Gedung Rektorat UMPP Diresmikan

Gedung Rektorat UMPP Diresmikan

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Haedar Nashir meresmikan Gedung Rektorat Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) di kampus setempat, Sabtu (9/10). Prof Haedar memaparkan UMPP merupakan bagian integral dengan 164 PTMA sebagai Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) melalui pendidikan. Ia beranggapan melimpahnya AUM bukan hanya ada namun juga menjadi terbaik di bidangnya masing-masing. Sebab, hal itu selaras dengan perintah Al Qur’an untuk menjadikan umat Islam sebagai umat yang terbaik.

Prof Haedar berharap agar gedung tertinggi di Kabupaten Pekalongan ini dapat melahirkan lulusan yang memberikan manfaat dan keilmuannya. “Muhammadiyah memang selalu berusaha membangun, membangun, dan membangun, dan pembangunan ini selalu merasa tidak puas. Ini tandanya ada kehidupan,” ucapnya dilansir dari muhammadiyah.id.

Rektor UMPP, Nur Izzah dalam sambutannya menjelaskan, pembangunan gedung memakan waktu sampai 1 tahun 5 bulan. Pembangunan sempat terhambat kurang lebih 500 hari akibat pandemi Covid-19. Gedung rektorat ini terdiri 7 lantai dengan luas total 4777 M persegi dan total anggaran lebih dari 40 M. “Gedung ini menjadi ikon di Pekalongan, selain sebagai gedung tertinggi di sini, bentuknya juga unik. Sempat viral di media sosial, disebut sebagai markas Avenger,” tuturnya.

Dia berharap gedung ikonik ini buka hanya kokoh secara fisik, namun juga kuat secara keilmuan yang bisa memberikan manfaat secara luas. Sisi artistik gedung selain dimaksudkan untuk mempercantik tampilan, juga sebagai ikhtiar menjadi tempat yang nyaman untuk belajar. “Gedung ini sebagai tambahan fasilitas terkait dengan penambahan tiga program studi baru di UMPP,” imbuhnya.

Dosen UMY Jadi Guru Besar Termuda Bidang Ilmu Pemerintahan

Dosen UMY Jadi Guru Besar Termuda Bidang Ilmu Pemerintahan

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali melahirkan Guru Besar yang diraih Prof. H. Eko Priyo Purnomo, S.IP., M.Si., M.Res., Ph.D., pada bidang Ilmu Pemerintahan. Naiknya jabatan fungsional Guru Besar termuda pada bidang Ilmu Pemerintahan ini mengacu pada Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 65203/MPK.A/KP.05.01/2021 yang diserahkan secara langsung di Gedung Ar Fachruddin A, Lt.1 UMY, Sabtu (09/10).

Bhimo Widyo Andoko, S.H., M.H., Plt Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah V, dalam sambutannya berharap gelar tersebut akan menjadi motivasi bagi lahirnya tokoh-tokoh muda Muhammadiyah lainnya. Beliau juga berpesan kepada Prof. H. Eko, untuk tidak berhenti berkarya utamanya dalam bidang akademik. Dr. Sukirman, Bendahara Badan Pembina Harian (BPH) UMY, menjelaskan bahwa menurutnya sebagai jabatan paling besar di perguruan tinggi, lahirnya Guru Besar merupakan sebuah tantangan tersendiri. “Di satu sisi, pada hari ini Prof. Eko sudah berhasil menjadi seorang Guru Besar. Namun di sisi lain hal ini menjadi sebuah tantangan untuk membimbing saudar-saudaranya yang lain,” imbuhnya dilansir dari website UMY.

