STIT Muhammadiyah Sibolga Jalin Kerja Sama dengan UPM Malaysia

STIT Muhammadiyah Sibolga kerja sama dengan Universitas Putra Malaysia (UPM) bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat di kampus UMSU Senin, (23/12). Kerja sama dilakukan antar dua Perguruan Tinggi yang ditandatangani oleh Rektor UMSU Dr Agussani, M. AP dan Dekan Fakulti Pengkajian Pendidikan UMP Prof DR Samsilah binti Roslan. Disaksikan ketua STIT Muhammadiyah Sibolga Drs H Ahmad Hosen Hutagalung MA, ketua BPH UMSU H. Bahril Datuk, SE, MA.

Prof Samsilah berharap agar STIT M Sibolga terus berkembang ke arah yang lebih baik. Bisa berkunjung ke Malaysia guna mendapatkan pengetahuan dibidang pendidikan dan pengajaran Islam secara komprehensif. “UPM Malaysia terbuka bagi pengembangan kampus yang bermartabat dan berkemajuan”, katanya.
UPM memiliki luas 3.000 hektar kampus dg mengasuh 23 Fakultas termasuk fakultas agama Islam.

Ahmad Hosen Hutagalung selaku ketua STIT M Sibolga berharap kerja sama ini bisa menjadi alternatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Sibolga. “Serta saya berharap dapat membangun catur darma perguruan tinggi bidang pendidikan pengajaran, penelitian, pengabdian masyarakat dan Al Islam dan kemuhammadiyahan pula nantinya,” tutupnya.

STIT Muh Sibolga Bangun Kampus Baru

STIT Muhammadiyah Sibolga mulai melakukan pembangunan kampus terpadu yang telah dihibahkan dari PCM Sibuluan Tapanuli Tengah di jalan D.E Bungaran Panggabean, Minggu (17/10). Ahmad Hosen Hutagalung selaku Ketua STIT Muh Sibolga memaparkan tanah hibah seluas 2,5 HA ini akan dimanfaatkan untuk menambah kelas di beberapa jurusan. “InsyaAllah akan dibuka dan didirikan Jurusan Hukum, Ekonomi, Keguruan dll,” paparnya.

Sedangkan ketua PCM sibuluan Azwar Panggabean merasa berterima kasih kepada STIT Muhammadiyah Sibolga yang akan memanfaatkan tanah untuk proses pendidikan dan pembelajaran dan menyelamatkan asset Muhammadiyah dari perampasan orang tidak bertanggung jawab. “Selama puluhan tahun tanah ini terlantar bahkan sebagian sudah digarap orang lain”, kata Azwar.

Pembangunan ini turut dibantu warga Muhammadiyah di Tanah Kampus Jalan Tukka dengan jumlah 406 orang. Rencananya, di lokasi yang sama pada 14 Desember mendatang akan diadakan kegiatan gebyar Milad Muhammadiyah dan Semarak Muktamar dengan mengundang penceramah dari PW Muhammadiyah Sumut.

PKKMB STIT Muh Sibolga, Narkoba NO! Prestasi YES!

Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Muhammadiyah Sibolga terima penyuluhan bahaya narkoba dari Kapolres Sibolga AKBP Edwin Hariandja. Bertujuan untuk melakukan sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahan dan Peredaran Gelap Narkoba dan Sosialisasi Radikalisme di kampus, kegiatan ini diikuti sekitar 60 mahasiswa baru.

Turut hadir, Kasat Binmas dan sebanyak 3 orang yang memaparkan materi mengenai radikalisme dan KBO Sat Resnarkoba sebanyak 3 orang. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini peserta dapat bertanggung jawab dan siap untuk memberantas peredaran gelap narkoba di Kota Sibolga khususnya di lingkungan keluarga, sekolah, dan lingkungan lainnya.

“Kami mahasiswa STIT Muhammadiyah Sibolga anti narkoba, narkoba NO! Prestasi YES!,” papar mahasiswa baru STIT Muh Sibolga di akhir acara.

STIT Muh Sibolga Gelar Workshop Kurikulum bagi Dosen

Guna menunjang kemajuan pada sisi mutu kurikulum prodi yang ada di STIT (Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah) Muhammadiyah Sibolga, STIT Muh Sibolga Gelar Workshop Kurikulum KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia) yang bertempat di Nina Burung, Tapanuli Tengah, Senin (16/09).

Dipimpin langsung oleh Ahmad Hosen Kutagalung selaku Ketua STIT M Sibolga, acara ini juga dihadiri seluruh dosen STIT Muh Sibolga. “Upaya peningkatan mutu dan pembelajaran menjadi hal sangat esensial guna menghasilkan lulusan perguruan tinggi yang bermutu,” papar Ahmad.

Ia melanjutkan, diskusi birokrasi kampus bertujuan untuk kemajuan dan kesejahteraan STIT Muh Sibolga. “Oleh karena itu kita terus berbenah untuk menghasilkan lulusan mahasiswa yang berkualitas,” lanjutnya.

Dalam kegiatan tersebut, juga di selipkan Diskusi Birokrasi Kampus yang juga bertujuan untuk sebuah kemajuan dan kesejahteraan STIT Muh Sibolga, seputar unit kemahasiswaan pun menjadi topik yang hangat dibincangkan oleh birokrasi kampus STIT Muhammadiyah tersebut.

Tidak hanya itu, nuansa silaturahmi sesama Dosen di Kampus STIT Muh Sibolga pun terlihat hangat dengan sesi tanya jawab saat kegiatan Workshop Kurikulum KKNI tersebut berjalan sampai dengan selesai.