Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Berhasil Raih ISO 9001:2015

Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) PP Muhammadiyah resmi memperoleh sertifikasi International Organization for Standardization (ISO) 9001:2015 Penyediaan Jasa Layanan Administrasi untuk Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah.

Sebelumnya, Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah telah melalui beberapa tahap auditor dari Tuv Rheinland yang diadakan empat bulan lalu pada 14/2/2019 bertempat di Kantor Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah.

Sebagai Majelis pertama yang melaksanakan auditor ISO, Muhammad Sayuti S.Pd., M.Pd., M.Ed. selaku sekretaris Majelis Diktilitbang beranggapan bahwa ini merupakan ajang untuk muhasabah diri agar terus dapat melakukan evaluasi terkait perkembangan majelis. Beliau menambahkan sertifikasi auditor ini menjadi standar dalam menaungi 169 PTMA di seluruh Indonesia. Dengan adanya Auditor ISO ini diharapkan dapat menjadi motivasi pula bagi majelis di PP Muhammadiyah yang lain khususnya PTMA seluruh Indonesia. []APR

STKIP Muh Babel: Kontribusi Mahasiswa bagi Marwah, Agama, Nusa dan Bangsa.

Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Bangka Belitung menggelar acara wisuda Sarjana Angkatan IV tahun akademik 2018/2019 bertempat di Lantai 4 Gedung STKIP tersebut.

Perhelantan ini diikuti oleh 139 wisudawan dan wisudawati menjadi jumlah paling banyak dibandingkan tahun sebelumnya. Dr. H. Asyaraf Suryadin, M.Pd selaku Ketua STKIP Muhammadiyah yang memberikan beberapa pesan kepada para wisudawan dan wisudawati untuk dapat menjadi guru yang memiliki karakter religius dan memiliki peningkatan kejujuran yang baik dan profesional. Ia melanjutkan, STKIP dapat terus memberikan kontribusi bagi marwah agama nusa dan bangsa, karena hal tersebut merupakan tekad STKIP Muh Babel agar dapat merubah bentuk menjadi Universitas Muhamamdiyah (UNMUH) Bangka Belitung.

Dalam acara pelantikan, turut hadir Prof. Dr. Harun Joko Prayitno sekaligus Guru Besar Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan petuah agar lulusan dari STKIP Muh Babel dapat mengemban profesi guru yang mampu mengawal, memandu dan ikut dalam perubahan globalisiasi yang begitu cepat ini menuju tercetaknya sumber daya manusia Bangka Belitung dan Indonesia yang lebih baik di masa depan. []APR

Mahasiswa UMM Ciptakan Kapal Selam, Tingkatkan Keamanan Sektor Maritim

Muhammad Syukron memenuhi undangan dari Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke Markas Besar (Mabes) TNI, pada Jumat (26/04). Pasalnya, Mahasiswa yang berasal dari Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Malang ini telah berhasil menciptakan kapal selam tanpa awak yang mampu melakukan pemantauan, Patroli Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) hingga operasi Search And Rescue (SAR).

Berawal dari ketertarikan kapal selam yang Syukron rancang, Panglima Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., menjanjikan untuk menjembatani proyek tersebyt untuk diteruskan ke Kementrian Pertahanan (Kemhan) dan Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas).

Membutuhkan waktu 1.5 tahun, Kapal selam ini memiliki banyak keunggulan salah satunya yaitu kapal selam ini dapat menggunakan wireless (nirkabel). Selain itu, kapal selam ini menggunakan sistem ballast sehingga lebih hemat baterai. “Dengan menggunakan sistem ballast, membuatnya menyerap air saat menyelam dan menyemburkan air naik ke permukaan, seperti kapal sungguhan” terang Syukron dikutip dari rilis yang kami terima. []APR

Tingkatkan Bidang Pendidikan, Muhammadiyah-Taiwan Jalin Kerjasama

Kamis (25/04), Taipe Economic and Trade Office in Indonesia melakukan kunjungan dengan Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Gedung PP Muhammadiyah Jalan Cik Ditiro 23 Yogyakarta. Kunjugan ini diterima langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir didampingi Sekretaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Muhammad Sayuti, Kepala Kantor Bidang Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Yordan Gunawan, dan Staff Kantor PP Muhammadiyah Bachtiar Dwi Kurniawan.

