Rakornas Keuangan, Sinergi PTMA Dukung Kemajuan Pendidikan Tinggi

Rakornas Keuangan, Sinergi PTMA Dukung Kemajuan Pendidikan Tinggi

Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah mengadakan Rapat Koordinasi Nasional Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (Rakornas PTMA) Bidang Keuangan, Aset, dan Sumber Daya Manusia bertempat di Prime Plaza Hotel Sanur Bali, Selasa-Kamis (2-4/08).

Bertemakan “Kebijakan Pengelolaan Keuangan, Aset, dan Sumber Daya Manusia PTMA yang Unggul, Berdaya Saing, dan Berkemajuan” kegiatan ini diikuti sebanyak 300 peserta dari seluruh PTMA di Indonesia. Rakornas pada periode akhir Majelis Diktilitbang PPM ini bekerja sama dengan tiga PTM diantaranya UM Makassar, UM Jember, dan ITBM Bali.

Prof. Dr. H. Ambo Asse, M.Ag Rektor UM Makassar
Prof. Dr. H. Ambo Asse, M.Ag Rektor UM Makassar

Prof. Dr. H. Ambo Asse, M.Ag Rektor UM Makassar selaku host acara menyebutkan Bidang Keuangan merupakan salah satu nafas dari Pendidikan Tinggi. Adanya sistem keuangan yang baik dapat memperbaiki pengelolaan keuangan yang ada di PTMA terutama untuk PTMA baru dan berkembang. “Rakornas hari ini diharapkan dapat melahirkan kebijakan yang dapat mendorong dan membangkitkan semangat PTMA dalam memajukan Persyarikatan Muhammadiyah,” paparnya dihadapan Badan Pembina Harian, Pimpinan Perguruan Tinggi, Rektor, Direktur, serta Ketua dan Wakil-wakil II yang membidangi Keuangan, SDM, dan Aset.

Dalam mendirikan sebuah perguruan tinggi, kemampuan dalam mengelola keuangan, aset, dan SDM menjadi aspek yang penting bagi Prof. Lincolin Arsyad, M.Sc., P.hD. Ketua Majelis Diktilitbang PPM ini dalam sambutannya menyebutkan pemimpin PTMA yang tidak memiliki kemampuan dalam mengelola tiga aspek tersebut, maka akan perlahan menghancurkan perguruan tinggi yang dipimpin serta menghabiskan sebanyak 172 perguruan tinggi yang dimiliki Muhammadiyah. Ia berharap Rakornas Keuangan dapat menghasilkan input dan masukan untuk mengembangkan PTMA agar dapat maju, bertahan, dan dapat membantu PTMA yang saat ini masih berkembang. “Pengelolaan aset dan keuangan perlu dilakukan secara efektif dan efisien. Pimpinan PTMA juga perlu mengembangkan sumber pemasukan lain melalui pengembangan dunia usaha sehingga tidak hanya bergantung kepada SPP mahasiswa,” paparnya.

Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati dalam sambutannnya menyampaikan Rakornas menjadi momentum yang baik bukan hanya untuk PTMA namun juga mendukung kemajuan pariwisata Bali. “Saya tentu berharap agar PTMA bisa menghasilkan program yang baik dan juga sebagai ajang berbagi gagasan, peningkatan mutu PTMA,” paparnya.

Sebagai sambutan yang terakhir sekaligus Amanat Pimpinan Pusat Muhammadiyah disampaikan oleh Prof Dr H Dadang Kahmad, M.Si. Bagi Prof Dadang, Kolaborasi antar PTMA serta peningkatan kelembagaan Perguruan Tinggi menjadi hal yang penting.  Ia menyampaikan terdapat tujuh hal penting dalam rapat koordinasi yaitu, pertama pengembangan SDA perlu ada usaha pengembangan kompetensi akademik dan manajerial. Kedua, usaha pengelolaan dan pemutakhiran data serta kekuatan hukum untuk aset Muhammadiyah. Ketiga, model pengembangan sistem informasi manajemen keuangan. Keempat, peningkatan efisiensi penggunaan dana. Kelima, peningkatan akuntabilitas audit. Keenam, penajaman alokasi dana sesuai visi misi Muhammadiyah. Terakhir, peningkatan pendanaan dari mahasiswa. []Diktilitbang

