UMSU Internasional Debat Open 2020 Diikuti 84 Tim Internasional

Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menggelar UMSU Internasional Debat Open 2020 secara virtual, Kamis-Minggu (10-13/9). Kompetisi diikuti oleh perguruan tinggi dari Australia, India, Bangladesh, Filipina, dan beberapa negara Asia lainnya. Tim juri berstandar internasional dihadirkan dari Taylor’s University Malaysia, Australian University, Rastreeya Vidyalaya Collage of Enginering India, Institut Teknologi Bandung Indonesia, dan University of Melbourne Australia.

Wakil Rektor III Dr. Rudianto S.Sos M.Si mewakili Rektor UMSU membuka kegiatan pada Kamis (10/9). Disebutkan bahwa tujuan diadakannya kompetisi ini untuk meningkatkan pemikiran yang kritis, kemampuan intelektual, dan kemampuan public speaking dari seluruh peserta dan khususnya mahasiswa UMSU sendiri. “Ajang ini juga sebagai persiapan mengikuti kompetisi di tingkat nasional dan internasional di masa yang akan datang,” ujarnya.

Ketua Panitia UMSU Internasional Debate Open Fiqi Ilham dalam laporannya memaparkan kegiatan UMSU Internasional Debate Open ini merupakan event debat terbesar skala internasional yang pernah dilaksanakan UMSU. Fiqi mengapresiasi kerja keras panitia yang berhasil mencapai target peserta yaitu sebanyak 84 tim dari berbagai negara.

UMSU Kerja Sama Penelitian Kelor

Jumat (4/9), Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) melakukan penandatangan nota kesepahaman kerja sama pengembangan dan penelitian tanaman kelor dengan Perusahaan Keloria Sehat. Rektor UMSU Dr Agussani MAP memaparkan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya mengenai pembahasan Keloria. “Kami bukan hanya siap dalam hal penandatanganan MoU ini saja, namun kami siap terhadap hal-hal yang berkembang untuk dilaksanakan ke depannya sehingga dapat mendukung kegiatan penelitian dan juga pengabdian dosen dan mahasiswa di lingkungan UMSU,” ujarnya.

Fachrul Rozi Lubis MKom selaku direktur Keloria Sehat berharap pelaksanaan MoU ini dapat terjalin dengan baik ke depannya. Lebih lanjut, Fachrul memaparkan mengenai adanya peningkatan kebutuhan negara-negara luar seperti Amerika dan Australia terhadap Keloria. Hal ini membuat kajian dan penelitian mengapa negara-negara tersebut sangat tertarik dengan Keloria harus terus dilakukan.

“Kami berharap melalui kerja sama ini, kita dapat melakukan kajian dan penelitian lebih baik mengenai Keloria. Selain itu, semoga tahun depan kita sudah bisa mengekspor Keloria ke beberapa negara sehingga kerja sama kita ini juga menambah pendapatan di bidang ekonomi,” jelasnya.

Rektor UMSU Lepas 2.770 Mahasiswa KKN Daring

Selasa (25/8), Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Dr. Agussani, M.AP, melepas 2.770 mahasiswa untuk KKN Daring tahun 2020. Kegiatan KKN tahun ini cukup berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya KKN kali ini dilakukan secara mandiri dan daring di tempat masing-masing peserta. KKN dilaksanakan satu bulan penuh dari tanggal 25 Agustus-25 September 2020 dengan jumlah dosen pembimbing lapangan (DPL) sebanyak 388 orang.

Dr. Agussani menyambut kegiatan ini dengan bangga. Meski dalam suasana pandemi Covid-19, namun program-program akademik masih bisa berjalan dengan baik, termasuk KKN mahasiswa. Rektor UMSU yakin, melalui para DPL, kegiatan KKN Mandiri ini akan memiliki manfaat dan kontribusi yang besar kepada masyarakat. “Para mahasiswa yang nantinya bersentuhan secara langsung dengan kehidupan masyarakat diharapkan mampu menghadirkan penemuan-penemuan baru sebagai bentuk kontribusi positif yang membawa perubahan serta kontribusi bagi bangsa dan negara,” papar Dr. Agussani.

Ketua Unit KKN UMSU Elvi Sahnur ST., M.Pd menjelaskan konsep KKN mandiri dan daring ini dilaksanakan berdasarkan pada Peraturan Pemerintah nomor 21 tahun 2020 tentang pembatasan sosial berskala besar serta Surat Edaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktoral Jendral Pendidikan Tinggi tanggal 23 Maret 2020 tentang pembelajaran selama masa darurat Covid-19. Hal ini dilakukan untuk menahan laju penyebaran Covid-19.

Tim Debat Daring UMSU Kalahkan UI

Tim debat UM Sumatera Utara (UMSU) meraih juara di Kompetisi Debat Daring Bahasa Indonesia Tingkat Nasional tahun 2020. Tim yang terdiri dari Ridho Irawan, Fiqi Ilham, dan Annisa Syafira Gusnov ini berhasil mengalahkan lawannya dari Universitas Indonesia dan Universitas Sumatera Utara di babak final, Senin (18/5).

