UMRI Adakan Lokakarya Penelitian Kerja Sama Antar PT

Kamis (3/9), Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) mengadakan lokakarya Roadmap Penelitian Kerja Sama Antar Perguruan Tinggi (PKPT) di aula Gedung KH. Ahmad Dahlan Kampus Utama UMRI. Kegiatan ini diperuntukkan untuk seluruh dosen dari berbagai program studi di UMRI.

Prof. Saryono sebagai pembicara pertama dalam workshop ini memaparkan panduan PKPT. Lebih lanjut ia juga menambahkan bahwa penelitian di masa pandemi harus mengutamakan keselamatan peneliti. “Apalagi jika penelitian dibutuhkan interaksi dengan orang maka biaya perlindungan diri harus dialokasikan,” tambahnya.

Sementara itu, Dr. Ahmad Kafrawi Nasution selaku pembicara kedua menjelaskan bagaimana sebuah penelitian diawali dengan riset, membuat proposal, dan menentukan sumber pembiayaan. “Pada pelaksanaannya, peneliti dapat melibatkan pihak – pihak kolaborator untuk menghasilkan sebuah terapan yang bermanfaat,” imbuhnya.

PKPT bertujuan memberikan wacana bagi dosen/kelompok yang relatif baru berkembang dalam kemampuan menelitinya agar dapat memanfaatkan sarana dan keahlian dengan mengadopsi dan mencontoh budaya penelitian yang baik dari kelompok peneliti yang memiliki pengalaman lebih banyak. Luaran dari PKPT  diharapkan dapat melahirkan produk teknologi langsung yang dapat dimanfaatkan oleh stakeholders, terbangunnya kerja sama antar perguruan tinggi, publikasi ilmiah, dan bahan ajar.

Mapala Umri Tinjau Langsung Karhutla Riau

Jumat (20/9), Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) meninjau langsung kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan Lintas Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar. Tinjauan langsung bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPD) Riau, Tentara Nasional Indonesia (TNI), pemadam kebakaran (damkar), Dinas Kehutanan Provinsi Riau, dan Satuan Pamong Praja (PP) ini bertujuan untuk memadamkan beberapa titik api yang memicu kabut asap.

Karhutla yang telah berlangsung lebih dari satu bulan mulai berdampak kepada kesehatan masyarakat. Ribuan masyarakat Riau mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Lebih lanjut, Mapala Umri bekerja sama dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pekanbaru, Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (KAUMY) Pengurus Daerah (Pengda) Riau, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) membuka posko tanggap darurat asap 24 jam di Klinik Pratama Kampus Utama Umri. Posko tanggap darurat asap ini menyediakan tiga buah kamar dengan fasilitas tempat tidur, tabung oksigen, masker, cek kesehatan, obat-obatan dan konsumsi bagi ibu hamil, anak-anak, dan lansia.

Dukungan juga disampaikan Rektor Umri, Dr H Mubarak MSi. “Kita telah meminta kepada Mapala turun ke rumah warga. Berikan pemahaman tentang bahaya kabut asap,” jelasnya.

Kerjasama Internasional UMRI dan Islamic University of Malaysia

Universitas Muhammadiyah Riau bersama Internasional Islamic University of Malaysia (IIUM) adakan kerja sama dalam rangka pengembangan Intergrasi Al Islam dalam pembelajaran dan riset, di IIUM Malaysia, Kamis (8/9).

Penandatanganan Letter of Intens antara UMRI dan Internasional Islamic University of Malaysia Dalam rangka pengembangan integrasi Al Islam dalam pembelajaran dan riset serta pengembangan keilmuan bidang psikologi Islam, hukum Islam dan perbankan syariah. Direncanakan dalam waktu dekat akan dilakukan penyusunan buku bersama antara dosen Umri dan IIUM yg akan dijadikan buku teks bersama yg menjadi unggulan universitas.

Tidak hanya itu UM Riau juga menekankan pada pengembangan keilmuan bidang psikologi islam, hukum islam dan perbankan syariah. “Umri berkomitmen utk meningkatkan kualitas dalam rangka persiapan menuju akreditasi unggul, sehingga mencoba menjalin kerjasama baik di dalam negri maupun di luar negeri dalam rangka mewujudkan hal tersebut,” ujar Rektor Dr H Mubarak M.Si.

Turut hadir, Wakil Rektor I Dr Jebul Suroso SKp, asisten rektor, kepala biro, deputy rektor IIUM, dekan dan kantor urusan internasional.

UMRI Jalin Kerjasama Internasional dengan Universiti Malaysia Kelantan

Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) resmi jalin kerjasama dengan Universiti Malaysia Kelantan dalam rangka peningkatan SDM, student exchange dan Collaboration riset.

Hal tersebut dibuktikan dengan dilaksanakan penandatanganan MoU oleh Rektor UMRI Dr. H. Mubarak, M.Si yang juga didampingi Wakil Rektor I Sri Fitria Retnawaty, S.Si., MT dengan Universitas Malaysia Kelantan pada Rabu, (7/8) bertempat di University Kelantan Malaysia.

Turut hadir pada penandatangan tersebut Kepala Biro Administrasi Umum dan Keuangan (BAUK) Siti Samsiah, SE.,M.Ak, Asisten I Rektor Yeri Badrun, S.Pi, M.Si.

Selain melaksanakn MoU, dihari yang sama juga dilaksanakn special meeting guna merumuskan konsep enterpreneur university yang dihadiri oleh seluruh pimpinan dan rektor dari berbagai Universitas yang hadir