UMPR dan UMKT Sepakati Kolaborasi Antar-PTMA

UMPR dan UMKT Sepakati Kolaborasi Antar-PTMA

Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR) dan Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) menjalin kerja sama pada Senin (7/2) lalu. Penandatanganan MoU tersebut yakni rektor dari masing-masing PTMA. Rektor UMPR yakni Dr Sonedi MPd dan Rektor UMKT yakni Prof Dr Bambang Setiaji MSi memandatangani MoU tersebut dalam kunjungan Rektor UMPR selama Ahad-Selasa (6-8/2) lalu. Kegiatan penandatanganan MoU terlaksana bersamaan dengan kegiatan Konsorsium Inovasi untuk Negeri. Dalam kegiatan ini juga hadir seluruh Rektor PTMA se-Indonesia.

Rektor UMKT, Prof Dr Bambang Setiaji MSi menyampaikan bahwa UMKT sangat menyambut baik adanya kerja sama ini. “Kerja sam ini merupakan salah satu langkah konkret bagi UMKT untuk penguatan kedua institusi. Terlebih, dalam menyongsong hadirnya Ibu Kota Negara baru di tanah Kalimantan,” ungkapnya.

Rektor UMPR, Dr Sonedi MPd juga menyampaikan bahwa ia bersyukur atas adanya penandatanganan MoU antara UMPR dengan UMKT. “Saat ini setiap perguruan tinggi perlu bekerja sama dengan perguruan tinggi lain, khususnya yang berada di Kalimantan. Kalimantan saat ini menjadi pusat perhatian banyak orang karena akan adanya kepindahan Ibu Kota Negara ke Kalimantan,” jelasnya.

Kemudian, Dr Sonedi juga berharap bahwa penandatanganan MoU ini membuka jalan untuk kerja sama kedua perguruan tinggi ini. “MoU ini bagian dari payung hukum yang lebih luas cakupannya. Jadi, para dekan-dekan di masing-masing perguruan tinggi dapat menindaklanjuti MoU ini dengan melakukan perjanjian kerja sama,” ujarnya. Lingkup kerja sama yang Dr Sonedi harapkan dari adanya MoU ini begitu luas. Di antaranya adalah kerja sama pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan Al-Islam Kemuhammadiyahan antara UMPR dan UMKT.

jalur influencer muda

Penerimaan Mahasiswa Jalur Influencer Muda UMKT, Cek Syaratnya

Kabar baik, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2021 bagi para pegiat sosial media melalui jalur PMDP Non-Akademik (Jalur Influencer Muda).

Ini merupakan peluang bagi calon mahasiswa yang jumlah subscriber atau  followers yang tinggi. Mereka bisa mendaftar di kampus ini melalui penerimaan mahasiswa jalur influencer muda

Namun syaratnya, harus memiliki konten-konten yang kreatif, edukatif dan positif untuk Indonesia yang berkemajuan. Dilansir dari laman Instagram @ditjen.dikti terobosan UMKT ini merupakan inovasi baru akan sistem penerimaan mahasiswa baru di tengah pandemi Covid-19.

Humas UMKT, Ade Ismail mengatakan hal ini menjadi terobosan baru dalam dunia pendidikan dengan menyesuaikan perubahan zaman yang serba digital. “Jalur influencer muda dapat menjadi wadah untuk mengembangkan kreativitas berkolaborasi membangun Indonesia khususnya Kaltim, dengan menyajikan konten positif dan edukatif yang seimbang, mencerahkan, dan berkemajuan, ” Ujar Ade dikutip dari Instagram Ditjen Dikti.

Untuk syarat pendaftarannya, jumlah subscriber dibedakan antara Youtube dan Media Sosial (Medsos) lainnya. Berikut syarat pendaftarannya:

1. Youtuber minimal Subscriber 3K – 5K (atau lebih).

2. Selebgram, Selebtok, Selebtwit minimal 8K – 10K followers (atau lebih).

Namun yang menjadi catatan, penerimaan mahasiswa jalur influencer muda ini hanya terbuka untuk jurusan tertentu saja. Kalian bisa cek persyaratan melalui skema di bawah ini :

1. Mengisi Biodata di : https://bit.ly/PMBJalurInfluencer

2. Melakukan Pendaftaran Pada : https://sikad.umkt.ac.id/sikad4umkt/p/registrasi.php (Pilih Jalur PMDP Non- Akademik)

3. Peserta yang lolos seleksi awal, akan mengikuti Uji Keterampilan dan Wawancara oleh tim PMB UMKT. Pendaftaran dibuka sejak 07 Januari – 04 Juni 2020.

4. Bagi calon mahasiswa, bisa mengirim konten di medsos kepada tim seleksi penerima mahasiswa baru dari jalur influencer sesuai dengan akun media sosial masing-masing, bagi peserta yang lolos tahap awal akan mengikuti ujian keterampilan dan wawancara dari pihak panitia.

UMKT Sumbang Medali di POMNAS XVI

Atlet pencak silat Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) menyumbangkan medali untuk Kalimantan Timur di perhelatan Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) ke XVI 2019. Digelar di Jakarta dari tanggal 19 September 2019 hingga 27 September 2019, prodi Pendidikan Olahraga UMKT berhasil menyabet dua medali dalam keikutsertaan POMNAS yang pertama kali ini. Satu medali perak kelas D putra diraih oleh Reza Restu Priyai dan satu medali perunggu kelas G putra atas nama Ricky Sopyan Safutra.

Pelatih pencak silat UMKT, Aris Ariyadi menyampaikan rasa syukur atas pencapaian yang diraih atlet didikannya. Menurutnya ini akan menjadi motivasi bagi para atlet lainnya untuk lebih semangat dalam meraih prestasi yang lebih baik lagi.

“Alhamdulillah, kami ucapkan syukur atas hasil yang diperoleh mahasiswa UMKT. Meskipun ini kali pertama kita mengikuti POMNAS namun prestasi ini sudah cukup signifikan. Kami mohon doa untuk atlit anggar kami yang berlaga besok, semoga mendapat hasil yang memuaskan,“ ujar Nanda Alfian Mahardia selaku Sekretaris Prodi Pendidikan Olahraga UMKT