STKIP Muh Kuningan Gandeng Desa Cisantana Kembangkan Potensi Desa

STKIP Muh Kuningan Gandeng Desa Cisantana Kembangkan Potensi Desa

STKIP Muh Kuningan baru saja melakukan silaturahmi sekaligus penandatanganan nota kerja sama atau MoU, bersama Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kuningan di balai desa setempat, Kamis (19/08).

Turut hadir, Ketua STKIP Muhammadiyah Kuningan, Nanan Abdul Manan, M.Pd didampingi Wakil Ketua 2 Bidang Aset dan SDM, Hermawan, M.Si. Ketua Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Nana Sutarna, M.Pd, bersama Tio Heriyana, M.Pd, kemudian tim dari kesekretariatan pimpinan. Turut hadir juga dosen STKIP asal Cisanta, Rita Kusuma, M.Pd.

Nanan Abdul Manan mengucapkan terima kasih atas sambutan dari kepala desa dan jajarannya. kami sangat yakin STKIP dan desa Cisantana bisa saling berkolaborasi, baik dalam bisang pendidikan, penelitian dan pengabdain kepada masyarakat, atau dalam rangka penguatan potensi yang dimiliki keduanya,” pungkasnya. Desa Cisantana yang merupakan desa terluas di Kuningan, dengan potensi yang ada, baik dalam bidang agribisnis atau pariwisatanya. STKIP berharap, bisa belajar atau praktek langsung tentang strategi implementasi pengembangan potensi desa, dan bisa dipelajari nantinya oleh mahasiswa.

Nanan juga juga menitipkan, bahwa dalam waktu dekat ini bakal ada kelompok mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Jakarta, yang kebetulan sudah menjalin kerja sama dengan STKIP, untuk melaukan KKN Tematik di desa Cisantana. Sementara kepala desa Cisantana, Ono Suratno, A.Md menyampaikan, bahwa Cisantana saat ini sedang mengalami pergeseran dari agribisnis ke sektor pariwisata. “Kami sedang terus memetakan kawasan-kawasan yang berpotensi dikembangkan sebagai objek pariwisata, dan kami sangat senang ada perguruan tinggi yang mengajak kerja sama, dan kami tantang kepada para kaum akademisi dari STKIP untuk berkolaborasi, kita kembangkan bersama tentang potensi desa yang ada Cisantana,” ujarnya. [] Website STKIP Muh Kuningan

Warga Terdampak Kebakaran Menerima Bantuan Unmuh Makassar

Warga Terdampak Kebakaran Menerima Bantuan Unmuh Makassar

Universitas Muhammadiyah Makassar menyerahkan bantuan kepada warga terdampak kebakaran pada Selasa (17/8) lalu. Kebakaran tersebut menimpa warga-warga yang tinggal di lokasi pemukiman padat penduduk. Lokasi kebakaran terjadi di Jalan Muhammad Tahir, Makassar. Pihak yang menyerahkan bantuan tersebut adalah Unmuh Makassar melalui Program Peduli Unismuh Makassar.

Perwakilan dari pemberi bantuan adalah Ketua Panitia Penyaluran Bantuan Program Peduli Unismuh, Khaeruddin Makkasau SPd. Kemudian, Sekretaris Panitia Penyaluran Program Peduli Unismuh Makassar, Alka SPd MPd turut hadir. Selanjutnya, Alka menjelaskan kepada media bahwa program ini memberi bantuan kebutuhan makanan. “Misalnya, beras, telur, mi instan, dan air mineral,” jelas Alka dalam situs resmi Unismuh Makassar.

Salah satu warga terdampak kebakaran bernama Amira. Ia menerima bantuan dari Program Peduli Unmuh Makassar. Berdasarkan Hallo.id, ia mengucapkan syukur sebagai bentuk terima kasih atas bantuan tersebut. Rumah yang Amira huni bersama keluarganya turut hangus terbakar api. “Kami bersyukur mendapatkan bantuan,” ujarnya. Selanjutnya, ia juga mengatakan bahwa telah banyak pihak-pihak lain yang memberikan bantuan kepada warga terdampak. Akan tetapi, mereka masih menemui kesulitan mengenai tempat tinggal.

