Sumpah Dokter Baru UMP

Sumpah Dokter Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) dilaksanakan di Aston Hotel Purwokerto, Senin (13/1). Sebanyak 14 calon dokter wanita dan 6 calon dokter pria resmi dilantik menjadi dokter baru. Dekan Fakultas Kedokteran UMP dr Mamboyanto mengatakan sumpah dokter ini merupakan tonggak sejarah bagi FK UMP dengan lulusan perdana bisa mencapai 87%.

Dijelaskan, berdrinya FK UMP sangat berat dan unik. Pada waktu itu dalam keadaan moratorium sehingga dari lima calon FK baru, hanya FK UMP yang lolos diberikan ujian dengan nilai 90 lebih sehingga izin operasionalnya diserahkan secara pribadi oleh dirjen kala itu. Menurut dr Mambo ini semua tidak lepas dari perjuangan segenap civitas dan komponen yang mengusahakan berdirinya FK UMP. “Oleh karenanya komandonya adalah kualitas dengan standar input proses output, dan terbukti dengan lulusan ini ada yang memiliki nilai diatas 80. Sehingga nantinya akan diberikan penghargaan dari komite orang tua mahasiswa medika dan satu-satunya yang dalam pembimbingan dan uji kompetensi mahasiswa profesi pendidikan dokter gratis semua,” jelasnya.

Sementara itu Rektor UMP Dr Anjar Nugroho menyatakan rasa bangga dan bahagia atas sumpah dokter ini. Menurutnya untuk menuju pelantikan dan sumpah dokter dibutuhkan proses yang panjang dan berat termasuk seleksi yang ketat untuk lolos masuk FK. Lebih lanjut Dr Anjar mengingatkan para dokter muda atas jasa orang tuanya. “Bahwa kami mengantarkan menjadi dokter itu bukanlah yang utama. Yang utama justru adalah orangtua kalian. Merekalah orang yang paling penting yang menyebabkan para mahasiswa ini menjadi dokter,” pungkasnya.

Kolaborasi UM Palembang dan UM Purwokerto Perkuat Entrepeneur Progam

Dalam rangka memperkuat entrepeneur program, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah (UM) Palembang melakukan kerja sama dengan FEB UM Purwokerto. Penandatanganan Surat Perjanjian Kerja sama (SPK) mengenai Entrepreneur Creative Program oleh Dekan FEB UM Palembang Drs. Fauzi Ridwan, S.E., M.Si., dan Dekan FEB UM Purwokerto Ahmad Darmawan, S.E., M.M., dilakukan di bazar pameran UMKM di UM Purwokerto, Sabtu (21/12).

“Di era revolusi industri 4.0 ini lulusan harus dibekali dnegan ECP, dan diberi keleluasaan untuk berkreasi dan inovasi,” ujar Ahmad Darmawan. Ia melanjutkan saat ini mahasiswa FEB UM Purwokerto semester 1 sudah harus melakukan event organizer minimal dua kali secara berkelompok. Menurutnya juga keputusan kolaborasi ini sangat tepat. Hal ini agar pencapaian visi misi tujuan dan sasaran dapat dicapai secara baik dan berkesinambungan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Dekan I FEB Universitas Muhammadiyah Palembang Drs. Sunardi, S.E., M.Si., dan Kaprodi Manajemen Maftuhah, S.E., M.M.

UMP Kukuhkan Profesor di Kebun Klapa Kopyor

Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) mengukuhkan Prof Drs Sisunandar M Si P hD sebagai Guru Besar pada 14 Desember 2019. Pengukuhan guru besar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Program Studi Pendidikan Biologi ini dilaksanakan di Kebun Plasma Nutfah Kelapa Kopyor, Science Techo Park UMP, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Acara rapat senat terbuka UMP  dihadiri oleh Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Prof Dr H Chiril Anwar, Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah, Prof Dr DYP Sugiharto, Bupati Banyumas Ir H Achmad Husein, Rektor UMP, Dr Anjar Nugroho, Senat Kehormatan Prof Alain Rival direktur Cirad, Prancis beserta Wakil Rektor I, II, III dan IV dan jajaran senat UMP .