Kunjungan yang diwakili oleh Director Education Division Shu Fen, Grace, Ou, President Shin Chien University Michael J. K. Chen, dan President Asia University Taiwan, Jffrey J.P Tsai ini bertujuan untuk meningkatkan kerjasama dalam bidang pendidikan. Hal ini mendapatkan disambut dengan baik oleh Muhammadiyah, melihat Taiwan sendiri sudah pernah melakukan kunjungan dengan beberapa Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM).

“Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah tentu memiliki ruang untuk menjalin hubungan dengan berbagai pihak, sebagai wujud Islam rahmatan lil alamin, karena itu, kita juga memanfaatkan hubungan baik ini untuk meningkatkan studi S2 dan S3 dan sekaligus program-program pengembangan pendidikan bagi Perguruan Tinggi Muhammadiyah,” ujar Haedar Nashir dikutip dari portal online suaramuhammadiyah.id.

Selanjutnya, kerjasama ini akan menyasar pada pemberian beasiswa, pengiriman santri dari Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah dan Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah untuk program Ramadhan di Taiwan, dan Taiwan Higher Education Fair (THEF) 2019 yang akan diadakan di Universitas Muhammadiyah Yagyakarta (UMY) bekerjasama dengan Taipei Economic and Trade Office. []APR

Era 4.0 PTMA Terapkan Program PJJ Berbasis e-Learning

Isi dari ‘Deklarasi Samarinda’ menghasilkan beberapa butir salah satunya program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) berbasis mata kuliah, program studi atau perguruan tinggi. PJJ menjadi salah satu peluang dalam kemajuan teknologi komunikasi dan informasi.

Tepat pada Rabu (24/04), Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah mengadakan Pelatihan dan Implementasi Sistem Pembelajaran Jarak Jauh Berbasis e-Learning dan diikuti wakil PTM se-Indonesia bertempat di Samarinda. Pelatihan yang diadakan selama 3 hari berturut-turut ini juga diinisiasi oleh Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) sebagai center of e-learning development.

Rektor UM Semarang, Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd. dalam media online jogjaper.net menyatakan perlu adanya upaya dalam pemerataan akses pendidikan di era 4.0 saat ini. Setiap PTM, perlu memiliki supporting team (unit pendukung, pengelola, pelayanan) untuk penerapan Pembelajaran Jarak Jauh berbasis e-Learning di institusi masing-masing. Pimpinan PTM perlu memilki kebijakan untuk membangun infrastruktur PJJ berbasis e-Learning baik sofware maupun hardware yang memadai.

Prof. Dr. H. Edy Suandi Hamid, M.Ec. selaku wakil ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah menyampaikan bahwa Deklarasi Samarinda akan menjadi spirit bagi setiap PTM untuk mengimplementasikan PKK berbasis TIK. “Insya Allah PTM akan bergerak cepat mengembangkan PJJ di semua PTM. Saat ini sudah cukup banyak PTM melaksanakan PJJ dalam bentuk mata kuliah, yang sifatnya blended learning. Artinya, sebagian tatap muka dan sebagian PJJ,” kata Prof Edy yang menjadi salah satu pembicara dalam pelatihan tersebut. []APR

Drs. H. Jazim Ahmad, M.Pd Resmi Jabat Rektor UM Metro

Universitas Muhammadiyah Metro menggelar pelantikan dan serah terima jabatan rektor, untuk masa jabatan 2019-2023, di aula gedung E, kampus setempat, Rabu (24/4/2019). Keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah  menetapkan Drs. H. Jazim Ahmad, M.Pd., resmi menjabat sebagai rektor UM Metro, periode 2019-2023.

Turut hadir dalam acara pelantikan yaitu Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. H. Agung Danarto, M.Ag., Dalam sambutannya ia menyampaikan tugas pimpinan UM Metro dalam menjaga kenyamanan serta berkewajiban untuk menerapkan sistem atau standar kaderisasi.

Tak hanya sekedar menyarankan, di tengah-tengah pidatonya beliau juga memberi contoh konkrit perihal pengkaderisasian yang sudah berjalan di beberapa perguruan tinggi. “Di perguruan tinggi yang lain itu setiap pagi, pak rektor (mampu mengerahkan) karyawan dan dosennya minimal seperempat jam tadarus Qur’an, itu bisa diterapkan di Perguruan Tinggi Muhammadiyah,” sarannya.

