Sumber Radar Lampung

Universitas Muhammadiyah Pringsewu Resmi Berdiri

Universitas Muhammadiyah Pringsewu resmi berdiri berdasarkan SK Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor: 654/KPT/I/2019 tertanggal 29 Juli 2019. UMPRI berdiri atas penggabungan tiga perguruan tinggi yaitu Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Pringsewu Lampung (STKIP MPL), Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Muhammadiyah Pringsewu Lampung dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Muhammadiyah Pringsewu Lampung.

SK diberikan langsung oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah II Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu dan Bangka Belitung Prof. Dr. Slamet Widodo, M.S., M.M., kepada Ketua Penggabungan Universitas Muhammadiyah Pringsewu Drs. H.A. Wanawir, M.M., M.Pd  di ruang pertemuan Hotel Herper Palembang, Jumat (2/8).

Wanawir mengatakan target awal pasca perubahan menjadi Universitas adalah menambah dan meningkatkan sumber daya manusia (SDM). “Pengembangan sumber daya manusia menjadi potensi yang harus ditingkatkan sebagai hakekat inti sistem penjaminan mutu,” ujarnya.

Unimus Lantik 30 Dokter Baru

Sumpah Dokter ke-20 Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) dilaksanakan pada hari Sabtu (3/8). Bertempat di Aula lantai 7 gedung Fakultas Kedokteran (FK) Unimus, Dekan FK Unimus, Prof. Dr. dr. Rifki Muslim, Sp.B, Sp.U, melantik 30 dokter baru.

dr. Rifki mengingatkan bahwa setelah diambil sumpah, dokter baru lulusan FK Unimus akan mendarmabaktikan dirinya kepada bangsa, negara, masyarakat, dan keluarga sebagai dokter yang Islami. “Semoga para dokter baru bisa membawa nama baik almamater FK unimus, bisa sukses di masyarakat, dan selalu memperbarui ilmu khususnya bidang medis,” harapnya.

Dilantiknya 30 dokter baru menambah daftar dokter-dokter yang telah diluluskan oleh FK Unimus. Saat ini program Pendidikan Dokter FK Unimus telah terakreditasi B. Pencapaian terkini yang diraih oleh FK Unimus adalah menempati peringkat ke-3 presentase kelulusan first taker Uji Kompetensi OSCE dari 72 FK di Indonesia.

UM Buton Bersama Unhas Gelar Konferensi Internasional

Menindaklanjuti kerjasama di bidang penelitian dan publikasi hasil riset, Universitas Muhammadiyah Buton dan Universitas Hasanuddin (Unhas) adakan Konferensi Internasional dengan tema The First International Cnference of Interdiciplinary Research on Green Environment Approach for Sustainable Development (ICROEST) di Aula Prof Fachruddin, Sabtu (03/08).

Wa Ode Al Zarliani selaku Rektor UM Buton mendukung kolaborasi dan kerjasama dengan Unhas. Ia menambahkan akan memfasilitasi rekan dosen UM Buton untuk terus produktif meneliti dan menulis. “Capaian kluster penelitian di level Mandiri yang dicapai kepemimpinan sebelumnya harus dipertahankan bahkan kita berupaya mencapai kluster Mandiri dan hanya ada satu jalan yakni meningkatkan jumlah publikasi dan yang terpenting adalah kualitas dari hasil riset dan publikasi pada jurnal terakreditasi atau jurnal internasional bereputasi,” tambahnya. Sesuai pemaparan Zarliani, pada sesi ini UM Buton berhasil mengirimkan 27 artikel yang akan dipublikasikan pada prosiding bereputasi terindeks Scopus.

Arsyad selaku Direktur Pusat Manajemen Publikasi Unhas menambahkan tujuan kegiatan ini untuk melakukan diseminasi hasil riset yang akan terindeks scopus. “Dalam konferensi ini ada 220 paper hasil riset yang akan dipresentasikan,” tambahnya. Di akhir, Arysad berharap kegiatan ini dapat meningkatkan reputasi peneliti dan institusi yang mengikuti konferensi ini,” tutupnya.

Tiga Mahasiswa UM-Tapsel Student Exchange ke Brunai Darussalam

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UM Tapsel) ikuti program Exchange (pertukaran mahasiswa) ke Brunai Darussalam, Jumat (2/8). Di lepas langsung oleh Dra Muksana Pasaribu MA selaku Rektor UM Tapsel, kegiatan ini bertujuan untuk pengembangan wawasan dan pembentukan karakter di kancah Asean.

Pertukaran mahasiswa diikuti 30 orang diantaranya mahasiswa UMTS diantaranya Asrul Hidayah dari F Hukum, Novriani Dewi dan Anggi Syarastika dari FKIP. “Sebagian peserta student exchange 2019 merupakan mahasiswa Jepang, Hongkong, dan Korea,” tambah Rektor.