Kebakaran tersebut terjadi pada hari Rabu (11/8) lalu. Saat itu, sebanyak 110 rumah hangus terbakar di Kampung Lepping. Kampung tersebut terletak di Jalan Muh Tahir, Kelurahan Jongaya, Kecamatan Tamalate, Makassar. Rumah yang terbakar pada lokasi padat penduduk tersebut cukup banyak. Tepatnya, warga terdampak kebakaran sebanyak 397 jiwa dengan 87 kepala keluarga terbakar.

UM Sorong Gandeng Komunitas Sorong Freedive Kibarkan Bendera di Bawah Laut

UM Sorong Gandeng Komunitas Sorong Freedive Kibarkan Bendera di Bawah Laut

HUT Republik Indonesia ke-76 dirayakan Universitas Muhammadiyah Sorong dengan cara yang unik. UM Sorong Bekerja sama dengan Komunitas Sorong Freedive mengadakan upacara pengibaran bendera di kadalaman laut sekitar Pulau Matan Kabupaten Raja Ampat. Pengibaran bendera dilakukan tanpa menggunakan alat bantu pernafasan dikedalaman 17 meter serta dilakukan 8 freediver profesional tersertifikasi internasional. 17 meter menunjukan tanggal kemerdekaan RI sedangkan 8 freediver profesional menunjukkan bulan kemerdekaan, serta waktu yang dibutuhkan untuk melakukan pengibaran diatur kurang lebih 76 menit manandakan dirgahayu ke-76 RI.

Teguh Hidayat Iskandar Alam, S.Kom., MT., Kepala Lembaga Kerjasama dan Pengembangan Unit Usaha menyampaikan ulang tahun kemerdekaan adalah momen bersejarah yang perlu memberikan nuansa perjuangan didalamnya. “Pengibaran bendera di kedalaman 17 meter bawah laut tanah papua merupakan bukti dari perjuangan yang dapat diberikan,” paparnya.

Pimpinan Komunitas Sorong Freedive, Sumardi menambahkan sebelum melakukan penyelaman perlu mempersiapkan fisik, mengetahui teori equalize, dan menguasai teknik menyelam, serta juga yang paling penting adalah aspek mental karena ketika menyelem akan ada tekanan yang cukup besar. “Kami adalah freediver yang profesional, proses yang kami lakukan memang ekstrim dan sangat beresiko tapi tetap dalam koridor keamanan penyelam, apalagi penyelaman yang kami lakukan di kedalaman 17 meter. Kami juga mengucapkan terima kasih UM Sorong sudah mengajak berkolaborasi, kami bangga di hari yang bersejarah kami bisa melakukan pengibaran bendera dengan keahlian kami,” pungkasnya.

Rektor UM Sorong, Dr. H. Muhammad Ali menyampaikan pengibaran bendera ini adalah wujud cinta UM Sorong kepada NKRI dan tanah Papua sebagai bagian dari NKRI. “Pilihan yang sulit dalam bentuk freedive adalah wajud kesiapan kami untuk mengarungi langkah menyiapkan SDM Papua menjadi berkemajuan, tanah Papua adalah tanah dipijak, perbuatan baik akan tetap kami tumbuhkan sebagaimana cita-cita pendiri Muhammadiyah untuk memberi manfaat kepada orang banyak, terima kasih buat tim yang telah bekerja dengan baik,” tutupnya.

UMKo Beri Pembekalan KKN kepada 302 Mahasiswa

UMKo Beri Pembekalan KKN kepada 302 Mahasiswa

Universitas Muhammadiyah Kotabumi (UMKo) mengadakan pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) secara daring pada Senin (16/8) lalu. Kegiatan ini terlaksana secara daring sebagai dukungan UMKo untuk menanggulangi penyebaran wabah Covid-19. Sebab, wabah Covid-19 menjadi semakin marak di wilayah Kotabumi, Lampung Utara.

