STKIP Muh Barru Jalin Kerja Sama dengan UM Sinjai

Jumat (18/9), Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah (Muh) Barru menandatangani perjanjian kerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Sinjai. Kerja sama disepakati di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan Al-Islam Kemuhammadiyahan.

Ketua STKIP Muh Barru, Dr. A. Fiptar Abdi Alam, SE, M.Si, menegaskan STKIP Muh Barru akan terus melakukan inovasi dan kegiatan yang bermuara pada peningkatan kualitas dosen dan mahasiswa. “Sebelumnya, kami sudah menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi dalam dan luar negeri,” tambah Andi Fiftar.

Pada hari yang sama, dilakukan bimbingan teknis untuk sejumlah dosen kedua perguruan tinggi tersebut. Prof. Dr. Ahmad Nurmandi, M.Sc, Guru Besar Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, hadir sebagai narasumber menjelaskan sejumlah program yang membuat sebuah institusi secara mandiri dapat mempersiapkan berbagai hal diperlukan dalam pengembangan menuju universitas. Diharapkan melalui bimbing teknis ini para dosen bisa mengaplikasikan ilmu yang didapatkan untuk mengembangkan mutu dan kualitas kampus masing-masing, khususnya STKIP Muhammadiyah Barru yang tengah berproses menuju universitas.

UMSU Kerja Sama Penelitian Kelor

Jumat (4/9), Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) melakukan penandatangan nota kesepahaman kerja sama pengembangan dan penelitian tanaman kelor dengan Perusahaan Keloria Sehat. Rektor UMSU Dr Agussani MAP memaparkan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya mengenai pembahasan Keloria. “Kami bukan hanya siap dalam hal penandatanganan MoU ini saja, namun kami siap terhadap hal-hal yang berkembang untuk dilaksanakan ke depannya sehingga dapat mendukung kegiatan penelitian dan juga pengabdian dosen dan mahasiswa di lingkungan UMSU,” ujarnya.

Fachrul Rozi Lubis MKom selaku direktur Keloria Sehat berharap pelaksanaan MoU ini dapat terjalin dengan baik ke depannya. Lebih lanjut, Fachrul memaparkan mengenai adanya peningkatan kebutuhan negara-negara luar seperti Amerika dan Australia terhadap Keloria. Hal ini membuat kajian dan penelitian mengapa negara-negara tersebut sangat tertarik dengan Keloria harus terus dilakukan.

“Kami berharap melalui kerja sama ini, kita dapat melakukan kajian dan penelitian lebih baik mengenai Keloria. Selain itu, semoga tahun depan kita sudah bisa mengekspor Keloria ke beberapa negara sehingga kerja sama kita ini juga menambah pendapatan di bidang ekonomi,” jelasnya.

UMRI Adakan Lokakarya Penelitian Kerja Sama Antar PT

Kamis (3/9), Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) mengadakan lokakarya Roadmap Penelitian Kerja Sama Antar Perguruan Tinggi (PKPT) di aula Gedung KH. Ahmad Dahlan Kampus Utama UMRI. Kegiatan ini diperuntukkan untuk seluruh dosen dari berbagai program studi di UMRI.

Prof. Saryono sebagai pembicara pertama dalam workshop ini memaparkan panduan PKPT. Lebih lanjut ia juga menambahkan bahwa penelitian di masa pandemi harus mengutamakan keselamatan peneliti. “Apalagi jika penelitian dibutuhkan interaksi dengan orang maka biaya perlindungan diri harus dialokasikan,” tambahnya.

Sementara itu, Dr. Ahmad Kafrawi Nasution selaku pembicara kedua menjelaskan bagaimana sebuah penelitian diawali dengan riset, membuat proposal, dan menentukan sumber pembiayaan. “Pada pelaksanaannya, peneliti dapat melibatkan pihak – pihak kolaborator untuk menghasilkan sebuah terapan yang bermanfaat,” imbuhnya.