Seminar UM Lampung Persoalkan Kemiskinan Multidimensi

Seminar UM Lampung Persoalkan Kemiskinan Multidimensi

Universitas Muhammadiyah Lampung (UM Lampung) menyelenggarakan seminar secara hybrid pada Ahad (31/7) lalu. Seminar ini merupakan hasil kerja sama pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UM Lampung dengan beberapa pihak. Pihak tersebut di antaranya Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Ikatan Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial Poltekesos DPW Lampung. Kemudian, ada pula pihak lain seperti Grab, Baznaz Lampung, Kemenko PMK, LPP RRI Bandar Lampung, BRI Kanwil Lampung dan Universitas Bhayangkara Jakarta. Seminar nasional ini bertajuk Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem Multidimensi, Peran Multi-Stakeholder, dan Pekerja Sosial. Sebanyak 1.000 peserta menghadiri kegiatan dengan 200 di antaranya hadir secara luring. Kegiatan terlaksana di Auditorium K.H Ahmad Dahlan Kampus I UML.

Kemudian, Rektor UML Dr. Mardiana, M.Pd.I. dalam sambutannya di seminar UM Lampung ini menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh pihak penyelenggara seminar. Terutama karena telah melaksanakan seminar di kampus Universitas Muhammadiyah Lampung. “Saya ucapkan selamat datang kepada Bapak Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Lampung. Pada kesempatan ini Bapak Deki yang mewakili dan berkenan hadir secara langsung ke UML, bahkan menjadi keynote Speaker pada seminar ini,” ujarnya.

Kemudian, para narasumber dan moderator pada seminar di seminar UM Lampung ini di antaranya Prof. Adi Fachrudin dari Universitas Bhayangkara Jakarta; Dr. Imron ASDEP PHPA Kemenko PMK; Toni Fisher selaku direktur LPHPA Lampung; Nurkhlois, M.S. Akt perwakilan Baznaz Provinsi Lampung; Andi Balqis Yunus, M.H, Area Manager Southern Sumatera Grab Indonesia; dan Arie Prima Patria, Manager BRI Kanwil Lampung.

Syafrial Annas Resmi Jabat Rektor UMMUBA

Syafrial Annas Resmi Jabat Rektor UMMUBA

Dr. Muhammad Samsudin, S. Ag., wakil sekretaris Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah resmi melantik Syafrial Anas S.E. MM sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Muara Bungo (UMMUBA) Masa Bakti 2022-2026 di Hotel Amaris, Kabupaten Bungo, Jambi ( Senin, 01/08).

Syafrial Anas S.E. MM kembali mendapatkan amanah dalam memimpin UMMUBA setelah sebelumnya menjabat ketua STKIP Muhammadiyah Muara Bungo yang berubah menjadi universitas pada 2022. Dalam sambutannya, Syafrial Anas menyebutkan bahwa Universitas Muhammadiyah akan bersinergi dengan pemerintah Kabupaten Bungo untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia. Tanpa adanya kualitas yang tinggi tentu akan mempengaruhi indikator pembangunan daerah baik itu bidang ekonomi, sosial budaya dan kesehatan jika kualitas pendidikan kita rendah, sehingga dapat kita yakini bahwa kunci keberhasilan dan kemajuan suatu bangsa terletak pada faktor sumber daya manusia yang dihasilkan oleh lulusan perguruan tinggi.

Dibutuhkan janji dan tekad dalam mencetak lulusan-lulusan yang bertalenta, tidak cukup talenta juga lulusan-lulusan multi talenta. Untuk menciptakan lulusan itu tentu butuh perjuangan yang gigih. “Dalam struktur kami sudah membentuk bagian-bagian, agar dosen dosen kami berkualitas dan meningkatkan Soft Skill yang dimiliki,” paparnya.

Lebih lanjut ia menuturkan bagusnya program dan ide yang dibawa tidak akan berjalan jika tidak dilakukan dengan saling bergandengan tangan. “Bukan tidak mungkin suatu saat kami akan mendapat mahasiswa-mahasiswa dari luar negeri. Dalam hal ini kami mengharapkan support dari Pemerintahan Kabupaten Bungo dan Pemerintahan Provinsi Jambi,” paparnya.

