Penandatanganan MoU UM Sumbar dan UM Tangerang

Penandatanganan MoU UM Sumbar dan UM Tangerang

Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) melakukan penandatanganan MoU dan MoA pada Kamis (12/5) lalu. Penandatanganan tersebut melalui Fakultas Hukum UMSB. Pihak kedua dalam MoU dan MoA tersebut adalah Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT). Masing-masing Dekan Fakultas Hukum melakukan penandatanganan tersebut di ruangan Dekan Fakultas Hukum UMSB.

Dekan Fakultas Hukum UMT, Dwi Nur Fauziah Ahmad SH MH mengatakan bahwa penandatanganan ini akan berdampak baik. Sebab, ini dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan standar mutu kedua belah pihak. Ia mengatakan bahwa hal ini telah menjadi tuntutan bagi universitas, terutama PTMA. “Agak kita bisa meningkatkan standardisasi dosen dan mahasiswa,” ujarnya dalam situs resmi UMSB.

Hal senada disampaikan oleh Dekan Fakultas Hukum UM Sumatera Barat Dr. Wendra Yunaldi, SH., MH. Melalui Wakil Dekan Dr. Nurul Rahmayani, SH., MH, beliau mengatakan Fakultas Hukum UM Sumatera Barat terus menjalin kerja sama dengan lembaga di Indonesia.

Nurul menyampaikan hari ini kita dikunjungi langsung oleh pimpinan Fakultas Hukum UMT, yang terdiri dari Dekan, Ketua Program Studi Ilmu Hukum,beserta rombongan dalam rangka penandatanganan MoU dan MoA terkait pelaksanaan Catur Dharma Perguruan Tinggi, sekaligus melakukan studi banding.

Kami berharap, agar kerja sama ini segera di follow up dengan baik melalui berbagai kegiatan kerjasama di setiap semester, sehingga menjadi salah satu asbab terdongkraknya akreditasi Fakultas Hukum UM Sumatera Barat yang unggul di tahun 2025.

UMSB Bedah Buku Prof Haedar Nashir

UMSB Bedah Buku Prof Haedar Nashir

Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) melaksanakan bedah buku berjudul Indonesia: Ideologi dan Martabat Pemimpin Bangsa pada Senin (23/5) lalu. Kegiatan ini merupakan kerja sama dengan Suara Muhammadiyah. Buku tersebut merupakan buku karya Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Haedar Nashir. Kegiatan ini terselenggara di Kampus III Aur Kuning. Pada awal kegiatan, terlaksana pula penandatanganan MoU antara UMSB dengan Suara Muhammadiyah.

Dalam kegiatan ini hadir di antaranya Wakil Rektor III UMSB, Moch Abdi SE MM; Ketua PDM Bukittinggi, Ismail Novel; Direktur Suara Muhammadiyah, Deny Asy’ari; serta dekan dan dosen di lingkungan kampus UMSB. Rektor UMSB, Dr Riki Saputra MA melalui Wakil Rektor III UMSB mengungkapkan kebanggaannya. Sebab, kampus UMSB terpilih sebagai kampus pertama yang membedah buku karya Prof Haedar Nashir.

“Buah pemikiran Prof Haedar yang ada dalam buku ini perlu kita aplikasikan. Pengaplikasiannya tidak hanya Muhammadiyah saja, tetapi juga bangsa Indonesia,” ujar Abdi. Ia juga mengucapkan terima kasih atas nama Rektor UMSB karena UMSB dapat terpilih sebagai lokasi bedah buku.

Kemudian, Ketua PDM Bukittinggi, Ismail Novel, antusias dengan kegiatan bedah buku ini. Ia melanjutkan bahwa buku Haedar Nashir ini menjadi kebanggaan bagi warga Muhammadiyah. Peluncuran buku di BUkittinggi ini sendiri merupakan kegiatan kedua kalinya. Kegiatan pertama telah terlaksana di Makassar, Sulawesi Selatan. Bukittinggi sengaja menjadi pilihan karena sejarahnya melahirkan tokoh-tokoh bangsa.

MoU dengan Lembaga Hukum Buka Peluang Magang Mahasiswa UMSB

MoU dengan Lembaga Hukum Buka Peluang Magang Mahasiswa UMSB

Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan lembaga negara penegakan hukum pada Kamis (14/4) lalu. Pihak dari UMSB yang menandatangani MoU ini adalah Fakultas Hukum (FH) dan Fakultas Agama Islam (FAI). Sementara itu, lembaga penegakan hukum tersebut di antaranya Pengadikan Negeri dan Pengadilan Agama. Tidak lupa, turut serta kejaksanaan di sembilan wilayah hukum Kanwil Hukum dan HAM.