PKPT bertujuan memberikan wacana bagi dosen/kelompok yang relatif baru berkembang dalam kemampuan menelitinya agar dapat memanfaatkan sarana dan keahlian dengan mengadopsi dan mencontoh budaya penelitian yang baik dari kelompok peneliti yang memiliki pengalaman lebih banyak. Luaran dari PKPT  diharapkan dapat melahirkan produk teknologi langsung yang dapat dimanfaatkan oleh stakeholders, terbangunnya kerja sama antar perguruan tinggi, publikasi ilmiah, dan bahan ajar.

UM Purwokerto Kerja Sama dengan Majelis Dikdasmen PPM

Sabtu (5/9), Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) melakukan penandatanganan naskah kerja sama dengan Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah di gedung Rektorat UMP. Dipaparkan oleh Rektor UMP Dr Anjar Nugroho fokus kerja sama ada pada pembuatan aplikasi pembelajaran daring dan belajar dari rumah (BDR) di sekolah, madrasah, dan pesantren.

Lebih lanjut, rektor menyatakan kerja sama ditujukan untuk digitalisasi bahan ajar sekolah, madrasah, dan pesantren Muhammadiyah. “Kerja sama juga untuk pelatihan pembelajaran yang efektif dan efisien yang ditekankan pada karakter, literasi, dan numerasi bagi para guru dan ustadz, serta pelatihan manajerial tentang pengelolaan dan penyelenggaraan sekolah, madrasah, dan pesantren Muhammadiyah yang efektif dan efisien,” jelasnya.

UMP berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu dan kualitas pendidikannya dengan menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga terbaik di dalam negeri maupun di beberapa negara. “Melalui ini, kualitas pendidikan UMP dapat ditingkatkan dengan berbagai kegiatan yang sudah dikerjasamakan,” pungkasnya

Pemkot Surakarta Jalin Kerja Sama dengan ITS PKU Muhammadiyah

Jumat (4/9), ITS PKU Muh Surakarta dengan Pemerintah Kota Surakarta melakukan penadatanganan MoU terkait pemanfaatan perpustakaan dan pengembangan bersama. Pada kesempatan yang sama dilakukan juga Launching Widget Perpustakaan Online dalam rangka Mider Projo di Dinas Kearsiapan dan Perpustakaan Kota Surakata. Kegiatan dihadiri langsung oleh Walikota Surakarta FX. Hadi Rudiatmo dan Wakil Walikota Surakarta Ahmad Purnomo.

Rektor ITS PKU Muh Surakarta, Weni Hastuti, mengungkapkan tujuan kesepakatan bersama ini untuk meningkatkan fungsi Tri Dharma Perguruan Tinggi serta menunjang peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan Kota Surakarta. “Kerja sama meliputi peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia; penyelenggaraan kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, pertukaran informasi dan data ilmiah, serta penyelenggaraan pertemuan ilmiah; dan pemanfaatan bersama fasilitasi, sarana, dan produk yang dimiliki kedua belah pihak untuk kegiatan pendidikan, penelitian, pengembangan ilmu pengetahuan, dan teknologi serta pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan maksud tujuan kerja sama,” paparnya.

Sementara itu, Walikota Surakarta FX. Hadi Rudiatmo berharap pemerintah dapat memberi pelayanan yang terbaik bagi masyarakat dengan adanya Widget Perpustakaan Online khususnya dalam minat baca. “Saya dan Pak Purnomo akan mengamati tingkat pembaca di Kota Surakarta apakah bertambah atau berkurang,” tutup Rudi.

