Aliansi BEM PTM Tegas Tolak Permenristekdikti Nomor 55/2018

Terbitnya Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Permenristekdikti) Nomor 55/2018, tentang Pembinaan Ideologi Bangsa dalam Kegiatan Kemahasiswaan di lingkungan kampus, mendapat penolakan sejumlah elemen mahasiswa, termasuk Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah (BEM PTM) Se – Indonesia. Deklarasi tersebut dilaksanakan pada hari Minggu, (4/11/18).

“Kami tegas menolak Permenristekdikti 55/2018. Sebab, di Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) telah memiliki aturan khusus yang menjadi pedoman dalam menjalani kehidupan internal kampus,” kata Rahmat sebagai Koordinator, sebagaimana dimuat di situs RMOL.

Diketahui, dengan diterbitkannya Permenristekdikti ini, maka organisasi ekstra kampus dapat masuk kampus. Kemudian, mereka bisa bersinergi dengan organisasi intra kampus di bawah pengawasan pimpinan PT untuk pembinaan ideologi kebangsaan. (Wira Prakasa Nurdia)

UM Pontianak Selenggarakan Chemistry Goes To Camp

Himpunan Mahasiswa Pendidikan Kimia (Himdikim) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah (UM) Pontianak menyelenggarakan kegiatan tahunan bertemakan Chemistry Goes to Camp yang dilakukan dalam rangka Milad Prodi Pendidikan Kimia yang jatuh pada tanggal 27 September. Kegiatan ini sendiri ini diikuti oleh 3 Sekolah Menengah Atas (SMA) di kabupaten Sintang,antara lain, SMA 1 Binjai Hulu, SMA 1 sungai tebelian dan SMA Muhammadiyah Sintang. Semua berjumlah 6 kelompok. Sintang, Senin (1/11/18)

“Kegiatan ini murni terkait pendidikan kimia, seperti: Chemistry goes to camp adalah kegiatan kemah yang dikemas dalam bentuk penjelajahan, dan tiap kelompok berlomba untuk mendapatkan nilai tertinggi dari tiap kegiatan yang dilakukan di tiap pos. Terdapat 3 pos pada penjelajahan kali ini, pada pos 1: pada post ini membahas soal seputar mata pelajaran kimia, pos 2: tentang praktikum sederhana terkait ilmu kimia, dan pos 3: peserta membahasa tentang permainan yang berkaitan dengan soal-soal mata pelajaran kimia.” Terang Ketua Panitia, Meisya Tri Farida, sebagaimana dikutip dari situs resmi kampus.

Kegiatan Chemistry Goes to Camp ini juga didampingi oleh Nurdianti Awaliyah, S.Si., M.Pd selaku dosen sekaligus koordinator lapangan (Korlap) dan didampingi oleh Marta Lisa, S.E selaku stafnya. (Wira Prakasa Nurdia)

UM Purwokerto Kembali Serahkan Mahasiswa Sorong Papua Barat

Setelah menjadi keluarga besar Universitas Muhammadiyah (UM) Purwokerto dalam bentuk program pertukaran mahasiswa melalui program Sistem Pembelajaran Daring (SPADA) selama kurang lebih dua bulan, kini mahasiswa Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong, Papua Barat (Unimuda), dikembalikan ke kampus asalnya tersebut. Proses pelepasan itu diselenggarakan di Lantai 2 Ruang Sidang Kantor Pusat UM Purwokerto, Sabtu (3/11/18).

“Saya sangat bangga pada rekan – rekan di Sorong, pastinya banyak tantangan mendirikan Universitas Muhammadiyah di Sorong, meski hampir 70 persen mahasiswanya adalah non muslim namun Muhammadiyah tetap hadir untuk semua,” ungkap Dr.H. Syamsuhadi Irsyad, Rektor UM Purwokerto, sebagaimana dikutip dari situs kampusnya.

