Seminar UMG Dorong Mahasiswa Lanjutkan Studi ke Luar Negeri

Seminar UMG Dorong Mahasiswa Lanjutkan Studi ke Luar Negeri

Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) menyelenggarakan seminar UMG pada Selasa (7/6) lalu. Seminar tersebut terselenggara oleh Biro Kemitraan UMG yang berjudul “Investing in Your Future by Studying in the US“. Kegiatan ini dapat terselenggara karena kerja sama dengan EducationUSA. EducationUSA merupakan lembaga pendidikan di bawah Departemen Luar Negeri Amerika Serikat. Sebanyak 425 pusat penasihat siswa internasional lebih dari 175 negara telah berhasil dijangkau.

UMG berkesempatan untuk menyelenggarakan seminar ini. Tujuan dari seminar ini adalah untuk memberi arahan mengenai syarat dan ketentuan sebelum menempuh masa belajar di luar negeri. Sebanyak 130 mahasiswa UMG dari semua program studi mengikuti kegiatan. Wakil Rektor I, Nadhirotul Laily SPsi MPsi menyampaikan sambutan sebagai pembuka kegiatan. Dalam sambutannya, ia berharap agar mahasiswa di lingkungan UMG bisa meneruskan pendidikan di kancah internasional. “Sehingga, mahasiswa bisa membawa nama UMG hingga ke pelosok dunia,” ujarnya.

Seminar ini mengundang langsung narasumber dari EducationUSA Adviser yakni Ibu Ambarizky Trinugraheni. Kegiatan ini juga dibantu moderator Ibu Nataria Wahyuning Subayani SPd MPd yang juga menjabat sebagai Kepala Bagian IRO. Acara seminar berlangsung atraktif dan menyenangkan. Mahasiswa aktif bertanya mengenai pembelajaran di luar negeri. Teman-teman yang aktif bertanya mendapatkan hadiah dari EducationUS.

Bu Paulina SPd MPd, Kepala Biro Kemitraan pada kesempatan tersebut juga berpesan kepada seluruh mahasiswa di lingkungan UMG untuk mencari informasi lebih lanjut mengenai pendidikan di luar negeri dapat datang dan konsultasi di Biro Kemitraan atau Internatinal Relations Office yang berada di gedung baru lantai 7.

Mahasiswa Agroteknologi UM Gresik Gelar Bakti Tani

Mahasiswa Agroteknologi UM Gresik Gelar Bakti Tani

Himpunan Mahasiswa Agroteknologi UM Gresik menyelenggarakan kegiatan Bakti Tani pada Sabtu (5/3) lalu. Kegiatan ini bertema “Peduli Lingkungan, Hijaukan Alam”. Kegiatan terselenggara selama dua hari. Lokasi penyelenggaraan kegiatan tersebut di Desa Babatan, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik. Pembukaan kegiatan ini yakni mengajak anak-anak TK Desa Babatan untuk menanam tanaman hias dan lomba mewarnai. Bu Yayuk, Kepala Sekolah TK Desa Babatan sangat mengapresiasi kegiatan tersebut.

“Adanya lomba mewarnai sangat bermanfaat sekali bagi anak-anak usia dini. Sebab, ini dapat melatih dan melenturkan jari-jari anak-anak dalam mewarnai. Kegiatan menanam tanaman hias di halaman sekolah juga merupakan kegiatan yang sangat bagus karena dapat memberikan edukasi. Anak-anak TK jadinya dapat menumbuhkan sikap peduli lingkungan dan hijaukan alam,” ujarnya dalam situs resmi UMG.

Simbolisasi penanaman bibit kelengkeng dan sosialisasi mengenai budidaya pisang cavendish terlaksana pada tanggal Senin (7/3) di Desa Babatan. Sekretaris desa Babatan Tisno, menuturkan para petani di sini masih membutuhkan wawasan dan penyuluhan. “Saya pribadi sangat senang sekali dengan kehadiran mahasiswa Agroteknologi. Kegiatan ini sangat membantu di sektor pertanian di Desa Babatan. Tidak hanya melakukan penanaman bibit tanaman kelengkeng saja, melainkan mereka bisa merawatnya dengan baik agar mendapatkan hasil yang optimal,” tutur beliau. Kepala Dusun Babatan Toni Istiawan, juga berharap agara ke depannya UMG bisa terus membantu dalam hal edukasi masyarakat.

Syadat, Ketua pelaksana Bakti Tani menuturkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan terkait teknik cara budidaya pisang cavendish. Selanjutnya, Yoga selaku Ketua Himagrotek UMG, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan Bakti Tani ini.

