STKIP Muhammadiyah Sampit Berhasil Masuk 10 Besar PIMNAS ke 31

Salah satu Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (PTMA) Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Sampit (STKIP M Sampit) berhasil menjadi peringkat ke 9 juara umum Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke 31 yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Yogakarta 28 Agustus-2 September 2018.

STKIP M Sampit yang beranggotakan Winarti (Semester 7 Prodi Pendidikan Ekonomi), Dwi Maulina PS (Semester 7 Prodi Pendidikan Ekonomi), Edi Prasetyo (Semester 5 Prodi Pendidikan Ekonomi), dan Fauzi (Semester 3 BK) berhasil memperoleh 1 medali emas di lomba presentasi dan 1 medali perak di lomba poster.

Program Kreativas Mahasiswa (PKM) yang diangkat oleh mahasiswa STKIP Muhammadiyah Sampit adalah pengabdian masyarakat yang benar-benar lahir dari persoalan yang ada di masyarakat, yakni pelestarian bahasa Sampit “Uluh Tabela Paduli Basa Itah” (Anak muda yang peduli terhadap bahasa daerahnya).

Gita Anggraini, selaku dosen pembimbing, program ini adalah upaya anak muda untuk melakukan konservasi terhadap bahasa Sampit yang terancam punah.

“Melalui program ini, banyak anak muda yang mulai tertarik untuk mengenal dan belajar kembali bahasa Sampit” jelas Gita.

Gita berharap ke depan program konservasi bahasa Sampit ini dapat terus berjalan dan diikuti oleh program-program lainnya yang mendukung, tidak hanya terbatas pada kegiatan PKM saja.

Mahasiswa UM Palembang Sabet Juara I Perancangan Street Furniture 2018

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palembang (UM Palembang) kembali menorehkan prestasinya di kancah nasional.

Prestasi tersebut diraih mahasiswa Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik (FT) UM Palembang atas nama, Akbar Ardi (14 2014 034), Ade Kurniawan (14 2015 023), dan Nata Sabaringga (14 2012 021) dengan dosen pembimbing Iskandar, S.T., M.T., dan Meldo Andijaya, S.T., M.T.

Tiga mahasiswa Fakultas Teknik UM Palembang tersebut sukses meraih Juara I Sayembara Desain Street Furniture Tahun 2018 di lokasi Jalan. Brigjen H.M. Dhani Efendi Palembang, yang diselenggarakan oleh Ikatan Arsitektur Indonesia (IAI) Provinsi Sumatera Selatan yang bekerjasama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI.

Perlombaan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 21 Juli 2018 di Hotel Fave Palembang oleh Ikatan Arsitektur Indonesia Sumatera Selatan dalam rangka Pekan Arsitektur Sumatera Selatan tahun 2018.

“Terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu kami, di sisi lain perlombaan ini menjadi ajang untuk mengetahui kualitas ilmu yang telah kami dapat selama proses pendidikan di prodi Arsitektur. Karena sejatinya ilmu perancangan tanpa penerapan tidak ada gunanya, semoga gagasan saat lomba tersebut dapat dipergunakan untuk dunia desain dan perancangan bangunan yang lebih maju”, tuturnya

“Alhamdulillah semoga apa yang diraih ini dapat memotivasi teman-teman khususnya adik tingkat prodi Arsitektur FT UM Palembang agar terus mengukir prestasi,” paparnya.

Sementara itu, Akbar Ardi menyampaikan rasa syukur kepada Allah atas keberhasilannya. “Sebagai ketua tim sangat senang sekali dapat mempersembahkan Penghargaan Juara I dalam perlombaan ini, dan dapat mengharumkan nama Universitas Muhammadiyah Palembang, khususnya Fakultas Teknik. Kami meyakini bahwa usaha tidak akan mengkhianati hasil, nikmati semua proses InsyaAllah kesuksesan akan menanti”, pungkasnya.

