STKIP Muhammadiyah Barru dan 4 Perguruan Tinggi Jalin Kerja Sama Program Peningkatan Mutu Program Studi

STKIP Muhammadiyah Barru dan 4 Perguruan Tinggi Jalin Kerja Sama Program Peningkatan Mutu Program Studi

Bertempat di Pascasarjana STAI Al Furqan, Makassar, tim penjaminan mutu STKIP Muhammadiyah Barru yang dipimpin langsung Kepala Pusat Penjaminan Mutu, Wahyudi Rauf, M.Pd., menyelesaikan kegiatan pendampingan penyusunan borang, Minggu, (022/01/2023). Aktivitas tersebut merupakan bagian dalam Peningkatan Mutu Program Studi. STKIP Muhammadiyah Barru bersama empat perguruan tinggi yaitu STIA Abdul Haris, STAI Yapnas Jeneponto, STAI DDI Maros, dan STAI Al Furqan menjalankan aktivitas bersama dalam rangka pemenuhan instrumen akreditasi.

Kegiatan tersebut terselenggara dengan dukungan LLDikti Wilayah IX dengan memberikan dukungan berupa fasilitator. Prof. Dr. H. Nasir Hamzah, dan Ramli, M.Si, sebagai fasilitator untuk mendampingi tim dalam penyusunan borang. Dr. Andi Fiptar Alam, Ketua STKIP Muhammadiyah Barru mengemukakan bahwa dengan adanya program ini akan menjadi langkah-langkah penguatan kelembagaan sekolah tinggi menuju universitas. Sebagaimana diketahui bahwa STKIP Muhammadiyah Barru sementara berbenah dalam mewujudkan transformasi kelembagaan menjadi Universitas Muhammadiyah Barru.

Andi Fiptar menjelaskan bahwa assesmen lapangan dan juga serangkaian tahapan telah diselesaikan. Sehingga Andi Fiptar menggambarkan bahwa kegiatan penyusunan borang seperti ini, menjadi langkah untuk memperkuat penjaminan mutu. Sementara itu Ismail Suardi Wekke, Direktur Program Indonesian Universities Consortium on Socio-Religious Studies (IUCSRS) menyatakan bahwa jejaring perguruan tinggi yang terbentuk sejak November 2022 lalu berkolaborasi dalam pelbagai hal, termasuk dalam langkah mewujudkan budaya mutu.

Selanjutnya, Ismail mengemukakan bahwa ada tuntutan untuk mencapai rekognisi dalam pelbagai jenjang. Sehingga Ismail menyampaikan bahwa itu semua hanyalah bonus dari aktivitas memenuhi penjaminan mutu baik internal maupun eksternal. “Adapun dengan adanya peringkat semata-mata merupakan sasaran antara belaka, akhir dari ini semua adalah terbentuknya budaya mutu di perguruan tinggi” tutur Ismail yang juga sekretaris Dewan Pendidikan Kabupaten Maros.

Lebih lanjut Ismail mengemukakan bahwa dalam aktivitas fasilitasi keberadaan perguruan tinggi itulah Dewan Pendidikan melaksanakan serangkaian kegiatan yang bertujuan membentuk ekosistem pendidikan. “Ini masih tahap awal, masih diperlukan aktivitas lanjutan. Sehingga bisa menyelesaikan kelengkapan dokumen untuk selanjutnya dikirim ke lembaga akreditasi,” pungkas Ismail.

Mahasiswa UMM Ciptakan Inovasi Sepeda Listrik Tenaga Surya

Mahasiswa UMM Ciptakan Inovasi Sepeda Listrik Tenaga Surya

Brilly Eldon Fachruddin, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) berhasil menciptakan sumber energi ramah lingkungan. Brilly  mengusung ide kendaraan masa depan hemat energi bersama sembilan anggota timnya dengan membuat sepeda listrik tenaga surya. “Produk ini merupakan produk hasil penyempurnaan konsep yang diangkat oleh senior kami. Jika angkatan sebelumnya belum berhasil menstabilkan daya yang masuk, Alhamdulillah tim kami berhasil menemukan dan memecahkan permasalahan tersebut,” paparnya. 

