Jamaluddin, Dosen IAIM Sinjai Kini Resmi Sandang Gelar Doktor

Kampus IAIM Sinjai pada Kamis, (04/11) kembali menambah jumlah doktor yang resmi disandang oleh Jamaluddin salah satu dosen IAIM Sinjai.  Hal itu menyusul, setelah Jamaluddin yang juga Ketua Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) ini berhasil mempertahankan judul disertasinya dihadapan dewan penguji, promotor, dan co-promotor secara virtual via zoom meeting. Judul disertasi yang diambil yaitu “Pengaruh Pemanfaatan Bahan Ajar Berbasis TIK dan Bahan Cetak Terhadap Motivasi, Aktivitas dan Hasil Belajar pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak di MAN 1 Sinjai”.

Selama mengenyam pendidikan doktornya, Kaprodi PAI ini hanya butuh waktu selama 3 tahun 2 bulan untuk menyelesaikan gelar akademik tertingginya pada Konsentrasi Pendidikan dan Keguruan di Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM).

“Alhamdulillah sore hari ini, selesai kita melakukan aktivitas yang luar biasa dengan promosi doktor, saya selaku Co-Promotor, menyampaikan selamat atas raihan gelar doktor Pendidikan tertinggi saudara, sudah menambah gelar dengan beban akademik,” kata Daeng Ilyas Ismail.

Ia melanjutkan gelar doktor merupakan keranjang keilmuan, “Jadi saudara harus terus belajar, untuk mengisi keranjang doktor itu dan jangan lupa untuk menjaga alamamater kampus dimanapun saudara berada,” tambahnya.

Sementara itu, Jak sapaan akrab Jamaluddin turut menyampaikan terimakasih dan apresiasinya kepada keluarga yang selalu mendukung dan mendoakan termasuk dikatakannya kepada Rektor dan civitas akademika IAIM Sinjai yang terus memberikan dukungan untuk meraih gelar tertinggi akademik.

Saat ini kampus IAIM Sinjai sendiri, memiliki tenaga dosen yang bergelar doktor (S-3) sebanyak 18 orang dan sementara proses kuliah S-3 sebanyak 31 orang yang tersebar di kampus ternama di Indonesia dan Malaysia. [] IAIM Sinjai/ Diktilitbang

Jamaluddin, Dosen IAIM Sinjai Kini Resmi Sandang Gelar Doktor

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.