Tim Debat Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Kendari Juara II Se-Indonesia Timur

English Expo merupakan salah satu kompetisi besar yang selalu di selenggarakan oleh Universitas Halu Oleo setiap tahun. Kompetisi ini telah menjadi wadah penyaluran bakat bagi siswa SD sampai tingkat Universitas yang mencakup area Indonesia Timur. Sebagai salah satu Universiatas yang menjujung tinggi nilai persaingan antar Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari khususnya Program Studi Bahasa Inggris juga turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Turun dengan kekuatan penuh dengan perwakilan empat tim yang terdiri dari  UMK A (Muhammad Ikhsan dan Hendrik), UMK B (Lusiana dan Febrianti R.L), EDSA UMK A (Asriki dan Sigit Eka Putra) dan EDSA UMK B (Yayan Iswanto dan Nur Indah Sari) Prodi Bahasa Inggris UMK kembali mengukir prestasi dengan mampu menembus babak Final serta mempertahankan gelar Juara dua yakni lewat pasangan Muhammad Ikhsan dan Hendrik yang tergabung dalam tim UMK A dalam kompetitisi debat Bahasa Inggris antar Universitas dalam kompetisi English Expo Se-Indonesia Timur tersebut.

Pasangan Ikhsan dan Hendrik kembali meraih juara dua setelah sebelumnya pada kompetisi tahun lalu mereka juga menyabet gelar juara dua. Yang menarik pada kompetisi debat kali ini adalah banyaknya tim-tim dari luar Sulawesi Tenggara yang merupakan perwakilan dari Universitas Negeri dan Swasta seperti tim Universitas Hasanudin Makassar, IAIN Palopo, Unismuh Makasar, Universitas Fajar Makasar dan masihbanyak lagi.  Pasangan Ikhsan dan Hendrik melalui babak penyisihan dengan menghadapi tim-tim besar yang memang yang sudah memiliki pengalaman mampu di dunia debat Skala Regional dan Nasional.

Pada penyisihan pertama pasangan Ikhsan dan Hendrik meraih juara satu dan meraih poin 3 dengan mengalahkan Kedokteran UHO A, Sastra Inggris UHO A dan Swing Team. Melaju ke babak penyisihan kedua pasangan UMK A tumbang di tangan UNHAS dan IAIN Palopo dan hanya mampu meraih poin 1 karena menduduki peringkat ketiga.  Kejadian mengejutkan di persembahkan pasangan ikhsan dan hendrik karena pada hari berikutnya yang merupakan penyisihan ke tiga dan sekaligus babak penentuan untuk masuk ke Semifinal, mereka kembali dalam grup neraka di mana mereka harus melawan  UHO A, CES Kendari A, dan Kedokteran UHO A. Pada babak ini sangat mustahil bagi ikhsan dan hendrik untuk melaju ke Semifinal karena mereka di kepung oleh tim yang berasal dari Universitas Halu Oleo Kendari yang memiliki kemampuan debat yang baik. Akan tetapi l kejutan memang terjadi setelah ikhsan hendrik berhasil menempati posisi pertama dari seluruh tim dari UHO tersebut dan meraih perinkat pertama sekaligus mengantarkan mereka ke babak Semi final.

Pada sore harinya babak semifinalpun di helat. Lagi-lagi pasangan UMK A harus berjibaku melawan tim-tim besar yang semuanya bersal dari luar Provinsi yaitu Makasar. Mereka kembali bertemu UNHAS Makasar, IAIN Palopo, dan Universitas Muhamadiyah Makasar. Pertarungan sengitpun terjadi semua bertarung dengan mengeluarkan seluruh kemampuan dalam berargumen untuk merebut tiket ke babak final. Pada babak semifinal ini pasangan ikhsan hendrik kembali mengejutkan public dan penonton setelah merebut posisi kedua sekaligus dengan mengalahkan UNHAS dan IAIN Palopo. Dan mereka pun melaju ke babak final. Pada babak final suasana yang tak biasa nampak di ruangan debat karena semua tim yang melaju ke final adalah universitas swasta yang tercakup dalam ruang lingkup Perguruan Tinggi Muahammadiyah yakni Universitas Muhammadiyah Makassar dengan 3 tim debatnya dan Universitas Muhammadiyah Kendari dengan 1 tim debatnya. Perjuangan Tim debat UMK semakin berat karena di kepung tim dari luar Provinsi yaitu Makasar yang di atas kertas memiliki track record yang sangat baik. Namun keraguan itu di jawab oleh pasangan Ikhsan dan Hendrik dengan meraih posisi kedua dan mengalahkan Bahasa Universitas Muhamadiyah Makasar A, Bahasa Universitas Muhamadiyah Makasar B. prestasi ini menjadi sangat spesial karena banyaknya rintangan yang di hadapi pasangan Ikhsan dan Hendrik. berikut pemaparan dari Ikhsan salah satu debater UMK A, saya sangat sulit percaya dengan hasil yang kami capai karena kami hanya mepersiapkan diri dalam jangka yang cukup singkat, namun berkat doa dan kerja keras, siang malam latihan serta memperdalam wawasan tentang materi hingga akhirnya kami pun mampu mempertahankan gelar juara 2 ini,,, stau kata yang memang selalu terbesit di hati saya yaitu jangan pernah takut melawan tim sekuat apapun karna yang menentukan itu Allah SWT dan usaha kita dan tidak ada hasil yang menghianati usahanya.Pokonya hadapi saja kone tidak usah takut.  I LOVE UMK .