Sementara itu, Rektor Unimuda Sorong Dr. H. Rustamdji, mengungkapkan dengan ditempatkannya mahasiswa Unimuda di UM Purwokerto merupakan satu penghargaan dan pengalaman yang berharga bagi mereka. Pertukaran antara mahasiswa ini juga merupakan salah satu pertukaran pandangan alam sekitar. (Wira Prakasa Nurdia)

KSEI Sosialisasikan Fasilitas Akses di Kampus UM Pontianak

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah (UM) Pontianak untuk pertama kalinya dikunjungi oleh pemegang AKSes Kustodian sentral efek Indonesia (KSEI). Kunjungan tersebut dalam format sosialisasi yang mengusung tema “Transparansi Informasi Melalui Fasilitas AKSes KSEI”. Acara ini diselenggarakan di Aula UM Pontianak Jalan A. Yani 111 Pontianak, Sabtu (3/11/18).

“program ini berawal dari tahun 2009, lanjut berkembang hingga sekarang. Kami berencana akan menjangkau ke daerah-daerah, akan tetapi daerah tersebut harus diseleksi terlebih dahulu. Untuk Pontianak sendiri terakhir kami kunjungi di tahun 2011 dan di tahun ini, kami kunjungi kembali guna silahturahmi kepada teman-teman. Selain itu, selama ini temen-temen dari kampus hanya mengetahui bursa efek saja. Akan tetapi, di pasar modal ada 3 institusi yaitu, Bursa, KPEI dan KSEI,” ujar Direktur Utama PT. KSEI, Frederica Widyasari, sebagaimana dikutip dari situs resmi kampus.

Adapun narasumber acara tersebut antara lain Direktur utama PT. KSEI Frederica Widyasari Dewi dan Kepala kantor BEI Kalimantan Barat Taufan Febiola. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Dekan FEB Samsudin, S.E., M.Si, Wakil Dekan FEB Dedy Hariyanto, S.E.,M.M, OJK, KSEI, dan BEI Cabang Pontianak. (Wira Prakasa Nurdia)

UMY Launching Kantin Muda Mendunia

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) meresmikan Kantin Muda Mendunia pada, sabtu (3/11)/18)  di kampus setempat.  Pada kegiatan ini juga dilakukan  Penyerahan Dana Kemandirian Ekonomi Berbasis PDM dan Launching BEDUKMAWA (Jual-Beli Produk Mahasiswa) yang diterima langsung oleh Dr. Ir. Gunawan Budiyanto, M.P Rektor UMY

Kantin Muda Mendunia  dikutip dari www.umy.ac.id  berkonsep Tropis Modern. Kenapa pilih konsep ini? Karena untuk memberikan kenyamanan pada mahasiswa dalam suasana akademis yang ada di UMY..

Dr. Agung Danarto, M.Ag perwakilan dari Badan Pembina Harian (BPH) UMY menyambut baik atas keberadaan Kantin Muda Mendunia. (Dani Kurniawan)

UM Mataram Suport Pengembangan Wisata Bertaraf Internasional

Universitas Muhammadiyah (UM) Mataram menyelenggarakan seminar internasional bekerja sama dengan University Kuala Lumpur (UnKL) Malaysia, Selasa (30/10) di Hotel Aruna, Senggigi Lombok Barat. Seminar ini untuk mendorong agar NTB lebih maksimal dalam mewujudkan  pengembangan pariwisata bertaraf internasional.
Seminar dibuka Sekda NTB, H. Rosyadi Sayuti, dihadiri Majelis Dikti Libang PP Muhammadiyah, Akbar, Ph.D Presiden UnKL Prof. Dr. Aznam Shah Hashim, Rektor UM Mataram Drs. H. Arsyad Gani M.Pd. Peserta seminar internasional dari berbagai benua mulai Afrika, Timur Tengah dan Asean, termasuk utusan sejumlah kampus Indonesia.
Rektor UM Mataram, Arsyad Ghani dalam pidatonya menjelaskan, akan ada gagasan cemerlang dalam konferensi tersebut dapat diadopsi oleh Pemerintah Provinsi NTB sebagai kontribusi pengembangan pariwisata, produk dan jasa di daerah. “Saya berharap hasil konferensi ini dapat ditindaklanjuti dan diterjemahkan dalam program nyata yang sejalan dengan visi NTB Gemilang,” katanya. (Dani Kurniawan)

Kuliah Umum Bersama OJK di UM Magelang

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan kegiatan sosialisasi sekaligus materi dalam Kuliah Umum bertajuk Peran OJK dalam Mendorong Suistanability Industri di Era Digital, bagi mahasiswa Fakultas Teknik UM Magelang, di Aula Fakultas Kesehatan (Fikes), Kamis (1/11/18).

