Konferensi Internasional UM Pringsewu Gandeng Malaysia dan Thailand

Konferensi Internasional UM Pringsewu Gandeng Malaysia dan Thailand

Universitas Muhammadiyah Pringsewu mengadakan konferensi internasional pada Senin (19/9) lalu. Konferensi tersebut bertemakan National Conference Social, Technology, Education and Health Science. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama dengan Mahsa University Malaysia dan Khon Kaen Universit Thailand. Latar belakang dari adanya kegiatan ini adalah untuk mempersiapkan profesi pendidik dan kesehatan untuk berkompetensi di bidang nasional ataupun global. Ketua panitia kegiatan tersebut adalah Ns Fitra Pringgayuda MKep.

Ns Fitra menjelaskan bahwa kegiatan ini terlaksana secara bauran. “Peserta seminar terdiri atas mahasiswa, guru, dosen, praktisi keperawatan dan kebidanan, dan teknologi informasi,” ujarnya. Narasumber dari kegiatan ini adalah Prof Dr Rusli bin Nordin, Mahsa University Malaysia; Dr Arunee Jaiteing, Khon Kaen University Thailand; dan Dr Tri Yuni Hendrowati MPd, UMPRI. Masing-masing pembicara membawakan materi yang berbeda. Prof Dr Rusli bin Nordin membawakan materi “Strengthening Health Behaviour for Prevention of Communicable Disease“; Dr Khoirin Nisa membawakan materi “Applied Statistic in Research“;kemudian, Dr Arunee Jaiteing membawakan materi “Facing Post Pandemic Challenging for Healthcare Professionals“; Dr Tri Yuni Hendrowati MPd membawakan materi “Higher Education Manegement in the Framework of MBKM“.

Rektor UMPRI Drs. Wanawir Am., M.M., M.Pd. menyampaikan kebanggaannya kepada semua civitas UMPRI. ’’Di mana dalam usia ketiga ini telah mengembangkan UMPRI go international melalui kegiatan International Conference. Dalam ke sempatan ini masih tiga negara yang terlibat, yakni Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Ke depan, UMPRI akan melibatkan negara lain yang dapat bekerja sama dalam mengembangkan keilmuan dan juga alumni,” harapnya.

Kontribusi Sosial Mahasiswa Inbound UMPRI di SLBN Pringsewu

Kontribusi Sosial Mahasiswa Inbound UMPRI di SLBN Pringsewu

Universitas Muhammadiyah Pringsewu (UMPRI) Lampung mengadakan kegiatan Kontribusi Sosial di SLB N Pringsewu. Pada hari Jumat (21/1) lalu, kegiatan mencapai rangkaian akhir. Rangkaian akhir tersebut terwujud dalam kegiatan Modul Nusantara. Mahasiswa UMPRI yang tergabung dalam inbound Pertukaran Mahasiswa Merdeka dalam Negeri (PMM-DN) UMPRI memimpin kegiatan tersebut. Sebanyak 12 orang mahasiswa PMM-DN mengarahkan kegiatan Modul Nusantara melalui pembuatan pojok literasi.

Peserta didik SLB N Pringsewu telah menerima bantua buku bacaan sebelumnya. Tidak hanya itu, selain pemberian buku, turut serta ada pula pemberian lemari. Hal ini bermanfaat untuk membantu memfasilitasi terbentuknya pojok literasi di SLB N Pringsewu. Manfaat berikutnya adalah untuk menanamkan budaya literasi kepada para peserta didik. “Semoga bermanfaat bagi siswa dan sekolah,” ujar Nita Fitria Tauhid MPd yang menjadi dosen pendamping Modul Nusantara ini.

Kartana SPd sebagai perwakilan dari SLB N Pringsewu mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa PMM-DN atas kegiatan dan kontribusi sosial mereka. “Terima kasih kepada mahasiswa inbound UMPRI yang telah berkegiatan di SLB N Pringsewu ini. Bantuannya sangat bermanfaat,” demikian ujarnya. Selanjutnya, Rahma Faelasofi MSc, PIC kegiatan PMM-DN UMPRI, juga mengucapkan terima kasih kepada SLB N Pringsewu. “Terima kasih kepada SLB N Pringsewu yang telah memfasilitasi kegiatan kontribusi sosial PMM-DN. Semoga pada akhirnya dapat memberikan manfaat pada pencapaian kemampuan literasi, terutama bagi peserta didik SLB N Pringsewu,” tutupnya dalam situs resmi UMPRI.