Kepala Bagian Humas UM-Tapsel menyebutkan ada 14 indikator yang harus dipenuhi calon peserta. “Dari 10 mahasiswa yang mendaftar, hanya 3 lolos mengikuti program pertukaran pelajar,” paparnya.

Tingakatkan Kualitas Prodi Ilmu Pemerintahan, UM Jember Adakan ICOGISS 2019

Dalam rangka meningkatkan kualitas Program Studi (Prodi) Ilmu Pemerintahan di Perguruan Tinggi, Universitas Muhammadiyah Jember adakan International Conference On Governmence Innovation And Social Sciences 2019 (ICOGISS), Jumat (2/8).

“Banyak tantangan yang harus dilalui Prodi ini, yakni masih kurangnya sumber daya manusia (SDM) atau dosen yang berasal dari IP,” ujar Utang Suwaryo selaku Ketua Kesatuan Program Studi Ilmu Pemerintahan Indonesia (KAPSIPI). Ia melanjutkan, Kurikulum juga menjadi fokus untuk selalu diperbarui.

Titin Purwaningsih selaku Ketua Asosiasi Dosen Ilmu Pemerintahan Seluruh Indonesia juga memaparkan adanya 9 standar yang diberlakukan oleh BAN-PT sebagai syarat menaikkan ranking dalam akreditasi meliputi Visi, Misi, Tujuan dan Strategi, Tata Pamong, Tata Kelola dan Kerja Samma, Mahasiswa, Sumber Daya Manusia, Keuangan, Sarana dan Prasarana, Pendidikan, Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Luaran dan Capaian Tridharma.

Rektor Universitas Muhammadiyah Jember, Mohammad Hazmi berharap ICOGISS 2019 dapat menghasilkan strategi menuju sarjana Ilmu Pemerintahan yang berkualitas. “Yakni dengan meningkatan kualitas para dosen dan membentuk program magister,” tambahnya.

Prodi PPKN UMPO Terakreditasi ‘A’

Program studi Pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan (PPKN) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah ponorogo berhasil raih akreditasi A dengan skor nilai 363 sesuai no. SK. BAN PT : 2687/SK/BAN-PT/Akred/S/VII/2019.

Sebelumnya, UM Ponorogo telah melalui proses Asesmen Lapangan (AL) dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan  Tinggi (BAN-PT) pada Rabu (24/07). Kunjungan Tim Asesor BAN-PT Prof.M. Mukhtasar Syamsuddin., M.Hum., Ph.D dan Prof. Dr. Sapriya, M.Ed tersebut setelah menerima pengajuan borang akreditasi dari Prodi PPKN UMPO.

Rektor Unmuh Ponorogo Dr. H. Sulton, M.Si dalam sambutannya berharap melalui  Asesmen lapangan akreditasi prodi PPKN ini dapat meningkatkan standar mutu yang diberikan prodi tersebut. “Instrumen borang sudah kita persiapkan dengan sebaik mungkin sesuai dengan apa yang ada di lapangan. Namun kami sangat membutuhkan masukan dari tim asesor demi meningkatkan standar mutu prodi PPKN yang kami berikan”, harap Rektor.

Sukses 1st Summer Camp FKIK UM Banjarmasin, di Ikuti oleh Benua ASIA sampai Eropa

Fakultas Keperawatan dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Banjarmasin melaksanakan Borneo Global Summer Camp (BGSC) yang pertama. 1st BGSC merupakan summer camp dengan tema Exploring River Culture, tema ini diambil karena sesuai dengan kondisi alam di kota Banjarmasin yang terkenal dengan julukan kota seribu sungai. Dimana kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan pada akhir semester, yang dilaksanakan pada tanggal 25-30 Juli 2019 tadi.

1st BGSC ini diikuti oleh 7 peserta internasional dari berbagai negara yaitu Arab Saudi, Australia, Italia, Thailand dan Flipina. Sedangkan dalam negeri diikuti oleh mahasiswi UM Palembang dan peserta dari tuan rumah sendiri yang berasal dari Kalimantan Selatan, Kalimatan Tengah dan Kalimantan Barat serta Riau.

Lingkup kegiatan ini dikemas dalam bentuk Indoor dan Outdoor. Kegiatan Indoor berupa Talkshow dengan narasumber Internasional oleh Dr. Idris La Terra, BHSc, ND, DipClinAromMed, DipFormChem dengan materi “Health Improvement through Cultural Sensitivity” sedangkan narasummber lokal adalah  Nurul Hidayah.,  menyampaikan tentang “Banjerese People And Their River”. Dekan FKIK M. Syafwani,SKp.,M.Kep.Sp.J mengatakan Talkshow internasional adalah merupakan upaya nyata gerakan internasionalisasi dalam kegiatan civitas akademika, terutama mengasah kemampuan mahasiswa/I berbahasa terutama bahasa Inggris.