Sepeda listrik tenaga surya akan menerima energi dari cahaya yang masuk ke panel dan langsung ke aki. Kemudian mesin selanjutnya yaitu controller yang akan menghubungkan antara animo dengan setelan gas. “Dari cahaya matahari disambungkan ke controller untuk menstabilkan arus daya masuknya ke aki, sedangkan dari aki nanti masuk ke mesin lagi di controller. Ini untuk menghubungkan antara dinamo dan setelan gasnya agar arus yang dikeluarkan oleh akinya nanti stabil,” papar Brilly. 

Uji coba sengaja dilakukan pada waktu malam hari dan tidak ada cahaya matahari atau arus yang masuk. Mereka menggunakan cahaya matahari yang telah terlebih dahulu disimpan siang hari sebelumnya. Uji coba ini berhasil mencapai perjalanan hingga 12 km. Perjalanan ini menghabiskan tiga bar daya dari total lima bar keseluruhan yang tersedia. 

Listrik yang dihasilkan dari cahaya matahari tidak hanya menghasilkan arus sepeda namun juga dapat menyalakan lampu pada sepeda. Selain itu Brilly dan tim juga mengubah peletakan pedal yang awalnya diletakan pada roda belakang, diganti ke depan agar bekerja dengan semestinya. Juga agar mesin tidak mudah rusak. 

Manfaat temuan ini berhasil mengurangi penggunaan kendaraan bermotor, penghematan listrik, dan energi matahari. Penggunaan jangka panjang juga lebih efisien terutama penggunaan jarak tempuh dekat. “Saya berharap, inovasi ini dapat menjadi ikhtiar manusia dalam menjaga bumi dari polusi dan penyebab kendaraan bermotor,” paparnya. Ke depan, Brilly dan timnya ingin inovasi ini dapat digunakan secara universal. Mereka berencana mengembangkan produk agar mesin yang digunakan tersebut dapat diaplikasikan di berbagai sepeda lain.

Ide sepeda listrik ini juga berhasil menarik perhatian Kepala Laboratorium Teknik Industri UMM, Rahmat Wisnu Wardana. “Mereka bahkan sudah melakukan uji coba dari Sawojajar ke UMM kampus III tanpa mengayuh sama sekali. Itu satu hal yang keren.  Apalagi pada umumnya sepeda listrik beroperasi dengan menggunakan pengecasan yang dilakukan langsung dengan menghubungkan pada daya, sedangkan karya ini menggunakan tenaga surya,” pungkasnya.

FEB UMJ Jadi Tuan Rumah Hari Bermuhammadiyah IV

FEB UMJ Jadi Tuan Rumah Hari Bermuhammadiyah IV

FEB Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) menyelenggarakan Hari Bermuhammadiyah (HBM) IV sejak Sabtu (21/1) lalu. Kegiatan ini terselenggara dengan tujuan untuk menguatkan ekonomi umat dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMJ. FEB bekerja sama dengan kurang lebih 100 UMKM di Tangerang Selatan. Dalam kegiatan ini ada pula bagi-bagi voucher belanja makanan senilai Rp40.000,00.

Dalam kegiatan ini hadir beberapa pihak, di antaranya pimpinan dan sivitas akademika UMJ; perwakilan Kedutaan Besar Pakistan di Indonesia; Wakil Ketua DPR-RI, Rachmad Gobel; Direktur Utama PT KAI Logistik, TLN Ahmad Malik Syah; dan Deputi Direktur Bank Indonesia, Rita Nawangsari. Kemudian, hadir pula Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Prof Dr KH Abdul Mu’ti MEd di Masjid At-Takwa UMJ.

Kegiatan ini akan penuh dengan penandatanganan kerja sama MoU UMJ dengan beberapa perusahaan, di antaranya Asuransi Takaful hingga KAI Logistics. Ihrom Bayu Aji ST AAIK Dipl Insurance AIIS CRMP QIP, Direktur Utama Takaful Umum (Asuransi Umum), mengatakan bahwa MoU ini bisa menjadi kesempatan UMJ untuk magang. “Sekaligus bisa membantu UMJ melindungi aset dari risiko yang bisa timbul,” ujarnya.