Penandatanganan MoU terlaksana di Convention Hall Yunahar Ilyas, Kampus III UMSB, Bukittinggi. Sebelum pelaksanaan penandatanganan MoU, setiap peserta mengikuti silaturahmi dan acara buka bersama sivitas dari lembaga-lembaga terkait. Kerja sama ini sebagai wujud penempatan mahasiswa FH dan FAI sebagai peserta magang mandiri. Kegiatan magang rencananya akan terlaksana selama empat puluh hari. Magang akan terhitung mulai tanggal 15 Mei 2022 mendatang. Sebanyak 27 lembaga dapat menjadi opsi magang para mahasiswa.

Ketua Pengadilan Negeri Padang, Yuzaida mengatakan bahwa lembaganya mendukung kerja sama ini. Kerja sama itu sangat besar artinya untuk kemajuan sumber daya manusia di bidang hukum. “Kegiatan magang mandiri mahasiswa Fakultas Hukum dan FAI UM Sumatera Barat ini adalah sangat baik. Harapannya, nantinya mahasiswa mendapat ilmu dan pengetahuan tentang praktik pengadilan di PN dan PA. Kita berharap mahasiswa lulusan bidang hukum UM Sumatera Barat nantinya siap menghadapi tantangan dunia kerja,” ujar Yuzaida.

Dekan Fakultas Hukum UM Sumatera Barat Wendra Yunaldi dengan nada gembira mengungkapkan bahwa MoU dengan lembaga hukum jadi bukti kolaborasi dan sinergisitas antara Fakultas Hukum UM Sumatera Barat, dengan lembaga-lembaga dunia kerja. Wendra menjelaskan, selain penempatan mahasiswa magang kerja sama ini juga dilakukan dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian. “Dalam komitmennya, Fakultas Hukum dan Fakultas Agama Islam UM Sumatera Barat akan menunjuk narasumber dari PN, PA dan Kejaksaan Negeri untuk mengisi kuliah umum di kampus,” ujar Wendra.

Relawan Trauma Healing UMSB Kirim Tim ke Terdampak Banjir Pasaman

Relawan Trauma Healing UMSB Kirim Tim ke Terdampak Banjir Pasaman

Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) melepas mahasiswa yang tergabung dalam Tim Relawan Trauma Healing pada Sabtu (12/3) lalu. Tim relawan tersebut akan berangkat ke Pasaman dan Pasaman Barat. Sejumlah 35 mahasiswa terbagi atas lima tim. Daerah-daerah yang menjadi lokasi penempatan para mahasiswa tersebut adalah Kajai, Malampah, dan Timbo Abu. Seluruh mahasiswa yang tergabung di dalam tim hadir dalam pelepasan dari Kampus III UM Sumatera Barat,

Dalam kegiatan ini, hadir Wakil Rektor III UM Sumbar; Dekan Fakultas Teknik; Koordinator UM Sumbar Peduli; dan sivitas akademika Kampus III UM Sumbar. Sebelum ini, mahasiswa relawan telah menerima bekal yang perlu mereka siapkan berupa training Psiko Sosial. Mereka akan menjalani penugasan mulai dari 12 Maret 2022 lalu, dan berakhir pada 16 Maret 2022 mendatang.

Wakil Rektor III UM Sumbar, Moch Abdi MM, mengatakan agar para mahasiswa tetap dapat menjaga kesehatan masing-masing. “Juga, jagalah perilaku selama kalian ada di lapangan. Jangan sampai kalian ke sana justru menambah beban pekerjaan dari masyarakat. Ini bisa teratasi selama kalian menjaga kesehatan,” demikian ia berujar yang termuat dalam situs resmi UM Sumbar.

Selanjutnya, Moch Abdi juga berharap agar kegiatan trauma healing yang terlaksana melalui Tim Relawan Mahasiswa UM Sumbar dapat berdampak positif bagi masyarakat. Sebab, tujuan dari Tim Relawan tersebut adalah untuk mengurangi, bahkan menghilangkan, trauma bagi masyarakat terdampak. “Semoga dapat tercapai dan berjalan dengan baik,” tutupnya.