 

Wisuda STIKes Muh Cirebon: Tenaga Medis Unggulkan Pemahaman AIK

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Muhammadiyah Cirebon adakan Wisuda Program Studi Diploma III Kebidanan di Grage Hotel Kota Cirebon, Rabu (31/7). Bertepatan dengan ulang tahun STIKES Muh Cirebon ke-13, wisuda angkatan ke III akademik 2018/2019 ini diikuti sebanyak 60 peserta.

Prof Uman Suherman selaku Ketua LLDikti Wilayah Empat Jawa Barat Banten berpesan, alumni STIKes harus siap menghadapi tantangan profesi yang lebih besar. Dr Muh Samsudin MPd menambahkan, lulusan PTM harus memiliki kekhasan sebagai profil tenaga medis. “Pemahaman terhadap nilai Al Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai bagian dari pembentukan kader Islami harus diunggulkan,” pungkasnya.

Turut hadir, M Ikrar Budjaya MSi selaku kepala bagian perencanaan dan penganggaran LL2Dikti 4 Jabar Banten dan sivitas akademika STIKes Cirebon.

Tingkatkan SDM, Kemenkumham Teken MoU dengan UM Bengkulu dan BNI

Kamis (1/8), Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Bengkulu, Universitas Muhammadiyah (UM) Bengkulu, dan PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Cabang Bengkulu melakukan penandatanganan nota kesepahaman mengenai kerja sama dalam rangka peningkatan sumber daya manusia (SDM).  MoU yang ditandatangani ini berbentuk pembiayaan dana talangan bagi perkuliahan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kemenkumhan Bengkulu serta penunjukan UM Bengkulu sebagai pelaksana peningkatan SDM karyawan.

Bertempat di Aula Kampus IV UM Bengkulu, penandatanganan ini dilakukan langsung oleh Ilham Djaya SH, MH, MPd selaku Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Bengkulu, Dr H Sakroni, M Pd selaku Rektor UM Bengkulu, dan Yeska Friadi selaku Pimpinan BNI cabang Bengkulu.

Latar belakang ide kerja sama ini didasari oleh penerimaan pegawai tahun 2017 yang sebagian besar berasal dari jenjang SMA sederajat. “Salah satu alasan kenapa kita memilih UM Bengkulu untuk studi lanjut karyawan Kemenkumham adalah keselarasan dan kebutuhan peningkatan jenjang pendidikan (sarjana hukum) dan akreditasi B, sehingga bisa menunjang kepangkatan nantinya,” terang Ilham Djaya SH, MH, MPd.

Pimpinan BNI cabang Bengkulu mengapresiasi kerja sama ini. Menurutnya ini merupakan kerja sama yang luar biasa. “BNI sangat mendukung ide kerja sama ini dan berupaya memberikan pelayanan sistem yang terbaik,” ujar Yeska. Sementara itu Dr H Sakroni berharap kerja sama ini dapat menciptakan hasil yang baik bagi peningkatan kualitas pendidikan pegawai di jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bengkulu. “UM Bengkulu siap menjadikan karyawan Kemenkumham menjadi sarjana hukum melalui pendekatan pembelajaran orang dewasa dengan membangun diskusi dan studi kasus dalam proses pembelajaran di kelas nantinya,” tambahnya.

Soft Launching Logo Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah

Soft Launching logo Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah dilakukan di Gedung Induk Siti Walidah, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Rabu (31/7). Peluncuran logo Muktamar ini menandai dimulainya rangkaian kegiatan akbar Muktamar ke-48 yang akan dilaksanakan pada 1-5 Juli 2020. Sesuai dengan turunnya Surat Keputusan PP Muhammadiyah Nomor 218/Kep/1.0/B/2017, pelaksanaan Muktamar ke-48 akan digelar di Kota Surakarta, Jawa Tengah.

Tema yang diangkat untuk Muktamar ke-48 Muhammadiyah ialah “Memajukan Indonesia Mencerahkan Semesta.” Sementara tema untuk Muktamar ‘Aisyiyah ialah “Perempuan Berkemajuan untuk Peradaban Bangsa.”

Dalam sambutan acara, Dr Haedar Nashir selaku Ketua Umum PP Muhammadiyah menyampaikan bahwa Soft Launching ini sebagai persiapan agar pelaksanaan Muktamar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah yang akan datang bisa terlaksana dengan baik. “Acara Soft Launching ini harus dijadikan momentum untuk menggairahkan syiar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, juga melebarkan terus sayap dakwah Muhammadiyah agar tidak hanya merambah di Indonesia tapi di ranah semesta,” tambah Haedar Nashir.