Dr. Muhammad Samsudin, S. Ag., M.Pd perwakilan Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dan sekaligus melantik Rektor UMMUBA mengucapkan tahniah dan selamat atas dilantiknya Syafrial Anas S.E. MM. Selain itu, dirinya juga membahas tentang Muhammadiyah berkemajuan dan berpesan agar UMMUBA terus meningkatkan kualitas sehingga dapat siap sejajar dan setara dengan PTMA besar lainnya. []Diktilitbang/UMMUBA

Pelatihan UM Surakarta Dorong Dakwah Melalui Medsos

Pelatihan UM Surakarta Dorong Dakwah Melalui Medsos

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UM Surakarta) menyelenggarakan Pelatihan UM Surakarta, yakni Pelatihan Mubaligh Mahasiswa Muhammadiyah (P3M). Kegiatan terselenggara di lingkungan UM Surakarta. Pelatihan tersebut terlaksana dengan tujuan untuk siap berdakwah di era milenial pada Kamis (28/7) lalu. Beberapa perwakilan organisasi mahasiswa berbasis kaderisasi dan dakwah mengikuti kegiatan tersebut. Mereka adalah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM); Hizbul Wathan (HW); Tapak Suci (TS); UKM Namlah (Debat Bahasa Arab); Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Ar-Rasail; Mahasiswa Pecinta Al-Qur’an (MPQ); dan Lembaga Dakwah Kampus dan Pengabdian Masyarakat (LDPM-PM).

AISKA Juarai Olimpiade Nasional Fisioterapi 4th ACMPTS

AISKA Juarai Olimpiade Nasional Fisioterapi 4th ACMPTS

Universitas ‘Aisyiyah Surakarta (AISKA) Menjuarai ajang bergengsi Olimpiade Nasional Fisioterapi dalam rangkaian kegiatan 4th ACMPTS (Annual Conference of Muhammadiyah Physical Therapy Surakarta), Sabtu, (30/07).

Olimpiade ini mengusung tema “Comprehensive Treatment of Pediatric Physicaltherapy to Optimize Growth and Development in Children. Kegiatan ini diikuti perwakilan dari institusi fisioterapi di Surakarta, Yogyakarta, Semarang dan Jakarta sebanyak 17 tim. Kegiatan olimpiade dilaksanakan pada Sabtu, 30 Juli 2022 di Universitas Muhamamdiyah Surakarta. Universitas ‘Aisyiyah Surakarta mengirimkan perwakilan 2 tim yaitu Miftahul Jannah Allavi, Nasnen Nur Prehatiningsih, Zulfa Khairunnisa Azzahra dan Tim 2 Shahad Erma Nurhayati, Assa Familia Futurani, Supadmi.

Babak pertama tim Aiska berhasil lolos dengan nilai memuaskan, masuk dalam 5 besar tim bersama tim dari UMS, Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta dan Universitas Widya Husada. Babak kedua yaitu babak studi kasus, 1 tim Aiska berhasil lolos dan melanjutkan ke babak final. Babak final yaitu babak cerdas cermat , Tim AISKA yang diwakili oleh Miftahul Jannah Allavi, Nasnen Nur Prehatiningsih, Zulfa Khairunnisa Azzahra. Unggul dengan total poin 800. Universitas ‘Aisyiyah Surakarta berhasil mendapatkan juara pertama. []Diktilitbang/Humas Universitas ‘Aisyiyah Surakarta.

Pendampingan Pengelolaan KIP LLDIKTI di UM Buton Terselenggara

Pendampingan Pengelolaan KIP LLDIKTI di UM Buton Terselenggara

Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton) mengikuti Pendampingan Pengelolaan KIP Kuliah Merdeka berdasarkan berita di situs resmi UM Buton pada Jumat (29/7) lalu. Pendampingan tersebut terselenggara khusus bagi perguruan tinggi swasta oleh LLDIKTI wilayah IX lingkup Sulawesi Tenggara. Sebanyak 46 PTS mengikuti pendampingan secara hybrid ini. Secara online terlaksana di Zoom Meeting dan secara offline di Ruang Rapat UM Buton.

