Pelantikan Rektor Unimus 2019-2023, Siap Raih Akreditasi Unggul

Senin (29/7), Prof Linconlin Arsyad MSc PhD selaku ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah melantik Prof Dr Masrukhi MPd sebagai rektor Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) periode 2019-2023 di aula lantai 7 Fakultas Kedokteran Unimus.

Pelantikan ini merupakan kedua kali bagi Prof Masrukhi mengemban amanah sebagai rektor Unimus. Sebelumnya, ia telah menjadi rektor Unimus periode 2015-2019.

Dalam sambutan, Prof Lincolin berpesan bahwa kini tuntutan pemimpin perguruan tinggi semakin berat. Sejak pertama menandatangani pakta integritas, rektor juga menandatangani kontrak kinerja dari majelis diktilitbang berisikan target dan capaian yang harus diraih di masa kepemimpinan untuk menjadi perguruan tinggi yang unggul.

Sementara itu, Prof  Masrukhi mengapresiasi dukungan dan support dari berbagai pihak. “Saya bersama jajaran dan BPH Unimus siap bertekad meraih akreditasi unggul dalam waktu yang relatif singkat,” ujarnya.

UNIMUS GANDENG UIB UNTUK MERINTIS KERJASAMA INTERNASIONAL

Sebagai upaya Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) dalam mengembangkan visi dalam mencapai keunggulan pada era kompetensi global, maka beberapa waktu yang lalu Unimus menggandeng Universitas Internasional Batam (UIB) untuk menjalin kerjasama internasional dengan beberapa Universitas di luar negeri.

Universitas Internasional Batam berdiri pada tahun 2000 dan merupakan salah satu Universitas swasta di Pulau Batam yang ikut berpartisipasi dalam upaya pembangunan nasional dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Sebagai Universitas yang bertujuan mencapai standar internasional maka UIB mempunyai dua program pokok internasional yaitu bagi mahasiswa dan dosen. Program-program tersebut dilaksanakan dengan bekerjasama dengan beberapa Universitas di luar negeri diantaranya: Amerika, China, Korea, Thailand, India, Malaysia, Singapura dan Swiss.

Penandatangan MoU dilaksanakan pada (17/03) bertempat di UIB dengan dihadiri oleh Rektor UIB Prof. Dr. Handoko Karjantoro, CPA., Wakil Rektor I Meiliana, SE., M.Si., Wakil Rektor II Teddy Jurnali, M.Si., dan Wakil Rektor III Hepy Hefri Ariyanto, Se., MM. Sedangkan Unimus dihadiri oleh Wakil Rektor III Dr. Djoko Setyo Hartono W, SE., MM., SH., M.Kn. dan Ka KUIK Muhammad Yusuf, Ph.D.

Kepala KUIK Muhammad Yusuf, Ph.D menyebutkan bahwa penandatanganan MoU tersebut merupakan langkah awal bagi Unimus untuk mencoba merintis kerjasama dengan beberapa Universitas di Korea. Program internasional yang kelak akan menjadi fokus kerjasama Unimus yaitu “Join degree” dengan Universitas di luar negeri yang akan dituju. Seperti halnya yang telah coba dirintis oleh Unimus sebelumnya dengan menjalin kerjasama dengan Sun Moon University Korea Selatan (baca: UNIMUS, SEAMOLEC dan Sun Moon University Korea Selatan Jalin Kerjasama). Semoga kerjasama yang telah dirintis oleh Kantor Urusan Internasional dan Kerjasama dapat menjadi awal bagi pengembangan Unimus ke depan. (dar/humas-jipc)

