arqam dan Rapat Kerja STIE Muh Cilacap di BPPTU Baturaden Puwokerto, Selasa-Kamis (27-29/08).

Samsudin melanjutkan, perencanaan yang baik merupakan salah satu bagian penting untuk pencapaian tujuan organisasi. Pada perguruan tinggi Muhamadiyah Rapat Kerja (Raker) tahunan menjadi penting dan strategis dalam menyusun program setahun ke depan dan mengevaluasi capaian kinerja setahun sebelumnya.

“STIE Muh cilacap perlu mengevaluasi hal mendasar misalnya, penataan dalam layanan akademik, model pembelajaran, penguatan sisem informasi, dan kompetensi dosen,” paparnya. Apakah hal tersebut sudah menyesuaikan dengan trend teknologi mahasiswa yang memiliki karakter milenial. Jika belum, maka perlu perubahan dan peningkatan kompetensi dosen.

Kegiatan Raker dan Baitul Arqam di ikuti oleh seluruh pimpinan STIE Muh Cilacap, dosen, dan tenaga pendidik berjumlah 30 orang. Pada usianya yang sudah 28 tahun STIE Muh cilacap memiliki prodi S1 Manajemen, S1 Akuntansi dan D3 Akutansi.

STIE Muhammadiyah Mamuju Gelar Baitul Arqam Angkatan II

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Muhammadiyah Mamuju mengadakan Baitul Arqam dosen dan karyawan angkatan ke-II di Eco Wisata Tapandullu Malawwa Mamuju (23-25/08). Diikuti sebanyak 35 peserta, kegiatan ini bertujuan untuk selain sebagai ajang silaturrahim bagi keluarga besar STIE Muh Mamuju juga untuk memperbarui dan meningkatan pemahaman dosen dan karyawan dalam beragama sesuai dengan manhaj Muhammadiyah. “Untuk aktif di gerakan Muhammadiyah maka setiap civitas akademika STIE wajib memahami gerakan Muhammadiyah dengan baik dan benar,” ujar Muchtar Baso, selaku Ketua STIE M Mamuju.

Dr Ari Anshori selaku Ketua MPK PP menambahkan, kunci mengemban amanah di Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) adalah Fastaqim Kamaa Unirta yang berarti laksanakan dengan penuh istiqomah sesuai dengan perintah. “Hal ini dimaksudkan bahwa dalam menjalankan perintah agama kita cukup istiqomah terus dalam menjalankan ibadah dan syariat Allah subhana wa ta’ala,” lanjutnya.

Turut hadir, Dr Ari Anshori selaku Ketua MPK PP Muhammadiyah, Dr Untung Cahyono dan Imam Hanafi. Di Akhir acara penutupan wakil ketua IV STIE Muhammadiyah yang membidangi Al Islam dan Kemuhammadiyahan Furqan Mawardi, S. Pd, MPI mengatakan bahwa kegiatan Baitul Arqam ini akan dilasanakan rutin setiap semester sesuai dengan tahapan kurikulum dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah Majelis Pendidikan Kader.

BAITUL ARQAM DAN RE-ORIENTASI KEMUHAMMADIYAHAN DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALANGKARAYA

Pentingnya selalu untuk terus belajar karena memori otak tidak akan bisa habis itulah kenapa kegiatan Palangkaraya – Dalam rangka meningkatkan iman dan pengetahuan di bulan suci Ramadhan dan merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan di UM Palangkaraya, Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Keislaman dan Kemuhammadiyahan (LPPKK) di Universitas Muhammadiyah Palangkaraya menggelar acara yang mana di tahun ini merupakan tahun ke -4 kegiatan Baitul Arqam dan Re-orientasi Kemuhammadiyahan di UM Palangkaraya. Acara yang dimulai tanggal 7 Juli 2015 ini bertempat di Aula Utama UM Palangkaraya dan dihadiri oleh Dosen, karyawan di lingkungan UM Palangkaraya, serta ikut berpartisipasi pula karyawan dari RSI PKU Muhammmadiyah Palangkaraya, yang mana menurut panitia acara ini dihadiri oleh 146 Karyawan dan dosen dan ada 32 peserta dari total jumlah yang ada merupakan peserta baru yang mengikuti Baitul Arqam.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Baitul Arqam sendiri ialah suatu bentuk dari kegiatan pengkaderan Muhammadiyah yang mana berorientasi pada pembinaan ideologi dan kepemimpinan untuk menciptakan suatu kesatuan pemahaman dalam sikap, integritas, wawasan dan cara berfikir dalam melaksanakan misi Muhammadiyah.

Dalam kegiatan tahun ini dibagi menjadi 2 bagian, yakni Baitul Arqam untuk karyawan dan dosen yang belum pernah mengikuti kegiatan Baitul Arqam sebelumnya dan juga Re-orientasi Kemuhammadiyahan yakni kegiatan yang mana ditujukan bagi karyawan dan dosen yang sebelumnya telah lulus Baitul Arqam, acara ini sendiri dilaksanakan pada tanggal 7-10 Juli 2015

Pada tahun ini acara di ketuai oleh Nurul Hikmah Kartini, S.Si, M.Pd selaku ketua Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Keislaman dan Kemuhammadiyahan di Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (LPPKK) UM palangkaraya, dalam sambutannya kenapa acara ini selalu rutin diadakan bahkan “wajib” bagi seluruh karyawan dan dosen karena tidak lain dan tidak bukan adalah sebagai penyatuan pemahaman dan meningkatkan pemahaman kita sendiri mengenai persyarikatan Muhammadiyah.

Acara ini dibuka secara langsung oleh Rektor UM Palangkaraya, Drs. H. Bulkani, M.Pd yang mana beliau juga menekankan ini selalu ada setiap tahun rutin dilaksanakan, “Pemahaman kita tentang Agama harus selalu di Charge” karena yang namanya ilmu pengetahuan selalu mengalami perkembangan, tutup Rektor UM Palangkaraya, Drs. H. Bulkani, M.Pd saat membuka acara Baitul Arqam.

Sejalan dengan sambutan ketua panitia dan Rektor Universitas Muhammadiyah Palangkaraya, para peserta menyambut baik dan penuh semangat untuk mengikuti kegiatan tersebut, terutama terkait dengan cara berwudhu, tayammum, dan sholat. Hal ini memperjelas bahwa masih banyak ilmu dan pengetahuan yang bisa didapat melalui kegiatan ini. Semangat untuk penyatuan persepsi, pengetahuan, serta pemahan tentang keagamaan ini menjadi prioritas utama bagi Universitas Muhammadiyah Palangkaraya.

Sumber : Universitas Muhammadiyah Palangkaraya