Hal yang sama juga dipaparkan Dr. Ir. Gunawan Budiyanto, M.P., IPM., Rektor UMY yang mengungkapkan bahwa jabatan yang diraih oleh Prof Eko ini bukanlah semata untuk kepentingan pribadi. Menjadi seorang guru besar adalah sebuah amanah untuk membimbing saudara-saudara yang lain untuk ikut menjadi guru besar, bukan malah menjadi penghambat. “Potensi yang dimiliki oleh dosen-dosen di UMY sangat luar biasa, jika didorong dan terus didukung maka saya yakin bahwa kedepannya akan menapaki tangga yang lebih dari saat ini,” pesannya. [] UM Yogyakarta/ Diktilitbang

Baitul Arqam MSPP Batch IV Melangsungkan Penutupan

Penutupan Baitul Arqam MSPP Batch IV

Para penerima beasiswa Muhammadiyah Scholarship Preparation Program (MSPP) Batch IV hadir dalam Penutupan Baitul Arqam MSPP Batch IV, Jumat (8/10) lalu. Kegiatan ini terlaksana di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Seni dan Budaya. Kegiatan diadakan secara luring bersamaan pula tersiar dalam akun YouTube Majelis Diktilitbang PPM.

Pertama-tama adalah pemberian testimoni dari perwakilan penerima beasiswa. Rizal, salah satu penerima beasiswa MSPP Batch IV, mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya. Terima kasih tersebut teralamatkan kepada para fasilitator, pemberi pelatihan, Majelis Diktilitbang PPM, Majelis Kader PPM, dan Lazismu atas kesempatannya di Baitul Arqam MSPP IV. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada teman-teman sesama penerima beasiswa atas antusiasme dan semangat solidaritasnya selama pelaksanaan kegiatan. Penerima beasiswa lainnya, Hardianti, juga menyambung ucapan terima kasih kepada UMY dan UMS karena bersedia memberi pelatihan bahasa Inggris. Hardianti berpesan kepada teman-temannya agar tidak pernah menyerah dan berhenti dalam meraih cita-cita.

Selanjutnya, Master of Training (MoT) MSPP Batch IV, Paryanto SAg MIP, menyampaikan laporan mengenai MSPP Batch IV ini. Mula-mula dari biodata seperti jenis kelamin (perempuan 59%; laki-laki 41%), usia (20-30 tahun 50%; 31-40 tahun 50%), jenjang pendidikan (S-1 26%; S-2 74%), kemampuan berbahasa asing, dan lain-lain. Selanjutnya adalah kompetensi agama, seperti kemampuan membaca Alquran, keaktifan di Muhammadiyah, organisasi otonom Muhammadiyah yang diikuti. Selanjutnya, Paryanto membacakan tiga penerima beasiswa yang mendapatkan skor pre-test dan post-test tertinggi. Ada pula pemenang game. Terakhir, Paryanto menyampaikan terima kasih kepada teman-teman penerima beasiswa. Kemudian, terdapat penayangan trailer video penutupan MSPP Batch IV.

Prof Chairil Anwar menyampaikan pidato
Prof Chairil Anwar menyampaikan pidato
Penyampaian Pidato

Dr H Ari Anshori MAg, Ketua MPK PP Muhammadiyah, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya MSPP Batch IV ini. Ia juga berpesan agar teman-teman untuk tetap membawa semangat Muhammadiyah di mana pun nantinya berada. Selanjutnya, apabila nantinya berhasil berkuliah di luar negeri, tetaplah ingat untuk beradaptasi dengan lingkungan yang baru.

Dr Mahli Zainuddin Tago MSi dari LazisMu mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta dan instruktur. Nantinya, LazisMu akan tetap mengawal pelaksanaan pelatihan bahasa Inggris di UMY dan UMS. “Ingatlah, Anda akan menjadi pemimpin persyarikatan untuk 20 tahun yang akan datang. Jadi, bersiaplah untuk mengambil peta-peta kepemimpinan. Tetaplah fokus sehingga bisa mengikuti program ini dengan maksimal,” ujarnya.

Kemudian, Prof Dr Chairil Anwar, Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, memperjelas tema dalam pelaksanaan kegiatan ini, yakni “Dream Big, Achieve More”. Ia turut mendoakan semoga mimpi teman-teman dapat tercapai di masa depan. Selanjutnya, ia memberi semangat kepada para penerima beasiswa MSPP Batch IV yang nantinya akan melanjutkan program S-2 dan S-3. Prof Chairil Anwar juga menegaskan bahwa program ini menjadi bukti bahwa Muhammadiyah peduli terhadap peningkatan jenjang pendidikan kader-kadernya. “Kepada teman-teman, bersiaplah untuk menyambut masa depan. Semangat untuk pelatihan yang akan dijalani tiga bulan ke depan, semoga nantinya teman-teman dapat memasuki universitas yang diinginkan,” pungkas Prof Chairil Anwar.

