Dwi Styaningsih mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil menjadi pemenang Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia (KBMI) 2020 pertengahan tahun lalu. Dengan mengusung Dodol Kakao Kidul Mbendo (Dokakido), Dwi juga eksis sebagai finalis akselerasi star-up Indonesia 2019. Ia juga meraih prestasi sebagai pemenang Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) yang diselenggarakan Kemenpora RI dan finalis Diploma Success Challenge XI 2020.

Mahasiswi prodi Bahasa Inggris (PBI) ini juga memiliki segudang prestasi. Pada 2018 lalu ia berhasil menjadi juara pertama dalam Kompetisi Wirausaha Muda Pemula yang diselenggarakan oleh Kementerian Koperasi Republik Indonesia. Kemudian 2019, ia juga meraih juara pertama dalam Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia (KBMI) dalam Kompetisi Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo di Batam.

Akrab disapa Nining, ia memaparkan Dokadido merupakan hasil tani yang diperoleh langsung di Kelurahan Putat, Kapanewon Patuk. “Bahan baku kami ambil dari hasil para petani kakao yang ada di Putat. Kami mencoba berdayakan masyarakat sekitar dalam pengolahannya. Untuk pemasaran, kami menggunakan dua metode baik offline maupun online,” paparnya.

Ia berharap Dokakido bisa membawa nama Gunungkidul hingga kancah nasional maupun internasional serta mampu menciptakan lapangan kerja. “Saat ini kami bekerja sama dengan toko-toko modern, dan mencoba mengenalkan Dokakido melalui event dan pameran-pameran. Dokakido telah siap membidik pasar nasional maupun internasional,” terangnya dikutip melalui website resmi UAD.

Dokadido Antar Dwi Raih Juara Internasional

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.