Uhamka Gelar Deklarasi Pemilu Damai dan Anti golput

Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA) menggelar Deklarasi Pemilu Damai dan Anti golput pada acara Seminar Idiologi, Politik dan Organisasi (Ideopolitor III) dengan tema “Peran Pemuda Mengawal Bangsa Menjelang Pemilu Serentak 2019”, yang diselenggarakan di Aula Ahmad Dahlan Kampus B, di Jl. Tanah Merdeka, Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (27/10/18).

“Semoga semangat acara ini bisa memberikan perubahan kearah yang lebih baik pada bangsa Indonesia.” Ujar Gilang Kumari Putra M.I.Kom selaku ketua pelaksana, sebagaimana dikutip situs Uhamka.

Dalam Seminar Ideopolitor III tersebut, turut hadir Mantan Komisioner KPU RI, Chusnul Mar’iyah Ph.D, dan Prof. Dr. R Siti Zuhro, M.A. Peneliti Senior LIPI. (Wira Prakasa Nurdia)

UMM Raih Penganugerahan Asean Energy Award 2018

Rumah Susun Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mendapat penganugerahan ASEAN Energy Award 2018 dengan kategori ASEAN Best Practices Competition for Energy Efficient Buildings sebagai 2nd Runner-up sub-kategori bangunan tropis (tropical building) yang diterima Rektor Fauzan di Singapura, Senin (29/10/2018).

“Tidak ada AC dan hanya bergantung pada sirkulasi udara alam dan 90% penerangan bangunan menggunakan cahaya alami pada siang hari,” ujar Pak Rektor, sebagaimana dikutip dari Kabar24.

Pada penganugerahan ini UMM merupakan satu-satunya perwakilan dari Perguruan Tinggi, sedangkan penerima penghargaan lainnya dari perusahaan di wilayah ASEAN. (Wira Prakasa Nurdia)

Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah dan UAD, Selenggarakan Pelatihan Mahasiswa Kader Bangsa

Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) PP Muhammadiyah dengan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Pelatihan Mahasiswa Kader Bangsa (PMKB) tingkat nasional, tanggal 26-28 Oktober di SMA Muhammadiyah Al-Manar, Galur, Kulonprogo.

Dr. Abdul Fadil, M.T. Wakil Rektor UAD dikutip dari www.muhammadiyah.or.id  di hadapan peserta berharap bisa menjadi kader muhammadiyah, kader umat, kader bangsa.

Kegiatan ini diikuti oleh : UAD, Universitas ‘Aisyiyah, UM Yogyakarta, UM Surakarta, UM Jakarta, UM Bengkulu, Uhamka, UM Tasikmalaya, UM Cirebon, UM Magelang, UM Purwokerto, UM Purworejo, Unimus, UM Banjarmasin, UM Kalimantan Timur, STKIP MBB, UM Jember, UM Sidoarjo, Unismuh Makassar, dan UM Kendari. (Dani Kurniawan)

UM Riau, Kampus yang Majemuk.

Universitas Muhammadiyah (UM) Riau termasuk Perguruan Tinggi Muhammadiyah adalah kampus yang menerima  mahasiswa  dari berbagai ras, suku dan agama. Demikian disampaikan Rektor UM Riau, Dr. Mubarrak dalam acara wisuda di Kampus II, sabtu (26/10/18)

Masih menurut Mubarrak, dikutip dari www.antarariau.com menyampaikan keberadaan UM Riau dibangun sebagai lembaga pendidikan  umum, tidak membedakan ras, agama dan suku. Selain itu, kampus ini  bertekad melahirkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang baik melalui upaya peningkatan kualitas lulusan.

Dengan kualitas yang dicapai sampai saat ini, orang tua mahasiswa cukup antusias memasukkan anaknya untuk kuliah di UM Riau.  Hal ini, berkat kualitas dan prestasi lembaga. (Dani Kurniawan)

Diskusi Bersama Staf Khusus Menristekdikti KH, Abdul Wahid Maktub.

Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (UNISA), mendapat kunjungan dari Staf khusus Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Dr. KH. Abdul Wahid Maktub, jumat (26/10). Gus Wahid sapaan  akrabnya hadir ke kampus ini, karena menjadi narasumber  dalam diskusi bersama  yang bertema “Strategi membangun Jaringan & Reputasi Perguruan Tinggi”.

Pada diskusi itu, ia menjelaskan saat ini kita berada pada realitas baru yang cirinya antara lain ada tantangan baru dan peluang baru. Namun yang paling penting adalah bagaimana kita bisa merespon dengan cepat  perubahan ini.  Respon cepat bisa dilakukan bila kita memiliki new atmosphere, new character dan new tradition.

Mantan Duta Besar RI untuk Qatar ini juga mengatakan, untuk menerobos dan meningkatkan eksistensi pergaulan internasional, tentu harus menjalin relasi, membangun networking dengan perguruan tinggi- di negara lain. Dan mulailah, dengan terlebih dulu kita membuka diri, serta selalu berinovasi agar negara lain tertarik dan mau menjalin kerja sama dengan kita. Selain itu sebagai perguruan tinggi harus mengembangkan karakter percaya diri dan kemandirian. (Dani Kurniawan)

Mahasiswa UM Makassar Diundang Mengikuti Upacara Sumpah Pemuda di Lapangan Gubernuran

Universitas Muhammadiyah (UM) Makassar diundang untuk mengikuti upacara 90 tahun Hari Sumpah Pemuda yang mengambil tema “Bangun Pemuda Satukan Indonesia”, di Lapangan Gubernuran, Minggu (28/10/18).

