UM Palembang Tambah Doktor ke-80

Kamis (12/11), Dr. Zaleha Trihandayani, S.E., M.Si , Dosen UM Palembang, lulus dari Prodi Ilmu Ekonomi (S-3) Sekolah Pascasarjana Universitas Pancasila Jakarta dengan judul disertasi “Loyalitas Karyawan Industri Kecil Makanan Tradisional”. Gelar ini praktis membuat Dr. Zaleha menjadi dosen bergelar Doktor ke-80 di Universitas Muhammadiyah Palembang.

Dipaparkan oleh Dr. Zaleha Ujian Terbuka Promosi Doktor Prodi Ilmu Ekonomi (S-3) Sekolah Pascasarjana Universitas Pancasila Jakarta digelar dengan promotor Prof. Dr. Wibowo, S.E., M.Phil., dan Prof. Dr. Husein Umar, S.E., MBA., M.M., serta Dr. Tony Sitinjak, M.M.

Ucapan selamat dan apresiasi diberikan oleh Rektor UM Palembang Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., “Semoga dengan diraihnya Doktor Ilmu Ekonomi ini, akan semakin membawa kemajuan dan peningkatan mutu lulusan di Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Palembang” ungkapnya.

LPPM UM Palembang Selenggarakan Bimtek DPRD Bengkulu Tengah

Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) UM Palembang dipercaya Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk menyelenggarakan bimtek bagi anggota DPRD Kabupaten Bengkulu Tengah, Minggu-Rabu (25-28/10). Kegiatan digelar di Hotel Batiq Palembang dengan membawa tema “Penguatan Peran dan Fungsi DPRD dalam Mewujudkan Fungsi Pengawasan untuk Mewujudkan Kabupaten Bengkulu Tengah yang Maju”.

Rektor UM Palembang menyampaikan apresiasi kepada BPSDM Kemendagri dan DPRD Bengkulu Tengah yang telah memilih UM Palembang sebagai penyelenggara kegiatan bimtek ini. “Semoga Bimtek ini dapat berguna bagi para angota dewan dan masyarakat Kabupaten Bengkulu Tengah khususnya,” ungkap Dr. Abid.

Sementara itu, Budi Suryantono, S.Sos Ketua DPRD Kabupaten Bengkulu Tengah mengucapkan terima kasih kepada LPPM UM Palembang dan BPSDM Kemendagri yang telah menggelar kegiatan. “Saya berharap hasil dari bimtek ini dapat diaplikasikan bagi masyarakat Bengkulu Tengah,” tutupnya.

Asesmen Daring Prodi Pendidikan Biologi UM Palembang

Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) melaksanakan asesmen lapangan secara daring terhadap Prodi Pendidikan Biologi FKIP UM Palembang, Jumat-Sabtu (16-17/10). Tim Asesor BAN terdiri Prof. Dr. Djukri, M.S., Universitas Negeri Yogyakarta, dan Prof. Dr. Sri Puji Astuti Wahyuningsih, M.Si., Universitas Airlangga.

Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., selaku Rektor UM Palembang menyambut kedatangan para asesor. Lebih lanjut, Dr. Abid mengungkapkan meskipun hanya melalui daring, namun tidak akan mengurangi makna dari silahturahmi ini. Dijelaskan bahwa UM Palembang saat ini memiliki 7 fakultas dan satu program pascasarjana, dengan 33 program studi serta jumlah mahasiswa sekitar 11.000 mahasiswa. “Program studi Pendidikan Biologi merupakan salah satu program studi yang banyak diminati oleh mahasiswa. Sehingga banyak alumni dari program studi ini yang telah berkiprah tidak saja di Sumatera Selatan tetapi sudah menyebar di penjuru nusantara,” tambahnya.

Di akhir sambutan, Rektor UM Palembang berharap semoga kegiatan visitasi dalam rangka akreditasi Program Studi Pendidikan Biologi FKIP UM Palembang dapat memberikan gambaran kepada asesor tentang kondisi Prodi Pendidikan Biologi serta akhirnya akan mendapatkan hasil maksimal.

UM Palembang Lantik 28 Dokter Baru

Kamis (8/10), UM Palembang melantik 28 dokter baru FK UM Palembang. Pelantikan dilakukan oleh Dekan FK UM Palembang dr. Yanti Rosita, M.Kes. Pelantikan juga dihadiri Direktur RS BARI Palembang dr. Hj. Makkiani, S.H. MARS., dan Direktur RS Muhammadiyah Palembang dr. Pangestu Widodo, MARS.

Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M selaku Rektor UM Palembang mengucapkan selamat atas terlaksananya sumpah dokter TA 2020/2021. Dr. Abid memaparkan pengambilan Sumpah Dokter merupakan bentuk pernyataan diri dari lulusan prodi Kedokteran yang telah menyelesaikan dua proses pendidikan yaitu Pendidikan Sarjana Kedokteran dan Pendidikan Profesi. Dengan pengambilan sumpah tersebut seorang dokter baru berhak untuk mengabdikan diri kepada masyarakat dan bekerja sesuai dengan keprofesiannya. “Konsekuensi dari keahlian khusus dan ikrar sumpah tersebut pada gilirannya adalah pada tanggung jawab sosial yang harus dipegang teguh,” ujar Dr. Abid.

Pada kesempatan yang sama, Dr. Abid menjelaskan mengenai upaya pengembangan akademik telah dilakukan oleh FK. FK UM Palembang telah melengkapi sarana-prasarana pembelajaran, sistem pembelajaran menggunakan Problem Based Learning serta meningkatkan keilmuan staf dosen dengan menyekolahkan S-2, S-3, spesialisasi dan mengikuti seminar, pelatihan, atau workshop bagi staf dosen.

Ilmu Hukum UM Palembang PTS Sumsel Pertama Raih Akreditasi A

Kamis (15/9), berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) No.5603/SK/BAN-PT/Akred/S/IX/2020, Program studi Ilmu Hukum UM Palembang meraih akreditasi A. Capaian ini membuat UM Palembang menjadi PTS pertama di Sumatera Selatan yang mendapatkan akreditasi A.

Prof Dr Indawan Syahri MPd, Wakil Rektor 1 Bidang Akademik UM Palembang, memaparkan bahwa persiapan akreditasi Prodi Ilmu Hukum sudah dilakukan sejak dua tahun. Berbagai persyaratan sudah disiapkan sejak awal, seperti kurikulum, SDM dan infrastruktur, kelengkapan belajar mengajar, laboratorium, ruang belajar, dan sebagainya. “Tantangannya memang perlu kerja ekstra menyusun borang yang memenuhi 7 standar yang ditetapkan oleh BAN-PT. Standar ini harus real sesuai dengan yang ada di lapangan karena BAN-PT melakukan asesmen lapangan. Alhamdulillah Prodi Ilmu Hukum telah dilakukan validasi dan sudah layak akreditasi A,” ungkapnya.

Rektor UM Palembang, Dr Abid Djazuli SE MM, mengungkapakan sebelumnya UM Palembang juga telah meraih akreditasi A di tiga prodi, yaitu Prodi Pendidikan Sejarah, Prodi Manajemen, dan Prodi Administrasi Pendidikan. UM Palembang mempunyai target untuk meningkatkan akreditasi institusi menjadi akreditasi A. “Namun sebelumnya menyiapkan diri dulu dengan menargetkan lebih banyak lagi prodi yang terakreditasi A. Target di TA 2020/2021 ini setidaknya dari 33 prodi yang ada sekitar 35 persennya atau 12 prodi harus akreditasi A,” imbuhnya.

UM Palembang Lantik 7 Dokter Muda

Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) lantik 7 dokter muda Fakultas Kedokteran (FK), di Aula Gedung K.H. Ahmad Dahlan FK UMP, Sabtu (12/09). Prosesi Pengumuman Kelulusan Tahap Akademik dan Angkat Janji Dokter Muda ini turut dihadiri Prof Dr Indawan Syahri, MPd selaku WR I UMP, Dekan Fakultas Kedokteran dr Yanti Rosita, MKes Direktur Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang dr Pangestu Widodo MARS dan Direksi Rumah Sakit Palembang BARI dr Alfarobi MKes.

Dalam sambutannya Prof Dr Indawan Syahri MPd mengucapkan selamat kepada para dokter muda. Ia berharap pada tahap praktek di rumah sakit yakni tahap profesi dokter di beberapa rumah sakit pendidikan UMPalembang agar dapat berjalan dengan baik.

“Kerjasama dengan beberapa Rumah Sakit Pendidikan Fakultas Kedokteran UMP tetap terjalin, agar memudahkan proses tahap profesi dokter bagi 7 dokter muda Fakultas Kedokteran UMPalembang” tambahnya.

Mahasiswa UM Palembang Peroleh Beasiswa BRI

Kamis (3/9), lima mahasiswa UM Palembang mendapat Program Beasiswa Indonesia Cerdas tahun 2019. Penyerahan ini dilakukan oleh Fajar Sidik Pramono selaku Wakil Pemimpin Wilayah BRI di aula Kantor Pusat Administrasi UM Palembang. Turut hadir menyaksikan penyerahan beasiswa Rektor UM Palembang Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., Pempimpin Cabang BRI Sriwijaya Moch Syarif Budiman, dan Kepala Bagian BRI Sriwijaya Dodi M. Reza.