Semoga kegiatan trauma healing yang akan kita laksa

Kunjungan UM Sumbar dan BPD HIPMI Buka Peluang Kerja Sama

Kunjungan UM Sumbar dan BPD HIPMI Buka Peluang Kerja Sama

Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UM Sumbar) melakukan kunjungan di Sekretariat Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Sumbar pada Selasa (14/12) lalu. Kegiatan ini terlaksana oleh Tim Lembaga Kerja sama dan Urusan Internasional (LKUI) UMSB. Lokasi kegiatan tersebut yakni di Hotel Basko Padang, Sumatera Barat. Pihak BPD HIPMI yang menyambut Tim LKUI UM Sumbar ialah Wakil Ketua BPD HIPMI Sumbar, Sekretaris Umum, dan Wakil Sekretaris Umum.

Kunjungan tersebut membawa bahasan mengenai keinginan kerja sama dan pengadaan workshop kewirausahaan/entrepreneurship. Gagasan mengenai workshop tersebut menjadi bentuk dukungan pada program kementrian, yakni menciptakan seratus ribu entrepreneur muda. Selain itu, Rektor UMSB sendiri juga sedang mempunyai program untuk membentuk UMSB sebagai entrepreneur university. BPD HIPMI menyambut hal ini dengan baik sebab sejakan dengan rencana kerja Ketua HIPMI Sumbar.

Tindak lanjutnya adalah penandatanganan MoU oleh kedua belah pihak. Dr Riki Saputra MA, Rektor UM Sumbar, menyatakan dukungannya terhadap gagasan kerja sama ini. “Hal ini menjadi salah satu bentuk realisasi nyata terbentuknya Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di UM Sumbar,” ujarnya. Sebelumnya, sebanyak lima perguruan tinggi di Sumatera Barat telah membentuk HIPMI di kampus masing-masing. Kerja sama yang nantinya akan terjalin menjadikan UM Sumbar mengikuti jejak perjalanan tersebut.

“Harapannya, kerja sama melalui kunjungan UM Sumbar ini akan membuka banyak lapangan kerja,” ujar Dr Riki Saputra selanjutnya dilansir situs resmi UM Sumbar.

UMSB Terima Hibah Tanah Masyarakat Jorong Rumbai

UMSB Terima Hibah Tanah Masyarakat Jorong Rumbai

Masyarakat Jorong Rumbai, Kanagarian Muaro Tais menyerahkan hibah tanah seluas 3 hektar kepada Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) bertempat di Masjid Raya Jorong Rumbai Jumat (19/02). Penyerahan secara simbolis ini lakukan oleh perwakilan Niniak Mamak Jorong Rumbai kepada Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMSB (Prof. Dr. Rusydi AM, Lc, MA)

Dalam sambutannya, Tokoh Masyarakat Jorong Rumbai mengungkapkan penyerahan hibah tanah ini sebagai salah satu wujud kepercayaan kami kepada UMSB, dengan harapan lahan ini dapat dikembangkan menjadi sentral pengembangan sumber daya manusia bagi generasi Jorong Rumbai khususnya dan Kanagarian Muaro Tais dan Mapat Tunggul serta Pasaman pada umumnya.

Sementara itu Camat Mapat Tunggul sangat mengapresiasi inisiatif dari tokoh masyarakat dan niniak mamak Jorong Rumbai atas niat baik ini serta tertumpang harapan yang tinggi kepada UMSB untuk segera membangun kampus atas lahan yang telah dihibahkan oleh masyarakat. “Kecamatan Mapat Tunggul ini merupakan daerah yang berbatasan langsung dengan Propinsi Riau dan Sumatera Utara, sehingga sangat strategis untuk pengembangan kawasan pendidikan tinggi. Kami yakin dengan kehadiran kampus UMSB di kawasan ini akan memberi dampak yang sangat baik bagi pengembangan daerah serta peningkatan perekonomian masyarakat,” paparnya.

Dr. Riki Saputra, MA dalam Sambutannya  mengungkapkan ucapan terimakasih yang sangat tinggi kepada segenap masyarakat Jorong Rumbai dan Muaro Tais khususnya serta Masyarakat Pasaman umumnya atas niat baik ber amar ma’ruf nahi mungkar ini. “UMSB sebagai salah satu dari amal usaha Muhammadiyah Insya Allah akan mengoptimalkan lahan hibah ini dengan membangun kampus V,” pungkasnya.