Prof. Nurdin Abdullah yang merupakan Gubernur, dalam sambutannya berharap agar pemuda tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang tidak bertangungjawab. Dikatakan sekarang ini banyak isu-isu yang berpotensi mengganggu stabilitas bangsa, di sinilah peran penting pemuda dalam menjaga kesatuan bangsa. Sebagaimana dikutip dari Warta Lldikti IX.

Selain UM Makassar, undangan dihadiri oleh Perguruan Tinggi lain seperti Universitas Hasanuddin (Unhas), Universitas Negeri Makassar (UNM), dan Universitas Muslim Indonesia (UMI). (Wira Prakasa Nurdia)

STIK Muhammadiyah Pontianak Selenggarakan Seminar Keperawatan

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Muhammadiyah Pontianak menyelenggarakan seminar keperawatan bertajuk “Seminar Keperawatan Tentang Penanganan Luka Bakar Dan Standar Diagnosa Keperawatan Indonesia (SDKI)”, di aula gedung KH Ahmad Dahlan STIK Muhammadiyah Pontianak, Minggu (28/10/18).

“Kegiatan ini merupakan kegiatan yang rutin terprogram setiap tahunnya dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM),” Kata Bapak Amilyadi S.Ag., M.Si. saat membuka kegiatan, sebagaimana keterangan tertulis.

Jumlah peserta yang hadir memenuhi aula gedung KH Ahmad Dahlan sekitar 300-an. Unsur peserta antara lain mahasiswa dan perawat. (Wira Prakasa Nurdia)

Uhamka Jalin MoU Dengan Dua Universitas Terkemuka di Filipina

UNIVERSITAS Prof Dr Hamka (Uhamka) terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan tinggi dengan menjalin kerja sama pada sejumlah perguruan tinggi asing. Kerja sama itu diwujudkan antara lain dengan menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Politechnic University of Phillipines (PUP) dan Centro Escolar University (CEU), di kampus masing-masing negara sahabat Asia Tenggara, Filipina, tersebut Minggu, (28/10/18).

“Penandatanganan MoU dengan Kampus CEU dan PUP kami lakukan secara terpisah di Ibu Kota Manila. Kerja sama yang kami jalin merupakan upaya internasionalisasi Uhamka guna meningkatkan mutu pendidikan tinggi di era revolusi industri 4.0,” kata Prof. Suyatno, sebagaimana dikutip dari Media Indonesia.

PUP sendiri adalah kampus negeri dengan puluhan ribu mahasiswa yang tersebar di berbagai cabang kampus di Pulau Luzon. Sedangkan CEU ialah kampus swasta yang terbaik di bidang keperawatan di Filipina. (Wira Prakasa Nurdia)

STIKes Muhammadiyah Palembang Tambah Prodi Gizi

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Muhammadiyah Palembang menambah Program Studi (Prodi) baru, yakni program Sarjana Gizi. Prodi Sarjana Gizi ini akan melengkapi usulan STIKes Muhammadiyah Palembang untuk menjadi Institut Ilmu Kesehatan dan Teknologi Muhammadiyah Palembang, yang sekarang masih dalam tahap persiapan. Sehingga total keseluruhan prodi ada 8.

“Target selanjutnya adalah menjadikan prodi ini minimal terakreditasi B, dikenal oleh masyarakat luas, dan menjadi salah satu prodi yang mendorong pusat keunggulan STIKes Muhammadiyah Palembang di masa yang akan datang,” Ujar Sri Yulia, S.Kp., M.Kep. Saat dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp.

Surat Keputusan prodi Sarjana Gizi tersebut diserahkan secara langsung oleh Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah 2, Prof. Dr. Slamet Widodo. Perlu diketahui bahwa prodi Sarjana Gizi hanya ada 2 di Sumatera Selatan, yang terbaru adalah Stikes Muhammadiyah Palembang. (Wira Prakasa Nurdia)

IMM Tapanuli Selatan dan FKIP UMTS Bergerak Menjadi Relawan Dan Kirim Bantuan Untuk Korban Banjir

Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Pertanian dan Fakultas Kejuruan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah (UM) Tapanuli Selatan beserta rombongan turun ke Kecamatan Lingga Bayu dan Kecamatan Natal Kabupaten Mandailing Natal, untuk menyalurkan bantuan bagi warga korban terdampak banjir, Jumat, (26/10/18).

”Ya,sebenarnya menurut rencana kami selain akan menyerahkan bantuan, kami juga berniat melaksanakan acara bakti sosial di sekolah dan madrasah yang terdampak banjir, namun karena rombongan terhalang longsor, maka acara bakti sosialnya terpaksa dibatalkan”, Ujar Sofyan Simanjuntak, salah satu relawan, sebagaimana dikutip oleh situs Medina.

Bantuan yang diserahkan yakni untuk MDA Muhammadiyah Kelurahan Tapanuli Selatan berbentuk perlengkapan sekolah, alat tulis, dan sembako. (Wira Prakasa Nurdia)