Milad ke-46, STKIP M Enrekang Adakan Jalan Santai

Dalam rangka merayakan Milad atau Dies Natalis yang ke-46 tahun, STKIP M Enrekang mengadakan jalan santai di Bundaran Patung Sapi Enrekang, Ahad (29/12). Ratusan peserta yang terdiri dari masyarakat umum, warga persyarikatan Muhammadiyah, dan civitas akademika STKIP M Enrekang turut meramaikan rangkaian acara.

Yunus Busa selaku Ketua STKIP M Enrekang dalam sambutannya mengatakan pelaksanaan kegiatan ini menjadi salah satu kegiatan puncak Milad STKIP M Enrekang. “Jalan santai ini menjadi puncak dari rangkaian kegiatan Pra Milad STKIP Muhammadiyah Enrekang yang ke-46 tahun. Sebelumnya sudah digelar juga beberapa kegiatan misalnya lomba kesenian dan olahraga,” paparnya melalui rilis yang kami terima.

Sementara itu, Muh. Idham Haliq selaku Ketua Panitia Milad STKIP Muhammadiyah Enrekang menjelaskan rute jalan santai akan menyusuri pnggiran kota Enrekang. “Rute jalan santai mengambil titik start dari Bundara Patung Sapi selanjutnya menuju Jl Jenderal Sudirman kemudian menyusuri pinggiran Sungai Saddang (Swiss) dan finish kembali ke Bundaran Patung Sapi,” ucapnya.

STKIP M Enrekang Study Tour Ke UIN Alauddin Makassar

Mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) STKIP Muhammadiyah Enrekang menggelar study tour ke Perpustakaan Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar.

Rombongan STKIP Muhammadiyah Enrekang tiba di UIN Alauddin Makassar sekitar pukul 09.00 Wita dan diterima oleh Kepala Perpustakaan, Hildawati Almah, para pustakawan dan staf lingkup UIN Alauddin Makassar, Kamis (5/12/2019).

Dalam sambutannya, Hildawati Almah sangat mengapresiasi kunjungan dari STKIP Muhammadiyah Enrekang. “Kedatangan tamu dari STKIP Muhammadiyah Enrekang adalah sebuah kehormatan bagi kami, karena secara tidak langsung sudah membantu UIN Alauddin Makassar dalam mempromosikan perpustakaannya,” ujar Hildawati.

Study tour seperti ini kiranya bisa terus berlanjut agar mahasiswa bisa menggunakan perpustakaan dengan baik. Utamanya dalam hal penelusuran informasi berbasis digital, lanjutnya.

Sementara itu, salah seorang dosen pembimbing yang ikut menemani mahasiswa dari STKIP Muhammadiyah Enrekang, Ismaya mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk melakukan observasi terhadap pengelolaan perpustakaan di UIN Alauddin Makassar.

“Kegiatan ini adalah bagian dari muatan dalam Mata kuliah pengelolaan perpustakaan sekolah untuk mahasiswa PGSD semester VI, adapun tujuannya adalah melakukan observasi langsung sekaligus pendalaman terhadap manajemen Perpustakaan di UIN Alauddin Makassar,” katanya.

Selain itu, dengan kunjungan ini mahasiswa juga bisa mempraktekkan langsung mengenai penelusuran informasi baik secara manual maupun secara online (OPAC), sambung Ismaya.

Mahasiswa juga bisa melihat secara lebih dekat tentang sistem sirkulasi digital yang ada di perpustakaan UIN Alauddin Makassar, tambahnya.

Menurut Ismaya, alasan mahasiswa PGSD dari STKIP Muhammadiyah Enrekang menjadikan UIN Alauddin Makassar sebagai tujuan study tour untuk manajemen Perpustakaan karena, Perpustakaan tersebut sudah terakreditasi A dan semua pelayanannya sudah sistem digital/otomasi, serta memliliki sarana dan prasarana yang lengkap.

STKIP Muh Enrekang Siap Jadi Universitas

STKIP Muhammadiyah Enrekang terus melakukan pembenahan untuk perubahan status menjadi Universitas. Sejak Januari 2019 lalu STKIP Muh Enrekang telah melewati tahapan awal hingga administasi pengusulan yang dilakukan secara daring (online) melalui laman kemenristekdikti.

Menurut Baharuddin, S.Pd.,M.Pd. selaku Ketua Tim Percepatan STKIP Muhammadiyah Enrekang Menuju Universitas, persiapan usulan perubahan bentuk sudah cukup matang. “Terkait usaha perubahan bentuk STKIP Muhammadiyah Enrekang menjadi universitas, saat ini kami tinggal menunggu jadwal visitasi lapangan dari Kemenristekdikti,” ucap Baharuddin, Kamis (10/10).

Sudah beberapa bulan terakhir ini, kami terus melakukan pembenahan terutama yang terkait dengan sarana dan prasarana, misalnya pengadaan laboratorium, ruangan dosen, ruangan perkuliahan serta sarana penunjang lainnya, tambahnya.

Menurut Baharuddin, untuk berubah bentuk menjadi universitas, STKIP Muhammadiyah Enrekang mengusulkan empat program studi baru jenjang sarjana (S1) yaitu; Teknik Sipil, Agroteknologi, Perpustakaan dan Sains Informasi serta Bio Kewirausahaan.

Ditempat yang berbeda, Ketua STKIP Muhammadiyah Enrekang, Drs. Yunus Busa, M.Si. memaparkan, pihaknya telah melakukan banyak hal dalam rangka menyambut visitasi perubahan bentuk STKIP Muhammadiyah Enrekang menjadi Universitas. “Kami sudah siap divisitasi, kami sudah melakukan pelbagai persiapan dalam rangka menyambut tim asesor perubahan bentuk dari Kemenristekdikti”, katanya.

Bahkan, sambung Yunus, pihaknya juga sudah mempersiapkan segala hal sampai yang sifatnya teknis, seperti pembenahan sarana perkuliahan, pengadaan laboratorium termasuk juga melakukan studi banding di UMS Rappang beberapa waktu yang lalu.