Pendampingan ini dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan,Kebudayaan, Riset dan Teknologi Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IX (Kemdikbudristek LLDIKTI Wilayah IX). Kegiatan ini terlaksana dalam rangka pelaksanaan Program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) Merdeka tahun 2022. UM Buton menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan kegiatan pendampingan KIP Kuliah Merdeka di wilayah Kota Baubau. Dalam hal ini, Rektor UM Buton, Wa Ode Alzarliani menjadi delegasi UM Buton bersama Ketua LPSI UM Buton Awal.

Dalam sambutannya Alzarliani menyampaikan rasa bahagia atas kepercayaan Kemdikbudristek, sehingga UM Buton menjadi tuan rumah dalam kegiatan ini. “Saya selaku Rektor UM Buton merasa bahagia karena mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah. Semoga pelaksanaan kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar sampai berakhirnya kegiatan ini,” ucap Alzarliani.

Narasumber dari kegiatan Pendampingan Pengelolaan KIP ini yakni Dr. Muni Ika, sebagai subkoordinator KIP Kuliah Kemdikbudristek. Ia memberikan apresiasi kepada peserta yang telah hadir secara langsung di UM Buton dan secara daring di Zoom Meeting. “Pendampingan dilaksanakan agar kita di forum ini dapat menyatukan persamaan dan persepsi agar kita dapat mengimplementasikan program kip kuliah ini sesuai dengan regulasinya,” ucap Muni Ika.

UM Jambi Sepakati MoU Pendirian Kantor Layanan Lazismu

UM Jambi Sepakati MoU Pendirian Kantor Layanan Lazismu

Universitas Muhammadiyah Jambi (UM Jambi) bersama Lazismu Provinsi Jambi mengadakan pertemuan pada Kamis (28/7) lalu. Pertemuan ini berlangsung di Ruang Rapat Rektor UM Jambi. Dalam pertemuan tersebut hadir Rektor UM Jambi, Dr Nurdin SE ME; Wakil Rektor II, Dr Indria Mayesti SE ME; Wakil Rektor III, Drs Arman Syafaat MM; Ketua Lazismu Provinsi Jambi, Ir Kusnadi Bey MM beserta beberapa anggota Lazismu.

Dr Nurdin SE ME mengatakan bahwa UM Jambi sebagai amal usaha Muhammadiyah (AUM) selalu mendukung persyarikatan Muhammadiyah. Dukungan ini dalam bentuk penjalanan amanah dan pengembangan dakwah bil hal di tengah masyarakat. “Tidak terbatas pada Lazismu, tetapi semua komponen dakwah Muhammadiyah. Mulai dari lembaga di bawah bendera persyarikatan, sampai organisasi otonom, siap kami dukung,” ujarnya.

Kemudian, Ir Kusnadi Bey MM, Ketua Lazismu Provinsi Jambi, mengucapkan terima kasih kepada pimpinan yang sudah mendukung program Lazismu provinsi Jambi. “Ke depannya, setelah MoU ini semoga segera ada Kantor Layanan Lazismu di UM Jambi. Kehadiran KL ini harapannya dapat memberi manfaat umat, termasuk sivitas akademika dan mahasiswa UM Jambi,” ucapnya.

Acara tersebut berlanjut dengan penandatanganan MoU antara UM Jambi dengan Lazismu Provinsi Jambi. Salah satu kesepakatan dalam MoU tersebut adalah pembentukan KL Lazismu. Nantinya, KL itu akan menjadi perwakilan Lazismu Provinsi Jambi dalam mengumpulkan zakat dari wajib zakat (muzaki) yang telah memenuhi nisab. Dana tersebut akan tersalur pada penerima zakat (mustahik) di lingkungan UM Jambi, termasuk mahasiswa apabila ada. Penyaluran tersebut dapat melalui skema beasiswa.