Kemudian, Rektor UMJ, Ma’mun Murod, mengatakan dalam sambutannya bahwa setiap fakulas memiliki tantangan di gelaran HBM setelah FEB UMJ. “Ini menjadi tantangan bagi fakultas UMJ yang menjadi tuan rumah HBM. Kira-kira nanti konsep dan kreativitas apa yang akan mereka tampilkan. Para alumni mereka pun perlu hadir untuk membantu suksesnya acara,” ujarnya. Sebab, Rita Nawangsari sendiri merupakan alumni FEB UMJ.

Kemudian, Rita menyampaikan bahwa alumni lulusan ekonomi bisnis tetap perlu memberdayakan umat. “Caranya bisa dengan meningkatkan kemampuan dan memberikan manfaat besar kepada masyarakat,” tegasnya.

UMMI Didampingi Royal Thai Embassy Kenalkan Mahasiswa Thailand Kepada Perusahan Thailand di Sukabumi

UMMI Didampingi Royal Thai Embassy Kenalkan Mahasiswa Thailand Kepada Perusahan Thailand di Sukabumi

Mahasiswa Thailand di Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) Lakukan Visiting Industry di PT.SCG sebagai bentuk pengenalan pada perusahaan Thailand yang ada di Sukabumi. Kegiatan ini mengikutsertakan 12 mahasiswa Thailand yang sedang berkuliah di UM Sukabumi, didampingi langsung oleh bagian Lembaga kerja sama Hubungan Internasional (LKHI) UMMI juga Royal Thai Embassy pada 9 Januari 2023.

Kegiatan ini berlangsung dengan baik, Lutfee yang merupakan salah satu mahasiswa Thailand mengatakan bahwa ia sangat senang bisa mengikuti kegiatan ini, selain itu ia juga bisa belajar banyak hal-hal baru.

“Dalam kegiatan ini saya dapat mempelajari tentang kerja berbagai departemen di pabrik SCG dan berkenalan dengan produksi tahunan di pabrik ini,” ujar lutfee. Hathaichanok Riddhagni perwakilan Thai Embassy memberikan pengarahan kepada mahasiswa Thailand untuk segera menyelesaikan studi mereka, serta pengarahan mengenai pengembangan karir agar saat pulang ke Thailand mereka sudah menjadi tegana professional.

Disisi lain, Dr. Saprudin, S.S., M.Hum., selaku ketua LKHI UMMI menegaskan bahwa kegiatan ini juga merupakan bentuk kerja sama antara UMMI dengan PT. SCG, Dr. Saprudin berharap kegiatan ini bisa meningkatkan jumlah mahasiswa dari Thailand yang berkuliah di UMMI serta PT. SCG dapat memberikan kesempatan magang bagi mahasiswa UM Sukabumi.

MoU UM Buton dan UHAMKA Buka Kesempatan Student Exchange

MoU UM Buton dan UHAMKA Buka Kesempatan Student Exchange

Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton) menandatangani memorandum of understanding (MoU) di Universitas Muhammadiyah Prof DR Hamka (Uhamka) pada Kamis (19/1) lalu. Penandatanganan memorandum of understanding ini kedua belah pihak lakukan sebagai langkah pengembangan kerja sama dalam penguatan catur dharma perguruan tinggi. Selain itu, keduanya juga membuka kesempatan bagi satu sama lain mengenai pertukaran mahasiswa dalam program magang Merdeka Belajar Kampus MERDEKA.

Rektor Prof DR Hamka (Uhamka), Prof Dr H Gunawan Suryoputro MHum hadir untuk menandatangani memorandum of understanding tersebut. Kemudian, dari pihak UM Buton sendiri hadir Rektor UM Buton, Dr Wa Ode Al Zarliani SP MM. Al Zarliani menyampaikan bahwa kerja sama ini harapannya dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia UM Buton. “Saya berharap, SDM UM Buton dapat membaik melalui kerja sama ini. Baik dosen maupun mahasiswa,” ujarnya. Ia juga melanjutkan bahwa peningkatan sumber daya manusia akan punya dampak baik juga ke depannya. Dampak tersebut dapat meluas pada peningkatan kualitas dan kuantitas, baik penelitian maupun pengabdian masyarakat.