KKN UMKo, dalam laman resmi UMKo, adalah bentuk pembelajaran yang memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa. Pengalaman tersebut di antaranya adalah keterlibatan aktif dalam rangka pengabdian mahasiswa terhadap masyarakat. Nantinya, pengabdian tersebut berbasis technopreneurship, Islami, dan kearifan lokal. Hal ini menjadi bagian dari proses pendidikan yang berhubungan erat dengan pembinaan mahasiswa secara utuh. Tidak hanya itu, pengembangan dan peningkatan kemampuan masyarakat pun menjadi bagian prosesnya. Pendekatan dalam KKN ini adalah partisipatif, yang memungkinkan masyarakat lebih berperan dalam program pembangunan.

Rektor UMKo, Dr Sumarno MPd, memberi sambutan dalam pembekalan KKN tersebut. Selanjutnya, Wakil Rektor I, Dr Didiek R Mawardi SH MH, melanjutkan agenda pembekalan KKN dengan memberikan pengarahan kepada seluruh peserta KKN UMKo 2021. Ia menyampaikan tujuan-tujuan dari pembekalan KKN. Di antaranya adalah pemberian wawasan, pengetahuan, keterampilan, dan teknik untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan yang ada.

Sebanyak 302 mahasiswa mengikuti kegiatan pengabdian ini, yang akan tersebar ke desa-desa atau instansi pemerintah. Tentunya, pelaksanaan KKN UMKo mengikuti pertimbangan-pertimbangan tertentu dan, terutama, menaati protokol kesehatan. Kegiatan ini berlangsung selama satu bulan penuh, yakni 23 Agustus 2021 hingga 23 September 2021.

Rektor UMP Terima Penghargaan Satyalancana dari Presiden

Rektor UMP Terima Penghargaan Satyalancana dari Presiden

Rektor Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) memperoleh penghargaan Satyalancana Karya Satya dari Presiden RI tepat di hari kemerdekaan 17 Agustus 2021. Penghargaan ini diberikan atas pengabdian yang ditunjukkan selama 10 tahun. Selain Rektor, Guru Besar UMP Prof Tukiran Taniredja juga menerima penghargaan yang sama pengabdian selama 30 tahun.

Secara simbolis penyerahan penghargaan berupa piagam dan penyematan lencana dilakukan oleh Ketua Sub Unit Korpri LLDikti 6 Jawa Tengah Ir Aman Suyadi MP sebagai Kopertis Wilayah VI. Penyerahaan perhargaan ini juga bertepatan dengan pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 76 di Halaman Kampus UMP.

“Diantara kita sudah banyak yang telah melakukan pengabdian. Mulai dari 10, 20, 30 tahun bahkan lebih. Inti dari itu adalah kinerja. Siapapun dari kita harus ditingkatkan etos, semangat persatuan untuk bangsa ini,” jelas Rektor UMP Dr Jebul Suroso dilansir dari suaramuhammadiyah.id.

Dalam amanatnya Rektor berpendapat bahwa bangsa Indonesia dapat menjadi bangsa yang tangguh dan tumbuh dalam menghasilkan karya dan prestasi dari instansi pendidikan. Untuk itu UMP turut melahirkan generasi muda dan pemimpin bangsa guna mewujudkan SDM yang unggul dalam rangka menciptakan Indonesia yang tangguh, Indonesia yang selalu juga bertumbuh. “Sekali lagi semangat, dan mari kita nikmati kemerdekaan bangsa kita ini. Sehat selalu dimasa pandemi, jaga diri kita, jaga keluarga kita dengan protokol kesehatan yang tidak pernah kendor,” pesannya.

