Bupati Wakatobi dan Sekjen Diktilitbang Hadir di PPKMB ITBM Wakatobi

Bupati Wakatobi dan Sekretaris Diktilitbang Hadir di PPKMB ITBM Wakatobi

Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah (ITBM) Wakatobi menyelenggarakan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) pada Selasa (21/9). Kegiatan ini menghadirkan pemateri-pemateri di antaranya Bupati Wakatobi, Haliana, dan Sekretaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Muhammad Sayuti MPd MEd PhD. Sebanyak 60 mahasiswa mengikuti orientasi PKKMB angkatan kedua ITBM Wakatobi ini. Gedung Dharma Wanita, Kecamatan Wangiwangi menjadi lokasi penyelenggaraan PKKMB Wakatobi.

Para mahasiswa baru yang hadir terbagi atas tiga program studi, yakni Prodi Teknologi Informasi, Kewirausahaan, dan Ilmu Perikanan. Kehadiran 60 mahasiswa tersebut menjadikan total peserta didik di ITBM Wakatobi menjadi sebanyak 160 orang.

Dalam sambutannya, Haliana mengatakan bahwa kehadiran ITBM yang di dalamnya terdapat jurusan bisnis akan sangat bermanfaat kepada masyarakat. “Saya yakin adik-adik di sini juga memiliki pola pikir untuk berwirausaha dan dapat bermanfaat bagi yang lain melalui pembukaan lapangan kerja,” tegasnya dalam Sultranesia. Haliana juga mengatakan bahwa ITBM dapat menjadi tempat membangun dan membina kemampuan intelektual.

Selanjutnya, Sayuti dalam pidatonya menyampaikan terima kasih kepada Pemda Wakatobi atas sambutannya. Ia bahwa hal ini menjadi wujud kerja sama Muhammadiyah dengan pemerintah setempat. Sebab Muhammadiyah berperan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, dan Wakatobi sangat potensial untuk dapat berkembang dengan perguruan tinggi Muhammadiyah di dalamnya. “Seluruh perguruan tinggi Muhammadiyah merupakan jaringan yang bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan diri,” terangnya dalam Zonasultra.com.

Kemudian, penanda dari berakhirnya prosesi PPKMB adalah pemakaian jas almamater kepada perwakilan mahasiswa baru oleh Rektor ITBM Wakatobi, Arusani. Pada prosesi tersebut, pimpinan UM Buton; Kapolres Wakatobi AKBP, Suharman Sanusi; dosen; tenaga kependidikan; dan mahasiswa senior turut hadir.

UM Bulukumba Gandneg Polres Laksanakan Vaksinasi

UM Bulukumba Gandeng Polres Bulukumba Laksanakan Vaksinasi

UM Bulukumba bekerja sama dengan Kepolisian Resort Kabupaten Bulukumba melaksanakan vaksinasi di Kampus 1 dan 2 UM Bulukumba, Rabu (22/09). Proses kegiatan vaksinasi merupakan program nasional yang dilakukan secara bersamaan di 15 titik perwakilan seluruh Indonesia, salah satunya di UM Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Program ini melibatkan beberapa sektor di antaranya kepolisian, perguruan tinggi, mahasiswa, BEM, dan OKP. Proses kegiatan vaksinasi merdeka dibuka atau disapa langsung oleh Presiden Jokowi yang dilaksanakan secara daring berpusat di IPB. Presiden menyampaikan bahwa disiapkan 253.000 vaksin untuk percepatan vaksinasi. “Dua hal penting yang perlu dilakukan sekarang, percepatan vaksinasi dan penguatan pelaksanaan protokol kesehatan. Saya berpesan agar vaksin dihabiskan dan tidak perlu ada stok karena semuanya harus digunakan kepada masyarakat agar dapat terlindungi dari paparan Covid-19,” papar Jokowi menyapa seluruh pihak pelaksanaan vaksinasi merdeka.

