UMP gelar Closing Ceremony Program Darmasiswa

Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menggelar Closing Ceremony Program Darmasiswa 2018-2019, di Ruang Wakil Rektor 4 UMP, Jumat (21/6).

Sukses diadakan selama satu tahun, program beasiswa internasional dari Kemendikbud RI ini bertujuan untuk memberikan wawasan tambahan kepada mahasiswa asing. “Bukan hanya sekedar seni, bahasa atau budaya, mereka juga belajar mengenai kehidupan islam pula”. ujar Shanty Hawanti Ph.D selaku Direktur KUI UMP.

Adam, salah satu peserta Darmasiswa menyampaikan antusiasnya selama mengikuti program. “sangat menyenangkan, banyak pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan dari sini” tutupnya.

Wisuda UMSB: Kompetensi di era Globalisasi

“Generasi era milenial harus mengedepankan kompetensi tinggi, bermodalkan inovasi dan kreatifitas” ujar Wakil Gubernur Nasrul Abit Sumatera Barat saat menghadiri upacara wisuda Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) ke 64 periode I Tahun Akademik 2018/2019, Sabtu (22/6).

Bertempat di Convention Hall UMSB, sebanyak 97 mahasiswa resmi dinyatakan lulus. Dr Riki Saputra memaparkan perlunya wisudawan menrapkan pengalaman dan ilmu pada masyarakat. “Berjuang untuk bangsa, negara, khususnya daerah Sumbar”ujarnya selaku Rektor UMSB.

Turut hadir, Reza Pahlevi selaku Wali Kota Payakumbuh, Majelis Diktilitbang PPM diwakilkan oleh Prof Dr H Sutrisno, Kepala LLDIKTI Wilayah X, Kopertis Wilayah, Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah serta sivitas akademika UMSB.

Agent of Development

Wakil Rektor 3 UMRI Dr Taswin melantik Presiden BEM UMRI 2019-2020 Novrio Kasmun dan Wapres Siswanto di kampus setempat, Jumat (21/6). Prof Edy Suandi Hamid yang hadir dalam acara tersebut menegaskan, BEM jangan hanya berkutat urusan kampus, tetapi juga urusan kebangsaan dan keumatan. BEM harus lebih peduli pada persoalan di sekelilingnya, sehingga bisa menggerakkan mahasiswa sebagai agent of development. Diingatkan juga, keberadaan BEM harus memberi manfaat pada semua mahasiswa, bukan hanya pada aktivisnya. []RED

Darul Arqam Mahasiswa UM Kudus

 

366 Mahasiswa UM Kudus mengikuti Darul Arqam mahasiswa yang diadakan selama bulan Ramadhan, di kampus setempat. Dalam pelaksanaanya, kegiatan ini dibagi menjadi 2 gelombang yaitu 15-16 Mei 2019 untuk gelombang 1 dan 17-18 Mei untuk gelombang 2.

Rusnoto, SKM., M.Kes selaku Rektor UM Kudus dalam sambutannya menyampaikan peningkatan teknologi yang berkembang dengan cepat di era industri 4.0 harus dibarengi dengan penguatan pengetahuan dengan kekayaan intelektual dan aqidah. “Darul Arqam bertujuan untuk meningkatkan nilai-nilai ketaqwaan kepada Allah SWT nilai-nilai Al quran dan Assunnah” ujar Rusnoto sekaligus membuka acara.

Adapun materi yang diberikan yaitu Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah, mattan dan keyakinan Muhammadiyah, Ibadah sosial sebagai wujud ketaqwaan kepada Allah, serta mahasiswa sebagai agent kreatif berkemajuan. Dalam rangkaian acara juga diadakan tadarus Alquran, sholat berjamaah, latihan khutbah dan shalat qiyamul lail. []APR

Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Berhasil Raih ISO 9001:2015

Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) PP Muhammadiyah resmi memperoleh sertifikasi International Organization for Standardization (ISO) 9001:2015 Penyediaan Jasa Layanan Administrasi untuk Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah.

Sebelumnya, Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah telah melalui beberapa tahap auditor dari Tuv Rheinland yang diadakan empat bulan lalu pada 14/2/2019 bertempat di Kantor Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah.

Sebagai Majelis pertama yang melaksanakan auditor ISO, Muhammad Sayuti S.Pd., M.Pd., M.Ed. selaku sekretaris Majelis Diktilitbang beranggapan bahwa ini merupakan ajang untuk muhasabah diri agar terus dapat melakukan evaluasi terkait perkembangan majelis. Beliau menambahkan sertifikasi auditor ini menjadi standar dalam menaungi 169 PTMA di seluruh Indonesia. Dengan adanya Auditor ISO ini diharapkan dapat menjadi motivasi pula bagi majelis di PP Muhammadiyah yang lain khususnya PTMA seluruh Indonesia. []APR

STKIP Muh Babel: Kontribusi Mahasiswa bagi Marwah, Agama, Nusa dan Bangsa.

Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Bangka Belitung menggelar acara wisuda Sarjana Angkatan IV tahun akademik 2018/2019 bertempat di Lantai 4 Gedung STKIP tersebut.

Perhelantan ini diikuti oleh 139 wisudawan dan wisudawati menjadi jumlah paling banyak dibandingkan tahun sebelumnya. Dr. H. Asyaraf Suryadin, M.Pd selaku Ketua STKIP Muhammadiyah yang memberikan beberapa pesan kepada para wisudawan dan wisudawati untuk dapat menjadi guru yang memiliki karakter religius dan memiliki peningkatan kejujuran yang baik dan profesional. Ia melanjutkan, STKIP dapat terus memberikan kontribusi bagi marwah agama nusa dan bangsa, karena hal tersebut merupakan tekad STKIP Muh Babel agar dapat merubah bentuk menjadi Universitas Muhamamdiyah (UNMUH) Bangka Belitung.