Mahasiswa Muhammadiyah Panen Medali Emas di PON XX Papua 2021

Mahasiswa Muhammadiyah Panen Medali Emas di PON XX Papua 2021

Gebhy Novitha Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) berhasil meraih emas di PON XX Papua pada 2021. Mahasiswa S-1 Pendidikan Olahraga ini mewakili provinsi Kalimantan Timur meraih penghargaan medali emas pada perlombaan Anggar kategori Sabel Individual Putri. Sebelumnya, Gebhy juga pernah meraih medali emas kejuaraan nasional kadet dan junior tahun 2017 lalu, juga pada kejuaraan internasional anggar se-Asia Tenggara kategori kadet dan junior di Kuala Lumpur, Malaysia.

Sementara itu dilansir dari Muhammadiyah.id, perolehan medali perak pada kejuaraan Anggar diraih oleh Anis Rahaddatul yang juga memenangkan perlombaan Anggar kategori Sabel Individual Putri. Tim Anggar Kaltim sudah berhasil mengantongi 1 mendali emas dan 1 mendali perak pada gelaran PON XX Papua 2021. Kejuaraan yang lain pun di dapat oleh cabang olahraga Kabaddi dan cabang olahraga Taekwondo, Imam Wahyudi yang telah meraih 1 mendali emas dan 1 mendali perunggu pada perlombaan Kabaddi PON, tak hanya Imam Wahyudi, Novia Anggraiani beserta Siti Nur Suhada pun berhasil meraih 1 mendali emas dan 1 mendali perunggu pada ajangolahraga Kabaddi, dan juga Luthfi Lukmanul Hakim yang berhasil mendapatkan 1 mendali perunggu pada kejuaraan Taekwondo. []Diktilitbang 

Lomba Pembuatan Video Pembelajaran AIK dan Lomba Penulisan Modul Pembelajaran AIK Berbasis Learning Management System (LMS) Diperpanjang!!!

Lomba Pembuatan Video Pembelajaran AIK dan Lomba Penulisan Modul Pembelajaran AIK Berbasis Learning Management System (LMS) Diperpanjang!!!

Dalam rangka menguatkan kembali aktualiasi Ideologi Muhammadiyah dalam kerangka pembelajaran AIK, sekaligus penguatan bagi dosen AIK PTM se-Indonesia. Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) akan mengadakan Lomba Pembuatan Video Pembelajaran AIK dan Lomba Penulisan Modul Pembelajaran AIK Berbasis Learning Management System (LMS).

Persyaratan
– Dosen PTMA pengampu Matkul AIK

1. Kriteria Lomba Video
– Video dapat berupa film pendek, vlog, video musik, parodi, dokumenter, atupun jenis video yang lain.
– Format .mp4 atau .mov;
– Resolusi minimal 1280×720 pixel; dan
– Durasi maksimal 3 menit.

2. Kriteria Lomba LMS
– Peserta dapat memilih salah satu dari bahan kajian sebagaimana silabus AIK 1, 2, 3, 4 dari Diktilitbang PP Muhammadiyah.
– Bahan bacaan wajib yang untuk bagi calon peserta adalah :
a. Nashir H. Manhaj Gerakan Muhammadiyah Ideologi, Khittah, dan Langkah. Yogyakarta: Suara Muhammadiyah. 2009.
b. Nashir, H., Ideologi Gerakan Muhammadiyah, Yogyakarta : Suara Muhammadiyah, 2001.
c. AM, Mulkhan, Kiai Ahmad Dahlan : Jejak Pembaharuan Sosial, dan Kemanusiaan : Kado Satu Abad Muhammadiyah, Jakarta, PT. Kompas Media Nusantara, 2010.