Hari Kemerdekaan Dorong Semangat PTMA untuk Memajukan Pendidikan

Hari Kemerdekaan Dorong Semangat PTMA untuk Memajukan Pendidikan

Hari Kemerdekaan Indonesia ke-76 tepat pada Selasa, 17 Agustus 2021. Meski dalam keadaan pandemi, banyak harapan dan juga doa agar Indonesia dapat menjadi negara yang tangguh, Indonesia yang selalu bertumbuh.

Hari Ulang Tahun Republik ke-76 tahun ini juga bersamaan dengan kiprah Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) yang telah berumur 64 tahun. Muhammad Sayuti, M.Pd., M.Ed., Ph.D selaku Sekretaris Majelis Diktilitbang PPM menyebutkan usia ke-64 merupakan waktu yang cukup panjang untuk PTMA dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. “Upaya tersebut telah ditandai dengan munculnya kampus-kampus yang berprestasi dan capaian akademik riset serta keunggulannya yang telah melewati kampus milik pemerintah yang didukung oleh APBN,” paparnya.

Salah satunya yaitu terobosan Muhammadiyah sebagai lembaga pertama kali di Indonesia yang dapat memperoleh izin Perguruan Tinggi di Luar Negeri yaitu di Malaysia. “Itu capaian yang perlu dicatat, namun tentu tantangan ke depan masih sangat luas, sangat menantang dalam konteks nasional maupun global,” paparnya.

Karena itu, Sayuti berharap PTMA jangan pernah lelah berhenti berjihad, bertajdid, berinovasi, dan kerja keras untuk memajukan pendidikan melalui perguruan tinggi serta untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dalam perspektif Islam Berkemajuan. [] Hari Kemerdekaan

UMT Gandeng TNI-POLRI dan Staf Khusus Presiden Sukseskan Vaksinasi

UMT Gandeng TNI-POLRI dan Staf Khusus Presiden Sukseskan Vaksinasi

Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) menggelar vaksinasi bagi kalangan mahasiswa bertempat di kampus utama Cikokol, Kota Tangerang, Jumat (13/08).

Dalam pelaksanaan vaksinasi ini, UMT juga menggandeng unsur TNI/Polri serta dihadiri Staf Khusus Presiden RI. Rektor UMT Ahmad Amarullah menuturkan, pihaknya mendukung kegiatan vaksinasi di lingkungan pendidikan sebagai upaya memutus mata rantai Covid-19. Rektor menyebut, pihaknya siap menjadi pusat kegiatan vaksinasi. “Alhamdulilah masyarakat tertib, tidak ada terjadi kerumunan, karena kita setting sedemikian rupa dengan segala perangkat yang ada. Jadi, kita konsen mendukung upaya pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” katanya.

Sementara, terkait rencana pembelajaran secara tatap muka, UMT sedang menyiapkan pembelajaran dengan sistem campuran, yakni secara daring maupun luring. “Tatap muka InsyaAllah blended system. Ada offline dan online. Nanti kita atur ya,” tuturnya.

UMT merupakan salah satu gerai pusat kegiatan vaksinasi dari 14 lokasi yang telah ditetapkan di Kota Tangerang. Ada pun vaksin yang dipergunakan untuk vaksinasi kali ini adalah Astrazeneca dengan target 1.000.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Deonijiu De Fatima menambahkan, berdasarkan perintah Presiden, TNI/Polri diminta menggalakkan pelaksanaan vaksinasi. “Maka bapak Kapolri membuat gebrakan dengan nama Vaksin Merdeka bersamaan dengan HUT Kemerdekaan RI ke-76,” katanya

Ia menambahkan, saat ini Polri melaksanakan vaksin merdeka mulai dari tanggal 1 Agustus sampai dengan tanggal 17. “Nah salah satu pelaksanaannya adalah dengan menggandeng seluruh elemen masyarakat di Kota Tangerang, mulai tokoh agama, pelajar dan mahasiswa. Maka ini satu kegiatan yang sangat bagus dari Pak Rektor yang bekerja dengan kami melaksanakan vaksinasi di UMT,” ujarnya.

