UMSU-Tanoto Foundation Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan terus digenjot oleh Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dan Tanoto Foundation. Hal ini terlihat dari diteruskannya kerja sama antara UMSU dan Tonoto Foundation melalui Program PINTAR. Program Pintar atau Pengembangan Inovasi Kualitas Pembelajaran adalah kelanjutan dari Program Pelita Pendidikan. Kegiatannya berfokus pada tiga pendekatan, yaitu membangun praktik-praktik baik pembelajaran, budaya baca, manajemen dan kepemimpinan sekolah, mendukung pemerintah menyebarluaskan praktik-praktik baik, dan mendukung Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) dalam pendidikan calon guru.

“Pendidikan yang berkuallitas akan mempercepat kesetaraan peluang terhadap para lulusan,” ungkap Direktur Program PINTAR Tanoto Foundation Margaretha Ari Widowati, saat melakukan kunjungan sekaligus evaluasi Program PINTAR di Kampus Utama UMSU, Medan. Kerja sama UMSU dengan Tanoto Foundation dilakukan melalui Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UMSU. Dalam program ini, mereka yang terlibat dalam proses pendidikan di sekolah mendapatkan pendampingan dan pelatihan untuk menerapkan pembelajaran aktif, menumbuhkan dan memelihara budaya baca, serta manajemen berbasis sekolah.

Sebanyak 38 dosen UMSU telah dilatih untuk menjadi pendamping atau trainer dalam program ini. Mewakili Rektor UMSU, Wakil Rektor I Dr Muhammad Arifin M Hum mengatakan akan terus melanjutkan program kerja sama ini dengan Tanoto Foundation. “Apa yang telah didapat oleh dosen dapat diteruskan dengan mahasiswa, untuk membangkitkan gairah belajar mahasiswa agar dapat menjadi mahasiswa yang sesuai dengan yang diharapkan nantinya,” kata Arifin.

Sambut Muktamar UMSU adakan Pra Seminar

Dalam rangka menyambut Muktmar 2020, UMSU turut berkontribusi menyelenggarakan Seminar Pra Muktamar Muhammadiyah di kampus utama UMSU. Bertajuk “Jalan Baru Gerakan Kemanusiaan” seminar menghadirkan Drs H Marpuji Ali MSi selaku Wakil Bendahara PPM sebagai keynote speaker. Bekerja sama dengan Pimpinan Pusat Muhammadiyah kegiatan ini akan diadakan pada Sabtu (22/02). “Seminar ini bertujuan untuk memberikan masukan ide dan gagasan untuk pelaksanaan Muktamar Muhammadiyah pada Juli mendatang,” papar Dr Agussani selaku Rektor UMSU.

Mengundang peserta sebanyak 100-150, seminar juga akan diisi oleh beberapa narasumber diantaranya Prof Dr Syamsul Anwar, Nurhadi Phd, Dr M Qorib, Bahrul Fuad, dr Tresia Mahaputeri MARS MPM dan narasumber ternama lainnya.

“Kehadiran para tokoh lintas agama, Ormas dan aktifis ini diharapkan akan menghasilkan ide dan gagasan  dari berbagai perspektif untuk kemajuan gerakan dakwah Muhammadiyah ke depan,” tutupnya.

UMSU Perkuat Kerja Sama dengan 3 PT Malaysia

Dalam rangka memperluas jaringan dan meningkatkan eksistensi, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) terus melakukan penjajakan dan memperkuat kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi (PT) di luar negeri. Rektor UMSU, Dr. Agussani, MAP dan rombongan mendatangi 3 kampus di Malaysia dan bertemu dengan pimpinannya, Selasa-Jumat (26-29/11).

“Langkah ini untuk menjawab kebutuhan ke depan sekaligus bagian dari internasionalisasi UMSU menuju visi sebagai kampus World University,” ujar Rektor, di Medan, Minggu (1/12). Tiga PT yang dimaksud adalah Universitas Pendidkan Sultan Idris (UPSI) di Perak, Institut Pendidikan Guru Kampus Ipoh (IPGKI) di Ipoh, dan Universitas Putra Malaysia (UPM).