UMG Gelar Vaksinasi Booster untuk Sivitas Akademika

UMG Gelar Vaksinasi Booster untuk Sivitas Akademika

Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) gelar vaksinasi booster pada Kamis (10/2) lalu. Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) UMG menyediakan sebanyak 850 dosis vaksin Astrazeneca. Rektor UMG, Dr Eko Budi Leksono ST MT membuka secara simbolis kegiatan ini di lapangan UMG. Ruang vaksinasi terpisah antara laki-laki dan perempuan untuk alasan kenyamanan. UMG juga menyediakan ruang observasi untuk memantau keadaan peserta vaksinasi setelah lima belas menit pascavaksinasi. Peserta wajib membawa fotokopi KK dan KTP.

“Pelaksanaan vaksinasi booster ini merupakan bentuk peran UMG dalam mendukung pemerintahan. Harapannya, dengan ini dapat tercipta herd immunity secara penuh,” ujar Dr Eko Budi Leksono dalam situs resmi UGM. Prioritas peserta vaksinasi booster adalah sivitas akademika UMG, keluarga besar karyawan, dan keluarga besar dosen. Dr Eko Budi Leksono sendiri adalah peserta pertama yang melaksanakan vaksinasi.

Dalam rangka menghadapi penyebaran Covid-19 varian Omicron, UMG juga melakukan berbagai langkah pencegahan. Misalnya, penyemprotan disinfektan secara periodik. UMG juga memonitor kondisi kesehatan sivitas akademika UMG.

Ketua MCCC UMG, Dr Ernawati, mengatakan bahwa pelaksanaan vaksinasi booster ini bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik. “Latar belakang pelaksanaan ini  juga karena tingginya minat masyarakat Gresik terhadap pelaksanaan vaksinasi booster,” demikian jelasnya.

Ada tiga alasan penting di sisi kesehatan mengenai pelaksanaan vaksinasi yang UMG gelar ini. Pertama, kecenderungan penurunan jumlah antibodi sejak enam bulan pascavaksinasi. Kedua, bentuk adaptasi masyarakat hidup di dunia pandemi. Ketiga, memenuhi hak untuk mengakses vaksin demi perlindungan diri dan komunitas.

UM Gresik Adakan Lokakarya Sinergikan Antar-Ormawa

UM Gresik Adakan Lokakarya Sinergikan Antar-Ormawa

Biro Admisi dan Humas UM Gresik menggelar workshop Managing Social Media” bersama dengan Divisi Kehumasan HMJ, UKM, BEM, DPM, dan IMM di Hall Sang Pencerah Lt 8. Hadir dalam workshop ini Wakil Rektor III UMG, Suwarno SE MSi; Kepala Biro Admisi dan Humas, Abdurrahman Faris Indriya SE MSM; Kepala Bagian Minat Bakat dan Ormawa, Hidayat ST MT; dan Kepala Bagian Humas, Dwi Faqihatus Sy Has MEpid sebagai pengarah teknis. Zainal Arifin, Founder Mata Digital Indonesia sekaligus anggota Majelis Pustaka dan Informasi PDM Gresik menjadi pemateri dalam workshop ini. 

Abdurrahman Faris mengatakan dalam sambutannya bahwa peran Divisi Humas Ormawa sangat penting. Salah satunya, yakni dalam mengintegrasikan informasi dalam Prodi dan UKM untuk dibagikan ke dalam sosial media UM Gresik. “Tujuannya adalah tersebarnya informasi yang relevan dan terkini. Ke depannya, akan lebih baik apabila ada keseragaman template di tiap postingan ormawa,” tambahnya. Suwarno menambahkan bahwa hal itu akan menjadi salah satu poin penting dalam mewujudkan sinergitas antara Humas Ormawa dengan Humas UMG.

Kemudian, Zainal Arifin mengatakan bahwa inti dari managing social media adalah istiqomah, perencanaan yang matang, adanya timeline atau editorial plan, melakukan riset, dan mengunggah konten yang relevan. “Selain pengetahuan soal manajemen media sosial, hal yang penting lainnya adalah sikap bermedia sosial yang baik dan mendapatkan banyak subscriber atau followers,” tutupnya pada Senin (27/12) lalu. 