Kegiatan vaksinasi di Kampus Univ Muh Bulukumba diikuti oleh masyarakat umum, dosen, mahasiswa, dan siswa di wilayah Kabupaten Bulukumba dengan total vaksin yang disiapkan sebanyak 2000 dosis. Selain itu, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terimbas pandemi Covid-19, UM Bulukumba menyiapkan 1000 paket sembako berupa beras dalam kemasan 5kg. “Vaksinasi untuk menjaga diri dan kesehatan dan bantuan ini sangat baik karena membantu kami masyarakat kurang mampu,” papar Eni salah satu masyarakat yang berpartisipasi. Siswa yang mengikuti vaksinasi sangat antusias. Mereka berharap dapat mengikuti kembali proses pembelajaran secara langsung di sekolah. [] Humas Univ Muh Bulukumba/Diktilitbang

Mastamaru UMPO Sambut 1.488 Mahasiswa Baru

Mastamaru UMPO Sambut 1.488 Mahasiswa Baru

Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO) menyambut 1.488 mahasiswa baru dalam Masa Ta’aruf Mahasiswa Baru (Mastamaru) 2021 UMPO, Senin (20/9) lalu. Lokasi pelaksanaan Mastamaru adalah di gedung Expotorium UMPO. Kegiatan ini memperkenalkan lingkungan dan kehidupan kampus. Selain itu, ada pula penampilan dari berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) UMPO.

Rektor UMPO, Dr Happy Susanto MA, mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung menjadi keluarga besar UMPO. Ia berharap bahwa mahasiswa dapat mengenal, belajar, dan berkiprah di UMPO. Kemudian, ia juga memperkenalkan jajaran rektorat, dekanat, dan kilas balik UMPO. UMPO sendiri memiliki tagline “The Reyog University”, dan bertujuan untuk menjadi bagian dari universitas Islam terbaik di dunia.

Di hari pertama Masa Ta’aruf Mahasiswa Baru, terdapat pelaksanaan Stadium General. Stadium General tersebut berjudul “Membangun Mahasiswa Berkarakter, Unggul, dan Islami.” Kegiatan tersebut menghadirkan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, dan Ketua Umum DPP IMM, Najih Prasetyo. Stadium General ini bukanlah merupakan bagian langsung dari pelaksanaan Mastamaru UMPO, tetapi merupakan informasi tambahan dalam situs resmi UMPO.

Mastamaru UMPO berlangsung dari 20 s.d. 26 September 2021 secara hybrid. Tema dari pelaksanaan kegiatan Masa Ta’aruf Mahasiswa Baru yakni “Berkontribusi dan Berprestasi dalam Merdeka Belajar Menuju Indonesia Jaya”. Nantinya, selain mengikuti kegiatan di tingkat universitas, mereka juga akan disambut di tingkat Fakultas.

Dosen UM Kotabumi Adakan Pengabdian Masyarakat

Dosen UM Kotabumi Adakan Pengabdian Masyarakat

Dewi Ratnaningsih, M.Pd, Dosen UM Kotabumi melakukan kegiatan pengabdian masyarakat kepada para pengajar yang ada di Sekolah Dasar Soekarno Hatta, Sabtu (18/09). Kegiatan ini diadakan dalam rangka mensosialisasikan sekaligus memberikan pelatihan kepada guru-guru terkait pembuatan video pembelajaran yang menarik. Pelatihan video pembelajaran diharapkan dapat mendukung adanya proses belajar mengajar yang dilakukan secara daring.

“Untuk mencapai tujuan pembelajaran pada masa Pandemi Covid 19 ini guru harus mampu membuat video pembelajaran yang berisikan materi yang akan dipahami peserta didik dirumah, sehingga pembelajaran tetap bisa terlaksana tanpa harus bertemu secara langsung,” pungkas Humas UMKO dilansir dari Website resminya.

Turut hadir, pengawas guru sekolah dasar, ketua komite SD Soekarno Hatta, Kepala sekolah beserta seluruh guru yang ada di SD Soekarno Hatta. Sedangkan, pemateri dalam kegiatan ini adalah Rahmad Prayogi, M.Pd. dari Universitas Lampung dan Hartono, S.Pd., praktisi IT sekaligus kepala bagian IT dari UMKO.

