UMKU Angkat Sumpah Profesi Perawat via Daring

Sabtu (20/6), Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) menyelenggarakan angkat sumpah profesi perawat secara daring. Sebanyak 374 mahasiswa menghadiri prosesi ini. Sedangkan perwakilan mahasiswa domisili Kudus mengikuti langsung di ruang serba guna dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Acara angkat sumpah diwakilkan oleh perwakilan mahasiswa agama Islam Handi Suhandoko, S.Kep., Ners, perwakilan mahasiswa agama Kristen Katolik Herlian Dian Permata, S.Kep. Ners, perwakilan mahasiswa agama Kristen Protestan Agus Sus Setiyanto, S.Kep., Ners didampingi oleh rohaniawan M. Agus Yusrun Nafi’, M.SI, Emanuel Bambang Widyanarko, SS dan Pendeta Abednego Wigati. Prosesi angkat sumpah profesi ners dilakukan oleh DPW PPNI Wilayah Jawa Tengah Dr. Edy Susanto dan dilanjutkan penandatanganan naskah sumpah disaksikan oleh Rektor UMKU Rusnoto, SKM., M.Kes.

Dalam sambutannya, Rusnoto mengucapan terima kasih kepada semua pihak sehingga acara angkat sumpah dapat terlaksana dengan baik sesuai protokol kesehatan. Ia juga memberikan pesan kepada alumni untuk menjadikan pendidikan sebagai perubahan komitmen sehingga meningkatkan loyalitas, wawasan, serta profesionalisme dalam bekerja. Menurutnya analisis dan strategi juga harus selalu diperhatikan, serta mau berpikir dan berubah. “Semoga para lulusan dapat mengaplikasikan ilmu yang telah didapat, terus meningkatkan pengetahuan keterampilan sesuai dengan perkembangan IPTEKS, dan harus berubah sesuai dengan zamannya,” harapnya.

UM Kudus Resmi Dirikan SM Corner

Dalam rangka mengembangkan literasi dan mencerdaskan kehidupan bangsa, UM Kudus resmikan Suara Muhammadiyah (SM) Corner yang diresmikan langsung oleh Haedar Nashir selaku Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Kamis (24/10).

Bertempat di Jalan Ganesha Raya, SM Corner UM Kudus merupakan yang ke-49 di Indonesia dan kedua di Jawa Tengah. Berdiri pada 1915, Haedar Nashir menyebutkan Suara Muhammadiyah sebagai salah satu media tertua di Indonesia yang harus terus di pertahankan. “SM berperan mencerdaskan kehidupan bangsa dan memajukan kehidupan umat beragama. Sehingga umat tidak tertinggal dan tidak hanya menjadi objek peradaban.”

Sementara itu, juga dilakukan penyerahan izin pembukaan program studi dan pendidikan profesi yang dilakukan oleh Sugiharto selaku Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah Jateng dan disaksikan oleh Haedar Nashir. Adapun prodi dan profesi baru terdiri dari Prodi Gizi, Bisnis Digital, Administrasi Rumah Sakit, Prodi Teknologi Laboratorium Medis, Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan.

Alumni Profesi Ners UMKU Berikan Bantuan Air Bersih

Alumni Profesi Ners Universitas Muhammaidyah Kudus menyalurkan bantuan air bersih ke beberapa tempat di Blora. Kegiatan ini dipimpin oleh Jumarno, S.Kep.,Ners sebagai ketua panitia, Endang Sri N, S.Kep.,Ners sebagai sekretaris dan Dewi Wiraning Utami, S.Kep.,Ners. sebagai bendahara. Sementara itu korlap dari kegiatan ini adalah Samiran,S.Kep.Ners, Suci Susmiati, S.Kep.Ners dan Sri Wahyuni, S.Kep.,Ners.

Penyaluran diberikan dari tanggal 8-12 Oktober 2019 secara bergantian. Beberapa lokasi titik penyaluran air ialah di Kecamatan Jiken Dukuh Balongan; Kecamatan Blora di Desa Temurejo Dukuh Weru; Kecamatan Banjarrejo Desa Banjarejo RT 9 RW 3; Kecamatan Tunjungan Desa Adirejo Dukuh Sembung RT 3 RW 2; Kecamatan Bogorejo Desa Gembol RT 2 RW 2; Kecamatan Jepon; Kecamatan Jati Dukuh Dukuhan RT 21 RW 3 Desa Doplang.

Diharapkan bantuan ini dapat brmanfaat bagi masyarakat mengingat musim kemarau berkepanjangan tengah berlangsung. Beberapa daerah di Blora mengalami krisis air bersih.

Darul Arqam Mahasiswa UM Kudus

 

366 Mahasiswa UM Kudus mengikuti Darul Arqam mahasiswa yang diadakan selama bulan Ramadhan, di kampus setempat. Dalam pelaksanaanya, kegiatan ini dibagi menjadi 2 gelombang yaitu 15-16 Mei 2019 untuk gelombang 1 dan 17-18 Mei untuk gelombang 2.

Rusnoto, SKM., M.Kes selaku Rektor UM Kudus dalam sambutannya menyampaikan peningkatan teknologi yang berkembang dengan cepat di era industri 4.0 harus dibarengi dengan penguatan pengetahuan dengan kekayaan intelektual dan aqidah. “Darul Arqam bertujuan untuk meningkatkan nilai-nilai ketaqwaan kepada Allah SWT nilai-nilai Al quran dan Assunnah” ujar Rusnoto sekaligus membuka acara.

Adapun materi yang diberikan yaitu Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah, mattan dan keyakinan Muhammadiyah, Ibadah sosial sebagai wujud ketaqwaan kepada Allah, serta mahasiswa sebagai agent kreatif berkemajuan. Dalam rangkaian acara juga diadakan tadarus Alquran, sholat berjamaah, latihan khutbah dan shalat qiyamul lail. []APR