“Era digitaliasi saat ini telah menggantikan fungsi produsen yang kini telah dilakukan oleh konsumen serta peralihan mindset dari menjual barang menjadi menjual ide,” Dekan FT Yun Arifatul Fatimah, Ph.D, sebagaimana dikutip dari situs resmi kampus.

Kuliah umum tersebut diikuti oleh 200 mahasiswa FT UM Magelang yang berasal dari empat program studi dari berbagai angkatan. Ir. Hari Purnomo, anggota DPR RI dari Komisi XI yang berasal dari Dapil Kedu juga turut hadir dan mengapresiasi kegiatan yang terselenggara atas kerjasama FT UM Magelang dengan OJK Regional Jateng dan DIY tersebut. (Wira Prakasa Nurdia)

UM Kendari Gelar International Conference

Untuk mendukung terbentuknya Undang-Undang Halal Industri, Universitas Muhammadiyah (UM) Kendari menyelenggarakan International Conference yang dilaksanakan di salah satu hotel di Kendari, Sabtu (3/11/18).

“Diharapkan, apa yang menjadi pembahasan kita ini bisa menjadi rekomendasi bagi pemerintah yang tengah menginisiasi tentang undang-undang halal industri meskipun belum jadi, sebagai pengembangan dari undang-undang halal produk yang sudah ada sebelumnya,” ungkap dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis FEBI UM Kendari La Ode Alimusa, S.E., M.Si. Sebagaimana dikutip dari Bumi Sultra.

International Conference ini sendiri menghadirkan pemateri yang kompeten di bidangnya, yakni Professor Ferri Jie dari School of Business and Law Edith Cowan Univirsity, Western Australia, dan Ir. H Nadratuzzaman Hosen, MS Mec dari Lecturer at State Islamic University, Jakarta Indonesia. Serta hadir pula Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dr. H Anwar Abbas, M.M., M.Ag. (Wira Prakasa Nurdia)

Unimus Fasilitasi SMA Sumbar Jalin Kerja Sama dengan Tianjin Politechnic University

Sebanyak 25 rombongan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah dari Provinsi Sumatera Barat beserta Kepala Dinas Pendidikan melakukan kegiatan Education Collaboration Program di Kota Shanghai – Tianjin – Beijing. Kegiatan kerjasama pendidikan dilaksanakan di Tianjin Polytechnic University (TJPU). Rabu, (31/10/18).

“Program ini diharapkan sebagai kegiatan yang saling memperkuat antara Perguruan Tinggi dan SMA di Indonesia” ujar Muhammad Yusuf direktur International Relations Office (IRO) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus).

Sebagaimana diketahui Kegiatan kerja sama tersebut difasilitasi oleh International Relations Office Universitas Muhammadiyah Semarang (IRO Unimus) sebagai upaya dalam membantu program internasionalisasi di SMA. (Wira Prakasa Nurdia)

UM Ponorogo Gelar Seminar Nasional Bertajuk Perencanaan Struktur Bangunan Tahan Gempa

Universitas Muhammadiyah (UM) Ponorogo menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk Perencanaan Struktur Bangunan Tahan Gempa Pada Desain Bangunan Era Modern yang digelar oleh Fakultas Teknik dan Sains (FTS) UM Purwokerto, di Depo Pelita Purwokerto, Kamis (1/11/18).

“Seminar ini sangat penting terutama materinya, karena bulan-bulan ini kita sering mendengar banyak musibah tentang gempa yang ada di Indonesia, oleh karena itu teman-teman perlu tau bahwa desain perumahan tahan gempa itu bagus untuk dibangun,” Ujar Ketua Himpunan Teknik dan Sains, Muhammad Iqbal S., sebagaimana dikutip dari situs resmi kampus.

Seminar ini sendiri dihadiri lebih dari 150 mahasiswa dari UM Purwokerto, Unsoed, dan UPS Tegal dan menghadirkan dua pembicara kompeten dalam bidangnya, yaitu Andri Sulistyo, S.ORlr (Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Banjarnegara) dan Prof. Ir. H. Sarwidi. (Inovator BARRATAGA Bangunan Rumah Rakyat Tahan Gempa). (Wira Prakasa Nurdia)