Diakhir kegiatan, Dewi Ratnaningsih, M.Pd. selaku ketua tim pelaksana pengabdian pada masyarakat juga menyerahkan seperangkat peralatan studio kepada SD Soekarno Hatta, agar nantinya dapat digunakan untuk pembuatan video pembelajaran dengan kualitas yang lebih baik. []Website UM Kotabumi/Diktilitbang

Prodi Ilmu Komunikasi UM Buton Raih Akreditasi Baik

Prodi Ilmu Komunikasi UM Buton Raih Akreditasi Baik

Prodi UM Buton kembali menambah jumlah terakreditasi Baik yang diraih Prodi Ilmu Komunikasi UM Buton melalui keputusan Badan Akreditasi Perguruan Tinggi (BAN-PT) Nomor 10637/SK/BAN-PT/Akred/S/IX/2021. Sertifikat Akreditasi Program Studi ini berlaku selama 5 tahun sejak 7 September 2021 hingga 2026. Asesmen lapangan dilaksanakan secara daring menggunakan instrumen APS 4.0 yang didalamnya memuat 9 kriteria akreditasi.

“Akreditasi Prodi Ikom UM Buton menggunakan instrumen APS 4.0 terdiri dari 9 kriteria dengan penekanannya pada outcome bukan pada proses seperti pada instrumen 7 standar. Sehingga asesmen yang dilakukan oleh asesor ada melihat dan menilai hasil akhir praktik baik dari rencana strategis yang telah ditetapkan kemudian bagaimana proses dari siklus penjaminan mutu internal dijalankan,” papar Ansar Suherman, Kaprodi Ilmu Komunikasi UM Buton.

Anwar Sadat selaku Wakil Dekan Fisip UM Buton menambahkan raihan akreditasi ini perlu dibarengi dengan peningkatan SDM untuk menjaga mutu Program Studi. “Peningkatan ini terutama pada dosen bergelar doktor dan berpangkat minimal lektor, serta tradisi berprestasi dari mahasiswa Ikom pada international competition,” paparnya. Selain itu, Mutu mahasiswa akan dicapai melalui pencapaian kelulusan mahasiswa dari kurikulum dan visi misi fakultas. Untuk merencanakan FISIP ke depan Unit Pengelola Program Studi (Fakultas) merancang strategi untuk meningkatkan animo mahasiswa. “Dengan terakreditasinya Prodi Ilmu Komunikasi ini, kami bisa menjamin mutu belajar mengajar, sarana, prasarana maupun capaian pembelajaran,” lanjutnya dilansir dari Website UM Buton, Rabu (15/09).

Prodi Ilmu Komunikasi merupakan Prodi baru yang terbentuk pada 2017 dan berhasil memperoleh akreditasi Baik dalam waktu empat tahun. Prestasi ini merupakan hasil dan kerja keras seluruh dosen IKom bersama tim taskforce, mahasiswa, dan seluruh pimpinan. []Diktilitbang

Masa Depan Pembangunan di Tanah Papua

Masa Depan Pembangunan di Tanah Papua

Tanah Papua menjadi perbincangan yang penting karena Papua memiliki nilai yang sangat unik jika dilihat dari budaya dan karakter yang dimiliki. Dengan begitu dibutuhkan pendekatan yang lebih spesifik dan khusus untuk pembangunan di tanah Papua. Begitu papar Rektor UM Sorong Dr. H. Muhammad Ali pada Webinar Majelis Diktiltibang PPM bertemakan “Masa Depan Papua: Perspektif Orang Papua”, Sabtu (18/09). Prof Chairil Anwar selaku Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PPM juga menyebutkan adanya webinar ini bertujuan untuk melihat bagaimana fenomena perkembangan tanah Papua yang nantinya hasil diskusi dapat disumbangkan pada Pemerintah Daerah. “Muhammadiyah sudah banyak diterima dengan baik oleh masyarakat Papua. Dengan begitu kegiatan ini menjadi salah satu kontribusi dari Muhammadiyah untuk Tanah Papua,” begitu pungkasnya.

Memandang dari perspektif perempuan Papua, Prof Dr. Yohana Susana Yembisa, M.Sc selaku narasumber pertama menekankan bahwa hakikat dari pembangunan adalah mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan peningkatan kualitas baik pada laki-laki dan perempuan. “Dengan begitu, ini menjadi tantangan bagi perempuan Papua untuk berani bangkit, berbicara, dan meningkatkan kualitas diri,” paparnya.

