Tim Caving Hiawata FT UM Palembang Jelajahi Goa Leang Pute

Tim caving mahasiswa pecinta alam (mapala) Hiawata Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Palembang akan melakukan ekspekdisi ke Goa Leang Pute. Goa ini terletak di kawasan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung (TN Babul), Sulawesi Selatan. Dengan kedalaman sekitar 260-270 meter, Goa Leang Pute merupakan salah satu goa terdalam di dunia.

Tiga atlet yang akan mengikuti ekspekdisi ini adalah Aldi Agustian (23), Tatang (22), dan Gusti Subriansyah (23). Pada awalnya ada enam atlet yang disiapkan namun setelah melewati beberapa seleksi akhirnya mengerucut ke tiga atlet.

Semua persiapan sudah selesai. Pemberangkatan ekspekdisi dilakukan pada tanggal 21 Juli 2019. Dengan waktu estimasi pulang pergi dua minggu, tim telah mendapatkan dana dari pengajuan proposal sebesar Rp 10.650.000,00.

Ekspekdisi terasa sangat spesial karena Mapala Hiawata menjadi tim pertama dari Sumatera Selatan yang melakukan penjelajahan ini. Selain itu, keberhasilan ekspekdisi ini akan menentukan ekspekdisi berikutnya yaitu ke Goa Hang Son Doong, Vietnam.

International Friendly Campus, UMY adakan Summer School

Summer School ini menjadi sarana untuk menunjukan kualitas UMY sebagai internationalfriendly campus” papar Dr. Ir. Gunawan Budiyanto, MP selaku Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) saat membuka program Summer School pada Senin (22/7) di Gedung K.H Ibrahim UMY.

Program yang diadakan rutin setiap tahunnya ini berhasil diikuti oleh 62 peserta yang berasal dari 25 negara. Gunawan melanjutkan, kegiatan ini akan dilaksanakan selama tiga minggu dengan materi sesuai bidang masing-masing. “Ada 7 program Summer School yang berasal dari beberapa fakultas,” lanjutnya.

Diakhir, Gunawan berharap kegiatan ini UMY dapat dikenal oleh masyarakat di kancah Internasional. “ini menjadi komitmen UMY sebagai kampus yang internationalfriendly dan sesuai dengan kredo kampus Young dan Global (Muda Mendunia),”

Es Krim Patatas, Es Krim Ubi Jalar Fakultas Pertanian UMP

Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menciptakan terobosan baru yaitu membuat es krim dengan ubi jalar. Es krim ini dinamai es krim Patatas. Penemuan ini cukup unik karena biasanya es krim terbuat dari tepung maizena.

Pemilihan ubi jalar sebagai bahan baku tentu tidak tanpa sebab. Kandungan serat yang tinggi menjadi pertimbangan awal pembuatan tersebut. Melihat pada kondisi pada anak-anak yang sering kekurangan serat karena tidak menyukai sayuran. Es krim ini pun bisa menjadi pilihan di antara es krim yang lain.

Selain itu kandungan antioksidan dan karbohidratnya sangat berguna bagi tubuh. Antosianin, antioksidan alami dalam ubi jalar, sangat baik untuk kesehatan saluran pencernaan. “Karbohidrat kompleks juga akan menyerap kelebihan lemak dan kolesterol serta mencegah sembelit. Selain itu, ubi jalar juga mengandung vitamin A, B, C, zat besi, dan kalsium yang tentu sangat diperlukam tubuh manusia,” kata Ir Bambang Nugroho MP selaku Dekan Fakultas Pertanian UMP.

UMSU Rencanakan Kerja Sama Pusat Kajian Budaya Melayu

Jumat (19/7/19), Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Dr Agussani, MAP, melakukan kunjungan ke Kantor Gubernur Riau. Kunjungan ini dalam rangka menjajaki kerja sama pengembangan sumber daya alam melalui pendidikan dan pusat kajian budaya Melayu. Kunjungan ini didampingin oleh tokoh agama Sumut, KH Amiruddin, MS.

