UMSIDA Kenalkan Prestasi pada Pondok Pesantren Internasional Dea Malela

“Saat ini UMSIDA sebagai Perguruan Tinggi Swasta telah berhasil menduduki peringkat sepuluh sebagai perguruan tinggi terbaik se Jawa Timur dan menduduki peringkat 127 dari perguruan tinggi se Indonesia menurut penilaian lembaga internasional,” papar Rektor UMSIDA, Dr Hidayatullah Msi dalam sambutannya saat menyambut kunjugan siswa siswi pondok pesantren internasional Dea Malela NTB, Jumat (10/01).

Diadakan di mini theater Auditorium Ahmad Dahlan, acara ini juga dihadiri Prof Achmad Januri, pengajar dan 50 orang siswa siswi SMP-SMA Dea Malela. Dilansir dari website resminya, UMSIDA telah menduduki peringkat 74 penulisan jurnal Sinta di seluruh perguruan tinggi di Indonesia.

“Kemudian dalam hal abdimas berada pada posisi Klaster sangat bagus, serta per desember 2019 umsida berhasil memiliki 190 Hak Kekayaan Intelektual,”lanjutnya.

Pada kesempatannya juga ustadzah Isma guru dari SMP dan SMA Dea Malela mengungkapkan harapannya, agar kunjungan yang dilakukan bisa membuka wawasan siswa siswinya, ” harapan besar bagi saya, adanya kegiatan ini bisa menjadi acara yang akan membuka pengetahuan anak-anak ku tentang dunia luar”, ujarnya.

Mahasiswa Kredit Transfer Umsida Jadi Guest Lecture

Tiga mahasiswa kredit transfer asal Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA) di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) mengisi kuliah tamu, Rabu (2/1). Kegiatan yang dilaksanakan di Pondok Pesantren An-Nur Sidoarjo mengusung tajuk “Semangat Belajar Kunci Sukses Masa Depan.” Ketiga mahasiswa tersebut ialah, Zaiyad Nur Fitri bin Zakaria, Muhammad Imaamuddin bin Abdul Aiz, dan Muhammad Luqman bin Salam.

Acara tersebut dikemas dalam bentuk pengembangan motivasi dan talkshow. Beberapa materi yang dibawakan oleh mahasiswa kredit tramsfer itu seperti pentingnya menuntut ilmu dan kiat-kiat mendapatkan ilmu yang berkah.

Dekan Fakultas Agama Islam Umsida, Dr Istiqomah MAg, menyatakan rasa bangga terhadap mahasiswa kredit transfer ini. Menurutnya dengan adanya para mahasiswa kredit transfer ini bisa memberikan energi positif bagi mahasiswa Umsida. “Kehadiran mereka memotivasit mahasiswa untuk memiliki pengalaman yang sama sebagai mahasiswa kredit transfer di negara. Semoga ke depan program FAI ini dapat terus dilanjutkan karena memberikan dampak positif yang nyata,” ujar Dr Istiqomah.

Modifikasi Penyimpanan Cabai

Mahasiswa Umsida berhasil raih juara KTI Nasional dalam lomba Karya Tulis Ilmiah Teknologi Tepat Guna Tingkat Nasional, Senin (7/10). Diselenggerakan oleh UM Jakarta dan Asosiasi Prodi Teknik Mesin Muhammadiyah ini diikuti 6 kelompok dari Universitas Muhammadiyah se- Indonesia.

Mengusung judul Chili Box Storage, Achmad Jakfar Fakhruhrozi dan Zyahdo Nikri Jofalo memodifikasi box penyimpanan sehingga dapat menyimpan cabai lebih awet dan tahan lama. “Cabai menggunakan 3 lapisan yakni aluminium, coolpack, styrofoam, dan plastik fiberglas,” pungkasi Zyahdo.

Diakhir, Zyahdo mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaiannya saat ini, “Senang dan bangga karena bisa membawa nama Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Sidoarjo ke event tingkat nasional, selain itu tidak lupa tetap bersyukur karna semua hanyalah milik Allah,” ujarnya.

Target Unggul tingkat ASEAN 2038

Universitas Muhamamdiyah Sidoarjo (Umsida) menggelar wisuda ke-XXXIII Tahun 2018/2019, di Auditorium K.H Ahmad Dahlan Kampus 1 Umsida, Sabtu (22/6/2019).

Sebanyak 416 peserta wisuda mengikuti rangkaian prosesi wisuda yang dibuka oleh Dr Hidayatulloh MSi. Ia menyebutkan, perkembangan UMSIDA semakin pesat. “Tiga program studi telah terkakreditasi A” ungkapnya selaku Rektor Umsida.

Ia melanjutkan, Umsida akan terus meningkatkan mutu sumber data manusianya agar mencapai target menjadi Universitas unggul ditingkat ASEAN tahun 2038.

Paduan Suara Surya Nada UMSIDA raih Silver Medal pada Ajang 9th BCF 2019

Paduan Suara Surya Nada Univeritas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) raih penghargaan terbaik pada ajang 9th BCF 2019. Acara yang diadakan selama tiga hari ini dibuka pada tanggal 6 hingga 10 Februari 2019 dan dilaksanakan di dua tempat berbeda yaitu di Studio 2 UBTV dan Samantha Krida Universitas Brawijaya Malang.

Bertajuk “Expression of Love” festival ini merupakan event Paduan Suara tingkat Nasional ke 9 yang diselenggarakan oleh UKM Paduan Suara Universitas Brawijaya. Dalam pementasannya, Paduan Suara Surya Nada membawakan 3 buah lagu dari dalam dan luar negeri.

“Ya Alhamdulillah, Silver Medal dapat diraih dalam kompetisi pertama di Tahun 2019 ini. Semoga, suatu saat nanti Surya Nada dan Umsida bisa meraih Gold Medal. Bangga Umsida!” tutur Evie Destiana selaku pembina tim paduan suara. []APR