“Pengukuhan kali ini sangat unik karena dilakukan di kebun. Kami ingin mengajak para hadirin untuk melihat secara langsung karya Prof Sisunandar berupa kelapa kopyor yang ditanam di kebun kelapa milik Universitas Muhammadiyah Purwokerto,” jelas Rektor UMP Dr Anjar Nugroho. Menurutnya, kebun plasma nutfah kelapa kopyor seluas 5 hektare milik UMP ini memiliki berbagai jenis kelapa dan berbagai macam varietas kelapa yang akan dikembangkan.

Sementara itu, dalam pengukuhannya, Prof Sisunandar membawakan pidato pengukuhan berjudul “Kultur Jaringan Tumbuhan Untuk Konservasi Dan Produksi Benih Unggul Tanaman Perkebunan: Dari Laboratorium Ke Industri”. Prof Sisunandar mengatakan, Indonesia dianugerahi oleh Allah SWT dengan keanekaragaman hayati terbesar kedua di dunia setelah Brazil. 12 % spesies mamalia, 16 % spesies reptil dan amfibi, 17 % spesies burung, dan 14 % spesies ikan yang ada di dunia hidup dan berkembang biak di Indonesia. Pada tumbuhan berbunga, Indonesia adalah rumah dari 11 % atau sekitar 25 ribu spesies dan lebih dari setengahnya merupakan tanaman asli Indonesia. “Indonesia saat ini dikenal sebagai negara terbesar penghasil kelapa di dunia, namun mayoritas petani kelapa masih hidup di bawah garis kemiskinan. Hampir 3 juta petani kelapa di Indonesia (96 %) memiliki lahan kurang dari setengah hektar yang ditanami kelapa kurang dari 100 pohon,” katanya.

Ia melanjutkan, fasilitas, sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk mengembangkan kompetensi masing-masing di UMP saat ini sudah sangat memadai. Menurutnya, fasilitas laboratorium yang dimiliki UMP sangat baik dan modern, teknologi informasi juga dapat diakses dengan mudah. Prof Sisunandar lalu mengajak kepada para mahasiswa dan dosen juniornya yang berkiprah di bidang ilmu biologi, pertanian maupun perkebunan di lingkungan UMP untuk terus mengembangkan riset dan inovasinya.

Pembukaan Liga HW Nasional

Tendangan yang dilakukan  oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerja sama Dr Jebul Suroso dan Sekertaris Panitia Pusat Liga HW Nasional Bob Ferdian menjadi penada dibukanya Liga Sepak Bola Hizbul Wathon (HW) 2019 zona Jawa Tengah. Acara yang digelar di Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)  mulai 30 November-2 Desember 2019 dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Mars Sang Surya. Liga HW 2019 zona Jawa Tengah diikuti oleh 8 Persatuan Sepak Bola Hizbul Wathon (PSHW), di antaranya, PSHW UMP, Wonodri, Sawojajar, Merden, Demak, Pekalongan, Weleri, dan Banyumas.

Rektor UMP Dr Anjar Nugroho melalui Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerja sama Dr Jebul Suroso merespon baik hadirnya Liga HW di UMP. Menurutnya, dengan adanya liga HW muncul semangat sportivitas, dan semangat baru dakwah melalui sepak bola. “Saya rasa ini sangat bagus, karena di sini terdapat semangat sportivitas dan yang terpenting dari semua adalah dakwah yang berbeda dan kekinian. Ini perlu kita suport karena bangsa ini saat ini perlu orang-orang yang memiliki skill yang bagus di bidang olahraga, khususnya sepak bola,” jelasnya.

Dr Jebul optimis ke depan warna sepak bola Indonesia itu akan diwarnai sebagian besar oleh kalangan  kader Muhammadiyah. Ia menambahkan UMP akan mendukung kemajuan ini dengan memberikan beasiswa bagi kalangan SMA/SMK berprestasi yang akan melanjutkan ke tingkat atas.