Selain memorandum of understanding (MoU), kegiatan berikutnya adalah kunjungan dari pihak UM Buton ke Universitas Muhammadiyah Prof DR Hamka (Uhamka). Al Zarliani berkesempatan untuk mengunjungi ruangan-ruangan Smart Class FKIP Universitas Muhammadiyah Prof DR Hamka (Uhamka). Kegiatan kunjungan ini mendapatkan pendampingan langsung dari Rektor Prof DR Hamka (Uhamka), Prof Dr H Gunawan Suryoputro MHum. Harapannya, dari kunjungan ini juga menjadi referensi bagi UM Buton untuk membuat dan menerapkan ruang pembelajaran modern untuk mahasiswa dan dosen.

UMY Buat Inovasi Baru Terjunkan Mahasiswa KKN plus Umroh

UMY Buat Inovasi Baru Terjunkan Mahasiswa KKN plus Umroh

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali melakukan inovasi menarik. Tepat pada Rabu, (18/01/2023) kemarin, UMY resmi menerjunkan 2.663 mahasiswa untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan dua skema yakni KKN Reguler dan KKN Recovery Cianjur. Tak tanggung-tanggung, UMY juga menerjunkan mahasiswa untuk melaksanakan KKN plus umroh di Jeddah dan Mekkah. KKN plus umroh ini bertujuan untuk mendukung pendidikan masyarakat Indonesia yang ada disana.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Haedar Nashir dalam sambutannya turut berpesan agar peserta KKN dapat menumbuhkan adanya dedikasi dan ilmu yang besar dalam menyelesaikan masalah yang ada pada masyarakat. Setiap mahasiswa perlu untuk beradaptasi dan belajar dalam memahami kehidupan masyarakat sebab ilmu dan teori perkuliahan tentu tidak akan cukup jika hanya dipelajari atau menjadi khasanah dalam ilmu pengetahuan semata. “Mahasiswa KKN perlu untuk memahami komunitas dan realitas kehidupan. Tentu, ilmu tidak cukup jika hanya dipahami sebagai ilmu pengetahuan semata. Namun ilmu itu harus bisa memahami realitas dan menyelesaikan persoalan-persoalan manusia. Karena menyelesaikan masalah yang berbasis pada ilmu akan berbeda dengan menyelesaikan masalah dengan insting,” tegas Guru Besar UMY Bidang Sosiologi tersebut.

Secara daring, Prof Haedar juga berpesan agar mahasiswa dapat memahami masyarakat dengan cara hidup bersama dan secara kolektif. Karena keragaman yang ada pada masyarakat dapat menjadi kekuatan, perekat, dan mempersatukan hidup masyarakat. “Maka kehadiran anda dimanapun berada harus menjadi kekuatan, menjadi pemersatu, jangan sampai kehadiran anda di masyarakat yang berbeda bisa menimbulkan masalah. Pandai-pandai untuk hidup bersama masyarakat, menyelami tradisi, kebiasan dan kondisi masyarakat setempat, sekaligus juga belajar arif dalam kehidupan masyarakat,” harap Haedar dilansir dari web UMY.

Agung Danarto juga memberi pesan agar mahasiswa dapat melakukan survei dan pengamatan terhadap perkembangan yang ada di lokasi KKN masing-masing. Hal ini dapat menjadi dukungan dan masukan kepada pemerintah daerah mengenai pembangunan desa yang ada disana. Terlebih saat ini, paradigma pembangunan Indonesia telah bergeser dari perkotaan juga digencarkan di pedesaan. “Sehingga ini dapat menjadi gerakan yang baik bagi mahasiswa dalam mendukung pembangunan baik dari infrastruktur serta fasilitas untuk pengembangan masyarakat,” pungkasnya.

PORSEMA UMKU Wadah Semangat Berkompetisi Mahasiswa

PORSEMA UMKU Wadah Semangat Berkompetisi Mahasiswa

Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) mengadakan acara Pekan Olahraga Seni Mahasiswa UMKU (PORSEMA) pada Selasa (10/1) hingga Kamis (13/1). Kegiatan ini merupakan inisiatif dari BEM UMKU Kabinet Kolaborasi. Penyelenggaraan terasa lebih meriah karena telah melewati pandemi Covid-19. Melalui kegiatan Pekan Olahraga Seni Mahasiswa UMKU (PORSEMA) ini, BEM UMKU sanggup mengelaborasi elemen mahasiswa dari prodi yang beragam. Mahasiswa-mahasiswa dari program studi yang berbeda-beda saling berkompetisi dalam napas fastabiqul khoirot.