Sumber : UNIMUS.AC.ID

Program Studi Manajemen Unimus Tambah Doktor Baru

Rabu (25/02/2015) Dosen Ekonomi Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) Bapak Dr. Suwardi, MM. Promosi Program Doktor Ilmu Ekonomi Universitas Diponegoro (Undip) yang berhasil mempertahankan Disertasinya di hadapan para penguji yang diketuai oleh Dr. Etty Indriyani , MM. pada hari Senin (2/3/2015) di gedung Pascasarjana Undip Pleburan. Dalam disertasinya Dr. Suwardi mencoba menjelaskan tentang Peran Mediasi Pengakuan Komunitas Desa yang Berintegrasi Atas Kekuatan Pengaruh Sinergi Finansial dan Sinergi Operasional Terhadap Keunggulan Kinerja Keuangan Bank. Adapun pengujinya adalah Dr. Etty Indriyani, MM. , Dr. Irene Rini Demi Pangesti, ME. , Dr. Harjum Muharam, ME. , Dr. Sugiono, MSIE., Dr. Tarmidzi Achmad, MBA. Akt., Dr. Anis Chariri, M.Com., Akt. Promotor Prof. Dr. Sugeng Wahyudi, MM. dan Co Promotor Dr. Mochammad Chabachib, Msi., Akt.

Dr. Suwardi, MM, adalah Dosen Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Unimus, bertempat tinggal dengan keluarga bahagia di Jl. Murti Laras F 165, Muktiharjo Kidul, Kedurungan Semarang. Beliau Lulus Sarjana Ekonomi Tahun 1985 dari Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Lulus Magister Manajemen dari Program Paswcasarjana Undip (2008), dan lulus Program Doktor Bidang Ilmu Ekonomi dari Program DOktor Pascasarjana Undip (2015).

Dalam Disertasinya beliau menyampaikan bahwa Model Konseptual Daya Saing pada Bank Perkreditan Rakyat (BPR) /Badan Kredit Kecamatan (BKK) Jawa Tengah tergantung pada faktor-faktor potensial seperti tingkat komitmen prakarsa modal, factor kualifikasi asset, perbaikan kesejahteraan pegawai dalam interelasinya dengan sinergi-sinergi dalam finansial maupun operasional.

Seluruh Civitas Akademika Unimus menyampaikan Selamat dan Sukses kepada Dr. Suwardid an keluarga serta keluarga besar Fakultas Ekonomi Unimus atas keberhasilan ini moga membawa hikmah yang lebih baik dan lebih banyak khususnya bagi peningkatan kualitas di lingkungan Fakultas Ekonomi Unimus.

Sumber : UNIMUS.AC.ID

UNIMUS DIRIKAN QABILAH HIZBUL WATHAN “JENDERAL SUDIRMAN”

Ketua Kwartir Pusat Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Uun Harun Syamsudin melantik Qobilah Jenderal Sudirman Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) di sela-sela pembukaan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (GK HW) tahun 2015 di Labkesmas Unimus di Wonolopo, Desa Wonolopo, Kecamatan Mijen, Semarang (14-15/2).

Sesuai dengan Surat Keputusan Rektor Universitas Muhammadiyah Semarang No. 111/UNIMUS/SK.KP/2015 Kepengurusan Qobilah Gerakan kepanduan Hizbul Wathan, Kafilah Jenderal Sudirman, Unimus terdiri Ketua Dr H Djoko Setyo Hartono SE MM SH, MKn (Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Unimus), Sekretaris.Slamet Riyadi SKom, Bendahara Dian Chandra SPd MPd dibantu sejumlah dosen  yang  membawahi beberapa bidang, seperti bidang Pendidikan dan Latihan, bidang Kegiatan serta bidang Evaluasi dan Pengembangan.

Usai dilantik, kepada pers Dr H Djoko Setyo Hartono SE MM SH, MKn menyatakan siap mengembangkan GK HW di kampus Unimus serta mengajak sekolah Muhammadiyah di Kota Semarang menghidupkan kembali GK HW sesuai dengan keinginan Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. Din Syamsudin.

“HW didirikan 1918 atau sekitar 6 tahun setelah Organisasi Muhammadiyah berdiri dan yang membedakan dengan Pramuka di antaranya ada asas Islam di dalamnya. Di tahun 1961 HW dilebur ke dalam Pramuka dan tahun 1999 mulai ada keinginan kembali menghidupkan HW. Jenderal Sudirman merupakan tokoh nasional yang dulunya anggota HW sehingga Unimus menjadikan nama Jenderal Sudirman untuk nama Qobilah  HW Unimus” ujar Dr Djoko.