Dalam sambutannya, Fajar Sidik Pramono memaparkan potensi yang dimiliki mahasiswa UM Palembang sangat baik dalam segi akademik maupun prestasi non-akademik. “BRI sangat senang memberikan Beasiswa Indonesia Cerdas tahun 2019 kepada mereka,” ujar Fajar. Lebih lanjut, Fajar juga menjelaskan mengenai perubahan signifikan BRI dari sisi IT hingga pelayanan sehingga ke depannya BRI dan UM Palembang dapat bekerja sama.

Sementara itu Rektor UM Palembang berharap para mahasiswa yang mendapatkan beasiswa dapat memanfaatkan dan menjaga amanah. “Beasiswa ini merupakan amanah yang harus dijalankan oleh para mahasiswa penerima. Kalian harus memanfaatkan beasiswa ini dengan meningkatkan prestasi, bukan hanya di bidang akademik, tapi juga di kegiatan non akademik, sehingga soft skill dapat terbentuk,” tutup Dr. Abid.

UM Palembang Gelar Lomba Tausiyah Daring

Selasa (16/6), dalam rangka menyemarakkan milad ke-41, UM Palembang menyelenggarakan lomba tausiyah daring. Lomba ini digelar untuk mahasiswa, karyawan, dan dosen UM Palembang.

Topik yang diangkat ialah  “Aplikasi Unggul dan Islami dalam Kehidupan Kampus Universitas Muhammadiyah Palembang”. Dewan juri terdiri dari Dr. Suroso PR, S.Ag., M.Pd.I., Dr. Hoirul Amry, M.Esy., Dr. Rulitawati, M.Pd.I., Dr. Sayid Habiburrahman, M.Pd.I., dan Idmar Wijaya, S.Ag., M.Pd.I.

WR IV UM Palembang, Dr. Antoni, M.H.I. mengungkapkan lomba tausiyah daring bertujuan mendorong semangat bermuhammadiyah meskipun di tengah pandemi Covid-19. Menurutnya pandemi Covid-19 ini seharusnya memberikan peluang untuk memaksimalkan pemanfaatan teknologi dalam mengisi kegiatan yang bermanfaat. “Keberhasilan penyelenggaraan lomba tausiyah daring ini menunjukkan, masyarakat kita sudah semakin terbiasa memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dalam kegiatan-kegiatan keagamaan,” jelasnya.

Prodi PAI UM Palembang Kembali Tambah Doktor

Sayid Habiburrahman, S.Ag., M.Pd.I resmi menjadi dosen bergelar Doktor yang ke-72 di UM Palembang. Sayid lulus dari Pascasarjana UIN Raden Fatah Palembang dengan disertasi berjudul “Internalisasi Nilai-nilai Pendidikan Multikultural dalam Meningkatkan Mutu Lulusan di Pesantren (Studi Kasus di Pesantren Assalam Sri Gunung MUBA)”.

Ujian Disertasi Promosi Doktor Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Raden Fatah Palembang ini diselenggarakan pada Senin 8 Juni 2020. Promotor dan co.promotor Sayid adalah Prof. Dr. Fuad Abdurrahman dan Dr. Musnur Hery.

Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., selaku Rektor UM Palembang mengucapkan selamat dan apresiasi atas keberhasilan Sayid menyelesaikan studi S-3. Ia berharap diraihnya Doktor Pendidikan Agama Islam ini dapat membawa kemajuan dan peningkatan mutu lulusan di Prodi PAI UM Palembang.

Face Shield UM Palembang Kontribusi Lawan Corona

Program Studi Teknik Industri (PSTI) Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palembang (UM Palembang) bersama Keluarga Mahasiswa Teknik Industri (KMTI) berkolaborasi membuat face shield. Langkah ini diambil karena semakin menipisnya stok Alat Pelindung Diri (APD) yang digunakan oleh tenaga kesehatan. Face shield dibuat dengan bahan dasar mika yang sederhana dan ergonomis. Nantinya APD ini dapat digunakan sebagai pelindung setelah memakai masker.

Dijelaskan oleh Riyan Azri, staff Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, APD berupa face shield sangat bermanfaat digunakan saat menangani pasien. Sementara itu, Ketua PSTI UM Palembang, Merisha Hastarina, mengungkapkan adanya penambahan jumlah donasi setelah melihat hasil jadi face shield membuat produksi ini dapat terus dilanjutkan.

Beberapa face shield telah diserahkan ke sejumlah RS, seperti RS Muhammadiyah Palembang, RS Islam Ar Rasyid Palembang, Klinik dr. Aisyah Ghani, dan juga ODP Center atau Rumah Sehat Covid-19. Diharapkan melalui kegiatan ini, dapat saling membantu dan memberikan kontribusi sekecil apa pun untuk melawan pandemi ini.