“Sebagai pimpinan perguruan tinggi saya merasa terpanggil untuk bisa ikut menyumbangkan pikiran, ide dan gagasan dalam pengembangan sumber daya manusia. UMSU dalam hal ini siap untuk melakukan kajian terkait Budaya Melayu,” ujar Agussani.

Gagasan Melayu Bersatu sudah didengungkan di beberapa pertemuan tokoh Melayu. Eksistensi budaya Melayu penting untuk dipertahankan agar tidak tergerus dan tersapu perkembangan zaman.

Umri Melepas 962 Mahasiswa KKN-PPM

Sebanyak 962 mahasiswa resmi diberangkatkan ke lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada hari Senin (22/7/19). Pada periode ini Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) melaksankan KKN Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPM) di enam Kabupaten Kota, yaitu Kabupaten Kampar, Kabupaten Siak, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Indragiri Hulu, Kabupaten Bengkalis, dan Kota Pekanbaru.

Ridhan Fauzi ST, MT selaku ketua Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat (LP2M) menjelaskan bahwa KKN kali ini cukup berbeda karena seluruh kelompok melaksanakan Studi Etnografi. Studi Etnografi merupakan pemetaan dengan mengobservasi kondisi masyarakat di lokasi KKN secara riil. Nantinya hasil akhir dari KKN bisa membentuk peta dakwah yang berguna bagi Muhammadiyah.

Rektor Umri, Dr. H. Mubarak, M.S.i, menyampaikan dalam sambutannya agar para mahasiswa bisa memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. “Dengan memahami perbedaan di dalam kelompok selama KKN, maka akan dapat memahami permasalahan yang ada di masyarakat juga,” ujarnya.

Unismuh Palu Terapkan Simak Berbasis TI

Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu mulai menerapkan Sistem Informasi Akademik (Simak) berbasis Teknologi Informasi (TI)  di tahun akademik 2019/2020. Penerapan ini untuk mencegah praktik jual beli nilai dan kehadiran mahasiswa siluman.

Selain itu adanya sistem berbasis TI akan mempermudah pelayanan kepada mahasiswa dan dengan begitu pelayanan menjadi lebih efektif dan efisien. Hal-hal yang terkait dengan informasi nilai, mata kuliah, maupun pelayanan administrasi dapat diakses dari rumah sehingga tidak perlu datang ke kampus dan antri.

Rektor Unismuh Palu, Dr. Rajindra, SE., MM, manambahkan bahwa tidak ada toleransi bagi yang melakukan praktik-paraktik kotor tersebut. Mahasiswa siluman secara otomatis akan tersaring dengan sistem. Dosen nakal pun tidak akan memiliki kesempatan untuk melakukan transaksi jual beli nilai. Keterlambatan memasukkan nilai akan membuat dosen mendapat teguran.

Sebelumnya,  sejumlah operator mulai dari tingkat Prodi, Fakultas dan Universitas, termasuk semua dosen dan perwakilan mahasiswa mengikuti sosialisasi serta pelatihan Sistem Informasi Akademik (Simak) dan Sistem Informasi Kepegawaian (Simpeg) agar siap menghadapi sistem baru ini.

UM Metro Menggelar Rangkaian Academic Event

Program Pascasarjana (S-2) Universitas Muhammadiyah (UM) Metro menggelar rangkaian acara “Seminar, Doctoral Study, dan Academic Writing Workshop” pada hari Sabtu (20/7/19). Kegiatan ini dihadiri dua guru besar dari Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), Prof. Norhamidi Muhammad dan Assoc. Prof. Dr. Edy Heriyanto Mijan, sebagai keynote speaker.