Stafsus Presiden Aminuddin Ma’ruf dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada pihak UMT yang sudah bersedia menjadi penyelenggara vaksinasi. Aminuddin juga mengapresiasi TNI-Polri yang bekerja keras menyelenggarakan vaksin dengan tanpa kenal waktu.

“Saat ini TNI-Polri tidak mengenal hari Sabtu-Minggu dan libur. Semuanya seperti hari Senin. Semoga semua kerja keras ini membuahkan hasil untuk memutus mata rantai penyebaran Covid- 19,“ ujar Aminuddin. [] Website UM Tangerang.

Pelatihan Soft Skill STFM Tangerang Lebarkan Kesempatan Kerja

Pelatihan Soft Skill STFM Tangerang Lebarkan Kesempatan Kerja

Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Tangerang mengadakan pelatihan soft skill “Siap Kerja” pada Kamis (12/8) lalu. Kegiatan ini menyasar mahasiswa-mahasiswa tingkat akhir, baik D-III dan S-1, tetapi mahasiswa-mahasiswa semester bawah tetap dapat hadir. Bagian Kemahasiswaan bekerja sama dengan Bidang Akademik menggelar agenda ini untuk menyiapkan lulusan STF Muhammadiyah Tangerang siap bersaing di dunia kerja.

Materi kegiatan pelatihan soft skill ini berisi banyak aspek-aspek yang menunjang kesiapan kerja. Di antaranya adalah motivasi seputar melamar pekerjaan, tips melamar pekerjaan, pembuatan CV, dan komunikasi interpersonal (interview). Selain itu, ada juga job fair dari beberapa industri-industri penyedia kerja yang mendukung kegiatan ini.

Kegiatan ini terdiri atas tiga sesi dan mengundang pemateri yang telah berpengalaman di bidangnya. Dua sesi di antaranya adalah pemberian materi mengenai pelatihan cara pembuatan CV dan public relationship. Pada sesi pertama menghadirkan Abdul Wahid AMd ‘Kang AW’ yang akan membahas soal pembuatan CV yang baik dan benar. Ia juga membagikan tips dalam menghadapi interview kerja. Moderator pada sesi pertama adalah La Ode Akbar Rasydy MSi. Sesi kedua menghadirkan H Asep Ridrid Karana SH CH yang membahas tentang cara membangun hubungan atau komunikasi dengan orang lain. Selain itu ia juga memberikan motivasi dalam panduan moderator, yakni Arini Apriliani.

Selanjutnya, sesi ketiga adalah informasi-informasi soal job fair. Penyampaian informasi ini mendatangkan PT Pharos Indonesia dan PT Sumber Indah Lestari (DANDAN). Selain itu, terdapat pula info job fair dari grup alumni. Terdapat juga broadcast yang tersampaikan oleh Ariadin Nurfi SSos, Kepala Bidang PMB dan Alumni STF Muhammadiyah Tangerang. Harapannya, pelatihan ini menjadikan semakin banyak lulusan Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Tangerang yang langsung mendapatkan pekerjaan, baik di industri, rumah sakit, atau instansi pemerintahan.

Dosen Unmuha didorong untuk Membuat Buku Ajar

Dosen Unmuha didorong untuk Membuat Buku Ajar

Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) menyelenggarakan workshop penulisan buku ajar yang di buka oleh Dekan Fakultas Psikologi Barmawi, S. Ag, M.Si. di Ruang Rapat Rektorat Lt. I Unmuha, Kamis (12/08).

Kegiatan yang di isi oleh pemateri Hanna Amalia, M.Psi., Psikolog dan Maria Ulfa, S.Psi., M.Pd. selain itu juga di hadiri oleh dosen serta Ketua Program Studi (Kaprodi) Devi Yanti M Psi., Wakil Dekan Winda Putri Diah Restya, S. Psi., MA sebagai Peserta.