Di hadapan masing-masing pimpinan perguruan tinggi Malaysia tersebut, Rektor UMSU menyampaikan beberapa kegiatan yang akan dikolaborasikan seperti joint research, joint writer atau penulisan bersama jurnal ilmiah yang diterbitkan di jurnal internasional bereputasi, pertukaran dosen dan mahasiswa, visiting lecturer, mitra bestari pada jurnal ilmiah, Praktik Kerja Lapangan (PKL), Kuliah Kerja Nyata (KKN), dan pengembangan pusat studi kajian Melayu.

“Semua ini bagian dari upaya peningkatan kualitas untuk dosen dan mahasiswa UMSU dan sekligus memperkokoh eksistensi UMSU di dunia internasional,” tambah Agussani lagi.

Wakil Rektor 1 UPSI, Prof. Shandri Gani menyambut positif program kerja sama yang ditawarkan. “Mana yang bisa dikerjakan, lanjutkan saja. Kita memang membutuhkan kolaborasi riset dan pertukaran dosen/mahasiswa dan juga peningkatan sumber daya mahasiswa/dosen ke ke jenjang S-2 dan S-3,” ujarnya.

Rektor IPG Kampus Ipoh, Dr. Yahya yang secara resmi menerima rombongan UMSU di ruang rapat rektor menyampaikan rasa senangnya dapat bekerja sama dengan UMSU. “Kami senang dikunjungi dan diajak berkolaborasi. Kami siap, khususnya dalam hal peningkatan kualitas mahasiswa kami yang kelak akan jadi guru,” katanya.

Di kesempatan lain, perwakilan UPM Malaysia Dr. Shamsuddin bin Othman dan Dr. Azhar bin Mhd Sabil mengatakan dalam waktu dekat pihaknya akan langsung datang ke UMSU berkunjung dan menandatangani MoU sebagai tindak lanjut dari kerja sama ini.

UMSU Dipercaya Menjadi Riset Center Pengendalian TB di Sumut

Fakultas Kedokteran UM Sumatera Utara mengadakan acara Mini Seminar di Aula FK UMSU, Sabtu (7/9). Bertemakan TB Diagnosis and Management, kegiatan ini mengangkat isu penyakit TBC yang menjadikan Indonesia sebagai urutan ke-3 di dunia dengan jumlah kasus 842 ribu.

Dibuka oleh Dr Rudianto MSi selaku WR III, acara ini menghadirkan dr Moh Adib Khumaidi selaku Ketua perhimpunan doker paru Indonesia cabang Sumut dan dr Eka Airlangga selaku Dept Ilmu Kesehatan Anak UMSU sebagai keynote speaker.

“Ini menjadi kebanggaan bagi kami, terlebih UMSU dipercaya sebagai Riset Center Pengendalian TB di Sumut, sungguh sebuah kehormatan bagi kami,” papar Dr Rudianto MSi memberikan sambutan. Ia melanjutkan UMSU menjadi satu-satunya PTS yang terakreditasi A, sehinga UMSU bertanggung jawab untuk berkontribusi membangun masyarakat melalui implementasi Tridarma Perguruan Tinggi.

UMSU Adakan Training BUMDes

Mengusung Tri Darma Perguruan Tinggi, UM Sumatera Utara (UMSU) bekerjasama dengan Sekolah Manajemen BUMDes (SMB) untuk menggelar “Training of Trainers Pemdamping BUMDes”. Bertempat di Auditorium FKIP UMSI, kegiatan ini diikuti 38 peserta dari dosen seluruh fakultas yang ada di UMSU.

Dalam sambutannya Dr Agussani selaku rektor UMSU memberikan apresiasi pada kegiatan pengabdian ini. “UMSU akan terus membangun kerja sama dan bersinergi dengan berbagai pihak termasuk pemerintah,”paparnya.

Rudy Suryanto selaku Sekretaris Jenderal Forum BUMDes Indonesia menyampaikan BUMDes menjadi hak sepenuhnya bagi seluruh masyarakat desa. Setiap desa telah diberikan anggaran untuk dikelola secara pribadi. Ia melanjutkan, hingga Desember 2018, 61 persen desa telah memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) atau terbentuk 45.549 unit BUMDes di Indonesia. Jumlah ini meningkat tajam dari tahun 2014 yang hanya memiliki 1.022 BUMDes. “Dalam konteks ini kita sangat memerlukan partisipasi perguruan tinggi untuk bisa memberikan pencerahan dan pemberdayaan agar SDM BUMDes ini bisa ditingkatkan,” tutupnya.