Mahasiswa UM Palembang Peroleh Beasiswa BRI

Kamis (3/9), lima mahasiswa UM Palembang mendapat Program Beasiswa Indonesia Cerdas tahun 2019. Penyerahan ini dilakukan oleh Fajar Sidik Pramono selaku Wakil Pemimpin Wilayah BRI di aula Kantor Pusat Administrasi UM Palembang. Turut hadir menyaksikan penyerahan beasiswa Rektor UM Palembang Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., Pempimpin Cabang BRI Sriwijaya Moch Syarif Budiman, dan Kepala Bagian BRI Sriwijaya Dodi M. Reza.

Dalam sambutannya, Fajar Sidik Pramono memaparkan potensi yang dimiliki mahasiswa UM Palembang sangat baik dalam segi akademik maupun prestasi non-akademik. “BRI sangat senang memberikan Beasiswa Indonesia Cerdas tahun 2019 kepada mereka,” ujar Fajar. Lebih lanjut, Fajar juga menjelaskan mengenai perubahan signifikan BRI dari sisi IT hingga pelayanan sehingga ke depannya BRI dan UM Palembang dapat bekerja sama.

Sementara itu Rektor UM Palembang berharap para mahasiswa yang mendapatkan beasiswa dapat memanfaatkan dan menjaga amanah. “Beasiswa ini merupakan amanah yang harus dijalankan oleh para mahasiswa penerima. Kalian harus memanfaatkan beasiswa ini dengan meningkatkan prestasi, bukan hanya di bidang akademik, tapi juga di kegiatan non akademik, sehingga soft skill dapat terbentuk,” tutup Dr. Abid.

UMPO Jalin Kerja Sama dengan Perusahaan Jepang

Kamis (13/8), Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO) menandatangani MoU dengan PT OS Selnajaya, salah satu grup Internatioanl Outsorcing inc yang bergerak di sektor manufaktur dan penyedia SDM. Penandatanganan dilakukan langsung oleh Presiden Direktur PT OS Selajaya Indonesia Satoshi Miyajima dan Rektor UMPO Happy SUsanto, MA di aula lantai 2 gedung Rektorat UMPO.

Keja sama dilakukan dalam bidang industri dan pengembangan SDM. Nantinya, kedua pihak akan memanfaatkan aset UMPO berupa tanah dan bangunan eks pabrik tekstil di Desa Purwosari Babadan Ponorogo.

Dipaparkan oleh Satoshi, training center saat ini hanya ada di Jakarta, Bandung, dan Lembang. Sementara peserta kebanyakan dari Jawa Timur dan Jawa Tengah. “Oleh karenanya PT OS Selnaja membuka training center di Ponorogo bersama UMPO karena Kabupaten Ponorogo sangat strategis dijangkau masyrakat dari Jawa Timur maupun Jawa Tengah,” terangnya.

UM Magelang dan Dinsos Magelang Kolaborasi Gerakan “Ayo Kuliah 2020”

UM Magelang bersama dengan Dinas Sosial Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Perlindungan, Pemberdayaan Perempuan dan Anak (Dinsos PPKB PPPA) Kabupaten Magelang melakukan penandatanganan MoU gerakan “Ayo Kuliah 2020” di Aula Rektorat, Jumat (12/6). Kerja sama dalam hal Tridarma Perguruan Tinggi ini meliputi pemberian beasiswa dan bimbingan belajar bagi penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH).

Dr. Suliswiyadi, M.Ag selaku Rektor UM Magelang berharap terjalinnya kolaborasi ini dapat mewujudkan Sumber Daya Manusia yang unggul dalam segala aspek. “Gerakan Ayo Kuliah 2020 semoga bisa menjadi penyemangat bagi siapa saja untuk meneruskan pendidikan ke jenjang sarjana,” tambahnya.

Sementara itu, Arif Rohman Muiz, SE, MM, Ketua PKH Kabupaten Magelang menuturkan, Gerakan Ayo Kuliah 2020 ini bertujuan untuk mengentaskan angka kemiskinan dengan mendorong siswa-siswi lulusan SMA/SMK untuk bisa melanjutkan studi ke tingkat lanjut. Hal yang senada diungkapkan oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Magelang, Iwan Agung Susilo, S.Sos, M.M. “Sehingga dari bantuan tersebut dapat melahirkan sarjana yang unggul dan mandiri dengan maksud agar bisa menaikkan tingkat perekonomian keluarga,” jelasnya.

