Mahasiswa KKN-T Umsida Ajak Para Orang Tua Pahami Teknologi

Aprilia Pratiwi, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Terpadu (KKN-T) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) memberikan pendampingan tekonologi secara door to door kepada para orang tua dalam menghadapi pembelajaran daring di desa Keramean, Candi, Sidoarjo. Kegiatan ini diperuntukkkan bagi orang tua anak sekolah dasar (SD) yang masih gagap teknologi.

Aprilia mengatakan inisiatif ini berasal dari masih banyaknya orang tua anak-anak SD di Desa Keramean yang gagap teknologi dan kesulitan untuk menggunakan aplikasi pembelajaran online. “Maka, tim KKN-T 39 berinisiatif melakukan pendampingan teknologi agar setiap anak dan orang tua dapat melakukan pembelajaran dengan lancar,” ujarnya.

Lebih lanjut, Aprilia memastikan kegiatan ini tetap dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan. “Pendampingan belajar ini menggunakan aplikasi Google Classroom dan Google Meet yang dilaksanakan selama satu bulan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan sehingga anak-anak tetap aman,” terangnya.

Umsida Siap Sarana Prasarana Kuliah Daring

Mendukung kebijakan kesiapsiagaan dan pencegahan penyebaran Covid-19, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) telah menyelenggarakan kuliah daring sejak 16 Maret 2020. Umsida menilai kegiatan pembelajaran daring efektif dilakukan di tengah pandemi ini. Wakil Rektor 1 Bidang Akademik, Dr Hana Catur Wahyuni MT, pun memiliki pandangan yang sama. Menurutnya daring merupakan cara paling efektif dengan tanpa resiko namun proses transfer ilmu tetap dapat dilakukan. Melalui sistem ini juga mahasiswa dan dosen dapat melaksanakan kewajiban masing-masing. “Sehingga peluang mahasiswa untuk lulus tepat waktu tetap ada,” tambah Hana.

Untuk mendukung proses pembelajaran daring, Umsida telah menyiapkan panduan penggunaan e-learning bagi mahasiswa dan dosen termasuk panduan pelaksanaan Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS). Selain itu, Badan Penjaminan Mutu (BPM) dan Direktorat Akademik (DA) rutin melakukan monitoring dan evaluasi e-learning. Hal ini bertujuan untuk memastikan materi dan pelaksanaan e-learning berjalan sesuai rencana. Umsida juga menyediakan tim fasilitator dan help desk. Tugas tim ini membantu bila dosen ataupun mahasiswa mendapat kesulitan dalam pelaksanaan e-learning.

Pada masa pandemi ini, Umsida turut memberikan subsidi kepada mahasiswa sebesar Rp 100.000,00 untuk kegiatan e-learning. Subsidi ini nantinya berbentuk pengurangan biaya SPP. Lebih lanjut, secara teknis Hana tidak melihat ada permasalahan yang berarti karena sarana dan prasaran sudah disiapkan sejak jauh hari. Bahkan, pada bulan Februari 2020 telah dilakukan pelatihan optimalisasi media pembelajaran dengan daring untuk dosen Umsida. “Umsida sudah melakukan pembelajaran daring sejak 1,5 tahun yang lalu. Selama ini sistem daring dilakukan 4 kali pertemuan per semester. Tapi, khusus semester ini, daring dilakukan sepanjang semester,” imbuhnya.

Mahasiswa UMSIDA Raih Juara Jujitsu

Maretha Linda Michellia, mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) kembali menyabet juara dalam kompetisi jujitsu tingkat nasional, Sabtu-Minggu (14-15/3) di Gedung Expotorium UM Ponorogo. Pada kompetisi tersebut, Maretha meraih juara 1 pada kelas fighting senior.

Kemenangan ini bukan kemenangan pertama bagi Maretha. Selama menempuh pendidikan di UMSIDA, setidaknya ia telah mengantongi 6 gelar juara dari berbagai pertandingan yang diikutinya.”Untuk persiapan kompetisi ini kurang lebih dibutuhkan 1 bulan karena harus membagi waktu dengan KKN,” ujar Maretha ketika ditanyai mengenai persiapan.

Diakuinya bahwa perkenalan dengan dunia jujitsu dimulai dengan mengikuti ekstrakurikuler di SMA. Ia pun lalu melanjutkan di UKM jujitsu UMSIDA meskipun pada awalnya tak menyangka bahwa UMSIDA memiliki UKM tersebut. Maretha juga menceritakan bahwa pada awalnya mamanya sempat tidak memberi restu. “Jujitsu latihannya kan keras, takut kenapa-napa. Tapi kalau Papa mengijinkan supaya aku bisa jaga diri. Pas akhirnya aku berhasil meraih prestasi, akhirnya mama mengizinkan aku ikut jujitsu sampai sekarang,” terangnya.