Dalam sambutannya, Dr. Agus Sujarwanta, M.Pd., selaku Wakil Rektor I Bidang Akademik menyatakan rasa tersanjung atas kehadiran dua guru besar UKM. UM Metro dan UKM sudah menjalin kerja sama sejak tahun 2016. Beberapa event sudah terealisasikan namun untuk kali ini, rangkaian acara terasa lebih menantang karena membicarakan tentang Doctoral Study. Wakir Rektor I Bidang Akademik juga meminta arahan dan strategi untuk dosen UM Metro yang akan menempuh Study Doctoral. “Dengan adanya kerja sama UKM dan UM Metro, mudah-mudahan dosen yang terkualifikasi doktor menjadi terus bertambah,” ujarnya.

Assoc Prof. Dr. Edy Heriyanto Mijan mengungkapkan fakta bahwa faktor penyebab penelitian bertahun-tahun tidak terindeks jurnal internasional bukan dikarenakan bahasa namun karena penelitian tidak memuat penemuan baru. Sehingga hasil penelitian seakan hanya memindahkan penelitian dari orang lain.

FIK UMMAT Lakukan Kolaborasi Misi Kemanusiaan

Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) melakukan kolaborasi dengan Fakulti Perubatan Universiti Kebangsaan Malaysia untuk melakukan misi kemanusiaan. Kolaborasi itu dinamakan “Program Pasca Gemba Bumi Indonesia-Misi Kemanusiaan Lombok 2019-Kolej Tun DR. Ismail-Universiti Kebangsaan Malaysia.”

Dilaksanakan dari tanggi 16-22 Juli 2019, sasaran dalam kegiatan ini merupakan korban gempa Lombok. Tiga lokasi yang dipilih untuk melakukan realisasi adalah Yayasan Peduli Anak Lombok Barat, Yayasan Lombok Care Lombok Barat, dan Lombok Utara.

Kolaborasi ini diikuti oleh 20 mahasiswa dan tiga orang pendamping dari masing-masing institusi. Diharapkan kegiatan ini dapat membawa citra UMMAT yang lebih postitif serta meningkat kerja sama yang lebih beragam dengan Universiti Kebangsaan Malaysia.

Leadership Training Angkatan 4, Rektor UMS Rappang Raih Nilai Tertinggi

Dr Jamaluddin Ahmad berhasil meraih nilai tertinggi pada post tes pelatihan leadership training yang digelar oleh Majelis Diktilitbang PPM di Hotel Jayakarta, Minggu (21/7).

Sebelum di uji, pimpinan PTM terlebih dahulu diberikan materi mengenai kepemimpinan. Jamaluddin selaku Rektor UMS Rappang merasa bersyukur atas nilai yang telah diraih “Dalam pelatihan ini saya pribadi sering berdiskusi dengan rektor lainnya” ujarnya.

Ia juga melanjutkan, momentum ini dapat menjadi wadah untuk lebih dekat satu dengan lainnya. “Banyak pelajaran yang kami ambil, selain itu kami juga dapat lebih dekat dan mengenal satu sama lain lebih lama” tutupnya.

Unimus Resmi Menambah Program Studi S-2

Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) resmi menambah program studi S-2 menyusul SK S-2 Keperawatan yang diserahkan oleh Prof Dr Sugiharto selaku Kepala LLdikti Jateng, dan diterima langsung oleh Prof Dr H Masrukhi selaku Rektor Unimus di Kampus Unimus, Jum’at (19/7).

“Semoga proses ini dapat menjadi awalan untuk Unimus dapat meraih akreditasi perguruan tinggi (APT) nilai unggul (A)” ujar rektor dengan optimis.

Totok Prasetyo menanggapi saat ini masyarakat mulai tidak membedakan PTN dan PTS. “ Banyak PTS dengan akreditasi A atau B menjadi tujuan utama calon mahasiswa, karena akreditasi sebagai salah satu tolok ukur penting masyarakat dalam memilih perguruan tinggi” tuturnya.

Diakhir, Totok berharap Unimus dapat meraih akreditasi unggul menyusul 5 PTS di Jateng yang lebih dulu menerima APT nilai unggul.