Antusiasme mahasiswa terasa di tengah pertandingan dalam Pekan Olahraga Seni Mahasiswa UMKU (PORSEMA) yang berjalan dengan sportif. Selama Pekan Olahraga Seni Mahasiswa UMKU (PORSEMA), setiap mahasiswa mengedepankan semangat kebersamaan dan kolaboratif antarfakultas hingga prodi.

Acara tahunan yang terselenggara selama tiga hari 10-13 Januari 2023 ini menghasilkan bunga rampai yang unik. Diksi unik tersebut dapat diurai dari rajutan ukhuwah antar mahasiswa, semangat berkompetisi, dan core prestasi. Narasi lomba ini menghasilkan jalan finis yang akhirnya mencapai finis. Antusiasme mahasiswa bergitu bergeliat. Suasana pertandingan berjalan sportif degan mengedapankan semangat kebersamaan dan kolaboratif antarfakultas hingga prodi.

Catatan menarik dari lapangan hijau (Lomba futsal) pada Porsema ini menghasilkan Fakultas Keperawatan tingkat I sebagai juara 1, kemudian juara 2 dimenangkan oleh Fakultas teknik, dan juara 3 dimenangkan oleh Fakultas Keperawatan tingkat 4.

Dari arena badminton, Juara 1 yakni Muhammad Hary Thomas perwakilan Fakultas Teknik tingkat II; Juara 2 yakni Fajri Muhammad Adzim dari Fakultas PGSD tingkat II; dan Juara 3 yakni Asep Siswanto dari Fakultas PGSD tingkat I. Selain itu masih ada lomba story telling, volley, debat, dan qiroah.

Pameran UMM Jawab Tantangan Resolusi 5.0

Pameran UMM Jawab Tantangan Resolusi 5.0

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menyelenggarakan Pameran Product Development Exhibition 2023 pada Rabu (18/1) lalu. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Mata Kuliah Perancangan Pengembangan Produk (PPP). Latar belakang dari kegiatan ini sebagai jawaban untuk tantangan Revolusi 5.0 dari perkembangan industri, terutama teknologi digital. Kepala Prodi Teknik Industri UMM, Shanty Kusuma Dewi MT menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi upaya menanamkan pengembangan produk-produk kreatif.

Shanty menjelaskan bahwa mahasiswa membuat alat-alat, aplikasi, yang punya potensi komersialisasi dan paten. Ketua Pelaksana, Taufik Prihandoko SST menjelaskan bahwa setiap alat punya potensi tindak lanjut untuk PKM atau Skripsi. “Saya melihat banyak produk potensial. Semoga ada beberapa alat yang bisa lolos Pekan Ilmiah Nasional Mahasiswa (PIMNAS) pada tahun ini,” ucapnya.

Salah satu alat yang menarik adalah Rain-Proff Clothesline garapan Maulana dan Izzatul. Keduanya merupakan mahasiswa teknik industri smeester tujuh. Adapun alat tersebut dapat membantu saat menjemur pakaian. Ketika panas, ia akan otomatis memperlebar jangkauan sehingga pakaian dapat mendapatkan panas. Sebaliknya, ketika hujan alat tesbeut bisa berteduh dan membuat jemuran aman dari hujan.

“Jadi ada sensor yang kami sematkan. Sensor itu sensitif terhadap air, jadi saat hujan ia akan medeteksi dan melindungi pakaian agar tidak basah. Alat ini juga dilengkapi dengan roda sehinga memudahkan untuk berpindah,” kata Maulana.

Terkait pameran, ia merasa sangat bangga alat buatannya banyak dikunjungi dan diapresiasi. Menurutnya, anak muda harus punya pikiran yang kreatif dan inovatif sehingga mampu menelurkan hal baru yang bermanfaat. “Ke depannya, kami tentu akna mengembangkannya. Misalnya dengan menambahkan fitur bluetooth atau menggerakkanya secara manual melalui smartphone meski orangnya sedang tidak berada di rumah,” pungkasnya.

