UM Cirebon, Tuan Rumah Training English for Specific Purpose ( ESP)

Universitas Muhammadiyah (UM) Cirebon, menjadi tuan rumah training pelatihan bagi dosen Bahasa Inggris dengan pendekatan English for Specific Purpose ( ESP). Kegiatan ini berlangsung, selama tujuh hari (12-17/11/18), di Convention Center Hotel Aston Cirebon.

Pembukaan acara ini, dihadiri oleh Ketua Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah Prof. H. Lincolin Arsyad, M.Sc., Ph.D., Rektor UM Cirebon Prof.Dr. Khaerul Wahidin, perwakilan Holmesglen Institute Adam Kilburn, Ryan Gifford dosen UM Cirebon. Peserta pelatihan berjumlah 25 orang yang berasal dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan ini,  Prof. H. Lincolin Arsyad, M.Sc., Ph.D, mengimbau kepada dosen PTMA untuk selalu meningkatkan kemampuan akademis. Salah satunya melalui training pelatihan ESP. (Dani Kurniawan)

UM Gorontalo Gelar Yudisium di Pantai Monano

Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGo) menggelar Yudisium dan evaluasi akademik semester ganjil Program Studi Administrasi Publik Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial (FEIS) Universitas Muhammadiyah Gorontalo, di Pantai Monano, Gorontalo Utara, Minggu (11/11/18).

Wakil Dekan, H. Ramla Alkatiri, S.E., M.Si yang hadir saat itu menyerahkan secara langsung piagam penghargaan bagi mahasiswa terbaik, ditambah lagi penyerahan kartu hasil studi oleh Kaprodi Administrasi publik, Widya Kurnati mohi, S.Ip., M.Si.

Yudisium ini diikuti oleh 200 orang mahasiswa dan dosen dan TPA di lingkungan civitas akademika FEIS yang begitu antusias hadir. (Wira Prakasa Nurdia).

Bakti Sosial Prodi Bidan Angkatan 2016 Adakan Kegiatan Bakti Sosial

Mahasiswa Program Studi Kebidanan angkatan 2016 Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGo) melaksanakan kegiatan bakti sosial dalam rangka memenuhi tugasMata Kuliah Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, Minggu,(11/11/18) di Desa Longalo Kecamatan Bulango Utara, Kabupaten Bonebolango.

“saya berharap ini menjadi langkah awal untuk melatih kekompakan dan kerja sama,” Tutur Ayin Makuk, salah satu mahasiswa peserta bakti sosial, sebagaimana dilansir dari situs resmi UMGo.

Kegiatan yang dilaksanakan yaitu membersihkan masjid dan memberikan santunan kepada fakir miskin. Hal ini sebagai Wujud peran fungsi mahasiswa untuk masyarakat Desa Longalo. Kegiatan ini sendiri bertujuan untuk menumbuhkan rasa kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan dan masyarakat. Kegiatan bakti sosial ini mendapat respkns positif dari penduduk dan apresiasi dari kepala desa Longalo. (Wira Prakasa Nurdia)

UKM Mapala UM Purworejo Adakan Reuni Akbar 20 Tahunan

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mapala Surya Rimba Universitas Muhammadiyah (UM) Purworejo memperingati reuni akbar dua dekade dengan tema “Nyawiji Dadi Siji” yang diselenggarakan hari Sabtu-Minggu 17-18 November 2018, di Kawasan Wisata Gua Seplawan, Kaligesing, Purworejo.

Reuni akbar ini mengundang semua anggota dari angkatan perintis pada tahun 1998 sampai yang paling terakhir, yakni angkatan tahun 2017.

Adapun fasilitas yang didapatkan pada acara tersebut antara lain transportasi, makan sebanyak dua kali, snack, stiker, dan souvenir. Untuk info lebih lanjut bisa menghubungi Usman Azis di nomor 0899-0950-595. (Wira Prakasa Nurdia)

UM Purwokerto Selenggarakan Agenda Bulan Bahasa Sebagai Simbol Cinta Bahasa Indonesia

Universitas Muhammadiyah (UM) Purwokerto menyelenggarakan kegiatan tahunan setiap bulan November yang dikenal Bulan Bahasa. Bulan Bahasa sendiri merupakan sebuah simbol kecintaan terhadap bahasa Indonesia sebagai jati diri bangsa. Kali ini acara diadakan oleh Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), di Gedung Audit Ukuwah Islamiah, Senin (12/11/18).

