Mahasiswa UAD Kembali Raih Prestasi Internasional

Enam mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) meraih juara 2 dalam ajang 4th Arabic Short Video Competition yang dihelat oleh Islamic World Educational Scientific and Cultural Organization (ICESCO) dan Kementerian Pendidikan Malaysia. 

Dilansir dari website resmi UAD pada Rabu (20/01), lomba ini juga diikuti sebanyak 80 tim dengan total 480 peserta yang berasal dari lima negara yaitu Malaysia, Thailand, Indonesia, Vietnam, dan Brunei Darussalam. 

“Kami membuat film pendek dengan judul “Ar Rajaa’u” yang artinya harapan. Kami menampilkan kegigihan para pelajar yang ingin meraih segala cita dan harapannya melalui program beasiswa belajar bahasa Arab,” ungkap Imanda salah satu tim UAD. 

Ia melanjutkan, tema yang diambil menggambarkan fakta menarik dunia pendidikan. Banyak ditemukan semangat para pelajar khususnya di Indonesia dalam mengikuti berbagai event untuk meningkatkan skill, wawasan, maupun menggapai mimpi-mimpinya. “Lomba bukan hanya mengantar kami pada tropi dan sertifikat, tetapi ada improvisasi maupun progres yang meningkat,” tutup Imanda. 

Tingkatkan Penelitian dan Publikasi, Majelis Diktilitbang Tandatangani MoU dengan Deakin University

Selasa (6/8), Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah bersama Deakin University melakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) di lantai 3 Kantor PP Muhamamdiyah Cik Ditiro. Penandatanganan dilakukan langsung oleh Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Prof. H. Lincolin Arsyad, M.Sc., Ph.D dan disaksikan oleh Michael Smith selaku Deputy Director, Centre for Supply Chain and Logistics perwakilan dari Deakin University.

MoU ini membicarakan mengenai kolaborasi pengembangan dalam penelitian dan publikasi. Salah satu implementasinya ialah workshop penyusunan rencana kerja proyek penelitian dan pengembangan di bidang halal supply chain yang dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Malang, Rabu (7/8).

Dalam sambutannya, Prof Lincolin berharap bahwa penandatanganan MoU ini tidak hanya sekedar MoU saja. Ke depannya harus ada wujud nyata dalam kerja sama. Senada dengan Prof Lincolin, Michael Smith juga menyatakan hal yang sama. “Deakin University merasa sangat terhormat bisa menjadi bagian dari MoU ini. Kami menantikan kolaborasi bersama di penelitian dan publikasi. Sekali lagi terima kasih sudah mengorganisir ini,” ujarnya.