Pemukulan gong oleh rektor UMY resmi membuka 4th Asian International Confrence on Humanised Health Care (AIC-HHC) 2013 di ball room Nakula Sadewa hotel Inna Garuda, Kamis (12/12). Konfrensi yang diselenggarakan oleh Program Studi Ilmu Kesehatan (PSIK) UMY itu mengambil tema Inter Collaboration of Health Care Professional For Better Humanised Health Services; Facing ASEAN Community 2015. Acara dihadiri puluhan peserta dari dalam dan luar negeri itu bertujuan untuk meningkatkan kolaborasi dan menciptakan sinergi dalam mengatasi isu pelayanan kesehatan menyambut ASEAN Community 2015.
Continue reading “4th Asian International Confrence on Humanised Health Care Resmi di Buka”
Malik Fadjar Motivasi Mahasiswa FAI UMM
“Saya guru agama dan saya tahu kemana harus melangkah,” demikian ucap mantan Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Prof Abdul Malik Fadjar MSc saat kuliat tamu Jurusan Tarbiyah Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Malang bertema “Peran Pendidikan Islam dalam Membangun Karakter Bangsa” di Ruang Sidang Senat UMM, Kamis (12/12). Continue reading “Malik Fadjar Motivasi Mahasiswa FAI UMM”
PROF. DR. H. SUYATNO, M.Pd., DILANTIK SEBAGAI REKTOR UHAMKA PERIODE 2013-2017
Pada hari Jum’at, 29 November 2013 bertempat di Kampus UHAMKA, Jl. Tanah Merdeka, Kp. Rambutan, Jakarta Timur, Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dr. H. Haedar Nashir, M.Si. telah berkenan melantik Prof. Dr. H. Suyatno, M.Pd. sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA Periode 2013-2017.
Continue reading “PROF. DR. H. SUYATNO, M.Pd., DILANTIK SEBAGAI REKTOR UHAMKA PERIODE 2013-2017”
Kuliah Tamu bersama Chwang Leh Chii, DrPH, RD, Presiden AFDA
Senin, 2 Desember Unimus mendapat tamu kehormatan PresidenAsian Federation of Dietetic Association (AFDA), Chwang Leh Chii, DrPH, RD. Setelah diterima Rektor Unimus Prof Djamaluddin Darwis, MA beserta wakil Rektor, Mrs Chwang yang juga bekerja di Department of Food and NutritionTaipei Veterans General Hospital, Taipei, Taiwan, memberi kuliah umum kepada mahasiswa Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (Fikkes) Unimus.
Continue reading “Kuliah Tamu bersama Chwang Leh Chii, DrPH, RD, Presiden AFDA”
UMJ KUKUHKAN DUA GURU BESAR TETAP
Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) mengukuhkan dua guru besar tetap yaitu Prof. Dr. Hj. Susilawetty,SH.,M.Hum, Guru Besar dalam bidang Ilmu Hukum Fakultas Hukum dan Prof. Adi Fahrudin, PhD, Guru Besar dalam Ilmu Pekerjaan Sosial , Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Upacara pengukuhan dipimpin Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta ibu Prof. Dr. Hj. Masyitoh, M.Ag, di aula Pasca sarjana Universitas Muhammadiyah Jakarta, Sabtu (16/11/13).
Pengukuhan tersebut dihadiri ketua PP Muhammadiyah Prof. Drs.H. A. Malik Fadjar, M.Sc, Ketua Majelis Dikti PP Muhammadiyah Dr. H. Chairil Anwar, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta, BPH UMJ, Koordinator Koopertis Wilayah III DKI Jakarta , Para Guru Besar, Rektor dan wakil Rektor UMJ, dan Sivitas Akademik UMJ.
Dalam sambutannya Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta, Prof. Dr. Hj. Masyitoh, M.Ag, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaanya terhadap munculnya Guru Besar Tetap baru di lingkungan UMJ. Kata dia, saat ini UMJ memiliki tujuh Guru Besar tetap.
“ Universitas Muhammadiyah Jakarta adalah Perguruan Tinggi tertua yang ada di DKI Jakarta dan sempat terseok-seok dalam pembangunannya, Tetapi Alhamdulillah dengan kerja keras bersama UMJ kembali kita bangkitkan”. saat ini ada 44 orang dosen UMJ yang sedang bersemangat menempuh S3 berbagai macam bidang Ilmu baik dalam negeri dan di luar negeri, dan mudah-mudahan akan menghasilkan guru besar – guru besar kembali, “ paparnya.
Sementara Dr. H. Chairil Anwar, Ketua Majelis Dikti PP Muhammadiyah mengharapkan dengan lahirnya guru besar ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada UMJ.
Prof. Drs.H. A. Malik Fadjar, M.Sc yang hadir selaku Pimpinan Pusat Muhammadiyah juga menyampaikan menyampaikan bahwa Guru Besar dalam perguaruan tinggi amatlah penting dan sangat besar perannya serta tanggung jawabnya, baik dilingkungan akademik , kelembagaan dan masyarakat.