“Saya sangat mendukung sekali terhadap acara Bulan Bahasa ini, ke depan acara ini bukan tingkat regional saja melainkan bisa sampai tingkat nasional,” ujar Rektor UM Purwokerto Dr. H. Syamsuhadi Irsyad, M.H, saat membuka acara.

Sebelumnya kegiatan tersebut dimulai dengan rangkaian kegiatan Olimpiade Bulan Bahasa Lomba Baca Puisi, Pidato dan Artikel dilanjutkan Seminar Nasional Bahasa dan Sastra menghadirkan para pakar bahasa. (Wira Prakasa Nurdia)

UM Purwokerto Menggelar Diskusi Bertajuk “Masa Depan Pemberantasan Korupsi di Indonesia”

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Pusat Studi Demokrasi dan Kebijakan Publik Universitas Muhammadiyah (UM) Purwokerto (PSDKP UM Purwokerto) menggelar diskusi bertajuk ‘Masa Depan Pemberantasan korupsi di Indonesia’, di Ruang Sidang Gedung Rektorat lantai 2 UM Purwokerto, Senin (12/11/18).

“Korupsi dapat mengakibatkan kesengsaraan masyarakat di seluruh Inonesia. Dan ini bagian dari kerja kerja berat kami, agar penangkapan korupsi tidak hanya pada level penangkapan aktor koruptor saja, tetapi pada seluruh instansi. Kampus harus jadi contoh masyarakat, bahwa apa yang terjadi di kampus pun juga harus bebas dari korupsi. Ini bagian dari pembelajaran kampus kepada masyarakat,” Ujar Direktur PSDKP yang juga Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Anjar Nugroho, sebagaimana dilansir dari situs UM Purwokerto.

Penasehat KPK RI yang hadir senagai pembicara, Budi Santoso, S.H., LL.M., dalam pemaparannya mengatakan peran perguruan tinggi dalam pemberantasan korupsi harus terus dilakukan. Perguruan tinggi harus menjadi pusat gerakan akademis pemberantasan korupsi dan mendorong gerakan pemberantasan korupsi baik secara lokal maupun nasional. (Wira Prakasa Nurdia)

OJK Sosialisasikan Dana Pensiun Syariah

Otoritas Jasa Keuangan mengadakan sosialisasi Dana Pensiun Syariah yang ditujukan kepada mitra dana pensiun Muhammadiyah yang salah satunya adalah UMY, yang bertempat di Asrama Haji Yogyakarta, Selasa (13/11). Dalam acara ini, peserta diberi edukasi mengenai gagasan dana pensiun yang berbasis syariah, bukan lagi konvensional khususnya untuk kalangan Muhammadiyah.

Sebagai organisasi masyarakat Islam di Indonesia yang memiliki prinsip dan dasar dari Al Quran dan Hadist, Muhammadiyah sudah sewajibnya mengikuti tuntunan dalam menjalankan Muamalah. Bukan hanya dari segi ibadah dan akidah saja, yang dijalankan sesuai Al Quran dan Hadist. Maka dari itu selayaknya dana pensiun Muhammadiyah juga harus berlandaskan syariah.

“Sejatinya Muhammadiyah sudah praktik mengenai dana pensiun Syariah, namun belum diresmikan saja. Jadi sebagai ormas Islam yang berlandaskan dari Al Quran dan Hadist, sudah barang tentu Muhammadiyah menjalankan Muamalah sesuai dengan syariat atau tidak bertentangan dengan kaidah Al Quran dan Hadist. Maka dari itu kami berterima kasih kepada OJK yang memberikan fasilitas mengenai terlaksananya dana pensiun syariah di lingkup Muhammadiyah,” ujar Prof. Dr. H. Yunahar Ilyas selaku ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Sementara itu, OJK sudah meresmikan dana pensiun syariah ini sejak November 2017. Sebagai Otoritas Jasa Keuangan, mereka mengharapkan program dana pensiun syariah bisa dinikmati kemudahannya oleh masyarakat begitu juga dengan instansi yang bekerja sama dengan mereka. “Kami mengharapkan kemudahan ini dapat dimanfaatkan oleh para pelaku kerja, perbankan, dan perusahaan untuk menyelenggarakan program dana pensiun syariah ataupun bagi masyarakat luas untuk dapat menikmati fasilitasi program dana pensiun syariah ini,” ungkap Jamaludin Joyoadikusumo, selaku perwakilan KOMDA V ADPI (Asosisasi Dana Pensiun Indonesia) dan OJK RI.

