UMRI Adakan Lokakarya Penelitian Kerja Sama Antar PT

Kamis (3/9), Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) mengadakan lokakarya Roadmap Penelitian Kerja Sama Antar Perguruan Tinggi (PKPT) di aula Gedung KH. Ahmad Dahlan Kampus Utama UMRI. Kegiatan ini diperuntukkan untuk seluruh dosen dari berbagai program studi di UMRI.

Prof. Saryono sebagai pembicara pertama dalam workshop ini memaparkan panduan PKPT. Lebih lanjut ia juga menambahkan bahwa penelitian di masa pandemi harus mengutamakan keselamatan peneliti. “Apalagi jika penelitian dibutuhkan interaksi dengan orang maka biaya perlindungan diri harus dialokasikan,” tambahnya.

Sementara itu, Dr. Ahmad Kafrawi Nasution selaku pembicara kedua menjelaskan bagaimana sebuah penelitian diawali dengan riset, membuat proposal, dan menentukan sumber pembiayaan. “Pada pelaksanaannya, peneliti dapat melibatkan pihak – pihak kolaborator untuk menghasilkan sebuah terapan yang bermanfaat,” imbuhnya.

PKPT bertujuan memberikan wacana bagi dosen/kelompok yang relatif baru berkembang dalam kemampuan menelitinya agar dapat memanfaatkan sarana dan keahlian dengan mengadopsi dan mencontoh budaya penelitian yang baik dari kelompok peneliti yang memiliki pengalaman lebih banyak. Luaran dari PKPT  diharapkan dapat melahirkan produk teknologi langsung yang dapat dimanfaatkan oleh stakeholders, terbangunnya kerja sama antar perguruan tinggi, publikasi ilmiah, dan bahan ajar.

UMRI Gelar Kuliah Terbuka bersama Indonesia Usana Health Science

Kamis (31/10), Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) mengadakan kuliah terbuka bersama Indonesia Usana Health Science di Aula Kampus Utama UMRI. Kuliah terbuka ini menghadirkan Nathan Mccolough, International Business Coach, Neli Iswari MM, General Manager Coca-cola Distribution Indonesia, Commercial Director AJE Indonesia, Vice President MPMP, Financial & Relationship Channel, Noviral MM, Wasit Nasional Angkat Berat Indonesia, Pengurus PABBSI, Enterpeuner, dan Pegawai Pemerintah Provinsi Riau. Sementara itu moderator dibawakan oleh Pahmi, S.Pd, M.A selaku Kepala Upt. Bahasa.

Mengusung tema Self Development & Awareness Toward the Changing of New World, sebanyak 149 mahasiswa terlihat antusias mengikuti jalannya kuliah terbuka ini. Kolaborasi kuliah terbuka ini diharapkan dapat membangkitkan kesadaran para generasi mendatang terutama para mahasiswa untuk mulai menyiapkan diri menghadapi perubahan. Selain itu kuliah terbuka ini juga memberikan pengetahuan baru mengenai tren di dunia industri dan kerja serta kemampuan apa saja yang dibutuhkan agar selalu dapat mengikuti perkembangan yang terus terjadi.

Di Era Revolusi Industri 4.0 ini, automasi teknologi di segala bidang pekerjaan telah mengambil alih pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh tenaga manusia. Generasi baru harus mulai sadar dan sigap mengembangkan skill sehingga eksistensinya tidak akan tergerus oleh perkembangan teknologi.

Mapala Umri Tinjau Langsung Karhutla Riau

Jumat (20/9), Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) meninjau langsung kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan Lintas Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar. Tinjauan langsung bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPD) Riau, Tentara Nasional Indonesia (TNI), pemadam kebakaran (damkar), Dinas Kehutanan Provinsi Riau, dan Satuan Pamong Praja (PP) ini bertujuan untuk memadamkan beberapa titik api yang memicu kabut asap.

Karhutla yang telah berlangsung lebih dari satu bulan mulai berdampak kepada kesehatan masyarakat. Ribuan masyarakat Riau mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Lebih lanjut, Mapala Umri bekerja sama dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pekanbaru, Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (KAUMY) Pengurus Daerah (Pengda) Riau, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) membuka posko tanggap darurat asap 24 jam di Klinik Pratama Kampus Utama Umri. Posko tanggap darurat asap ini menyediakan tiga buah kamar dengan fasilitas tempat tidur, tabung oksigen, masker, cek kesehatan, obat-obatan dan konsumsi bagi ibu hamil, anak-anak, dan lansia.

Dukungan juga disampaikan Rektor Umri, Dr H Mubarak MSi. “Kita telah meminta kepada Mapala turun ke rumah warga. Berikan pemahaman tentang bahaya kabut asap,” jelasnya.