Pendaftaran mengisi formulir pendaftaran di laman s.id/DaftarLombaAIK

Waktu: Diperpanjang hingga Ahad, 17 Oktober 2021

Total uang pembinaan
Juara 1 sebesar Rp. 5.000.000,-
Juara II sebesar Rp. 4.000.000,-
Juara III sebesar Rp. 3.000.000,-
Harapan I sebesar Rp. 2.000.000,-
Harapan II sebesar Rp. 1.000.000,-

Panduan Lomba AIK (download disini)

Untuk informasi selengkapnya cek dan ikuti akun resmi Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah:

IG: @diktilitbang | @wartaptm
FP: Diktilitbang Muhammadiyah
TW: @diktilitbang
Website: diktilitbangmuhammadiyah.org

#Muhammadiyah #PTMA #diktilitbang

Semangat Berliterasi Digital dalam Webinar UM Buton

Semangat Berliterasi Digital dalam Webinar UM Buton

Universitas Muhammadiyah Buton melaksanakan Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital pada Senin (4/10) lalu sebagai upaya mengobarkan semangat berliterasi digital. Webinar ini menjadi kegiatan pertama dalam seri webinar, bertemakan “Dakwah Ramah Perkuat Semangat Kebangsaan”. Wakil Walikota Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse hadir sebagai keynote speaker. Narasumber lainnya adalah Wardana MSi, Dosen UM Buton; Safaruddin Yahya MPd, Lembaga Al Islam dan Kemuhammadiyahan UM Buton; Dr Hamzah, Pimred ButonMagz.id; dan key opinion leader, Dr Fajar Junaedi, Asosiasi Pendidikan Ilmu Komunikasi PTMA.

La Ode menyampaikan harapannya agar kegiatan literasi digital dapat mengembangkan kemampuan masyarakat internet, khususnya warganet Kota Baubau, dalam memanfaatkan media digital di masa pandemi. “Kita perlu melakukan dakwah di dunia digital, sebab generasi muda telah banyak berinteraksi di media sosial. Manfaatkan media sosial agar kaum muda tidak salah arah dalam menggunakan media digital,” ujarnya. Selanjutnya, ia juga berterima kasih kepada UM Buton sebagai penyelenggara.

Hal tersebut ditegaskan oleh Dr Fajar Junaedi sebagai key opinion leader. Ia menyampaikan bahwa media digital perlu diisi dengan konten yang positif agar menjauhkan masyarakat internet Indonesia dari hal-hal negatif. Salah satunya, yang ia sebutkan dalam situs resmi UM Buton, adalah menangani hoax. “Setiap dapat informasi baru, lakukan verifikasi sebelum di-share,” ujarnya dengan tegas.

Selanjutnya, para narasumber pun bicara mengenai pentingnya berliterasi secara digital. Masing-masing narasumber membahas mengenai kecakapan digital, budaya digital, etika digital, dan keamanan digital.

Rektor Unmuh Babel Lantik Keluarga Besar Mahasiswa

Rektor Unmuh Babel Lantik Keluarga Besar Mahasiswa

Rektor Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung, Fadillah Sabri, mengukuhkan kegiatan pelantikan bersama Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Unmuh Babel pada Sabtu (2/10) lalu. Kegiatan pelantikan ini bertemakan “Membangun Sinergi Lembaga KBM Unmuh Babel untuk Mewujudkan Organisasi Mahasiswa yang Kontributif”. Auditorium Lt 4 Gedung Rektorat Kampus Unmuh Babel menjadi lokasi pelantikan ini.

Pelantikan KBM tersebut terdiri atas Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), dan Himpunan Mahasiswa (HIMA) Prodi Unmuh Babel. Mula-mula, kegiatannya adalah pembacaan Surat Keputusan (SK) kepengurusan Wakil Rektor III, Gatot Aprianto S Sos i. Selanjutnya adalah prosesi pelantikan dengan 199 KBM Unmuh Babel periode 2021-2022.