Rakerwil HW Jateng

Selama dua hari (Sabtu-Minggu, 14-15/2) Pengurus Wilayah (PW) Muhammadiyah Jateng menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (GK HW) tahun 2015 di Labkesmas Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) di Wonolopo, Mijen, Semarang.

Ketua Kwartir Pusat Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Uun Harun Syamsudin saat membuka Rakerwil Sabtu (14/2) mengutip Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof Din Syamsudin pada Jambore Nasional Pandu Hizbul Wathan di Solo Agustus tahun lalu menyatakan perlunya Pimpinan Wilayah Muhammadiyah dan perguruan tinggi Muhammadiyah (PTM) serta sekolah di lingkungan Muhammadiyah menghidupkan kembali kepanduan Hizbul Wathan.

Sedangkan Wakil Rektor III (Bidang Kemahasiswaan) Unimus Dr H Djoko Setyo Hartono SE MM SH, MKn yang mewakili Rektor Unimus Prof Dr H Jamaludin Darwis MA mengapresiasi terselenggaranya Rakerwil Hizbul Wathan di Semarang dan berharap Rakerwil kali ini bisa menghasilkan sejumlah program kerja dan hasil evaluasi organisasi kepanduan di Muhammadiyah ini. Selain itu Unimus siap pula menghidupkan HW dan membentuk HW di kampus tersebut.

Ketua Panitia Rakerwil Senen Budiarto menyatakan rakerwil dihadiri berbagai utusan Hizbul Wathan dari Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah se-Jateng, unsur PTM, sekolah Muhammadiyah serta para pejabat PW Muhammadiyah Jateng, termasuk Sekretaris PW Muhammadiyah Drs. H. Tafsir, M. Ag.

Sumber : UNIMUS.AC.ID

UNIMUS, SEAMOLEC dan Sun Moon University Korea Selatan Jalin Kerjasama

Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) terus mengembangkan jaringannya dalam menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi maju di luar negeri. Pada tanggal 16 Januari 2015, Rektor UNIMUS Prof. Dr. H. Djamaluddin Darwis, MA. didampingi oleh Kepala Kantor Urusan Internasional dan Kerjasama (KUIK) adhoc, Dr. Muhammad Yusuf berkunjung ke kantor pusat SEAMEO Regional Open Learning Centre (SEAMOLEC) yang berada di komplek Universitas Terbuka, Pondok Cabe, Tangerang untuk menjalin kerjasama dengan universitas dari Korea Selatan. Hadir pada kesempatan itu President Sun Moon University, Korea Selatan, Dr. Sun Jo Hwang untuk meneken Memorandum of Understanding (MoU) dengan Rektor UNIMUS.
Dalam sambutannya Dr. Sun Jo Hwang menyatakan “We are global oriented and Indonesian student has a great opportunity to joint with us”. Dalam nota MoU disepakati beberapa program aktifitas antara dua institusi yang meliputi (1) Development of joint courses and education programs (2) Exchange of credits (3) research collaborations. Bentuk kerjasama lain yang memungkinkan untuk dapat dikolaborasikan adalah kegiatan seminar dan workshop. Disamping itu memungkinakan untuk dapat melakukan kerjasama penggunaan peralatan, fasilitas dan sumber daya dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan.

Rektor UNIMUS Prof. Dr. H. Djamaluddin Darwis, MA. menyambut sangat gembira kerjasama yang baru saja terjalin, Rektor menyatakan bahwa “Kerjasama ini adalah kesempatan baik untuk UNIMUS dalam rangka mewujudkan misi ke depan sebagai univerersitas yang memiliki kemajuan”. (M.Yusuf)

Sumber : UNIMUS.AC.ID

Benchmarking Kantor Urusan Internasional dan Kerjasama (KUIK)

Kantor Urusan Internasional dan Kerjasama (KUIK) UNIMUS merupakan lembaga baru yang dibentuk melalui SK Rektor nomor 069/UNIMUS/SK.KP/2014 pada tanggal 24 November 2014, lembaga ini dibawah naungan Wakil Rektor III bidang kemahasiswaan dan kerjasama. KUIK memiliki tugas dalam melayani urusan internasional (Scholarships, Student Exchange, AcademicVisits, Research Collaborations) dan juga mengembangkan kerjasama (MoU) dengan perguruan tinggi luar negeri terkemuka yang dapat meningkatkan kapasitas UNIMUS menjadi “A University for the excellence” sebagaimana moto-nya.