Rektor Baru UM Metro menambahkan untuk menjalankan roda kepemimpinannya sebagai Rektor UM Metro, ia akan senantiasa mematuhi peraturan, perundangan yang berlaku di Perguruan Tinggi dan selalu berpedoman kepada garis-garis Persyarikatan yang tertuang dalam Muqaddimah Anggaran Dasar.

“Dengan ini saya berjanji bahwa dalam melaksanakan amanat Persyarikatan Muhammadiyah senantiasa bersungguh-sungguh, menjunjung tinggi petunjuk Allah sesuai Al-Qur’an dan Sunnah Rasul dalam segala kebijakan dan tindakan.Mematuhi perundangan, peraturan, dan ketentuan lain yang berlaku di Perguruan Tinggi.”  []APR

Rustamadji Terima Anugerah Sebagai Tokoh Perubahan Republika

Jejak Dr. Rustamadji, M.Si di dunia pendidikan khususnya didaerah Timur tidak terbilang baru. Pasalnya, posisinya sebagai Ketua Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah berhasil ia bawa dan bertransformasi menjadi Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong dengan berbagai keberhasilan dan prestasi.

Kepeduliannya terhadap salah satu suku asli Indonesia, serta perjuanganya untuk mempertahankan eksistensi mereka sebagai suku asli Papua membuat namanya terpilih menjadi Tokoh Perubahan tahun 2018 versi Republika. Dr. Rustamadji, M.Si. menerima anugerah Tokoh Perubahan Republika 2018 yang diserahkan oleh Kepala Bekraf, Triawan Munaf dan Erick Thohir serta didampingi oleh Pimpinan Redaksi Irfan Junaidi  di Djakarta Theater, Tahmrin, Jakarta Pusat, Rabu (24/04).

Dikutip dari media online suaramuhammadiyah.id hal ini berawal pada tahun 2007 Rustamadji prihatin melihat warga asli salah satu kampung 3 T (terdepan, tertinggal, dan terpencil) yaitu Suku Kokoda tinggal di tanah yang tidak mereka miliki. “Kalau kita tidak peduli terhadap mereka, tentu mereka akan lebih parah kondisinya. Jadi, kita harus berbuat sesuatu untuk suku Kokoda,” ungkapnya.

Melalui proses panjang, Rustamadji bersama dengan Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PP Muhammadiyah, Lazismu, serta PTM lainnya yaitu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melakukan program untuk memberdayakan Kampung Kokoda. Alhasil, kepemilikan tanah, akses jalan, air, masjid, TK dan SD, rumah baca Mahardika Kokoda, serta akses administrasi sudah dimiliki Suku Kokoda.

Diakhir perbincangannya di situs republika.id ia menyampaikan bahwa diperlukannya upaya untuk membangun karakter sehingga dapat menumbuhkan budaya rajin, semangat, serta budaya produktif dalam diri masyarakat Kokoda. []APR

Dosen Farmasi UMP Raih Penghargaan dalam Pekan Imunisasi Dunia

Rasa bangga dan bahagia tidak bisa diungkapkan seorang Didik Setiawan PhD Apt, sebab Dosen Farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) ini kembali menorehkan prestasinya. Setelah terpilih menjadi satu-satunya peneliti dari Indonesia oleh World Health Organization (WHO). Belum lama ini, Didik baru saja mendapatkan penghargaan dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Dosen yang merampungkan studi doktoralnya di negeri Kincir Angin ini mendapat penghargaan untuk dedikasi dalam program imunisasi dalam bentuk karya tulis terbaik yang terpublikasi internasional. Penghargaan tersebut di berikan dalam hari pekan imunisasi dunia 2019 di gedung Kemenkes RI.

Didik terpilih setelah penelitiannya tentang vaksin HPV untuk kanker serviks yang sudah di publikasikan di jurnal internasional. Ia mengaku sangat bersyukur bisa mendapatkan penghargaan tersebut.

“Senang sekali, sangat bersyukur karena penelitian saya diniali baik untuk Indonesia. Apalagi, ini kan lomba yang diikuti seluruh orang di Indonesia, dan hanya dipilih 5 orang yang kebanyakan dari Jakarta,” kata Didik di Purwokerto, Kamis (25/4/2019)

Sementara itu, Rektor UMP, Dr Anjar Nugroho mengatakan sangat mengapresiasi prestasi Didik Setiawan PhD Apt tersebut. Yang telah mengharumkan nama UMP di kancah nasional hinggak internasional.