Jika melihat dari Indeks Development Gender (IDG), Papua menempati posisi paling terakhir, disusul oleh Papua Barat yang menempati kedua paling akhir. Untuk menjawab tantangan ini, dibutuhkan adanya sistem kerja untuk menggandeng tokoh adat, agama, dan pemerintah. Perlu ada kerja keras dari ketiga pihak karena adat mempengaruhi perempuan dan sering menjadikan perempuan sebagai korban. “Salah satunya solusi yaitu perempuan harus membangun mitra kerja dengan laki-laki, perempuan juga harus dijaga kualitasnya karena perempuan Papua yang akan melahirkan generasi selanjutnya di tanah Papua,” ungkap Menteri PPPA Republik Indonesia th 2014-2019 tersebut.

Arie Ruhyanto, Ph.D selaku Gugus Tugas Papua Universitas Gadjah Mada memaparkan saat ini rencana pemekaran Papua juga menjadi isu hangat di beberapa kalangan dan kelompok elit lokal. Menanggapi isu ini, Arie mengajak pemerintah untuk dapat menyikapi dengan cermat dan hati-hati rencana pemekaran tersebut. “Hal ini karena pemekaran tidak hanya melahirkan gedung pemerintahan baru namun juga harus memastikan ada substansi penyelenggaraan pemerintah yang berjalan, terbentuknya pelayanan publik yang baik, dan adanya kesiapan dari SDM untuk mewujudkan tata pemerintahan yang mumpuni,” pungkasnya.

Ia juga menegaskan agar pemerintah tidak sekedar membangun legitimasi namun juga melakukan pemberdayaan masyarakat. Selain itu, dalam membangun legitimasi institusional juga perlu mempertimbangkan aspek aksesbilitas geografis, daya dukung infrastuktur, ketersediaan SDM, dan potensi basis pengembangan kawasan. “Ini menjadi 4 elemen kunci agar institusi pemerintah yang dibentuk bisa bekerja dengan optimal,” paparnya.

Berangkat dari fakta sosial ruang politik baru yang terus diproduksi sampai saat ini, Dr. Ade Yamin menyebutkan adanya perdebatan yang alot mengenai isu rasial di Papua. Adanya stereotype yang dilekatkan pada masyarakat Papua juga melahirkan stigma atau penilaian bahwa orang Papua adalah aktor kekeliruan. “Dengan begitu langkah penting yang harus dilakukan yaitu semua kebijakan pemerintah harus berpihak domokratis dengan memahami sejarah dan karakter masyarakat Papua,” paparnya selaku Dosen IAIN Fatthul Muluk Jayapura, Papua.

Sebuah perubahan asusmsi dan nilai perlu dilakukan untuk dapat memberi ruang yang lebih luas pada keterlibatan orang Papua. Jalan kedua yang dapat dilakukan terutama pada pendidikan tinggi yaitu menjalankan program Akomodasi, Integrasi, dan Apresiasi. “Ketiga hal ini harus dilakukan demi terciptanya suasana dan perasaan warga Papua menjadi orang Indonesia,” pungkasnya.

Unismuh Makassar Ukir Prestasi Internasional

Unismuh Makassar meraih prestasi internasional dalam lomba Menulis Artikel Internasional, ajang perlombaan International Waqaf Ilmu Nusantara Library. Universitas Sains Malaysia merupakan penyelenggara lomba tersebut. Lomba ini diikuti oleh perguruan tinggi dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Peraih prestasi tersebut bernama Nasmiati, peraih Juara III Umum/Bronze Award; Haspina Haspina Hasan dan Kaharuddin, peraih Juara Lomba Tema Sosiolinguistik; dan Hasnah dan Andi Asywid Nur, peraih Juara Lomba Tema Labour. Pengumuman lomba ini pada Rabu (8/9) lalu.

Ketiga artikel peraih juara berjudul “Perubahan Perilaku Sosial Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Desa Mattirowalie, Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru” karya Nasmiati, “Multilingual Lanskap Linguistik di Museum La Galigo Fort, Rotterdam” karya Haspina Hasan dan Kaharuddin, dan “Anak Pekerja Migran Indonesia: Tinjauan Sosiologi Pendidikan” karya Hasnah dan Andi Asywid Nur. Para penulis merupakan peneliti dari Prodi Magister Pendidikan Sosiologi, Unismuh Makassar.