Di Semifinal round tim UMK A reuni dengan tim Unhas & Unismuh Makassar yang menyisihkan Tim UMK pada saat NUDC Kopertis wil 9 di Makassar beberapa bulan lalu, tim ini setidaknya bisa keluar dari bayang-bayang tim besar tersebut dan tampil all-out, mereka berhasil mencuri poin dan maju ke Final Round, mereka layak diacungi jempol. Rahmat Nasrullah.

Sumber : www.umkendari.ac.id

Color Guard DC UMY juarai JOMC 2016

Color Guard Drum Corps Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (DC UMY) berhasil menyabet juara 1 dalam cabang lomba Color Guard Contest pada kejuaraan International Jember Open Marching Competition (JOMC) 2016, yang diselenggarakan sejak Jum’at (23/9) hingga Minggu (25/9). Pengumuman juara tersebut diumumkan dalam upacara penutupan kejuaraaan JOMC 2016 di Stadion Jember Sport Garden, Jember, Minggu malam (25/9). Selain itu, dalam mata lomba Individual Contest Marimba DC UMY juga berhasil meraih prestasi dengan merebut Juara 3 atas nama Faqih Rishatul Hayati.

Triana Widyastuti selaku ketua DC UMY ketika diwawancara tim BHP UMY mengaku cukup bangga dengan capaian tersebut. “Alhamdulilah, kami cukup bangga dengan capaian tersebut. Hasil yang didapat harus selalu disyukuri. Semoga kami mendapat pelajaran berharga dari keikutsertaan dalam event ini,” ungkapnya.

Selain color guard dan individual contest, DC UMY juga mengirimkan wakilnya di mata lomba Brass Battle dan Drum Battle. Namun keduanya harus terhenti di babak 8 besar. Terkait hal tersebut Triana tidak bisa menyembunyikan kekecewaaanya. “Kami akan segera melakukan evaluasi dengan kekalahan ini, banyak pelajaran yang bisa diambil dari kekalahan ini. Semoga dalam kejuaraan selanjutnya kami bisa lebih baik lagi,” tuturnya.

Pada JOMC 2016 ini, Color Guard DC UMY berhasil mengalahkan Color Guard dari berbagai unit lainnya seperti Color Guard Marching Band Gita Wibawa Praja, Color Guard Mb Suara Tapin, dan Color Guard MAN Model Gorontalo. Dengan membawakan tema ” You’ll Never Walk Alone” Color Guard DC UMY telah berhasil memukau para juri. JOMC 2016 kali ini juga diikuti oleh beberapa peserta yang berasal dari 7 negara, yakni Indonesia, Filiphina, Thailand, Jepang, Malaysia, Hongkong dan Afrika Selatan. JOMC sendiri merupakan ajang internasional tahunan yang diadakan di Jember dan didukung oleh Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI), Asian Marching Band Confederation (AMBC) dan Winter Guard Internasional (WGI ) dari Amerika Serikat, dan sudah diselenggarakan sejak tahun 2012.

Sementara wakil DC UMY dalam Individual Contest Marimba, Faqih Rishatul Hayati menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang masuk 3 besar. Di peringkat 1 terdapat wakil Thailand yaitu Jirattkorn Chaibenjaphol dan di peringkat dua disabet Marco Antonio dari Filiphina. Dengan kembali suksesnya Color Guard dan Individual contest ini, sekaligus menjaga tradisi bagi DC UMY dalam upayanya untuk meraih piala sejak keikutsertaannya pada tahun 2013. Hal ini juga mengulang prestasi DC UMY dalam keikursertan JOMC 2014 dimana saat itu DC UMY berhasil mnjadi 2nd runner-up dalam drumbattle. (Bagas)

Sumber : www.umy.ac.id