Rektor Unmuh Babel, dalam amanatnya, menyampaikan bahwa KBM merupakan mitra kampus. Artinya, para mahasiswa merupakan aset kampus, aset persyarikatan, aset bangsa, dan aset kampus. “Para mahasiswa perlu aktif membesarkan kampus melalui amanah organisasi yang mereka emban,” ujarnya. Selanjutnya, ia juga mengajak para KBM Unmuh Babel untuk berpikir sistem. Selain itu, ia berpesan agar belajar lebih baik dalam memahami gerakan organisasi mahasiswa, supaya setiap aktivitas sinkron dengan visi-misi yang dicanangkan oleh rektor.

”Oleh karenanya saya akan menagih gagasan, narasi, program kerja dan implementasi hasil oleh KBM Unmuh Babel 2021/2022. Karena kita semua perlu menjadi pemimpin yang berpikir besar, bertindak benar,” dorongnya lagi.

Ketua BEM Unmuh Babel Periode 2021/2022, Muhammad Firdaus, juga menyebut bahwa KBM merupakan kumpulan dari kaum intelektual. Artinya, setiap personalia tentu memiliki tugas dan tanggung jawab yang sama untuk memberikan kontribusinya dalam memajukan kampus Unmuh Babel. “Kampus adalah laboratorium peradaban bagi kaum intelektual yang senantiasa mendidik manusia-manusia di dalamnya agar mampu memperbaiki dirinya dalam hal pengusaan keilmuan dan budi pekerti atau akhlak yang terpuji,” sebut Firdaus.

Rangkaian Milad ke-57, UM Purworejo Gelar Bakti Sosial

Rangkaian Milad ke 57, UM Purworejo Gelar Bakti Sosial

Dalam rangka mengadakan Milad ke 57, UM Purworejo menggelar bakti sosial (baksos) pembagian baksos untuk warga sekitar kampus, Senin (4/10). Sejumlah ratusan sembako dibagikan kepada warga dan pedagang kaki lima disekitar kampus utama, kampus II dan kampus III UM Purworejo.

Dr. Umi Faizah, M.Pd. mengatakan paket sembako diberikan kepada beberapa warga internal kampus dan warga sekitar kampus yang sebelumnya telah diberikan kupon. Kupon tersebut digunakan untuk pengambilan paket sembako. “Kegiatan baksos ini merupakan rangkaian Milad ke 57. Selain baksos juga digelar vaksinasi masal, seminar nasional, dan turnamen olahraga,” jelas Ketua Panitia Baksos tersebut.

Rektor UM Purworejo, Dr. Rofiq Nurhadi, M.Ag. menyampaikan dengan adanya baksos ini diharapkan dapat menjalin keharmonisan dan kedekatan dengan masyarakat. Baksos ini, lanjutnya, juga untuk membangun kesejahteraan bersama masyarakat sekitar utamanya pada masa pandemi Covid-19 yang mengakibatkan perekonomian masyarakat terdampak. “Baksos ini didedikasikan untuk refleksi diri, cita-cita dan harapan UM Purworejo kedepan,” imbuhnya. [] UM Purworejo/ Diktilitbang

Launching Universitas Siber Muhammadiyah oleh Prof Haedar Nashir

Launching Universitas Siber Muhammadiyah

Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah menjadi lokasi penyelenggaraan launching Universitas Siber Muhammadiyah, Rabu (6/10) ini. Kegiatan ini juga berlangsung secara daring dan tersiar di akun YouTube Muhammadiyah Channel.

Kegiatan pertama adalah pemaparan informasi mengenai Universitas Siber Muhammadiyah oleh Rektor Universitas Siber Muhammadiyah, Dr Bambang Riyanta MT. Dr Bambang menjelaskan proses pendirian, skema pembelajaran, dan informasi-informasi seputar Universitas Siber Muhammadiyah. “Awalnya, gagasan mengenai Universitas Siber Muhammadiyah telah menjadi inisiatif sejak sebelum pandemi, sebagai antisipasi pergeseran orientasi pendidikan oleh mahasiswa baru,” ujarnya.