Hadir pada kesempatan ini Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat didampingi oleh Wakil Rektor III Bidang Kerjasama, Sekretaris Badan Pembina Harian UMSB, Tim Taskforce UMSB, Camat Mapat Tunggul, Tokoh Masyarakat, Bundo Kanduang serta unsur PDM, PCM dan PRM Muhammadiyah. [] Humas UMSB

Hibah UMSB

UMSB Hibahkan Kursi Perkuliahan untuk Polita Aisyiah Padang

Kerja sama yang telah terjalin dengan Polita selama ini berusaha diperkuat lagi oleh Unversitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB)  dengan adanya hibah kursi besi untuk perkuliahan. Status Polita yang masih terbilang baru dalam dunia pendidikan di Sumbar tentu membutuhkan sarana prasarana yang memadai guna pelaksaan perkuliahan. Untuk itu UMSB yang telah bertekad menjadi pendamping Polita dalam melaksanakan pendidikan memberikan sedikit bantuan terhadap Polita Aisyiyah Padang.

Penyerahan kursi dari UMSB yang diwakili oleh Kasubag Sarana dan Prasarana Azmi Mustafa dan diterima Oleh Staff Umum Polita Aisyiyah Padang Sumiko Chandra S.AP. Penyerahan berlangsung di kampus III UMSB pada Kamis (28/01). Besar harapan dari UMSB bantuan ini dapat bermanfaat banyak bagi Polita Aisyiyah Padang.

Pihak Polita Aisiyah juga mengapresiasi hibah kursi dari UMSB ini, ucapan terimakasih dan besar harapan kerjasama antara UMSB dan Polita Aisiyah ini dapat berjalan dengan baik dan menjadi simbiosis Mutualisme diantara kedua belah pihak ujar Miko. Hibah kursi ini dirasa sangat membantu ditengah kondisi Polita yang bisa dibilang baru dalam dunia pendidikan di Sumatera Barat, dan semoga kedepan bisa dapat berkembang menjadi salah satu Kampus yang maju di Sumatera Barat.

 

Sumber : Humas UMSB

Dosen Harus Produktif Ciptakan Karya Penerbitan

UM Sumatera Barat (UMSB) menyelenggarakan workshop penulisan buku ajar untuk dosen internal di Kampus III UMSB Bukittinggi, Rabu (27/01). Kegiatan ini guna mendorong dosen untuk terus berkarya melalui penerbitan buku seperti buku ajar, monografi, dan buku referensi selain publikasi artikel dalam jurnal nasional maupun internasional.

Dr Riki Saputra MA Rektor UMSB membuka workshop gelombang ke-2 tersebut dan diikuti 55 orang dosen dari berbagai latar belakang disiplin ilmu. Dalam sambutannya Rektor menyampaikan penerbitan buku ajar tidak hanya dapat meningkatkan nilai angka kredit yang tinggi untuk kenaikan pangkat dosen namun juga dapat berkontribusi dalam meningkatkan nilai akreditasi lembaga. “Penerbitan buku ajar oleh Dosen pengampu mata kuliah tertentu juga membantu mempromosikan nama baik jurusan, Fakultas dan UMSB,” paparnya.

Rektor juga mengingatkan agar usai menjalani workshop setiap peserta tetap mengikuti pendampingan bersama juru latih selama tiga bulan berikutnya. Diharapkan pada bulan Juli 2021, buku ajar karya peserta workshop sudah diterbitkan UMSB Press untuk digunakan pada semester ganjil Tahun Akademik 2021/2022 oleh mahasiswa UMSB. []Sumber Website UMSB

IMC Gandeng UMSB Adakan on Site Training Mapping Using Drone

Indonesia Mapping Comunity (IMC) Sumatera Barat bekerja sama dengan Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera menggelar kegiatan “Onsite Training Mapping Using Drone” selama 4 hari di Padang, (18-21/01). Bekerja sama dengen beberapa perguruan tinggi, kegiatan ini menunjuk Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) sebagai tuan rumah. IMC juga bekerjasama dengan beberapa perguruan tinggi diantaranya Universitas Andalas, Universitas Negeri Padang (UNP) dan Universitas Bung Hatta.

Kegiatan ini berawal dari diklat pemanfaatan drone untuk pemetaan (training mapping using drone) yang diselenggarakan oleh IMC secara online pada masa pandemi Covid-19. Diklat online tersebut melahirkan alumni untuk Kelas Basic sebanyak 3.976 alumni, Kelas Advance Level I sebanyak 2.518 alumni dan Kelas Advance Level II sebanyak 1.225 alumni yang tersebar di 413 kabupaten/kota di 34 provinsi di Indonesia.