Dekan Fakultas Psikologi Unmuha Barmawi, S. Ag, M.Si mengatakan workshop Penulisan Buku Ajar diperuntukkan khusus bagi Dosen Fakultas Psikologi. “Kegiatan ini, sebagai motivasi dan rangsangan bagi Dosen agar dapat menulis buku ajar,” pungkasnya.

Kegiatan Penulisan Buku Ajar bagi Dosen Fakultas Psikologi ini akan di upayakan agar mendapat dukungan penuh dari pihak pimpinan Universitas dan diselenggarakan setiap semester, serta diharapkan mendapat apresiasi dari pihak universitas.

Sasaran dari penulisan buku ini nantinya menjadi reprensi primer di pergunakan untuk keperluan mahasiswa dan bagi pembaca yang berminat dengan Ilmu Psikologi. Hasil dari penelitian dosen akan di jadikan bahan ajar yang sesuai dengan mata kuliah yang di ajar. “Selaku pimpinan Fakultas Psikologi mendorong serta memberikan motivasi kepada dosen untuk menulis dan tidak dibatasi,” kata Barmawi.

Penulis Buku Ajar bagi dosen serta Dosen Fakultas Psikologi Unmuha Hanna Amalia, M. Psi., Psikolog menyampaikan agar setiap dosen memiliki hasil karya yang akan di pergunakan untuk mahasiswanya, dan berupaya dalam kegiatan workshop ini rekan Dosen yang lain termotivasi untuk menulis dan menulis itu tidak sulit.

Pada akhir kegiatan ini diharapkan setiap dosen dapat menulis, paling tidak memiliki outlinenya untuk menulis buku ajar. “Alhamdulillah pimpinan Universitas dan Fakultas Psikologi UM Aceh sangat mendukung kegiatan workshop penulisan buku ajar bagi dosen Fakultas Psikologi dengan memberikan insentif setiap karya yang dihasilkan oleh dosen dan tentu harapan kami kedepan akan ada penerbitan dari Unmuha. Selama ini penerbitan hasil karya Dosen di terbitkan oleh lembaga dari luar,” tutup Hanna Amalia. []Humas Unmuha

Kopkar UMY Terima Penghargaan Koperasi Konsumen Terbaik Tingkat DIY

Kopkar UMY Terima Penghargaan Koperasi Konsumen Terbaik Tingkat DIY

Koperasi Karyawan (Kopkar) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dinobatkan sebagai koperasi berprestasi tingkat DIY peringkat pertama tahun 2021. Penghargaan tersebut diberikan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta dengan indikator jenis koperasi konsumen.

Ahmad Ma’ruf S.E., M.Si menyebutkan penghargaan yang diberikan oleh Dinas Koperasi dan UKM DIY ini atas dasar apresiasi kinerja organisasi, termasuk di dalamnya bisnis koperasi. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Dinas Koperasi dan UKM DIY atas penghargaan ini,” papar Ketua Kopkar UMY ini.

Dengan adanya penghargaan ini, Ma’ruf menyikapinya sebagai sebuah tantangan baru. “Kami berupaya untuk membangun sistem, tata kelola yang baik. Kami akan berupaya keras memperbaiki performa bisnisnya, ini yang tidak mudah. Apalagi berbicara di era pandemi sekarang ini kan. Misal kita punya unit toko, keuntungannya didapat dari transaksi baik yang dilakukan oleh anggota karyawan, dosen, maupun non anggota seperti mahasiswa. Mereka biasanya belanja banyak, sementara sekarang masih ada pemberlakuan penutupan kampus menyebabkan bisnis sedikit terganggu,” tambahnya.

Tak hanya itu unit bisnis lainnya juga mendapat perhatian untuk bisa ditingkatkan lagi performanya seperti simpan pinjam. Kopkar UMY saat ini sedang dalam upaya bertransformasi memurnikan transaksi ke syariah. Berdasarkan sejarah awal berdirinya, kopkar UMY bukan koperasi syariah, masih menggunakan pendekatan konvensional. [] Website UMY