Apresiasi dituturkan oleh Dr Agussani, MAP selaku Rektor UMSU. Menurutnya ini menunjukkan bukti bahwa kualitas perguruan tinggi swasta tidak kalah dengan perguruan tinggi negeri. Selain itu, kemenangan di masa pandemi menunjukkan tingkat produktivitas mahasiswa yang tidak menurun. “Tentunya ini memberikan nilai lebih. Meskipun aktivitas di masa pandemi Covid-19 difokuskan di rumah, tapi bukan berarti kita berhenti berkarya dan berkreativitas,” ujar Agussani.

Lebih lanjut, Rektor memberikan pesan agar pencapaian ini tidak membuat terlena. Mahasiswa diharapkan untuk tidak cepat berpuas diri dan harus lebih siap menghadapi tantangan ke depan. “Terus asah kemampuan dan keterampilan. Semoga makin banyak mahasiswa yang berani berkompetisi dalam berbagai kegiatan baik di bidang akademik atau non akademik,” tutup Rektor.

UMSU-Tanoto Foundation Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan terus digenjot oleh Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dan Tanoto Foundation. Hal ini terlihat dari diteruskannya kerja sama antara UMSU dan Tonoto Foundation melalui Program PINTAR. Program Pintar atau Pengembangan Inovasi Kualitas Pembelajaran adalah kelanjutan dari Program Pelita Pendidikan. Kegiatannya berfokus pada tiga pendekatan, yaitu membangun praktik-praktik baik pembelajaran, budaya baca, manajemen dan kepemimpinan sekolah, mendukung pemerintah menyebarluaskan praktik-praktik baik, dan mendukung Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) dalam pendidikan calon guru.

“Pendidikan yang berkuallitas akan mempercepat kesetaraan peluang terhadap para lulusan,” ungkap Direktur Program PINTAR Tanoto Foundation Margaretha Ari Widowati, saat melakukan kunjungan sekaligus evaluasi Program PINTAR di Kampus Utama UMSU, Medan. Kerja sama UMSU dengan Tanoto Foundation dilakukan melalui Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UMSU. Dalam program ini, mereka yang terlibat dalam proses pendidikan di sekolah mendapatkan pendampingan dan pelatihan untuk menerapkan pembelajaran aktif, menumbuhkan dan memelihara budaya baca, serta manajemen berbasis sekolah.

Sebanyak 38 dosen UMSU telah dilatih untuk menjadi pendamping atau trainer dalam program ini. Mewakili Rektor UMSU, Wakil Rektor I Dr Muhammad Arifin M Hum mengatakan akan terus melanjutkan program kerja sama ini dengan Tanoto Foundation. “Apa yang telah didapat oleh dosen dapat diteruskan dengan mahasiswa, untuk membangkitkan gairah belajar mahasiswa agar dapat menjadi mahasiswa yang sesuai dengan yang diharapkan nantinya,” kata Arifin.

Kerja Sama UMSU dan USU dalam Joint Summer Program 2019

Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dan Unversitas Sumatera Utara (USU) bekerja sama menggelar “Joint Summer Program 2019” pada tanggal 14-27 Agustus 2019. Acara yang bertemakan “Managing Dengue and Other Tropical Disease in South East Asia and The Influence of Traditional Medicine” ini mendapat dukungan dari hibah Penawaran Program Bantuan Penguatan Kelembagaan Kantor Urusan Internasional (PKKUI) Kemenristekdikti tahun 2018-2019.

Acara dibuka secara resmi oleh WR 3 UMSU, Dr Rudianto SSos, MSi di Kampus Fakultas Kedokteran UMSU, Kamis (15/8). Menurutnya program ini akan memiliki kemanfaatan yang tinggi bagi banyak pihak dalam menangani penyakit demam berdarah dan aneka penyakit daerah tropis lainnya di Asia Tenggara. “Penanganan penyakit secara tradisional ini saya kira menarik untuk dikaji secara ilmiah dengan menggunakan ilmu kedokteran modern,” lanjutnya.

Joint Summer Program merupakan kegiatan magang singkat yang diikuti sejumlah mahasiswa asing. Terdapat 26 peserta dari lima negara. Empat dari Vietnam, dua dari Prancis, satu dari Australia, empat dari Malaysia, dan lima belas dari Indonesia.

UMSU Sebagai Fasilitator Bimtek DPRD Wilayah Sumatera Utara

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (LPPM UMSU) bekerjasama dengan DPRK Kabupaten Aceh Barat Daya menggelar bimbingan teknis atau Bimtek di Hotel Danau Toba Internasional, Medan, Selasa-Jumat (6-9/8).

Dibuka langsung oleh Wakil Rektor I UMSU Dr H Muhammad Arifin SH MHum, kegiatan ini diikuti  25 anggota. Muhammad Arifin memaparkan rasa terimakasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada UMSU sebagai fasilitator Anggota DPRD dan DPRK Wilayah Sumatera Utara.

Zaman Aqli SSos selaku Ketua DPRK Kabupaten Aceh Barat Daya juga menambahkan tujuan kegiatan ini sebagai ajang pengenalan tugas dan fungsi pada Anggota DPRD. “Supaya tidak terlepas dari sumber daya manusia, integritas, dan kredibilitas,” tutupnya.