Dalam acara pelantikan, turut hadir Prof. Dr. Harun Joko Prayitno sekaligus Guru Besar Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan petuah agar lulusan dari STKIP Muh Babel dapat mengemban profesi guru yang mampu mengawal, memandu dan ikut dalam perubahan globalisiasi yang begitu cepat ini menuju tercetaknya sumber daya manusia Bangka Belitung dan Indonesia yang lebih baik di masa depan. []APR

Mahasiswa UMM Ciptakan Kapal Selam, Tingkatkan Keamanan Sektor Maritim

Muhammad Syukron memenuhi undangan dari Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke Markas Besar (Mabes) TNI, pada Jumat (26/04). Pasalnya, Mahasiswa yang berasal dari Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Malang ini telah berhasil menciptakan kapal selam tanpa awak yang mampu melakukan pemantauan, Patroli Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) hingga operasi Search And Rescue (SAR).

Berawal dari ketertarikan kapal selam yang Syukron rancang, Panglima Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., menjanjikan untuk menjembatani proyek tersebyt untuk diteruskan ke Kementrian Pertahanan (Kemhan) dan Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas).

Membutuhkan waktu 1.5 tahun, Kapal selam ini memiliki banyak keunggulan salah satunya yaitu kapal selam ini dapat menggunakan wireless (nirkabel). Selain itu, kapal selam ini menggunakan sistem ballast sehingga lebih hemat baterai. “Dengan menggunakan sistem ballast, membuatnya menyerap air saat menyelam dan menyemburkan air naik ke permukaan, seperti kapal sungguhan” terang Syukron dikutip dari rilis yang kami terima. []APR

Tingkatkan Bidang Pendidikan, Muhammadiyah-Taiwan Jalin Kerjasama

Kamis (25/04), Taipe Economic and Trade Office in Indonesia melakukan kunjungan dengan Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Gedung PP Muhammadiyah Jalan Cik Ditiro 23 Yogyakarta. Kunjugan ini diterima langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir didampingi Sekretaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Muhammad Sayuti, Kepala Kantor Bidang Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Yordan Gunawan, dan Staff Kantor PP Muhammadiyah Bachtiar Dwi Kurniawan.

Kunjungan yang diwakili oleh Director Education Division Shu Fen, Grace, Ou, President Shin Chien University Michael J. K. Chen, dan President Asia University Taiwan, Jffrey J.P Tsai ini bertujuan untuk meningkatkan kerjasama dalam bidang pendidikan. Hal ini mendapatkan disambut dengan baik oleh Muhammadiyah, melihat Taiwan sendiri sudah pernah melakukan kunjungan dengan beberapa Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM).

“Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah tentu memiliki ruang untuk menjalin hubungan dengan berbagai pihak, sebagai wujud Islam rahmatan lil alamin, karena itu, kita juga memanfaatkan hubungan baik ini untuk meningkatkan studi S2 dan S3 dan sekaligus program-program pengembangan pendidikan bagi Perguruan Tinggi Muhammadiyah,” ujar Haedar Nashir dikutip dari portal online suaramuhammadiyah.id.

Selanjutnya, kerjasama ini akan menyasar pada pemberian beasiswa, pengiriman santri dari Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah dan Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah untuk program Ramadhan di Taiwan, dan Taiwan Higher Education Fair (THEF) 2019 yang akan diadakan di Universitas Muhammadiyah Yagyakarta (UMY) bekerjasama dengan Taipei Economic and Trade Office. []APR

Era 4.0 PTMA Terapkan Program PJJ Berbasis e-Learning

Isi dari ‘Deklarasi Samarinda’ menghasilkan beberapa butir salah satunya program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) berbasis mata kuliah, program studi atau perguruan tinggi. PJJ menjadi salah satu peluang dalam kemajuan teknologi komunikasi dan informasi.

Tepat pada Rabu (24/04), Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah mengadakan Pelatihan dan Implementasi Sistem Pembelajaran Jarak Jauh Berbasis e-Learning dan diikuti wakil PTM se-Indonesia bertempat di Samarinda. Pelatihan yang diadakan selama 3 hari berturut-turut ini juga diinisiasi oleh Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) sebagai center of e-learning development.

Rektor UM Semarang, Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd. dalam media online jogjaper.net menyatakan perlu adanya upaya dalam pemerataan akses pendidikan di era 4.0 saat ini. Setiap PTM, perlu memiliki supporting team (unit pendukung, pengelola, pelayanan) untuk penerapan Pembelajaran Jarak Jauh berbasis e-Learning di institusi masing-masing. Pimpinan PTM perlu memilki kebijakan untuk membangun infrastruktur PJJ berbasis e-Learning baik sofware maupun hardware yang memadai.

Prof. Dr. H. Edy Suandi Hamid, M.Ec. selaku wakil ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah menyampaikan bahwa Deklarasi Samarinda akan menjadi spirit bagi setiap PTM untuk mengimplementasikan PKK berbasis TIK. “Insya Allah PTM akan bergerak cepat mengembangkan PJJ di semua PTM. Saat ini sudah cukup banyak PTM melaksanakan PJJ dalam bentuk mata kuliah, yang sifatnya blended learning. Artinya, sebagian tatap muka dan sebagian PJJ,” kata Prof Edy yang menjadi salah satu pembicara dalam pelatihan tersebut. []APR