Dalam pengukuhan ini, Prof. Dr. Hj. Susilawetty, SH.,M.Hum memaparkan orasi ilmiah yang berjudul “Penerapan Ketentuan Ahli Waris Pengganti di Peradilan Agama Sebagai Wujud Pembaharuan Hukum Kewarisan Islam Di Indonesian”. Sedangkan Prof. Adi Fahrudin , PhD memaparkan orasi Ilmiahnya dengan Judul “Profesionalisme Pekerjaan Sosial Dalam Percaturan Global : Menakar Kesiapan Pendidikan dan Profesi Sosial di Indonesia”. Acara berlangsung hangat hingga selesai. (ikbal)
Sumber : www.umj.ac.id
Seminar Nasional: Peran Pendidikan dan Islam dalam Menghadapi Perubahan Sosial
Seminar ini, kata R. Muhammad Ali, S.S., M.Pd, dilatarbelakangi oleh keresahan sebagian besar masyarakat, terutama orang tua dan pendidik, atas dampak perubahan sosial terhadap perubahan perilaku dan mental anak. Sebagaimana difahami bersama bahwa perubahan sosial yang dibarengi oleh perkembangan ilmu, pengetahuan, dan teknologi memberi dampak yang sangat besar terhadap perkembangan psikologi dan perilaku anak. Dampak negatifnya dirasa lebih besar daripada dampak positifnya.
Continue reading “Seminar Nasional: Peran Pendidikan dan Islam dalam Menghadapi Perubahan Sosial”
FAI UMM Refleksikan Kekerasan Beragama Tahun 2013
PANDANGAN bahwa bangsa Indonesia adalah model ideal masyarakat yang toleran ditolak oleh program officer The Asia Foundation Dr Budhy Munawwar Rahman. Hal itu ia sampaikan saat menghadiri Refleksi Akhir Tahun Keberagamaan Bangsa 2013 yang diadakan oleh Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) di ruang teater UMM Dome, Sabtu (7/12).
Continue reading “FAI UMM Refleksikan Kekerasan Beragama Tahun 2013”
Desain Kurikulum LPTK dalam Implementasi Kurikulum 2013, KKNI, dan Penyiapan Pendidikan Profesi Guru FKIP UAD
Perubahan kurikulum 2013 tidak menjadi persoalan sekolah saja, hal tersebut juga berpengaruh pada kurikulum di Lembaga Pendidikan Tinggi Keguruan (LPTK). Sebab, LPTK cenderung mengalami perubahan dan mementingkan ilmu atau kebijakan dari lulusan yang akan dihasilkan. Melalui LPTK tentu akan menghasilkan calon tenaga pendidik yang beorientasi terhadap ilmu dan mata kuliah, dan dapat menunjang kemampuan dalam mengajarkan masing-masing disiplin ilmu. Mata kuliah yang diajarkan pun mengantarkan lulusannya untuk menguasai kedua kemampuan tersebut. Sesuai KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia), sasaran kedepan penataan mutu pendidikan tinggi berdasarkan penjenjangan kualifikasi lulusan. Penyesuaian capaian pembelajaran (learning outcomes) untuk prodi sejenis, serta penyetaraan capaian pembelajaran dengan penjenjangan kualifikasi dunia kerja. Hal itu diungkapkan Prof. Dr. H. Sunaryo Kartadinata, M. Pd (Rektor UPI sekaligus Ketua Asosiasi Lembaga Pendidik Tenaga Kependidikan) dalam Sarasehan “Desain Kurikulum LPTK dalam Implementasi Kurikulum 2013, KKNI, dan Penyiapan Pendidikan Profesi Guru” yang berlangsung di Auditorium Lantai 4 Kampus 2 Universitas Ahmad Dahlan, Senin (25/11).
Sarasehan ini dibuka oleh Rektor UAD, Dr. Kasiyarno, M. Hum. Turut hadir juga Wakil Rektor I Dr. Muchlas, M.T., Dekan FKIP Dra. Trikinasih Handayani, M. Si, Wakil Dekan FKIP Dr. Suparman, M. Si, D. E.A, beserta seluruh dosen di lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UAD.
Menurut Dody Hartanto, M. Pd selaku ketua penyelenggara, dulu LPTK yang dikenal sebagai ‘wider minded’ akhirnya berubah nama menjadi universitas. Hal ini dikarenakan adanya keinginan untuk menghilangkan keraguan terhadap kualitas lulusan yang hanya berorientasi untuk menjadi guru, dan hasilnya akan melemahkan penguasaan materi ilmu pengetahuan yang diajar. Perubahan menjadi universitas menjadikan lulusan sebagai “sarjana plus” yang menguasai dari masing-masing disiplin ilmunya dengan baik, serta memiliki kemampuan untuk mengajarkan ilmu tersebut, bukan sebagai lulusan yang memiliki kemampuan bidang pengajaran tetapi tidak memiliki penguasaan ilmu dengan baik.
“Diharapkan melalui sarasehan ini kurikulum di UAD mampu menyesuaikan dengan standar KKNI dan Kurikulum 2013. Sehingga ke depan lulusan UAD memiliki bekal penguasaaan kompetensi yang cukup dan mampu berdaya saing di dunia luar”. (Doc)
2 Mahasiswa UMY Terima Beasiswa Telkomsel Mengajar
Dua mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) berhasil lolos dan memperoleh beasiswa dari Telkomsel Mengajar. Keduanya yaitu Sanda Aginza Hadi Pranita, mahasiswi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) angkatan 2011 dan Siti Nurhasanah mahasiswi Hubungan Internasional (HI) angkatan 2012. Program Telkomsel Mengajar sendiri merupakan bentuk kepedulian Telkomsel pada dunia pendidikan. Melalui Telkomsel Mengajar ini metode pembelajaran yang ditawarkan pada siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) berbasis Teknologi Informasi (based on IT). Telkomsel juga memilih beberapa mahasiswi dari setiap daerah untuk menjadi tenaga pengajar pada program Telkomsel Mengajar ini, seperti Sanda dan Siti yang terpilih mewakili Daerah Istimewa Yogyakarta.
Continue reading “2 Mahasiswa UMY Terima Beasiswa Telkomsel Mengajar”
