STIKES Muh Gombong Tuan Rumah Raker Forkom LPPM Jawa Tengah

Forum Komunikasi (Forkom) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Perguruan Tinggi Wilayah Jawa Tengah menggelar rapat kerja (raker) dan seminar nasional (semnas) di Kabupaten Kebumen. Mengusung tema “Kebijakan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat di Perguruan Tinggi Mendukung SDM Unggul dan Berdaya Saing”, semnas digelar di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Muhammadiyah Gombong, Kamis (27/2). Sementara raker dilaksanakan di Hotel Moetel Kebumen, Jumat (28/2).

Kegiatan tersebut diikuti oleh 74 Kepala LPPM Perguruan Tinggi Negeri dan Perguruan Tinggi Swasta se-Jateng. Dalam sambutannya, Ketua STIKES Muh Gombong Hj. Herniyatun M.Kep., Sp. Mat menyatakan komitmen STIKES Muh Gombong dalam mendukung kegiatan Forkom LPPM Wilayah Jateng. Menurutnya kerja sama ini dapat meningkatkan pencapaian target dalam kegiatan LPPM.

Ketua Forkom LPPM Perguruan Tinggi Wilayah Jateng Ir. Suwarno Widodo M.Si menyampaikan rasa terima kasih kepada STIKES Muh Gombong telah menjadi tuan rumah semnas dan raker ini. Suwarno berharap melalui ajang ini, kerja sama antara LPPM perguruan tinggi se-Jateng semakin kuat. Lembaga yang sudah bertaraf tinggi dapat berbagi ilmu. Selain itu, dikatakan juga oleh Suwarno pada tahun 2020 ini target perguruan tinggi wilayah Jateng untuk bisa masuk minimal klaster binaan.

LPPM Gelar Pelatihan Pembuatan Buku Ajar untuk Dosen UMK

Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat  (LPPM) Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) menggelar kegiatan “Pelatihan Buku Ajar dan Buku Referensi” bagi dosen lingkup UMK di ruang teleconference lantai 3 gedung baru UMK, Kamis (21/11/19).

Dalam kesempatan tersebut kepala LPPM UMK, Dr. H. Musadar Mappasomba, S.P., M.P., menjelaskan jika buku tidak hanya memenuhi syarat formal sebagai tenaga edukatif, tetapi lebih dalam lagi dapat menggerakkan dan mewariskan karya-karya amal jariyah. “Buku apabila kita wariskan, dipakai, dan dibaca lalu terjadi penambahan ilmu, perubahan sikap, kemudian bermanfaat, hal tersebut akan menjadi amal jariyah yang mengalir terus menerus, walaupun jasad kita telah hancur.” Lebih lanjut Musadar menegaskan akan terus mendorong kegiatan ini dengan harapan Dosen-dosen UMK dapat melahirkan karya-karya besar.

Sebagai pemateri, hadir Prof. Dr. Anwar Hafid, M.Pd., dan Drs. Ahid Hidayat, M. Hum. (Penulis dan Kepala Penerbitan UHO). Anwar mengemukakan bahwasanya menulis adalah pekerjaan yang biasa dilakukan oleh dosen. Secara historis dapat ditemukan pentingnya kedudukan penulis sejak zaman kerajaan khususnya saat perdagangan berkembang, sehingga muncullah profesi penulis. Anwar juga menjelaskan penulis harus mempunyai sikap profesional terutama dalam beberapa hal. “Profesional dalam menetapkan waktu pengerjaaan, sekaligus tenggat waktu (deadline), profesional menyiapkan content atau bahan dengan menghindari perilaku plagiat maupun mengutip ide-ide orang lain tanpa izin pemilik ide, serta profesional dalam menjaga kualitas tulisan,” imbuh Anwar.

Dongkrak Penelitian Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Adakan Workshop

Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengadakan Workshop Peningkatan Kinerja Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) untuk Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) dan Perguruan Tinggi ‘Aisyiyah (PTA)  pada tanggal 28 hingga 30 September 2017 di Hotel Tjokro Style Yogyakarta.

Sebagai informasi, peserta yang hadir dalam workshop ini adalah 108 orang dari 55 PTMA yang belum masuk klaster.

Khudzaifah Dimyati, anggota Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah mengatakan bahwa saat ini dari 175 PTMA, yang sudah memiliki klaster yakni 84 PTMA.

“Oleh karena itu, dengan adanya workshop ini diharapkan bisa memberi pengetahuan kepada PTMA di daerah-daerah agar bisa mendorong PTMA untuk minimal bisa masuk klaster binaan,” ucap Dimyati ketika ditemui pada pembukaan workshop Kamis (28/9).

Kemudian Chairil Anwar, Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah mengatakan bahwa agenda ini juga didasari oleh nilai Catur Dharma PTMA yakni penelitian dan pengabdian.

Menurutnya, saat ini pihak pemerintah melalui Kemenristekdikti mulai fokus pada LPPM.

“Saat ini PTMA yang sudah mampu menjalankan LPPM dengan baik yakni UM Malang, UM Magelang, UM Metro, UM Surakarta dan Universitas Ahmad Dahlan, semoga PTMA yang lain bisa segera menyusul,” ujarnya.

Lebih lanjut Chairil mengungkapkan bahwa usaha untuk meningkatkan penelitian ini juga akan mendorong peningkatan nilai publikasi Indonesia. Saat ini di wilayah Asia Tenggara, Indonesia menduduki peringkat ke-empat. Sehingga melalui workshop ini diharapkan dapat menjadi awal pengetahuan untuk bisa turut serta melakukan penelitian untuk kemudian bisa dipublikasi.

“Setiap prodi dapat mengembangkan penelitian dan penelitian bisa dibuat sebuah karya tulis untuk kemudian dijadikan publikasi. Sehingga para tenaga pendidik di PTMA diharapkan bisa melakukan penelitian,” pungkas Chairil. (nisa)

 

LPPM Universitas Muhammadiyah Jakarta Reviewer Nasional Program Penelitian

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UMJ bekerjasama dengan Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Ditjen Dikti RI mengadakan Pelatihan Reviewer Nasional Program Penelitian Tahun 2015 di Ruang Irian, Millenium, Jakarta, Jumat – Sabtu (19-20/6).

Pelatihan tersebut menghadirkan Prof. Agus Subekti, Dir. DP2M Dikti Kemenristek Dikti, dan Tim Reviewer Nasional Dikti antara lain Prof. Saryono, Lukman Hakim dan Azrial. Acara yang dibuka oleh Rektor UMJ Dr. Syaiful Bakhri tersebut dihadiri sekitar 40 peserta dari 15 PTS (Perguruan Tinggi Swasta) dan PTN (Perguruan Tinggi Negeri) se-Indonesia.

Dalam kata penutup acara tersebut Ketua LPPM UMJ Dr. Susilahati menyampaikan terima kasih atas kerjasama yang telah terselenggara dengan baik antara UMJ dan Ditjen Dikti. (Humas)

Sumber: Universitas Muhammadiyah Jakarta