UMPRI Gelar Wisuda Kedua

UMPRI Gelar Wisuda Kedua

Universitas Muhammadiyah Pringsewu (UMPRI) menggelar wisuda kedua Tahun Akademik 2020/2021 selama dua hari sejak Rabu (27/10) lalu. Penyelenggaraan kegiatan ini secara offline/luring dengan protokol kesehatan ketat. UMPRI mewisuda sebanyak 902 lulusan dari Program Diploma, Sarjana, dan Profesi. Perinciannya adalah, pertama, Fakultas Kesehatan meluluskan 588 wisudawan/ti. Kedua, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan meluluskan 211 wisudawan/ti. Terakhir, ketiga, Fakultas Ekonomi dan Bisnis meluluskan 103 wisudawan/ti.

Rektor UMPRI, Drs H Wanawir Am MM MPd mengatakan dalam sambutannya bahwa Universitas Muhammadiyah Pringsewu terus mengembangkan iptek dan seni budaya berlandaskan keislaman. Visi Universitas Muhammadiyah Pringsewu bertujuan agar lulusannya dapat unggul di bidang akademik dan nonakademik, dinamis, dan berorientasi global dengan tetap menjunjung nilai Islam. “Jangan katakan bahwa Saudara Islam, tetapi tunjukkan bahwa Saudara Islam, dengan tetap memperjuangkan Islam,” tegas Drs H Wanawir. Ia juga berpesan kepada para wisudawan/ti untuk menjaga nama baik almamater dalam bekerja dan berkarya.

Bupati Pringsewu, Hi Sujadi mengatakan bahwa Universitas Muhammadiyah Pringsewu merupakan universitas yang mengusung muatan pendidikan di bawah naungan Muhammadiyah. Kehadirannya telah banyak membantu Pemda Kabupaten Pringsewu di bidang pendidikan. “Terutama dalam mencetak calon-calon tenaga terampil dan dapat diandalkan,” ujarnya.

Kemudian, Muhammad Sayuti MPd MEd PhD, Sekretaris Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan PP Muhammadiyah mengucapkan selamat kepada UMPRI yang telah berhasil menggelar wisuda kedua. 

UMPRI Galakkan Gerakan Seribu Masker bagi Dhuafa

Selasa-Kamis (21-23/4), UMPRI menggalakan gerakan seribu masker bagi dhuafa terdampak pandemi Covid-19. Pembagian masker ini sendiri ditujukan kepada para tukang becak, buruh, kuli, petugas parkir, pedagang sayur, dan pedagang kaki lima. Pembagian ini juga dilakukan melalui PCM Gadingrejo, PCM Margomulyo, PCM Pardasuka, PCM Tanjung Rusia, RSUD Pringsewu, dan PCM Sukoharjo

Atoriadi, Ketua PDM Kabupaten Pringsewu menyampaikan bahwa Muhammadiyah harus hadir disaat masyarakat membutuhkan. “Muhammadiyah tidak boleh tutup mata disaat melihat masyarakat terancam dampak pandemi Covid-19,” ujarnya. Menurutnya kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat untuk memproteksi masyarakat dari potensi terjangkit kuman atau virus, terutama covid-19. Selain itu, langkah ini juga untuk membantu Pemerintah Kabupaten Pringsewu untuk menjaga Kesehatan masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah, Rektor UMPRI, Wakil Rektor 3, Dekan FKES, Wakil Dekan 2 FKES, Dekan FKIP, Wakil Dekan 3 FKIP, Wakil Dekan FEB dan jajaran MCCC Kabupaten Pringsewu. (Eko Suncaka)

STKIP Muh Pringsewu dan STIE Muh Pringsewu Lampung Gelar Wisuda Bersama

Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Pringsewu dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Muhammadiyah Pringsewu Lampung menggelar wisuda bersama tahun akademik 2018/2019 yang diikuti oleh 287 mahasiswa di komplek Perguruan Tinggi Muhammadiyah Pringsewu, Rabu (25/9). Ini merupakan wisuda terakhir dengan menyandang nama institusi masing-masing karena per tahun akademik 2019/2020, akan berubah menjadi wisuda Universitas Muhammadiyah Pringsewu (UMPRI) Lampung.

Wisudawan terdiri dari 172 mahasiswa STKIP Muhammadiyah Pringsewu Lampung dengan Program Studi Bimbingan Konseling Mahasiswa, Program Studi Pendidikan Matematika, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, serta Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Sedangkan 115 mahasiswa dari STIE Muhammadiyah Pringsewu Lampung Program Studi Manajemen.

Sejak berdiri tahun 1979, STKIP Muhammadiyah Pringsewu Lampung sudah meluluskan lebih dari  8.414 sarjana. Dengan pengalaman lebih dari 40 tahun, STKIP Muhammadiyah Pringsewu Lampung terus berkomitmen melahirkan tenaga pendidikan dan kependidikan yang berkompoten di bidangnya. Sementara itu STIE Muhammadiyah Pringsewu Lampung telah meluluskan 1.092 sarjana sejak berdiri pada tahun 1996.