Hikmat Ramdan, sebagai pendiri dan Pembina IMC dalam kesempatan itu mengatakan teknologi drone adalah keniscayaan era revolusi industri 4.0 di berbagai sektor pembangunan, diantaranya drone untuk pemetaan (mapping). Untuk itu IMC mendedikasikan diri untuk mendekatkan aplikasi teknologi ini langsung ke masyarakat di berbagai daerah di Indonesia. Melalui onsite training-mapping using drone ini akan dihasilkan personel-personel yang andal, unggul dan beretika bidang pemetaan dengan drone. “Diharapkan dengan kemampuan mapping using drone membantu masyarakat dan pemda dalam mendapatkan data dan informasi geospasial yang update, detil dan cepat,” ungkapnya.

Sementara itu Zulfikar Mardiyadi,Ketua Umum IMC didampingi Anton Chandra Sekjen IMC dan Moh. Bahrun Dewan Etik IMC menyampaikan kegiatan Onsite Training Mapping Using Drone diinisiasi oleh IMC sebagai bentuk pengabdian sederhana terhadap bangsa dan negeri Indonesia tercinta. Hasil dari pelatihan ini diharapkan dapat menciptakan kader-kader pemetaan di Sumatera Barat yang dapat turun langsung membantu pemetaan skala detail di tingkat tapak/desa/nagari.

Kegiatan ini telah memetakan beberapa objek strategis di Sumatera Barat seperti Kawasan Wisata Mandeh di Pesisir Selatan, kampus Unand dan kampus UNP lebih kurang luasnya 6.000 hektare, dengan membantu memetakan nagari di Sumatera Barat dan wilayah perhutanan sosial sehingga Sumatera Barat menjadi pilot project dalam pengembangan perhutanan sosial pada masa yang akan datang.

Sumber: Website UMSB

UMSB

Tingkatkan Kompetensi, UMSB Gelar Workshop Penerbitan Buku Bagi Dosen

Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) mengadakan Workshop Penerbitan Buku Ajar (Textbook) bagi dosen penulis UMSB, Rabu (20/1) di Kampus I UMSB Padang. Kegiatan tersebut menghadirkan dua pakar sebagai juru latih  yaitu Prof. Ir. Marsudi Wahyu Kisworo, PhD., IPU (Guru Besar ITB dan Komisaris PT Telkom Indonesia) dan Efri Yoni Baikoeni, SS, MA (Dosen dan Editor UMSB Press). Kegiatan tersebut disertai sebanyak 55 peserta yang merupakan dosen UMSB dari berbagai latar belakang ilmu dan keahlian.

Pada kesempatan membuka secara resmi, Wakil Rektor II UMSB Dr. Mursal, MAg. menyatakan bahwa kegiatan ini sangat penting dalam mendongkrak publikasi buku ajar di kalangan dosen UMSB apalagi tujuan berdirinya UMSB Press adalah untuk menaungi para civitas akademika dalam mempublikasikan karyanya. Buku ajar atau “textbook” yang dikenal pula dengan sebutan buku teks merupakan bahan ajar primer karena paling banyak digunakan diantara semua bahan ajar.

Dalam presentasinya, juru latih mengungkapkan antara lain manfaat menerbitkan buku ajar bagi seorang dosen yaitu: sebagai sarana berkesan berbagi ilmu kepada mahasiswa, untuk membangun personal branding, sebagai pemasukan tambahan finansial, dan menambah angka kredit untuk menunjang karir. Dosen bisa mendapatkan 20 poin untuk buku ajar dan 40 poin untuk buku referensi. Tentu saja angka ini sangat bernilai untuk kenaikan pangkat fungsional dosen yang menulis buku ajar.

Ketua UMSB Press, Vini Wela Septiana, M.Pd. menambahkan bahwa peserta workshop adalah dosen penulis UMSB yang sudah menyiapkan draft buku ajar sesuai keahlian masing-masing. Sebagai tindak lanjut, kegiatan workshop ke-2 akan dilaksanakan tanggal 27 Januari 2021 di Kampus III Bukittinggi. Usai menjalani workshop setiap peserta akan mendapatkan bimbingan penulisan “writing clinic” bersama juru latih secara virtual selama tiga bulan berikutnya. Diharapkan pada bulan Juli 2021, buku ajar karya peserta workshop sudah diterbitkan UMSB Press untuk digunakan pada semester berikutnya oleh mahasiswa di Kampus UMSB.

 

Sumber : Humas UMSB