Jaminan Sosial Menjadi Poin MoU IAIM Sinjai

Jaminan Sosial Menjadi Poin MoU IAIM Sinjai

IAIM Sinjai dan BPJS Ketenagakerjaan Makassar melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) mengenai penyelenggaraan kepesertaan jaminan sosial pada Rabu (29/9) lalu. Kegiatan ini berlokasi di ruang pola kantor Bupati Sinjai. Pihak IAIM Sinjai antara lain Rektor IAIM Sinjai sendiri, Dr Firdaus MAg. Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA); Asisten Bagian Pemerintahan; dan Kesra Sinjai hadir dalam MoU tersebut. Dalam kegiatan tersebut, Kepala OPD se-Kabupaten Sinjai, pejabat, dan Kepala Desa se-Kabupaten Sinjai pun hadir. Rektor IAIM Sinjai hadir dengan Warek II dan Kepala KUI IAIM.

Dalam laporannya, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sinjai, Gasali menyampaikan kerja sama ini ada pada penyelenggaraan kepesertaan jaminan sosial bagi Perguruan Tinggi (IAIM Sinjai) juga dengan Pemerintah Daerah, melalui Kepala Desa dan perangkat desa, dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Sementara Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhista Asapa, turut mengapresiasi langkah BPJS Ketenagakerjaan dalam situs resmi IAIM Sinjai. Apresiasi tersebut karena IAIM Sinjai menggandeng Pemerintah Daerah Sinjai, IAIM Sinjai dan Baznas Sinjai melalui MoU dengan tujuan memberi kemudahan akses pada BPJS Ketenagakerjaan dalam memenuhi hak dan kewajibannya.

Dr Firdaus MAg menyambut baik adanya kerja sama ini. Dirinya menyebut program BPJS Ketenagakerjaan tersebut perlu didukung dalam rangka peningkatan kesejahteraan dan taraf hidup masyarakat, khususnya dilingkup IAIM Sinjai. Pantauan media, penandatanganan kerjasama ini juga serangkai dengan penyerahan santunan ketenagakerjaan jaminan sosial kepada beberapa ahli waris yang telah disetujui berkasnya oleh pihak BPJS Ketenagakerjaan serta penyerahan masker kepada satgas Covid-19.

IAIM Sinjai Bantu Korban Bencana Sulbar

Dr Firdaus, MAg berikan instruksikan kepada civitas Institut Agama Islam Muhammadiyah (IAIM) Sinjai untuk membantu korban jiwa di Majene, Sulawesi Barat beberapa waktu lalu. Dikutip melalui website resmi IAIM Sinjai, bantuan yang diberikan sesuai dengan dikeluarkannya surat edaran tentang gerakan infaq bantuan bencana Sulawesi Barat, berdasarkan surat pimpinan wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan, Jumat (15/01).

Dr Firdaus turut berbela sungkawa atas musibah gempa bumi yang terjadi. ““Musibah yang terjadi di Majene, Mamuju dan sekitarnya kita tentu turut berbela sungkawa, dan kita intruksikan kepada pimpinan, pegawai dan dosen untuk berpartisipasi memberikan bantuan berupa uang atau barang,” paparnya.

Nantinya bantuan yang terkumpul baik berupa uang atau barang akan disalurkan kepada korban bencana atas nama IAIM Sinjai. “Kita juga intruksikan kepada Lembaga Kemahasiswaan, MPM bersama DEMA berserta HIMAPRODI dan UKM untuk melakukan penggalangan dana bantuan Bencana Sulawesi Barat,” jelasnya.

Mahasiswa PBA IAIM Sinjai Latih Kaligrafi Santri Ponpes

Minggu (4/10), Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) IAIM Sinjai melatih santri Ponpes Darul Hikmah Lenggo-lenggo untuk memiliki keahlian kaligrafi. Kegiatan ini dalam rangka merealisasikan MoA antara Prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) IAIM Sinjai Dengan Ponpes Darul Hikmah Lenggo-lenggo yang telah ditandatangani pada 7 September 2020.

Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab (Himdiba), Zulfikar, menuturkan adanya kegiatan ini untuk mengembangkan keterampilan dan kreativitas santri melalui kaligrafi. “Setidaknya para santri Ponpes Lenggo-lenggo bisa menguasai kaligrafi dengan memahami salah satu khot,” tambahnya.

Zulfikar berharap ke depannya skill santri dapat terus terasah dengan pelatihan yang rutin diberikan.