Seminar Internasional UM Gresik Diskusikan Isu Sosial Kesehatan

Seminar Internasional UM Gresik Diskusikan Isu Sosial Kesehatan

Universitas Muhammadiyah Gresik bersama Loei Primary Educational Service Area Office 2, Thailand menyelenggarakan seminar internasional pada Selasa (30/11) lalu. Seminar tersebut bertajuk Seminar Internasional 1st UMGCINMATIC Rethinking Education During Covid-19 Era: Challenges and Innovations. Kegiatan terselenggara secara daring melalui Zoom Meeting. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga melibatkan ahli serta akademisi lintas negara. Di antaranya Amerika Serikat, Filipina, Thailand, dan Indonesia.

Seminar ini menjadi rangkaian kegiatan dari Seminar Internasional UMG yang terlaksana setiap tahunnya. Pada tahun ini, UMG berfokus pada ilmu sosial kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. Dr Eko Budi Leksono, Rektor UMG mengawali seminar internasional kali ini. Ia mengawali kegiatan bersama Mr Prasit Kamking, Direktur LPESAO2, Thailand. Kemudian membersamai pula Dr Thira Bhawangkanantha, Senior Advisor di Networking System and Participations Development (OBEC), Kementrian Pendidikan, Thailand.

Pengisi seminar adalah, pertama, Widens Pierre, Pengajar ESL dan Trainer AECS Business Acceleration Program, Amerika Serikat. Kedua, Dr Wanida Simpol, supervise LPESAO2, Tahiland. Ketiga, Dr Jeffry Ocay, pengajar Eastern Visayas States University, Filipina. Keempat, Dr Yudhi Arifani MPd dan Dr Tumirin MSi, dosen UMG. Seminar tersebut juga menjadi kesempatan bagi para peserta untuk menyampaikan presentasi yang telah disiapkan. Selanjutnya, sebagaimana tercantum dalam situs resmi UMG, di akhir kegiatan akan ada pengumuman best presenter masing-masing Room.

Pengajian Milad Muhammadiyah UM Gresik

Pengajian Milad Muhammadiyah UM Gresik

Universitas Muhammadiyah Gresik menggelar Pengajian Milad Muhammadiyah 109 dengan tema “Arah Kompas Muhammadiyah Untuk Mendukung Indonesia Emas” pada Kamis (18/11). Prof Dr H Anwar Abbas MM MAg, Pimpinan Pusat MuhammadiyahPimpinan Daerah Muhammadiyah Gresik (PDM), Pimpinan Daerah Aisyiah Gresik, hadir. Tidak hanya itu, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Gresik, Ketua IMM Cabang Gresik, serta jajaran pimpinan dan seluruh sivitas akademik UMG pun turut hadir.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Gresik, Dr Taufiqullah A Ahmady MPdI menyampaikan beberspa poin. Di antaranya bahwa hendaknya kita semua menggelorakan rasa optimisme dalam menanggulangi Covid-19 dan tetap menebar nilai-nilai utama. Beliau mengharapkan agar warga Muhammadiyah bisa memaknai dan menghayati setiap makna yang terkadung dalam tema Milad Muhammadiyah 109 kali ini.

Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik, Dr Eko Budi Leksono MT  menyampaikan dalam pengajian tentang arah kompas Muhammadiyah mendukung Indonesia Emas. Prof Dr H Anwar Abbas MM MAg, Pengurus Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jendral MUI Pusat, dalam tausyiahnya Buya Anwar Abbas menghimbau satu hal. Yakni, kepada seluruh umat Islam khususnya warga Muhamammadiyah memupuk rasa persatuan, kebersamaan dan kesatuan. Karena banyak sekali golongan yang memecah belah persatuan umat Islam bahkan tidak hanya terjadi di Indonesia tapi juga di luar Indonesia. Pada akhir tausiyah, beliau menuturkan sebagai Umat Islam harusnya bisa memacu diri kita di dalam bidang Iptek dan Ekonomi.

UMG Antisipasi Penyebaran COVID-19

Kasus positif COVID-19 di Indonesia mengalami eskalasi. Hal ini meningkatkan kewaspadaan Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) untuk mencegah penyebaran virus ini. Salah satu wujud usaha tersebut ialah dengan melakukan pengecekan suhu badan bagi seluruh sivitas UMG sebelum memasuki area kampus. UMG menyiapkan ruang isolasi apabila ditemukan sivitas yang suhu badannya mencapai di atas 38 derajat. dr.Abdur Rivai, M.Kes Dekan Fakultas Kesehatan UMG, memaparkan bahwa UMG akan bekerjasama dengan RSUD Ibnu Sina Gresik untuk teknis antisipasi dan penaggulangan virus Corona. “Kita akan antisipasi serta koordinasi dengan RSUD Ibnu Sinas untuk seperti apa teknisnya. Apalagi di kampus tidak hanya sivitas yang datang, tapi juga masyarakat umum yang memang ada kepentingan di UMG,” ujar dr. Rivai.