UMSIDA Gelar Kuliah Tamu Internasional

Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) menyelenggarakan International Guest Lecture di Mini Theater GKB, Jumat (21/2). Hadir sebagai narasumber Associate Professor Ferry Jie dari School Business and Law, Edith Cowan University. Acara yang bertemakan How to Publish Top International Journals ini diikuti oleh 150 peserta yang meliputi dosen dan mahasiswa pascasarjana, baik dari UMSIDA maupun perguruan tinggi luar UMSIDA.

Hana Catur Wahyuni MT, selaku Wakil Rektor I UMSIDA menyampaikan melalui kegiatan ini peserta mendapatkan wawasan baru mengenai bagaimana membuat artikel yang baik hingga bagaimana artikel tersebut dapat diterbitkan di jurnal internasional yang bereputasi. Sementara itu Professor Ferry Jie mengatakan bahwa sudah saatnya UMSIDA tembus jurnal internasional dengan mempublikasikan artikel ilmiah di Scopus.

Dalam kuliah tamu internasional ini, Prof Ferry Jie memberikan banyak tips terkait kepenulisan artikel. Tak lupa Prof Ferry memberikan beberapa saran seperti banyak menulis dengan memperbaiki setiap kalimat di dalam tulisannya. Menurutnya hal ini akan membantu penulisan dalam menyusun artikel ilmiah. “Penulis terbaik bekerja keras untuk setiap kalimat,” tandasnya.

Modifikasi Penyimpanan Cabai

Mahasiswa Umsida berhasil raih juara KTI Nasional dalam lomba Karya Tulis Ilmiah Teknologi Tepat Guna Tingkat Nasional, Senin (7/10). Diselenggerakan oleh UM Jakarta dan Asosiasi Prodi Teknik Mesin Muhammadiyah ini diikuti 6 kelompok dari Universitas Muhammadiyah se- Indonesia.

Mengusung judul Chili Box Storage, Achmad Jakfar Fakhruhrozi dan Zyahdo Nikri Jofalo memodifikasi box penyimpanan sehingga dapat menyimpan cabai lebih awet dan tahan lama. “Cabai menggunakan 3 lapisan yakni aluminium, coolpack, styrofoam, dan plastik fiberglas,” pungkasi Zyahdo.

Diakhir, Zyahdo mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaiannya saat ini, “Senang dan bangga karena bisa membawa nama Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Sidoarjo ke event tingkat nasional, selain itu tidak lupa tetap bersyukur karna semua hanyalah milik Allah,” ujarnya.

Target Unggul tingkat ASEAN 2038

Universitas Muhamamdiyah Sidoarjo (Umsida) menggelar wisuda ke-XXXIII Tahun 2018/2019, di Auditorium K.H Ahmad Dahlan Kampus 1 Umsida, Sabtu (22/6/2019).

Sebanyak 416 peserta wisuda mengikuti rangkaian prosesi wisuda yang dibuka oleh Dr Hidayatulloh MSi. Ia menyebutkan, perkembangan UMSIDA semakin pesat. “Tiga program studi telah terkakreditasi A” ungkapnya selaku Rektor Umsida.

Ia melanjutkan, Umsida akan terus meningkatkan mutu sumber data manusianya agar mencapai target menjadi Universitas unggul ditingkat ASEAN tahun 2038.

Paduan Suara Surya Nada UMSIDA raih Silver Medal pada Ajang 9th BCF 2019

Paduan Suara Surya Nada Univeritas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) raih penghargaan terbaik pada ajang 9th BCF 2019. Acara yang diadakan selama tiga hari ini dibuka pada tanggal 6 hingga 10 Februari 2019 dan dilaksanakan di dua tempat berbeda yaitu di Studio 2 UBTV dan Samantha Krida Universitas Brawijaya Malang.

Bertajuk “Expression of Love” festival ini merupakan event Paduan Suara tingkat Nasional ke 9 yang diselenggarakan oleh UKM Paduan Suara Universitas Brawijaya. Dalam pementasannya, Paduan Suara Surya Nada membawakan 3 buah lagu dari dalam dan luar negeri.

“Ya Alhamdulillah, Silver Medal dapat diraih dalam kompetisi pertama di Tahun 2019 ini. Semoga, suatu saat nanti Surya Nada dan Umsida bisa meraih Gold Medal. Bangga Umsida!” tutur Evie Destiana selaku pembina tim paduan suara. []APR