Dr. Djoko Setyo Hartono SE, MM, SH, MKn, (Wakil Rektor III, UNIMUS) dalam pesannya menyampaikan ”Pembentukan bidang yang melayani urusan Internasional dan kerjasama dimaksudkan memperkuat posisi UNIMUS sebagai lembaga pendidikan yang berkelas dan memiliki daya saing internasional dimasa yang akan datang“ 6/01/2015.

Kunjungan KUIK ke Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Pada Rabu 24 Desember 2014, sebagaimana Surat Tugas dari Wakil Rektor III No. 371/UNIMUS/KS/2014, KUIK UNIMUS melaksanakan kunjungan perdananya dalam rangka studi banding dan menjalin kerjasama di Kantor UrusanInternasional (KUI), Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP). Dalam kunjungannya di UMP diterima oleh Bapak Ir. Regawa Bayu Pamungkas, MT (Pembantu Rektor IV UMP) dan Ibu Santhy Herawati, Ph.D (Kepala Bidang Kerjasama dan Pengembangan UMP).

“Penerapan Strategi dengan menjalin komunikasi dan memperkuat kerjasama antar KUI pada level Nasional maupun antar Universitas Muhammadiyah di Indonesia akan sangat membantu memperluas jaringan” demikian dikatakan Bu Santhy Herawati, PhD. Beliau juga menambahkan bahwa KUI harus dapat menjaring kesempatan kerjasama seluas mungkin dengan Univeritas Luar Negeri melalui (1) korespondensi (2) penawarankunjungan (3) pengiriman informasi yang dapat dikerjasamakan.

Disamping itu hasil kunjungan juga mengkaji perintisan Program Darmasiswa Mahasiswa Asing di kampus, baik melalui program pemerintah Indonesia maupun program pemerintah luar negeri. Program yang saat ini telah ditawarkan oleh Badan Kerjasama Luar Negeri DIKTI dan telah dilaksanakan UMP adalah Program “Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing” BIPA.

Kerjasama, Korespondensi dan Informasi
KUIK UNIMUS saat ini sedang membuka penawaran kerjasama dengan Kedutaan Besar negara sahabat untuk berpartisipasi pada CORNER KUIK untuk mengisi buku-buku budaya negara setempat, informasi beasiswa dan program kerjasama. Selain itu, juga mengajak dan memberikan kesempatan pada pengelola penyedia beasiswa luar negeri seperti AMINEF, DAAD,NUFFIC/ NESO, IDB, AusAID dan berbagai lembaga donor lainnya untuk dapat berkunjung dan mensosialisasikan programnya di KAMPUS UNIMUS. (M.Yusuf)

Untuk korespondensi dapat menghubungi, Muhammad Yusuf, PhD (Pengelola Kerjasama Internasional) Email: m.yusuf@unimus.ac.id, HP +62-812-1536-0411,