Sementara itu, Sekertaris Panitia Pusat Liga HW Nasional Bob Ferdian mengatakan Liga HW adalah panggilan sejarah bagi Muhammadiyah untuk membangkitkan kembali spirit bahwasanya Muhammadiyah adalah pemerkasa sepak bola di Indonesia. “PSSI itu didirikan oleh tokoh Muhammadiyah. Seperti Soeratin Sosrosoegondo, Adul Hamit, itu kan tokoh-tokoh Muhammadiyah. Artinya Muhammadiyah hari ini merespon fenomena persatuan sepak bola Indonesia bahkan dunia ini mengalami pembangkitan melalui PSHW kembali,” pungkasnya.

UMP Juara Umum Invitasi Olahraga

Minggu (3/11), Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menjadi Juara Umum Invitasi Olahraga oleh Kopertis Wilayah VI Jawa Tengah 2019. Bertempat di Universitas Muhammadiyah Semarang sebagai tuan rumah, kegiatan ini diikuti oleh dosen dan tenaga kependidikan di perguruan tinggi swasta se Jawa Tengah.

Cabang olahraga yang diikuti yaitu bulutangkis, tenis meja, dan tenis lapangan. Adapun pemain tenis lapangan yakni, Prof Sisunandar, Pambudi, Agung Miftahuddin, Suwarsito, Heri dan Tofi. Sementara pemain tenis meja yaitu, A. Darmawan, Suwarsito, Heri, Yoko, Pamujo, dan Endiyono.

Sambutan hangat diberikan oleh civitas akademika UMP atas keberhasilan ini. Anjar Nugroho selaku Rektor UMP mengucapkan selamat dan sukses. Anjar pun mengakui kemampuan hebat para pemainnya. Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan dan Al Islam Kemuhammadiyahan, Akhmad Darmawan MSI, mengungkapn rasa bangganya. “Alhamdulillah kerja keras para pemain dalam berlatih selama ini terbayar dengan meraih Juara Umum, selain itu keberadaan atlet-atlet terbaik UMP juga menjadi salah satu kunci sukses keberhasilan ini,” pungkas Akhmad.

UM Purwokerto adakan Wisuda ke-63

Universitas Muhammadiyah Purwokerto mengadakan prosesi wisuda Magister, Sarjana, dan Ahli Madya. Bertempat di Auditorium Ukhuwah Islamiyah UM Purwekorto, wisuda ke 63 (28/09) ini diikuti 1.540 wisudawan dan wisudawati. Turut hadir Ahmad Muttaqin mewakili Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Ketua Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), serta Kepala LLDikti 6 Jateng.

Dalam pidatonya, Ahmad Muttaqin berpesan untuk terus meningkatkan kapasitas diri agar menjadi pribadi unggul yang tidak lupa pada dosen dan almamater. Mangutip dari hasil riset Thomas J Stanley, ia juga berpesan bahwa syarat sukses yang utama bukan pada tingginya nilai IPK maupun alumni dari kampus favorit. “Namun dari 30 daftar faktor sukses, 10 besar faktor tersebut adalah kejujuran, disiplin, mudah bergaul, dukungan pendamping, kerja keras, cinta pada profesi yang dijalani, jiwa kepemimpinan yang kuat, kepribadian yang kompetitif, hidup teratur, dan mampu “menjual” ide segar dan kreatif,” paparnya.

Dalam prosesi wisuda BNSP turut menyerahkan sertifikasi kompetensi profesi pada beberapa wisudawan. Serta penyerahan SK Prodi Teknik Mesin dari LLDikti 6 Jateng kepada UM Purwokerto.

 

UMP Raih Rangking Kedua LPTK Penyelenggara Pendidikan Profesi Guru

Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) meraih ranking kedua dalam 10 peringkat teratas Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) penyelenggara Pendidikan Profesi Guru (PPG) keluaran Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).

Hal ini diungkapkan dalam acara diklat penguatan kepala sekolah jenjang TK, SD, dan SMP angkatan ke-1 tahun 2019 kerja sama Lembaga Penyelenggara Diklat (LDP) Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMP, 9-16 September 2019.