“Alhamdulillah, sebuah syukur. Meskipun Prodi Magister Pendidikan Sosiologi baru dibuka tahun ini, tetapi kami sudah bisa berkiprah di tingkat internasional,” ujar Kaharuddin, Ketua Prodi S-2 Pendidikan Sosiologi Unismuh Makassar, dalam proses wawancara Kamis (9/9) lalu di situs resmi Unismuh Makassar. Kahar melanjutkan bahwa pihaknya akan terus mendukung dan mengajak para akademisi untuk berwakaf melalui Perpustakaan International Waqaf Ilmu Nusantara (I-WIN).

Prof Reevany Bustami, dari Universitas Sains Malaysia, menyampaikan misi Perpustakaan I-WIN. Pertama, mempromosikan niat murni dan praktik wakaf ilmu. Kedua, menghidupkan kembali budaya berkarya dan mengoleksi karya intelektual. Ketiga, adalah mengangkat, mempromosikan, dan mempererat tali silaturahmi dalam lingkup Nusantara.

Mahasiswa UMS Rancang Aplikasi GEOREC di Final LIDM 2021

Mahasiswa UMS Rancang Aplikasi GEOREC di Final LIDM 2021

Mahasiswa UMS atau UM Surakarta merancang program Gemoetry Object Recognition (GEOREC) dalam ajang Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM) 2021 yang diselenggarakan Pusat Prestasi Nasional (Pusprenas).

Golden Team demikian nama Tim Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika, UMS yang berhasil lolos sebagai finalis LIDM tahun 2021 yang beranggotakan Ifan Destya Adi Tama, Septiana Desi Ekasiwi, Yuni Setya Ningsih dan Aulia Qisthi Rosyada, di bawah bimbingan Dias Aziz Pramudita, S.Pd., M. Cs.

Gemoetry Object Recognition (GEOREC) merupakan aplikasi pembelajaran matematika berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence bagi siswa dan tenaga pendidik yang berisikan konten kebutuhan kegiatan belajar-mengajar seperti KI/KD materi yang akan dipelajari, materi pembelajaran interaktif, dan ruang untuk mendeteksi bangun datar yang berbentuk aplikasi mobile sehingga lebih mudah untuk diakses oleh para penggunanya.

Ifan Destya Adi Tama menjelaskan bahwa keunggulan dari aplikasi ini yaitu dapat mendeteksi objek secara otomatis dan realtime, GEOREC termasuk media pembelajaran yang interaktif, dapat digunakan secara offline, system navigasi yang mudah dipahami dan desain menarik yang disesuaikan dengan pengguna. “Keunggulan aplikasi ini (GEOREC) itu bisa otomatis realtime dan dapat digunakan secara offline juga,” kata Ifan dilansir dari Website UMS,  Jumat (17/09).

Cara penggunaan aplikasi GEOREC ini dengan mengarahkan flashcard ke arah kamera, kemudian system akan mendeteksi secara otomatis objek bangun datar. Setelah objek terdeteksi, maka objek akan dicocokkan dengan database. Jika objek sesuai dengan data yang tersimpan di dalam database, maka sistem akan menampilkan nama dari bangun datar beserta penjelasannya melalui teks dan audio. Algoritma yang digunakan dalam proses pendeteksian objek sendiri menggunakan color channel statistics. Kapala Biro Kemahasiswaan UMS Ir. Ahmad Kholid Alghofari. ST, MT, IPM menjelaskan bahwa mahasiswa diberikan fasilitas berupa pendampingan dari awal projek hingga perlombaan. [] Humas UMS/Diktilitbang

LPPM UNISA Yogyakarta: Pengabdian Masyarakat Menuju Sociaty 5.0

LPPM UNISA Yogyakarta: Pengabdian Masyarakat Menuju Sociaty 5.0

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas `Aisyiyah Yogyakarta (LPPM UNISA) mengadakan Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2021 secara daring, Rabu (08/09).

Seminar dengan tema “Peningkatan Kualitas Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Menuju Society 5.0 di era adaptasi kebiasaan baru” dibuka oleh Rektor UNISA Yogyakarta Warsiti, S.Kp., Sp.Mat. Dalam sambutannya, Warsiti mengatakan di era Society 5.0 atau Super Smart Society merupakan sebuah konsep perkembangan masyarakat dimana manusia hidup berdampingan dengan teknologi. “Peran Teknologi ditingkatkan untuk mempermudah manusia dalam berbagai aspek, mulai dari kehidupan sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan dan lain lain, menuju kualitas hidup masyarakat secara lebih baik,” ucapnya.

