KKN UM Purworejo Prioritaskan Daerah Rawan Bencana

“Yang digali atau yang dimantapkan adalah jiwanya, pemikirannya atau SDM-nya, karena pengalaman kalau pembangunan fisik tanpa diikuti oleh SDM-nya nantinya setelah fisiknya dibangun, rusak, sudah tidak bisa bangun lagi. Semoga kehadiran mahasiswa dapat memberdayakan masyarakat,” jelas Anas Naryadi M.M selaku Sekretaris Dinas mewakili Kepala Dinas dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Purworejo dalam pembekalan peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2020 Universitas Muhammadiyah (UM) Purworejo, Kamis (9/1). Lebih lanjut pihaknya menilai masih banyak dana desa atau dana-dana lainnya yang digunakan desa di Purworejo untuk pembangunan fisik saja.

Mengusung tema “Mitigasi Bencana Berbasis Kearifan Lokal”, KKN 2020 UM Purworejo memprioritaskan daerah rawan bencana khususnya wilayah Purworejo dan Kebumen bagian selatan. Sebanyak 701 mahasiswa yang dikelompokkan dalam 37 kelompok akan memulai kegiatan KKN pada tanggal 29 Januari-27 Februari 2020 di Kabupaten Kebumen dan 30 Januari-28 Februari 2020 di Kabupaten Purworejo.

Dalam pembekalan tersebut, turut hadir Kepala Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Bappeda Kabupaten Kebumen, Ahmad Aminudin Wahid, S.T. Menurutnya sebagai sebagai kawasan rawan bencana, Kabupaten Kebumen memerlukan banyak ide-ide baru dalam menangani bencana. “Salah satu upaya mitigasi bencana daerah Kebumen yang paling cepat adalah dengan penanaman pohon bambu dan pohon bakau di daerah pesisir pantai. Selain itu mitigasi penyesuaian cara hidup seperti membuat kolam penampungan untuk daerah-daerah yang rawan banjir,” ungkapnya.

Wisuda UM Purworejo ke-61, Wujudkan Intektual Bermoral dan Bereligius Tinggi

Universitas Muhammadiyah (UM) Purworejo menggelar Wisuda Sarjana ke-61 di Auditorium Kasman Singodimejo, Rabu (2/10). Sebanyak 426 wisudawan yang terdiri dari 65 mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), 5 mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa (PBSJ), 68 mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), 60 mahasiswa Pendidikan Ekonomi, 83 mahasiswa Pendidikan Matematika, 21 mahasiswa Pendidikan Fisika, 35 mahasiswa Prodi Pendidikan Teknik Otomotif, 50 mahasiswa Manajemen, 14 mahasiswa Agribisnis, 7 mahasiswa Peternakan, 17 mahasiswa Teknik Sipil, dan 1 mahasiswa Psikologi mengikuti rapat senat terbuka.

Dekan Fakultas Pertanian selaku Ketua Panitia Wisuda, Ir Zulfanita MP, menyebutkan bahwa sebelum diwisuda, seluruh lulusan telah mendapatkan pembekalan selama dua hari. Dua pemateri dari UM Purworejo yaitu Faruq Iskandar MSi membawakan materi “Strategi Sukses Memasuki Bursa Kerja” dan Ir Didik Widiyantono MAgr dengan materi “Sukses Membangun Bisnis dan Jaringan”. Satu pemateri dari UAD yakni Prof. Dr. Ir. Dwi Sulisworo, M.T dengan materi “Strategi Sukses Meraih Beasiswa Studi Lanjut S-2”.

Dalam sambutannya, Rektor UM Purworejo, Dr Rofiq Nurhadi MAg berharap agar wisudawan yang baru lulus dapat menyesuaikan diri menghadapi tantangan era Revolusi Industri 4.0. Lulusan UM Purworejo harus memiliki jiwa kewirausahana dan tidak pernah berhenti untuk menuntut ilmu. “Sarjana lulusan UMP harus menunjukkan sikap seorang intelektual yang memiliki moral dan etika luhur serta religiusitas tinggi yang mencerminkan akhlakul karimah sesuai dengan visi UMP yaitu Unggul dalam Ilmu, Mulia dalam Akhlak,” tegasnya.

Pelantikan WR UM Purworejo Periode 2019-2023

Rabu (31/7), pelantikan wakil rektor baru Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMP) periode 2019-2023 digelar di Ruang Seminar Gedung Rektorat UMP. Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut dipimpin langsung oleh rektor UMP, Dr. Rofiq Nurhadi, M.Ag.

Empat wakil rektor yang baru dilantik, yakni Dr. Siska Desy Fatmaryanti, M.Si sebagai Wakil Rektor I Bidang Akademik; Muhammad Taufiq, M.T sebagai Wakil Rektor II Bidang Administrasi dan Keuangan; Dr. Budi Setiawan M.Si selaku Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni; dan Tri Ermayani, M.Ag sebagai Wakil Rektor IV Bidang Al Islam Kemuhammadiyahan dan Kerjasama.

“Harapannya para wakil rektor yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya termasuk dalam upaya memenuhi target yang diupayakan oleh UMP ke depan,” ujar Dr. Rofiq. Turut hadir dalam acara, Muhammad Sayuti, M.Pd., M.Ed., Ph.D selaku Sekretaris Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. HM. Dailamy selaku Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, Badan Pembina Harian UMP, serta pejabat struktural UMP.