Selanjutnya, kegiatannya adalah pembacaan salinan keputusan Mendikbudristek mengenai izin pendirian Universitas Siber Muhammadiyah oleh Zanuar Fahruzi ST, Pengelolaan Mutu Eksternal L2Dikti Wilayah V DIY. Kegiatan berikutnya adalah penandatanganan berita acara oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Dr Haedar Nashir MSi; Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Prof Lincoln Arsyad MSi PhD; Ketua BPH Universitas Siber Muhammadiyah, Prof Dr Chairil Anwar MSc; Plt Kepala LLDIKTI V DIY, Bhimo Widyo Andoko SH MH; dan Kepala Bagian Tata Usaha, Taufiqurrahman SE.

Penandatanganan berita acara dalam Launching Universitas Siber Muhammadiyah.

Berikutnya, Plt Kepala LLDIKTI V DIY, Bhimo Widyo Andoko SH MH, memberi sambutan. “Kehadiran Universitas Siber Muhammadiyah menjadi cara kita menjangkau masyarakat di wilayah 3T (Terdepan, Terpencil, Tertinggal) melalui tawaran pendidikan,” ujarnya.

Acara intinya adalah sambutan sekaligus launching Universitas Siber Muhammadiyah oleh Prof Dr H Haedar Nashir MSi. Ia menyampaikan bahwa Universitas Siber Muhammadiyah akan terkelola dengan kualitas yang baik. “Sebab, hal ini menjadi bukti bahwa Muhammadiyah akan terus di depan dalam mewujudkan pranata modern yang bermutu, berkualitas, dan berkemajuan,” paparnya.

Prof Syamsudin dan Dahlan Rais Isi Baitul Arqam MSPP Batch IV

Prof Syamsudin dan Dahlan Rais Isi Baitul Arqam MSPP Batch IV

Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah mengadakan Baitul Arqam Muhammadiyah Scholarship Preparation Program (MSPP) Batch IV hari pertama, Selasa (5/9) lalu. Kegiatan ini telah memasuki kegiatan pertama dan kedua setelah pembukaan. Kegiatan pertama adalah dialog “The Challenges of Indonesian Moslem” ‘Tantangan-Tantangan yang Dihadapi orang muslim Indonesia’. Prof Dr Muhammad Sirajuddin Syamsudin MA memberikan materi secara daring.

Prof Din membuka dialog dengan memaparkan adanya kesenjangan antara idealitas dan realitas terhadap masyarakat muslim Indonesia. “Umat Islam dalam beberapa dasawarsa terakhir memang mengalami kemajuan. Contohnya, dari banyaknya sarjana-sarjana muslim. Akan tetapi, kehidupan dan umat Islam belum maju, terutama dengan melihat dari indikator ekonomi dan pendidikan,” paparnya. Selanjutnya, Prof Din menyebutkan data angka demografis jumlah umat Islam di Indonesia. Angka tersebut yakni 86,7% dari 260-an juta penduduk Indonesia. Artinya, numerical majority yang ada tidak sebanding dengan peran dan kontribusi umat Islam dalam berbagai aspek nasional. Salah satu yang bisa berkembang adalah kualitas lembaga-lembaga pendidikan Islam.

Kegiatan kedua adalah Session 1 “Kepribadian Muhammadiyah” oleh Drs H Dahlan Rais MHum. Ia menyampaikan bahwa kepribadian orang-orang Muhammadiyah yang unggullah yang menjadi unsur kenapa Muhammadiyah dapat menjadi “besar”. Ia menegaskan bahwa kepribadian Muhammadiyah bukan kepribadian KHA Dahlan, tetapi memang merupakan cerminannya dari berbagai aspek. Utamanya melalui falsafah KHA Dahlan yang terus-menerus terucap. Drs Dahlan Rais membacakan salah satunya, yakni, “Manusia itu mati, kecuali orang yang berilmu. Orang yang berilmu bingung, kecuali orang yang beramal. Orang yang beramal khawatir, kecuali orang-orang yang ikhlas.”

Kegiatan MSPP Batch IV akan berlangsung mulai dari 5 Oktober 2021 hingga 9 Oktober 2021. Kegiatan ini bertema “Dream Big, Achieve More” bertempat di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Seni dan Budaya.