Workshop Jurnal Internasional FH UMSU : Jawab Tantangan Persaingan

Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menggelar Workshop dan Mentoring Penulisan Jurnal Internasional Terindeks Scopus pada hari Jumat (23/8). Bertempat di Aula FH UMSU, kegiatan ini menghadirkan Prof. Dr. E Lisdyono, SH., M.Hum, Guru Besar Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang.

Dalam pembukaannya, Wakil Rektor I UMSU Dr Muhammad Arifin SH MHum, mengatakan kegiatan seperti ini penting untuk menjawab tantangan persaingan yang semakin tinggi. Diharapkan melalui wokshop ini akan ada efek yang besar dalam meningkatkan kualitas jurnal publikasi internasional dari para dosen, khususnya FH UMSU.

“Publikasi ilmiah dalam jurnal bereputasi dan terindeks scopus sudah menjadi kewajiban dan tuntutan dari pemerintah yang harus dipenuhi oleh setiap dosen. Hal ini sebenarnya sudah sejalan dengan tri darma perguruan tinggi, khususnya sektor penelitian,” tambahnya. Selain kegiatan workshop dan mentoring, terdapat juga penandatangan MoU antara Fakultas Hukum UMSU dengan Fakultas Hukum UNTAG Semarang terkait tri darma perguruan tinggi.

29 Mahasiswa UMSU Ikuti Program Magang Bersertifikat BUMN

Sebanyak 29 mahasiswa dari beberapa fakultas Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dilepas untuk mengikuti Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Batch II tahun 2019, Jumat (16/8). Beberapa perusahaan yang akan menjadi tempat magang ialah, Bank Mandiri, Jasa Raharja, Pertamina, PT Timah, Pelindo I, Pegadaian, Amarta Karya, Inna Parapat, Grand Inna Medan, Hutama Karya, Jasa Tirta II Jawa Barat, Yodya Karya dan Surveyor Indonesia.

Capaian ini mencatatkan UMSU sebagai kampus di Sumatera Utara yang paling banyak mengirimkan mahasiswanya mengikuti program PMMB dan juga salah satu kampus yang awal dalam melakukan MoU program magang bersertifikat. “Saya mewakili rektor mengucapkan selamat kepada adik adik yang lulus Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB) Batch II tahun 2019 ini, karena saya tau proses seleksinya sangat ketat dan tidak mudah,” ucap Wakil Rektor III DR. Rudianto, S.Sos, M.Si dalam sambutannya.

Selain menjadi ajang pembuktian pembelajaran selama di kampus, program ini diharapkan dapat memberikan pengalaman lebih serta mengasah skill mahasiswa sehingga siap mengahadapi dunia pekerjaan setelah lulus kuliah.

Kerja Sama UMSU dan USU dalam Joint Summer Program 2019

Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dan Unversitas Sumatera Utara (USU) bekerja sama menggelar “Joint Summer Program 2019” pada tanggal 14-27 Agustus 2019. Acara yang bertemakan “Managing Dengue and Other Tropical Disease in South East Asia and The Influence of Traditional Medicine” ini mendapat dukungan dari hibah Penawaran Program Bantuan Penguatan Kelembagaan Kantor Urusan Internasional (PKKUI) Kemenristekdikti tahun 2018-2019.

Acara dibuka secara resmi oleh WR 3 UMSU, Dr Rudianto SSos, MSi di Kampus Fakultas Kedokteran UMSU, Kamis (15/8). Menurutnya program ini akan memiliki kemanfaatan yang tinggi bagi banyak pihak dalam menangani penyakit demam berdarah dan aneka penyakit daerah tropis lainnya di Asia Tenggara. “Penanganan penyakit secara tradisional ini saya kira menarik untuk dikaji secara ilmiah dengan menggunakan ilmu kedokteran modern,” lanjutnya.

Joint Summer Program merupakan kegiatan magang singkat yang diikuti sejumlah mahasiswa asing. Terdapat 26 peserta dari lima negara. Empat dari Vietnam, dua dari Prancis, satu dari Australia, empat dari Malaysia, dan lima belas dari Indonesia.

UMSU Raih Akreditasi A, Buktikan Prestasi PTMA

Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) kembali memperoleh prestasi di awal tahun 2019 ini. Pasalnya, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) berhasil menyandang akreditasi A menyusul lima PTMA lainnya yang telah berhasil meraih dan mempertahankan akreditasi A yaitu UM Malang, UHAMKA, UM Surakarta, UM Yogyakarta, dan Universitas Ahmad Dahlan.