Dana Beasiswa UM Surabaya bagi Calon Mahasiswa Senilai 3 M

Dana Beasiswa UM Surabaya bagi Calon Mahasiswa Senilai 3 M

Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) menyiapkan dana beasiswa bagi calon mahasiswa baru. Dana beasiswa tersebut hadir dalam bentuk beasiswa dan program khusus yang telah ada sejak pandemi COVID-19 lalu. Tahun ini, beasiswa tersebut buka kembali. Dana beasiswa yang ada mencapai total senilai tiga miliar rupiah. Hal ini disampaikan oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Inovasi, dan Sumber Daya Manusia, Ma’ruf Sya’ban. Baginya, dari alokasi dana tersebut, universitas hendak memberi kesempatan bagi masyarakat untuk lanjut ke jenjang pendidikan diploma atau sarjana.

“Setelah pandemi, tentunya ini adalah masa-masa saatnya bangkit kembali bagi semua orang. Oleh karena itu, kesempatan untuk tetap belajar harus tetap terbuka untuk siapa saja,” jelas Ma’ruf pada Rabu (27/7) lalu. Dana beasiswa UM Surabaya senilai tiga miliar tersebut akan terbagi dalam 12 beasiswa dan program unggulan. Hal itu agar program-program tersebut bisa menjadi akses bagi semua lapisan masyarakat dari kelas mana pun.

Kepala Lembaga Informasi dan Penerimaan Mahasiswa Baru (LIPMB), Radius Setiyawan menjelaskan bahwa beasiswa dan program unggulan terdiri dari program beasiswa KIP-K/Bidik Misi ,beasiswa Tahfidz, Influencer, Atlet, Difabel, Alumni SMK IT, warga sekitar, Dhuafa, Undangan, Program Ma`had Umar Bin Al Khattab dan program Kuliah Berani Kerja (KBK).

“Semua program di atas tentunya melalui seleksi dan harus memenuhi syarat yang telah ada melalui internal kampus,” jelas Radius. Menurut Radius, penerima beasiswa program unggulan akan mendapatkan pembinaan khusus dari Biro Kemahasiswaan Alumni dan Inovasi (BAKAI).

“Pendaftaran beasiswa di UM Surabaya sudah memasuki Gelombang 3 yang sejak 1 Juli, yang akan berakhir 31 Agustus mendatang. Tentunya beasiswa dan program di atas sewaktu-waktu bisa kami tutup jika kuota dan syarat yang ditetapkan telah terpenuhi,” imbuh Radius. Laman resmi UM Surabaya memberikan informasi selengkapnya bagi calon mahasiswa baru yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang dana mahasiswa ini.

Visualisasikan Brainly Learning, Dosen UML Lolos Program Pendanaan Teknologi Asistif

Visualisasikan Brainly Learning, Dosen UML Lolos Program Pendanaan Teknologi Asistif

Dua dosen Universitas Muhammadiyah Lampung (UML) lolos pendanaan Hibah Kemendikbud Ristek Dikti guna tetap mengabdi dan melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Selasa (26/07). Ketua Tim, Ratna Tri Utami, M.Pd. menerangkan bahwa proses pengajuan proposal untuk penerimaan bantuan dana inovasi pembelajaran ini mengikuti panduan yang sudah ditentukan oleh pihak Dikti.

“Dalam pengajuan proposal, kami meminta saran dan masukan kepada dosen dan ahli yang memiliki pengalaman dalam bidang tersebut. Tujuan pengajuan proposal ini juga sebagai salah satu upaya untuk mendukung implementasi kebijakan MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) di UML,” terangnya.

Bersama dengan Rianti Noptsari, M.Pd. keduanya lolos dalam Penerima Bantuan Dana Inovasi Pembelajaran dan Teknologi Bantu (teknologi asistif) untuk Mahasiswa Berkebutuhan Khusus di Perguruan Tinggi. Dengan didapatkannya Dana Hibah Bantuan Dana Inovasi Pembelajaran dan Teknologi Bantu (teknologi asistif) untuk mahasiswa berkebutuhan khusus ini diharapkan menjadi wujud perluasan akses pendidikan dan pembelajaran terutama kepada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Dalam rangka mencapai Indikator Kinerja Utama (IKU) UML dan Program Studi (Prodi) Pendidikan Luar Biasa (PLB) yang telah ditetapkan.