UMG juga segera membentuk Tim Khusus Penanganan COVID-19. Tim yang diketuai oleh Ernawati, M.Kes, Dosen Fakultas Kesehatan, ini telah melakukan beberapa usaha yang diharapkan dapat membantu sivitas UMG dalam menghadapi situasi darurat Corona. Salah satu usaha tersebut ialah membuat hand wash yang menggunakan bahan aktif antiviral dan antibacterial. “Mengingat sulitnya mendapat hand sanitizer di pasaran, kami berusaha membuat hand wash sendiri yang nantinya akan dibagikan untuk seluruh civitas UMG,” ujar Ernawati. Tim Khusus Penanganan Covid-19 UMG juga akan menjadwalkan program penyemprotan desinfektan di semua spot Kampus 1 dan Kampus 2 UMG.

Selain itu, para mahasiswa pun turut andil dalam pencegahan penyebaran virus tersebut. Himpunan Mahasiswa Teknik Perkapalan (Himatekpal) UMG mengatur posisi dalam lift dengan menempelkan arah di lantai lift. Hal ini untuk mengantisipasi kemungkinan orang untuk berdesakan di dalam lift. Adanya tanda tersebut membuat jumlah orang yang akan masuk ke lift dibatasi serta diatur tempat berdirinya sehingga masing-masing orang tidak akan berhadapan satu sama lain. Rekan Himatekpal juga membuka Layanan Mitigasi & Semprot Desinfectant (COVID-19) untuk masyarakat umum di Area Gresik dan sekitar. Dijelaskan bahwa khusus untuk rumah ibadah tidak akan dipungut biaya.

Mahasiswa UMG Ikuti Pesantren Kilat Baitul Arqam

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) mengikuti agenda wajib Pesantren Kilat Baitul Arqam (PKBA) sejak tanggal 5-27 Oktober 2019. Dilaksanakan di Hall Sang Pencerah UG lantai 8 Kampus 1, kegiatan ini hanya diadakan pada hari Sabtu dan Minggu saja.

Mengusung tema “Optimalisasi Nilai Kemuhammadiyahan untuk Membenruk Mahasiswa yang Anggun dalam Moral dan Unggul dalam Intelektual”, diharapkan mahasiswa dapat mengenal Muhammadiyah secara optimal baik dari segi ideologi maupun praktik ibadah.

Sebanyak 1500 mahasiswa yang mengikuti kegiatan PKBA terbagi menjadi 6 gelombang. Gelombang ganjil dilaksanakan pada hari Sabtu sedangkan gelombang genap diadakan pada hari Minggu.

Kembangkan Bisnis dan Industri, UM Gresik Resmikan UMG Monozokuri Center

Peresmian UMG Monozokuri Center (UMC) di Aula Sang Pencerah Universitas Muhamamdiyah Gresik (UMG) digelar pada hari Kamis (8/8). Acara ini dihadiri oleh Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya Mr Masaki Tani, Ketua BPH UMG Ir Mokhammad Nadjikh, pengusaha Jepang, perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, perwakilan Pemerintah Kabupaten Gresik, perwakilan perguruan tinggi, dan beberapa pelaku usaha.

Sebelum grand launching, dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Rektor UMG, Prof Dr Ir Setyo Budi, MS, Mr Katsuya Ohno, dari SEIWA F.I Co.Ltd, dan Mr Masahiro Nakamura, LOI dari Lexer Research Inc. Mengusung tema “International Collaboration to Upgrade Products and HRD in Indonesia”, peresmian ini ditandai dengan dibunyikannya sirine oleh Prof Setyo Budi.

Kolaborasi yang dilakukan antara UMG dan Indonesia-Japan Business Network (IJB-NET) ditekankan pada asistensi pengembangan bisnis dan industri UMG untuk membantu pengembangan produk, sumber daya alam, dan sumber daya manusia. Menurut Prof Setyo Budi, terdapat tiga tujuan dalam pembentukan UMC ini. “Pertama, ialah menghasilkan lulusan yang kompeten dan professional di bidangnya masing-masing. Kedua, mengaktifkan program magang mahasiswa di perusahaan-perusahaan Jepang. Ketiga, pengembangan pupuk berkualitas untuk peningkatan produktivitas petani,” paparnya.