Sumber : www.unimus.ac.id

Muhammadiyah dan Kebangsaan NKRI

Perbincangan tentang gerak organisasi Muhammadiyah pada saat ini di era multi universalitas dan globalisasi tiada henti. Muhammadiyah sebagai gerakan Amar Ma’ruf dan Civil Movement dan Cociety menjadi daya tarik sendiri ketika di hadapkan pada politik dan kebangsaan NKRI. karena Muhammadiyah dan NKRI saling bersinergi dalam mengembalikan Kedaulatan Negara dari Penjajahan. Muhammadiyah dan Politik Kebangsaaan di kalangan internal maupun eksternal organisasi Muhammadiyah telah mengalami preposisi aktualisasi. Dilihat dari tujuan dan gerakan awal berdirinya, Muhammadiyah saat ini tidak perlu mendirikan partai atau sebagai partai (partisan).Hal tersebut disampaikan Ketua Majelis Hikmah PP Humammadiyah Jakarta Dr H Imam Addaruqutni MA (Al Hafidz) pada Seminar Keislaman yang diselenggarakan Lembaga Studi Islam dan Kemuhammadiyahan (LSIK) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) di kampus setempat, Jumat (09/01/2015).   Seminar dengan tema “Muhammadiyah dan Politik Kebangsaan” ini dibuka Rektor Unimus Prof Dr H Jamaludin Darwis MA dihadiri para wakil rektor, dekan, Ketua Badan Harian Unimus Widadi SH, Ketua LSIK Rohmat Suprapto SAg MAg dan para civitas akademik Unimus.   Muhammadiyah yang didirikan oleh KH Ahmad Dahlan, saat itu terinspirasi pemikiran reformasi keislaman terjadi di Arab Saudi dan sejumlah negara Islam di Timur Tengah untuk kembali pada kemurnian ajaran Islam (Tajdid dan Purifikasi). Sehingga pada dasarnya Muhammadiyah merupakan organisasi yang boleh dikata berpolitik namun tidak partisan. Dan politik baru dijalankan manakala komunikasi dengan penguasa menemui jalan buntu atau penguasa tidak mau mendengarkan masukan-masukan dari Muhammadiyah maupun kalangan umat Islam lainnya.   Menurut Imam Addaraqutni, bahwa KH Ahmad Dahlan dengan Muhammadiyahnya mengggunakan dua metode atau pola yaitu Manhaj Maki (pembaharuan Mekah) yang dilakukan Muh Ibnu Abdul Wahab untuk reformasi Islam di Arab Saudi secara internal serta pendekatan Manhaj Misri (Pendekatan Mesir) untuk melakukan reformasi di bidang ekternal atau ketatanegaraan sesuai tuntutan Islam. Gerakan di Mesir yang memberi inspirasi KH Ahmad Dahlan dipelopori Jamaludin Al Afghoni. Muhammadiyah merupakan salah satu organisasi dakwah untuk kepentingan seluruh umat, bukan hanya arti sempit (ibadah khusus) yaitu dakwah tentang tata cara salat, mengaji dan lain-lain, tetapi lebih luas maknanya menyangkut kehidupan sehari-hari sampai pada kehidupan ketata negaraan yang dilakukan lewat berpolitik. Namun makna dakwah belakangan dimatikan atau dipersempit lebih tepatnya di premis minorkan hanya sebagai cara-cara salat, ngaji, puasa atau hal internal keislaman saja. Inspirasi awal berdirinya  Muhammadiyah merupakan gerakan yang harus bisa memberi manfaat orang lain lewat organisasi. Karena lewat organisasi akan lebih memudahkan ke arah tujuan yang ingin dicapai.   Berbicara dan mengkaji Muhammadiyah maka perlu kajian yang mendalam dan komperhensif dengan mengembalikan Muhammadiyah pada awal berdirinya organisasi ini yang sangat jelas tujuan berdirinya organisasi ini. Juga tatacara organisasi Muhammadiyah dijalankan penuh dengan profesionalisme” Mamdukh Budiman -Reportase

Sumber : www.unimus.ac.id

Prodi Teknologi Pangan Unimus teken MoU dengan Coolnova® Technology dari Jerman

Jumat, 31 Oktober 2014 barangkali menjadi hari bersejarah bagi Unimus khususnya Program Studi Teknologi Pangan, karena berhasil menggait Coolnova Technology dari Jerman sebagai mitra dalam pelaksanaan workshop di Indonesia, termasuk riset dan pengembangan aplikasi Coolnova dalam industri penyimpanan ikan, daging dan hasil-hasil pertanian lainnya.  Coolnova® merupakan peralatan modern untuk Freezing (pembekuan) defrosting (pencairan kembali) setelah pembekuan untuk produk daging, ikan dan pangan lainnya. Bertindak sebagai pihak yang melakukan tanda tangan adalah Coolnova Technology diwakili Komisaris Perusahaan yaitu Prof Trobjorn Trondsen dan Ketua Program Studi Teknologi Pangan Unimus Siti Aminah STP MSi, disaksikan Rektor Unimus Prof Dr H Djamaluddin Darwis, MA.