Perguruan tinggi yang beribukota di Medan ini, berhasil mencetak rekor menjadi PTMA pertama diluar Pulau Jawa yang meraih akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Dikutip dari website resmi UMSU, Dr Agussani, MAP selaku Rektor UMSU mengatakan, raihan akreditasi A untuk perguruan tinggi yang  berhasil diraih UMSU adalah berkat kerja keras yang dilakukan seluruh civitas akademika. “UMSU merasa sangat bersyukur karena sukses meraih akreditasi perguruan tinggi dengan  peringkat A. Hal ini tidak terlepas dari dukungan semua pihak termasuk alumni dan stakeholder” tutur Agussani.

Ia melanjutkan, untuk mendapatkan akreditasi  institusi A bukanlah perkara   mudah  karena syarat dan standard yang ditentukan oleh Badan Akreditasi Perguruan Tinggi (BAN-PT)  harus terpenuhi dengan nilai maksimal. Penilaian meliputi proses pengajaran, penelitian  dan pengabdian masyarakat yang dijalankan UMSU. Selain itu juga capaian prestasi dosen  maupun mahasiswa dibidang akademik  dan non akademik dinilai secara kualitas dan  kuantitas.

Prestasi ini menjadi motivasi dan semangat seluruh PTMA salah satunya Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Muhammadiyah Kalianda “Kami segenap Akademika STIE Muhammadiyah Kalianda mengucapkan Selamat untuk Rektor UMSU dan Civitas Akademika UMSU atas prestasinya, semoga kami bisa menyusul” Ujar Chotimatuzzahra, S.E M.M selaku Ketua dari STIE Muh Kalianda. []APR

UMSU Gelar Simposium dan Workshop Internasional FK

Satu Dasawarsa Fakultas Kedokteran UMSU menggelar simposium dan workshop internasional dengan tema “Infection and Degenerative Disease from Biomolecular to Clonical Update” di Kampus FK UMSU Jl. Gedung Arca, 13-14 Juli 2018.

Simposium yang menghadirkan guru besar dari Jichi Medical University Jepang, Prof Hiroshi Nishino dan Prof Thoshihiro itu dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec Jumat (13/7).

Muhammadiyah saat ini memiliki 12 Fakultas Kedokteran dan UMSU menjadi salah satu FK yang usianya sudah mencapai 10 tahun dengan berbagai prestasi yang membanggakan.
Simposium dan Workshop internasional yang menghadirkan banyak guru besar di bidang kedokteran adalah bukti betapa komitmennya UMSU dalam melakukan proses alih teknologi dibidang kedokteran. “Selain alih teknologi maka seminar ini menjadi bagian dari program internasionalisasi perguruan tinggi Muhammadiyah,” tutur Edy.

Simposium diikuti sekitar 150 peserta yang berasal dari berbagai provinsi di Sumatera menyajikan lima tema bahasan diikuti dengan kegiatan workshop. Di hari pertama menyajikan dua judul, mulai dari “Future of Treatment of Head and Neck Cancer in Jepang” oleh Prof Hiroshi Nishino MD, PhD. Sementara itu, Prof Zulkifli Muchtar SpJP(K) menyampaikan tentang “Hipertension update for Physician.”

Hari kededua, simposium menyajikan tiga judul bahasan mulai dari “Tuberculosis and Aspergillosis in Patient TB Suspect with BTA Staining Negative” oleh dr Yahwardiah Siregar. Kemudian ” Neurosurgical Simulation Using 3D model with soft blood Vases” disampaikan Prof Toshihiro Mashiko PhD.

Simposium terakhir membahas tema “Viral Infections: Immunology Petsoective Biimoleculer Aspect of Inflammation” yang disampaikan Prof dr Syafruddin Wahid SpPA, SpF, PhD.
Bersamaan dengan Simposium dan Workshop Satu Dasawarsa FK UMSU, Edy Suandi Hamid melepas tujuh mahasiswa FKIP UMSU pada program Pertukaran Mahasiswa Keguruan se-Asia Tenggara (SEA-Teacher Batch 6) ke Thailand dan Filipina serta pelepasan lima orang mahasiswa Kedokteran UMSU ke National Taiwan University.