Konsolidasi Biro SDM UAD Sinergikan Unit Kerja

Konsolidasi Biro SDM UAD Sinergikan Unit Kerja

Biro Sumber Daya Manusia (BSDM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar konsolidasi selama 3 hari pada Jumat (13/1) hingga Ahad (15/1). Sebanyak 33 peserta yang terdiri atas Wakil Dekan Bidang Sumber Daya Manusia, Keuangan, Kehartabendaan, dan Administrasi Umum; Kepala Kantor Fakultas; dan Tim Pengembang SDM Fakultas atau Tim Penjaminan Mutu Fakultas mengikuti kegiatan tersebut.

Kegiatan konsolidasi ini menjadi usaha untuk menyatukan dan memperkuat hubungan antarunit kerja yang menangani pengelolaan SDM di lingkungan UAD. Dalam sambutannya, Kepala BSDM UAD Dr Hendro Widodo MPd menyampaikan bahwa agenda ini penting. Sebab, telah terjadi perubahan struktural yang menempatkan SDM ke dalam satu bidang khusus secara mandiri. “Struktur organisasi tersebut perlu ada konsolidasi. Sehingga tercipta kesamaan visi misi, tujuan, serta sinergi dan kolaborasi dalam program bidang SDM di UAD,” imbuhnya.

Hal senada juga Dr Norma Sari MHum selaku Wakil Rektor Bidang SDM sampaikan. Yakni, bahwa agenda konsolidasi diharapkan mampu menciptakan ekosistem yang kondusif untuk mewujudkan pegawai UAD yang unggul dan berkemajuan. “Pemahaman terhadap regulasi internal dan eksternal, tugas pokok, wewenang dan fungsi bidang SDM, hingga kerja sama program aksi perlu ada konsolidasinya dengan baik,” terang Norma.

Rangkaian acara diisi dengan berbagai materi yang bervariasi mulai dari yang bersifat penguatan, aplikatif, percepatan karier, pendidikan dan pelatihan pegawai, sistem informasi, hingga evaluasi kinerja pegawai. Narasumber yang hadir juga berbeda untuk setiap penyampaian materi, seperti Rektor UAD Dr. Muchlas, M.T., Badan Pembina Harian (BPH) UAD Prof. Dr. Marsudi Triatmodjo, S.H., LL.M., dan masih banyak lagi.

STIKes Muhammadiyah Tegal Tanda Tangani Kerja Sama Ponpes Muhammadiyah Ahmad Dahlan Tegal

STIKes Muhammadiyah Tegal Tanda Tangani Kerja Sama Ponpes Muhammadiyah Ahmad Dahlan Tegal

Untuk melaksanakan Catur Darma Perguruan Tinggi Muhammadiyah, STIKes Muhammadiyah Tegal menyepakati kerja sama dengan pondok pesantren Muhammadiyah Ahmad Dahlan Kabupaten Tegal pada Senin, (17/01/2023). Turut hadir, Hendra Apriyadi selaku Wakil Ketua 1, Riza A Novanto selaku ketua UPM STIKes Muh Tegal dan In Amulloh Fathuri selaku Direktur Pondok Pesantren Muhammadiyah Ahmad Dahlan Kabupaten Tegal.

Hendra Apriyadi selaku wakil ketua STIKes Muh Tegal mengatakan, terima kasih atas kolaborasi sesama Amal Usaha Muhammadiyah di bidang pendidikan, dalam Kerja sama fokus pada bidang Pendidikan Al Islam dan Kemuhammadiyahan, Pengabdian Masyarakat, Sosialisasi Program Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) dan pemberian beasiswa pada kader, “ ucapnya.

In Amulloh Fathuri Selaku Direktur Pondok Pesantren Muhammadiyah Ahmad Dahlan Kabupaten Tegal. Menyambut baik atas program kerja sama antara STIkes Muh Tegal Prodi S-1 Farmasi. Menurutnya, melalui program kerja sama ini bisa disinergikan dan berkolaborasi bersama.

Salah satu program yang akan di jalankan adalah sosialisasi penerimaan mahasiswa baru STIKes Muh Tegal di PPAD. Dengan Saling menguatkan dan saling mengembangkan. Kerja sama antara pondok pesantren Muhammadiyah Ahmad Dahlan Kabupaten Tegal dengan STIKes Muhammadiyah Kabupaten Tegal insyaAllah akan banyak manfaatnya.