UNIMMA Gandeng Perusahaan Digital Menuju Kampus Kolaboratif

UNIMMA Gandeng Perusahaan Digital Menuju Kampus Kolaboratif

Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) menandatangani MoU dengan gandeng perusahaan digital pada Kamis (9/6) lalu. Perusahaan tersebut ialah Digital Global Group (DGG) yang beroperasi di Kanada, Filipina, Dubai, dan Indonesia. DGG berfokus pada pengembangan Blockchain, BigData, dan Artificial Intelligence. Penandatanganan MoU berlangsung di Aula Fikes Kampus 2, UNIMMA. Rektor UNIMMA, Dr Lilik Andriyani SE MSi menandatangani MoU tersebut. Sebagai pihak kedua, CEO DGG, John Zachary, turut menandatangani.

Dalam MoU tertuang bahwa kerja sama yang akan terjalin antara kedua terdiri atas beberapa hal. Pertama, kedua belah pihak memberi dukungan atas penyelenggaraan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Kedua, terdapat kesepakatan pembangunan teaching factory di antara kedua belah pihak. Ketiga, pembangunan kampus start-up yang juga menyertakan kolaborasi industri dan pendidikan. Keempat, penyelenggaraan kegiatan berupa riset, pengabdian, dan pembelajaran. Kelima, kegiatan pendukung lainnya, yang menguntungkan bagi keduanya.

Kemudian, Rektor UNIMMA menyambut baik bahwa UNIMMA akan terus berkolaborasi dan menantikan implementasi kolaborasi tersebut. “UNIMMA sebagai universitas terkemuka di Indonesia menyambut baik semua kolaborasi mulai dari pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, kampus start-up hingga teaching factory,” tutur Rektor. Penandatanganan MoU tidak hanya selesai setelah itu saja. Selanjutnya, kegiatan MoU antara UNIMMA yang gandeng DGG ini dilanjutkan dengan pemaparan General Lecture dari CEO DGG dengan topik “Blockchain, BigData, AI for New Era of Technology”. Mahasiswa Fakultas Teknik (FT) UNIMMA menghadiri kegiatan tersebut.

Pelatihan UNIMMA Sosialisasikan Computational Thinking

Pelatihan UNIMMA Sosialisasikan Computational Thinking

UM Magelang (UNIMMA) mengadakan Pelatihan Guru Implementasi Gerakan PANDAI dengan mengangkat tema “Pelatihan Computational Thinking untuk Pembelajaran Guru MTs dan MA Se-Kabupaten Magelang”. Kegiatan tersebut terlaksana pada Kamis-Jumat (13-14/01) lalu oleh Bebras Biro UNIMMA bekerja sama dengan Biro Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta. Bebras sendiri adalah sebuah inisiatif internasional yang tujuannya adalah untuk mempromosikan Computational Thinking (Berpikir dengan landasan Komputasi atau Informatika).

Kegiatan pelatihan Gerakan PANDAI (Pengajar Era Digital Indonesia) mendapat dukungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI dan mendapatkan sponsor dari Google.org. Yun Arifatul Fathimah, PhD, Dekan Fakultas Teknik UNIMMA, berpesan kepada siswa yang sudah mempunyai fondasi CT dan informatika yang kuat di tingkat pendidikan dasar dan menengah, dan perguruan tinggi. Yakni, siswa tersebut dapat memulai pendidikannya untuk topik lanjut, tingkat tinggi, serta maju seperti Big Data dan Artificial Intelligence (AI). “Dosen dan guru juga dapat melakukan penelitian bersama. Khususnya, di bidang informatika untuk edukasi dan pendidikan informatika. Kami percaya bahwa kerja sama sekolah dengan perguruan tinggi ini akan dapat dengan cepat menggerakkan sekolah menjadi sekolah merdeka. Hal ini juga salah satu perwujudan Kampus Merdeka,” jelas Yun.