Rektor bersyukur dan mengapresiasi terpilihnya Didik Setiawan PhD Apt, Dosen Farmasi yang berhasil meraih penghargaan dari Mentri Kesehatan Republik Indonesia dalam rangka hari pekan imunisasi dunia 2019. Penghargaan diberikan atas dedikasinya dalam program imunisasi dalam bentuk Karya Tulis Terbaik Terpublikasi Internasional.

Pengelolaan Aslama, Bentuk Kader Mahasiswa Berkualitas

“Selama ini Aslama belum sepenuhnya menjadi pusat lembaga kederisasi dan belum sepenuhnya dikelola dengan professional menggunakan manajemen yang bagus, dan Aslama masih berfungsi sebagai tempat penginapan mahasiswa, oleh karena itu kita berharap adanya program Aslama yang baik dapat menjadi terobosan baru terkait pengembangan Aslama PTMA kedepan” ujar Rohmat Suprapto, S.Ag., MSI. selaku Ketua Pengurus Asosiasi Pengelolaan Asrama (Aslama) Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah Periode 2019-2021.

Tepat pada Rabu (24-04), Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah melaksanakan prosesi pelantikan Anggota Pengurus Asosiasi Pengelolaan Asrama (Aslama) Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah sekaligus pembukaan Pelatihan Manajemen Pengelolaan Asrama Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah di Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

Peran Aslama disini tidak hanya sebagai tempat menetap bagi mahasiswa namun Aslama dapat menjadi tempat untuk menciptakan kader-kader Muhammadiyah yang unggul pula. “Aslama menjadi tempat untuk kaderisasi mahasiswa sehingga dapat mendorong dan menjadikan mahasiswa unggul baik dalam segi kognitif dan mendorong mahasiswa untuk terlibat dalam lini kegiatan kampusnya pula” tutur Dr. H. Muchlas, M.T. selaku Wakil Rektor 1 UAD.

Selain prosesi pelantikan, pada kesempatan ini juga dibukanya Pelatihan Manajemen Pengelolaan Asrama Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah yang diresmikan oleh H.Sudarnoto Abdul Hakim, M.A., Ph. D. selaku wakil ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah. Beliau juga menyampaikan pesan bahwa Aslama merupakan ruh dari PTMA sehingga perlu dilakukan pengelolaan yang baik agar dapat menjadi pusat terbentuknya kader Muhamamdiyah yang berkualitas.

Dalam kegiatan ini juga turut hadir Drs. H. A. Dahlan Rais, M.Hum sebagai Keynote Speaker dalam pelatihan manajemen Pengelolaan Aslama yang dihadiri oleh kurang lebih 50 Anggota []APR

UNMUHA Aceh, Adakan Wisuda 562 Mahasiswa

Universitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA) mengadakan Wisuda Sarjana dan Pascasarjana angkatan XXXVI di Aula Unmuha Convention Center (UUC) Ahmad Dahlan, Komplek Kampus Unmuha, Kawasan Batoh, Banda Aceh, Sabtu (20/4). Prosesi Wisuda ini dipimpin langsung olen Rktor Unmuha Dr. H. Muharrir Asy’ary Lc. M. Ag. Dan diikuti sebanyak 562 sarjana (S-1) dan Magister Kesehatan Masyarakat.

Rektor Unmuha, Dr Muharrir melalui portal online tribun.news memberikan pesan untuk menjadi lulusan yang memperhatikan moral, ilmu, pengkaderan, dakwah dan perjuangan. Ia mengatakan, Muhammadiyah mendirikan lembaga pendidikan tingginya sebagai lembaga pendidikan kader. Tujuannya diharapkan setelah menyelesaikan studinya, para sarjana benar-benar menjadi kader tumpuhan harapan bangsa dan umatnya yaitu kader yang beriman, berakhlak, berilmu dan terampil serta bermanfaat di tengah-tengah masyarakat. “Hal yang perlu diingat yaitu Unmuha ibarat ibu kandungmu yang kedua karena itu, harus menjaga almamater dan membantu menjaga nama baik Muhammadiyah” tutur Dr Muharrir.

Prof. Lincollin Arsyad, M.Sc., Ph.D. selaku Ketua Majelis Dikti PP Muhammadiyah juga menambahkan bahwa peran universitas akan melahirkan pemimpinan bangsa oleh karena itu dibutuhkan pendukung berupa fasilitas yang baik pula untuk dapat mencerdaskan otak” ujar Lincollin Arsyad. []APR