Sapto Yuwono selaku ketua STIE Muhammadiyah Pringsewu Lampung berharap para wisudawan/wisudawati mampu mengimplementasikan ilmu yang didapat selama menempuh pendidikan serta menjaga nama baik almamater melalui sikap, norma, dan moral di setiap tindakan di masyarakat. Untuk menjadikan lulusan yang memenuhi standar kebutuhan dunia kerja dan masyarakat pada umumnya  STIE Muhammadiyah dan STKIP Muhammadiyah Pringsewu Lampung terus meningkatkan kualitas sistem pembelajaran melalui infrastuktur, sumber daya dosen, kualitas pelayanan, dan peningkatan kerja sama dengan institusi lain. “Kita terus berbenah dalam rangka menghasilkan lulusan-lulusan yang memenuhi standar kebutuhan dunia kerja saat ini, seperti mendorong dosen-dosen untuk meningkatkan pengetahuan dan kompetensinya,” jelasnya.

Sapto Yuwono secara khusus mengucapkan terima kasih kepada orang tua atau wali mahasiswa atas kepercayaanya memilih STIE Muhammadiyah dan STKIP Muhammadiyah Pringsewu Lampung menjadi bagian dalam meraih masa depan anak-anaknya.

Disampaikan pula bahwa mulai tahun akademik 2019/2020 Perguruan Tinggi Muhammadiyah Pringsewu merger menjadi Universitas Muhammadiyah Pringsewu (UMPRI) Lampung, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 654/KPT/I/2019 tanggal 29 Juli 2019. Launching Universitas Muhammadiyah Pringsewu (UMPRI) Lampung segera akan dilaksanakan. [Kepala humas/Eko Suncaka]

UMPRI Menyelenggarakan PKKMB Perdana Tahun Akademik 2019/2020

Jumat-Sabtu (6-7/9), Universitas Muhammadiyah Pringsewu (UMPRI) Lampung menyelenggarakan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) untuk pertama kalinya setelah mengalami merger dan berubah bentuk menjadi universitas. Sebanyak 1.073 mahasiswa yang terdiri dari 310 mahasiswa Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan, 120 mahasiswa Fakultas Ekonomi, 628 mahasiswa Fakultas Kesehatan, dan 15 mahasiswa Fakultas Agama Islam mengikuti PKKMB tahun akademik 2019/2020.

Pelaksanaan PKKMB dihadiri oleh Bupati Pringsewu, Sujadi Saddat, sekaligus sebagai pemateri “Gerakan Nasional Revolusi Mental”. Selain itu hadir juga Kodim Tanggamus, Letkol Arh Anang Hasto Utomo, sebagai pemateri “Kesadaran Bela Negara” dan Kapolres Tangamus, AKBP Hasmu Baroto,  sebagai Pemateri “ Pencegahan Radikalisme, Terorisme dan Narkoba”.

Drs. H. Wanawir Am,M.M.,M.Pd. selaku pendiri UMPRI memaparkan kegiatan PKKMB menyiapkan mahasiswa baru melewati proses transisi menjadi mahasiswa yang dewasa dan mandiri, serta mempercepat proses adaptasi mahasiswa dengan lingkungan yang baru. Kegiatan ini juga bertujuan memberikan bekal untuk keberhasilan menempuh pendidikan di perguruan tinggi. “Masa ini dapat dijadikan titik tolak inisiasi pembinaan idealisme, menanamkan dan memperkuat rasa cinta tanah air, dan kepedulian terhadap lingkungan, juga dalam rangka menciptakan generasi yang berkarakter religius, nasionalis, mandiri, gotong royong dan berintegritas,” tambahnya.

Kegiatan PKKMB Umpri berakhir pada hari Sabtu (7/9). Ketua panitia Ns. Cikwanto, M.Kep, menyampaikan terimakasih kepada seluruh pimpinan masing-masing fakultas dan seluruh panitia yang sudah berpartisipasi dalan melancarkan acara PKKMB UMPRI. “PKKMB UMPRI diharapkan merupakan ajang penyadaran akan pentingnya pemahaman tentang globalisasi dan revolusi industri 4.0 yang menuntut mahasiswa untuk menjadi orang-orang yang menghayati dan memiliki literasi data, literasi teknologi dan literasi kemanusiaan serta kesiapan untuk penguasaan kompetensi yang diperlukan di abad 21,” ujarnya. Pelepasan tanda peserta PKKMB secara simbolis oleh Drs. Wanawir Am, M.M.,M.Pd di Gedung Graha KH. Ahmad Dahlan Fakultas Kesehatan UMPRI resmi menutup acara PKKMB UMPRI Tahun 2019/2020.