Kepala Biro Perencanaan Kemenristekdikti, Dr Ir Erry Ricardo Nurzal MT MPA, dalam penyampaian materinya mengungkapkan UMP berada di peringkat teratas ke-2 di perguruan tinggi negeri maupun swasta. “Berdasarkan aktivitas admin LPTK, admin prodi, instruktur dan mahasiswa. UMP memiliki nilai rata-rata 75,11 dan UNY memiliki nilai 76,45,” jelasnya.

UMP Raih Medali Emas dan Perunggu di Kancah Internasional

UM Purwokerto berhasil meraih 1 medali emas dan 2 perunggu dalam kancah Internasional yang di gelar di Sritex Arena, Senin-Kamis (1-5/09). Diikuti sekitar 547 atlet beladiri dari 14 negara diantaranya Aljazair, Timor Leste, Singapura, Mesir, Taiwan, Pakistan, Jerman, Uganda, Maroko, Thailand, Sudan, Lalestina, Lebanon, dan Indonesia.

“Medali emas pada kejuaraan dunia ini dipersembahkan dalam katergori bebas beregu atas nama Wildan Nur Faiz, sementara dua perunggu di kategori perorangan yakni Sartono dan Wildan Nur Faiz,” papar Yudha Febrianta selaku Pembina Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Olahraga dan Tapak Suci UMP.

Sebelumnya Wildan dan Sartono sudah pernah meraih juara di POM Rayon dan POM Prov. “Sartono dapat emas di POMPROV dan besok tanggal 19 September akan ke POMNAS,” lanjutnya

Pekan Seni Mahasiswa PTMA 2019 Mulai Digelar di UM Purwokerto

Pekan Seni Mahasiswa (PSM) 2019 diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) dari Selasa (13/8) hingga Kamis (15/8). Kompetisi ini diikuti sebanyak 478 mahasiswa dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia. Terdapat beberapa rangkaian lomba seperti MTQ, seni lukis, seni sastra, seni musik, seni teater, dan sinematografi. Rangkaian tersebut terbagi lagi menjadi 19 lomba yang dinilai oleh juri-juri profesional.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UMP, Ir. Arman Suyadi, mengatakan bahwa PSM kali ini merupakan PSM yang terbanyak pesertanya. “Tahun ini peserta lebih banyak, semua provinsi terwakili,” tambahnya.

Sementara itu Dr. Anjar Nugroho selaku Rektor UMP memaparkan kompetisi ini merupakan ajang silaturahmi mahasiswa-mahasiswa PTMA di seluruh Indonesia. PSM juga dapat dijadikan persiapan untuk Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) dan Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) di wilayahnya masing-masing. “Supaya saling kenal, saling interaksi dan menjadi ajang kompetisi mahasiswa yang memiliki bakat seni di masing-masing PTMA,” ujarnya.

UM Purwokerto Jalin Kerjasama Dengan Dua Universitas Ternama di Rusia

Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) jalin kerjasama dengan RUDN University dan Tomsk State University Rusia. Fokus kerjasama di Rusia dalam rangka mengembangkan akademik, penguatan SDM dan kelembagaan.

Rektor UMP Dr Anjar Nugroho memaparkan kerja sama ini dilakukan untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di UMP, agar ke depannya SDM maupun mahasiswa UMP dapat berdaya saing secara global di dunia nasional maupun internasional.

Dijelaskan juga MoU antara RUDN University dengan 26 perguruan tinggi di Indonesia, termasuk UMP. Dalam kunjungannya ke RUDN University, Ketum APTISI Dr. Budi Djatmiko, Dewan Penasehat Forum Rektor Indonesia Prof. Edy Suandy Hamid, Rektor Teknokrat Dr. HM. Nasrullah Yusuf, SE, MBA, Ketua Yayasan Pendidikan Teknokrat Dr. Mahathir Muhammad, SE, MM, dan sejumlah Rektor perguruan tinggi disambut dengan hangat oleh Rektor RUDN University Prof. Vladimir Filippov, Mr. Adiguna Vijay, Director Akademy Yury Razoumny dan lain-lain.