Turut hadir Ketua Majelis dikti Pimpinan Pusat `Aisyiyah Prof. Dr. Ir. Siti Muslimah Widyastuti, M.Sc selaku keynote speech. Prof. Siti Muslimah memaparkan bahwa saat ini dunia pendidikan sedang mengalami masalah yang serius. Dengan perubahan Iptek yang sangat cepat dan kompleks, menuntut untuk lebih mempersiapkan secara matang dalam menghadapi perubahan dunia yang serba cepat. Belum lama ini Society 5.0 sedang hangat-hangatnya diperbincangkan.

“Era super smart society (society 5.0) sendiri diperkenalkan oleh Pemerintah Jepang pada tahun 2019, yang dibuat sebagai antisipasi dari gejolak disrupsi akibat revolusi industri 4.0, yang menyebabkan ketidakpastian yang kompleks dan ambigu (VUCA). Dikhawatirkan invansi tersebut dapat menggerus nilai-nilai karakter kemanusiaan yang dipertahankan selama ini,” tuturnya.

Seminar Nasional kali ini mengundang dua narasumber yaitu Prof. Dr. Heri Hermansyah, ST., M.Eng selaku Plt Direktur Riset dan Pengabdian Masyarakat Badan Riset dan Inovasi Nasional, serta Wantonoro, S.Kep., M.Kep., Sp.KMB., Ph.D sebagai penerima penghargaan Penulis Artikel Ilmiah Berkualitas Tinggi Bidang Kesehatan dan Obat Kemenristek BRIN Tahun 2020, yang juga merupakan Wakil Dekan 3 Fakultas Ilmu Kesehatan UNISA Yogyakarta. Kegiatan Seminar Nasional ini dihadiri 550 peserta, selain itu juga dibarengi dengan soft launching Jurnal Pengabdian Masyarakat Hayina (Hasil Karya `Aisyiyah untuk Indonesia) oleh LPPM UNISA Yogyakarta. [] Website UNISA Yogya/Diktilitbang

Mastama Online UM Kotabumi Awali Tahun Akademik 2021/2022

Mastama Online UM Kotabumi Awali Tahun Akademik 2021/2022

Universitas Muhammadiyah Kotabumi (UMKO) mengadakan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB atau Mastama) pada Rabu (15/9) lalu. Kegiatan ini terlaksana secara online sekalipun jumlah kasus aktif Covid-19 di Lampung Utara telah menurun. Alasannya adalah Universitas Muhammadiyah Kotabumi tidak ingin mengambil risiko dengan mengadakan kegiatan PKKMB, atau yang lebih familier dengan nama Mastama di kalangan Universitas Muhammadiyah, secara langsung. Media pelaksana adalah Zoom dan kanal YouTube resmi milik UMKO.

Ketua Panitia Mastama, Windo Dicky Irawan SPd MPd, mengungkapkan pelaksanaan PKKMB tahun ini seluruhnya akan dilakukan secara daring selama dua hari. Artinya, PPKMB UMKO akan berakhir pada Kamis (16/9).  Kegiatan ini menjadi agenda yang wajib bagi seluruh mahasiswa baru UMKO. Alasan diwajibkannya agenda ini adalah karena PPKMB menjadi kesempatan bagi mahasiswa baru untuk mengenal tempatnya belajar. Sebab, di Universitas Muhammadiyah Kotabumi inilah tempat urusan-urusan yang akan mereka lakukan. Urusan-urusan tersebut mulai dari akademik, keuangan, hingga organisasi pengembangan minat dan bakat bagi mahasiswa UMKO.

Pada tahun akademik 2021/2022 ini, Universitas Muhammadiyah Kotabumi menerima 382 mahasiswa baru. Total mahasiswa baru tersebut terbagi ke dalam beberapa fakultas. Kegiatan mahasiswa baru berawal dari pembukaan dari Rektor Universitas Muhammadiyah Kotabumi, Dr Sumarno MPd. Pada pidato Dr Sumarno, beliau mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta yang mengikuti PKKMB tahun ini.