“Tujuan lainnya yaitu mengembangkan aplikasi yang diberi nama Brainly Learning di Perguruan Tinggi untuk diimplementasikan pada mahasiswa/siswa ABK,” lanjutnya. Lebih lanjut dia juga menerangkan memang sejauh ini UML sudah memiliki mahasiswa yang berkebutuhan khusus. Dengan adanya inovasi ini diharapkan dapat menjadi uji coba ke mahasiswa PLB UML dan di Universitas lain.

“Teknologi asistif adalah payung besar terminologi yang menyangkut segala alat yang bersifat membantu, adaptif, dan rehabilitatif digunakan oleh individu berkebutuhan khusus,” tutupnya. Rancangan atau desain pembelajaran tersebut mampu menunjukkan kebaruan dalam rangka untuk menghasilkan solusi dan gagasan di luar bingkai konservatif/konvensional.

Rancangan isi aplikasi brainly learning tersebut yaitu memuat beberapa alat/tools yakni RPP, silabus, materi perkuliahan dan ujian. Harapannya aplikasi ini dapat diterapkan dan digunakan oleh mahasiswa/siswa ABK dengan baik sehingga mendukung pembelajaran, aplikasi ini ditujukan khusus ke ABK Cerebral Palsy, Tuna Daksa dan Tuna Runggu. Ketiga ABK ini kesulitan dalam permbelajaran perkuliahan, akhirnya kami coba buatkan aplikasi untuk memudahkan mereka memahami materi pemebelajaran,” tandasnya.

Sementara Rektor UML Dr. Mardiana, M.Pd., Ia berharap ke depannya UML siap menerima mahasiswa berkebutuhan khusus lebih banyak lagi, karena perangkat sudah disiapkan, khususnya untuk Prodi Pendidikan Luar Biasa (PLB). Sebagai informasi tambahan aplikasi yang akan dikembang ini dapat berjalan dengan baik pada OS android dan Windows. Model Pembelajaran Inovatif sendiri merupakan rancangan atau desain pembelajaran yang memberi peluang mahasiswa berkebutuhan khusus untuk mengkonstruksi pengetahuannya dan berpartisipasi secara aktif dalam proses pembelajaran. []Diktilitbang/UM Lampung

Mimbar Akademik UMKU Siapkan Mahasiswa Kebidanan Unggul

Mimbar Akademik UMKU Siapkan Mahasiswa Kebidanan Unggul

Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) menyelenggarakan mimbar akademik pada Selasa (26/7) lalu. Kegiatan ini terselenggara melalui Prodi S-1 Kebidanan UMKU. Mimbar akademik tersebut bertema “Kegawatdaruratan Obstetri Maternal”. Pembicara dalam kegiatan tersebut adalah dokter spesialis obygyn, dr Najib Budi Wardoyo SpOg.

Rektor UMKU dalam sambutannya mengemukakan, “Kuliah pakar merupakan media untuk mengeksplor khasanah keilmuan terutama kebiadanan. Kampus senantiasa mendukung penuh terselenggaranya kuliah pakar agar mahasiswa memiliki skill mendalam tentang disiplin ilmunya,” ungkap Dr. Rusnoto, SKM, M.Kes (epid). Rektor juga mengucapkan terima kasih atas sumbangsih keilmuan dari dr Najib selaku pemateri. “Terima kasih kepada dr Najib semoga menjadi amal ibadah dan memberikan cakrawala luas kepada mahasiswa,” tambahnya.

Kegawatdaruratan obstetri adalah perdarahan yang mengancam nyawa selama kehamilan. Kegawatdaruratan yang termasuk di antaranya meliputi beberapa hal, yakni perdarahan yang terjadi pada minggu awal kehamilan (abortus, mola hidatidosa, kista vasikuler, kehamilan ekstrauteri/ektopik). Pengetahuan terkait hal tersebut menjadi sangat penting untuk dikuasai mahasiswa Prodi S1 Kebidanan. Oleh karena itu, mimbar akademik ini terselenggara sebagai bekal mereka ketika terjun dalam dunia profesional. Harapannya, mereka dapat lebih siap dan expert.

Acara yang terselenggara secara daring dan luring ini berjalan dinamis. Antusiasme peserta juga terlihat Ketika terjadi interakti imiah dengan pertanyaan dan diskusi menarik. Materi lebih dalam dapat disaksikan live di youtube streaming UMKU.