Dalam acara tersebut, terdapat dua pemateri yakni Jamaludin Joyoadikusumo yang memaparkan tentang manfaat dari kepesertaan pada program pensiun berdasarkan prinsip syariah. Kemudian pemateri kedua membahas tentang regulasi dan kebijakan pengembangan dana pensiun syariah di Indonesia yang disampaikan oleh Nur Hasanah selaku mantan anggota kementerian keuangan.

“Dana pensiun syariah ini dibentuk atas asas kemauan dari mereka yang ingin menggunakan program ini. Dana pensiun syariah memiliki tujuan agar memberikan ketentraman, karena programnya halal dan baik. Halal saja tidak cukup, harus baik untuk kehidupan seseorang,” tandas Nur Hasanah. (Habibi)

UMS Gelar Seminar Public Relation (PR) Bersama Prof.Dr. Widodo Muktiyo

Himpunan Mahasiswa Komunikasi (HIMAKOM), Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), gelar seminar public relation (PR) dengan mengangkat tema ‘Dare To Speak Well In Public and Relation’. Kegiatan ini diselenggarakan pada sabtu (3/11/18), di Auditorium M Djazman,  UMS.

Seminar PR kali ini menghadirkan dua pembicara, yaitu : Prof.Dr. Widodo Muktiyo, anggota Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah, sekaligus Guru Besar Ilmu Komunikasi UNS. Pembicara kedua adalah Zahra Noor Eriza, S.I.Kom, M.M, pengajar Ilmu Komunikasi UMS.

Dalam kesempatan ini, Prof.Dr. Widodo Muktiyo mengatakan public relation tidak hanya sebatas persoalan berbicara  di depan umum. Akan tetapi, juga mengajarkan tentang cara berpakaian dan cara berperilaku. Selain itu, seorang PR harus memiliki wawasan yang luas. (Dani Kurniawan)

Mahasiswa UM Purwokerto Kaji Pemahaman Sengketa Ekonomi Syariah

Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) Fakultas Agama Islam (FAI) dan Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah (UM) Purwokerto menyelenggarakan kuliah umum bertajuk ‘Kesiapan Pengadilan Agama dalam Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah’, di Aula AK Anshori, Senin, (12/11/18).

Kuliah umum ini merupakan kesempatan baik bagi mahasiswa FAI dan FH, karena menghadirkan pakar dalam bidang penyelesaian ekonomi syariah.
Ia menuturkan ada lima hal islami dalam pengelolaan di UM Purwokerto, yaitu islami pengelolaan kampus, islami dalam pengelolaan sumber daya manusia, islami dalam pengelolaan sarana dan prasarana, islami dalam pengelolaan tri dharma, dan islami pengelolaan kemahasiswaan, ujar Wakil Rektor IV Bidang Pengembangan Kerjasama dan AIK (Al Islam dan Kemuhammadiyahan) Dr. Jebul Suroso M.Kp, sebagaimana dikutip dari situs resmi UM Purwokerto.

Sementara Kaprodi Ilmu Hukum mengaku tujuan diselenggarakannya kegiatan ini untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa Fakultas Hukum tentang kesiapan pengadilan agama dalam penyelesaian sengketa ekonomi syariah.
Menurutnya kerjasama antara FH dengan HES sangat diperlukan, mengingat perkembangan di era globalisasi ini, hukum dan ekonomi syariah menjadi bidikan pasar industri dan dunia pedidikan. (Wira Prakasa Nurdia)

Kapolda Sumut dan Walikota Ikut Wisuda UMSU

Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menggelar wisuda gelombang ke-2 tahun 2018 yang diikuti wisudawan sebanyak 1680. 2 di antaranya adalah seorang Kapolda Sumatera Utara, Irjen Agus Andrianto dan Walikota Medan Drs. Dzulmi Eldan, keduanya merupakan Magister Ilmu Hukum, Medan, Selasa (13/11/18).

Rektor UMSU Dr. Agussani, dalam sambutannya mengatakan UMSU semakin dipercaya oleh masyarakat dan menjadi kebanggaan Muhammadiyah. Apalagi dengan diwisudanya tokoh-tokoh penting di Sumut dan Medan. Ujarnya, sebagaimana laporan tertulis.

Selain itu ada 5 kapolresta di wilayah Sumatera Utara yang meraih Magister Ilmu Hukum dan Komandan Detasemen Markas Lantamal I Belawan yang meraih Magister Ilmu Komunikasi di UMSU. Ikut hadir dalam wisuda kali ini Ketua PP Muhammadiyah Dr. Haedar Nasir.M.Si dan Ketua LL DIKTI Sumut Prof. Dr. Dian Armanto. (Wira Prakasa Nurdia)