Coolnova® menawarkan kualitas hasil defrosted = Kualitas Segar seperti sebelumnya pembekuan sehingga memiliki kualitas yang sama seperti saat ikan ditangkap, daging sehabis penyembelihan, dan buah sehabis dipetik, papar Profesor perikanan dari Norwegia ini. “Tidak ada drip loss, dehidrasi atau oksidasi, pada hal biasanya kehilangan berat bisa mencapai 3-5% setelah pembekuan. Dehidrasi dan oksidasi biasanya tidak bisa dihindari dari produk yang disimpan sehingga menyebabkan discoloring ikan dan daging merah. Coolnova® menawarkan efisiensi pengolahan hingga 75% yaitu penurunan waktu pencairan, juga hemat energi karena hanya membutuhkan 2-5% energi dibandingkan metode defrosting secara manual,” tambahnya.

Rektor Unimus disaksikan Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan  dan Kerjasama Dr H Djoko Setyo Hartono SE MM SH, MKn dan Wakil Rektor I Bidang Akademik Dr Ir Nurrahman MSi menyambut baik rintisan yang dilakukan oleh Prodi Teknologi Pangan Unimus, dimana hal ini sejalan dengan visi Unimus menuju kualitas global untuk melaksanakan riset-riset di tingkat internasional. M Yusuf PhD selaku biro kerjasama luar negeri Unimus berharap pada Dosen dan Mahasiswa di Prodi Teknologi Pangan, Prodi Pendidikan Kimia demikian juga Prodi Teknik Mesin dapat mengambil manfaat dengan kerjasama ini untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan dengan belajar kepada pionernya teknologi yaitu Jerman. (admin/gus)

Sumber : www.unimus.ac.id

World Class University – Cairo Middle East 2014

Semarang 2014| Jumat tanggal 26 September 2014. Keberkahan menyelimuti suasana kampus Universitas Muhammdiyah Semarang (Unimus) kedatangan Dosen Pakar dan Ulama dari Universitas Al-Azhar Cairo Mesir. Sekaligus sebagai utusan dari Kedutaan Besar Mesir untuk Republik Indonesia atase Pendidikan Tinggi. yang diterima oleh rektor Unimus Prof. Dr. Djamaluddin Darwis MA. dan Dekan Fikkes bapak H. Edy Soesanto, S.Kp, M.Kep serta penterjemah bahasa Arab bapak Mamdukh Budiman. S.S. Berkunjung ke Unimus dan memberikan ilmu dan pencerahan spiritual, serta pembelajaran bahasa Arab  kepada para mahasiswa Unimus.  ini adalah sebuah kemajuan bagi civitas akademika Unimus merambah kerjasama International dengan timur tengah.

Bahasa adalah realitas yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan tumbuh kembangnya manusia pengguna bahasa itu. Realitas bahasa dalam kehidupan ini semakin menambah kuatnya eksistensi manusia sebagai makhluk berbudaya dan beragama. Kekuatan eksistensi manusia sebagai makhluk berbudaya dan beragama antara lain ditunjukkan oleh kemampuannya memproduksi karya-karya besar berupa sains, teknologi, dan seni yang tidak lepas dari peran-peran bahasa yang digunakannya. Peran bahasa asing saat ini adalah sebuah keharusan dan wajib di era globalisasi dan kemajuan peradaban intelektual. Bahasa Arab adalah bahasa resmi dunia yang dipakai oleh seluruh umat Islam. selain bahasa Agama (Islam), paradigma perkembangan bahasa Arab kini melangkah maju sebagai bahasa pengantar ke ilmuan dan dunia profesi.

Universitas Muhammadiyah Semarang, melebarkan sayap dunia international khususnya Timur Tengah negara Saudi Arabia, Kuwait, Qatar, dan Mesir. penjajakan kerjasama ini merupakan dari visi dan misi Unimus sebagai Universitas berkelas dunia (World Class University), Dan para alumni Unimus kini tersebar di wilayah timur tengah, eropa, dan Asia (Jepang, Korea, dan Brunei Darussalam)

Sumber : www.unimus.ac.id