Mahasisa FH UM Pontianak Jadi Duta Tanaman Kalbar

Tiga mahasiswa Fakultas Hukum UM Pontianak terpilih menjadi Duta Tanaman Kalimantan Barat 2019. Ketiga mahasiswa tersebut ialah Helmi Mlyani, Amira Sukma Tristyana, dan Ikram Hasrul. Mereka masuk dalam kategori Favourite on Social Media dan Touching Heart.

Acara ini merupakan kerja sama antara Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Kalbar, Universitas Tanjungpura Pontianak, serta Kampoeng English Poernama Agro (KEP`s Agro). Kegiatan tersebut juga tindak lanjut dari Food-Land Use and Restoration (FOLUR) UNDP. Seleksi Duta Tanaman ini melibatkan 1.000 hingga 1.500 orang muda millennial.

Amira Sukma Tristyana menyampaikan rasa syukur atas pencapaian ini. Diceritakannya ada banyak pengalaman yang didapat selama proses karantina dua hari tersebut. Ke depannya ia berharap geneasi muda mempunyai tanggung jawab untuk berperan dalam mengelola lingkungan hidup menjadi lebih baik. “Sadarilah bahwa sebagai generasi muda jangan hanya menjadi penonton tetapi jadilah pemain yang bisa memberikan kontribusi nyata bahwa alam adalah milik kita yang sesungguhnya,” pungkasnya.

UM Pontianak Terima Mahasiswa Filipina Program SEA TVET Batch 4

Dua mahasiswa asal Filipina menjalani program magang di UM Pontianak dan academic exchange pada Fakultas Ilmu Kesehatan selama satu bulan, dari 20 September hingga 20 Oktober 2019. Kegiatan ini merupakan bagian dari skema program Southeast Asian Technical and Vocational Education and Training (SEA TVET).

Selain magang di UM Pontianak, mereka juga magang di Bank Kalimantan Barat, yakni Debbie De Chaves dan Tricia Mae. Hal ini bertujuan untuk membentuk harmonisasi dan internasionalisasi dalam bidang pendidikan di Asia Tenggara melalui kerja sama dengan berbagai institusi di Asia Tenggara.

UM Pontianak bergabung dengan SEA TVET pada tahun 2018. Diharapkan kegiatan ini dapat mempromosikan kurikulum, atmosfer akademik, dan industri untuk pengembangan UM Pontianak di kalangan internasional.

723 Mahasiswa UM Pontianak Ikuti Program KKN

“Perguruan Tinggi saat ini sudah diwajibkan untuk melaksanakan program KKN wajib diluar kampus dan tinggal dengan masyarakat” ujar Heriansyah. Program KKN menjadi salah satu program unggulan bagi UM Pontianak untuk memberikan kontibusi nyata bagi masyarakat lanjutnya selaku Wakil Rektor I.

Sebanyak 723 mahasiswa mendapatkan pembekalan untuk diterjunkan ke masyarakat. “Bersosialisasilah dengan masyarakat, serta berperilaku akhlakul karimah yang mencerminkan peserta KKN berasal dari mahasiswa UM Pontianak” pesan Heriansyah.

Selain Heriansyah, turut hadir menjadi pemateri Yusran Anizam selaku Sekda Kabupaten Kubu Raya dan Edy Suryadi selaku Ketua LPPM.