UM Purworejo Gelar Pelatihan Peningkatan Akses Pendidikan

Sabtu (14/3), mengusung tema “Kiat dan Strategi Meraih Kesempatan Belajar di Perguruan Tinggi”, UM Purworejo bekerja sama dengan Dinas Sosial Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlinduangan Anak (Sosdukkbpppa) Kabupaten Purworejo menggelar pelatihan peningkatan akses pendidikan bagi keluarga penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Dikuti oleh 200 warga, kegiatan yang dilaksanakan di kampus 3 UM Purworejo ini dihadiri oleh Koordinator Wilayah PKH Jawa Tengah Arif Rahman dan Kepala Bidang Asistensi, PPK, dan NNS, Dinsosdukkbpppa Kabupaten Purworejo, Sigit Joko Purnomo, S.IP.

Rektor UM Purworejo, Dr. Rofiq Nurhadi, M.Ag, mengungkapkan dirinya berharap pelatihan ini dapat meningkatkan motivasi dan partisipasi anak-anak keluarga PKH untuk melanjutkan kuliah. Dalam mendukung program tersebut, UM Purworejo memberikan banyak peluang beasiswa seperti Beasiswa LAZISMU, Beasiswa Kader, Beasiswa Prestasi Olahraga, Seni, dan Sains, serta beasiswa lainnya. Tak hanya itu, terdapat juga peluang pendanaan untuk sejumlah program seperti PKM dan Program Kompetisi Wirausaha atau Bisnis.

Sementara itu WR II Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dr. Budi Setiawan, M.Si menyampaikan tentang kemajuan teknologi yang memunculkan lapangan pekerjaan baru. Dr. Budi juga berpesan kepada peserta agar dapat memberikan pendidikan yang terbaik bagi anak-anaknya agar dapat memaksimalkan diri dalam berkarya.

Pemkot Perpanjang MoU dengan UM Palembang

Rabu (4/3), Pemerintahan Kota (Pemkot) Palembang melakukan perpanjangan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Muhammadiyah Palembang terkait kerja sama di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi. Perpanjangan ini dikarenakan UM Palembang dinilai berhasil dalam melakukan pembinaan Kampung KB Layang-layang Sejahtera Mandiri. Penyerahan dokumen perpanjangan MoU dilakukan oleh Walikota Palembang H. Harnojoyo kepada Rektor UM Palembang yang diwakilkan Wakil Rektor III Dr. Ir. Mukhtarudin Muchsiri, M.P. Seremoni ini juga disaksikan oleh Gubernur Provinsi Sumatera Selatan H. Herman Deru, Ketua BKKN Pusat Dr. Hasto, dan Ketua BKKBN Provinsi Sumatera Selatan. Sebelumnya, penandatanganan MoU pertama dilakukan pada 13 Februari 2019.

Mukhtarudin memaparkan kerja sama tersebut dilakukan UM Palembang sebagai bentuk kepedulian membantu Pemkot Palembang dalam meningkatkan efisiensi kerja dan perekonomian warga Kampung KB Layang-Layang dalam konteks pendidikan, penelitian, serta pengabdian langsung ke masyarakat. “Di bidang pengabdian masyarakat, UM Palembang selalu menurunkan ratusan mahasiswa KKN tiap tahunnya untuk membantu kegiatan masyarakat.”

Diakuinya, respon Pemkot Palembang selama ini sangat baik dan mengapresiasi segala kegiatan yang dilaksanakan Universitas Muhammadiyah Palembang dalam membangun sinergitas dengan Pemkot Palembang. Lebih lanjut Muktharudin berharap hubungan kerja sama yang baik ini dapat terus berjalan.