Dalam kegiatan tersebut, hadir pula Drs H Khoeroni Hadi MEd, Kasubbag Tata Usaha Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Magelang. Dalam sambutannya, Khoeroni memaparkan bahwa pelatihan ini juga didasari keprihatinan akan hasil tes Programme for International Student Assessment (PISA) siswa Indonesia yang sangat rendah dan belum mencapai rata-rata tingkat berpikir kritis yang diharapkan. “Dengan menerapkan CT, para siswa Indonesia dapat terbantu dalam meningkatkan tingkat berpikir melalui cara yang menyenangkan, efektif, dan efisien,” tuturnya.

Kegiatan berlangsung secara daring dengan dua materi. Pertama, “Pengenalan Bebras, dan Computational Thinking” oleh Dr Syarif Hidayat SKom MIT. Kedua, materi “Latihan Computational Thinking” oleh Ibu Aridhanyati Arifin ST MCs. Seluruh peserta yang berpartisipasi juga mendapatkan bimbingan selama dua semester oleh dosen-dosen pembina dari Program Studi Teknik Informatika S1 UNIMMA.

Unimma Jalin Kerja Sama dengan Kampus Kesehatan di Taiwan

Unimma Jalin Kerja Sama dengan Kampus Kesehatan di Taiwan

Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma) jalin kerja sama dengan perguruan tinggi kesehatan di Taiwan pada Jumat (10/12) lalu. Perguruan tinggi tersebut ialah National Taipe Univercity of Nursing and Health Sciences (NTUNHS). Kerja sama itu terjalin melalui Taiwan-Indonesia Healthcare Education Center (TIHEC). Kedua pihak menandatangani memorandum of understanding (MoU) secara virtual. Selain Unimma, terdapat sebanyak 10 PTMA lainnya yang melakukan kerja sama dengan NTUNHS.

Pihak Unimma adalah Dr Lilik Andriyani SE MSi, Rektor Unimma. Bersama dengan Dr Lilik, hadir Dr Hen Setyo ER SKp MKes, Dekan Fakultas ILmu Kesehatan (FIKES) Unimma. Sementara itu, pihak NTUNHS adalah Prof Shu-Fang Wu PhD. Kerja sama di antara kedua pihak adalah bidang akademik. Perincian bidang akademik tersebut di antaranya pertukaran mahasiswa dan dosen, serta kolaborasi pelatihan mahasiswa dan dosen. Ada pula pengadaan kegiatan berupa workshop dan seminar, bidang penelitian seperti penulisan jurnal, serta kegiatan pendukung lainnya.

Rektor Unimma menyambut baik bahwa Unimma akan terus berkolaborasi dengan perguruan tinggi internasional. “Dengan penandatanganan MoU ini, Unimma semakin memantapkan diri untuk mencetak lulusan yang dapat berdaya saing internasional,” tutur Dr Lilik.

Sementara itu, Dekan FIKES mengungkapkan bahwa kerja sama yang Unimma jalin tersebut bukanlah hal yang pertama dilakukan oleh Unimma. “Sebenarnya Unimma, khususnya FIKES sudah beberapa tahun bekerja sama dengan NTUNHS, namun kontrak habis. Semoga di tahun ini bisa diperpanjang dan dapat bersinergi lebih baik lagi,” ujarnya Dr Hen Setyo dilansir oleh situs resmi Unimma.

Pelantikan Rektor Perempuan Pertama UNIMMA

Pelantikan Rektor Perempuan Pertama UNIMMA

Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) menyelenggarakan pelantikan Rektor UNIMMA, Dr Lilik Andriyani SE MSi pada Sabtu (30/10) di Auditorium Kampus 1 UNIMMA. Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah No. 1777/KEP/I.0/D/2021 tentang Pengangkatan Rektor Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) Masa Jabatan 2020-2024 Pengganti Antar Waktu. Pihak dari PP Muhammadiyah, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di wilayah Kedu hadir dalam pelantikan tersebut. Hadir pula Walikota Magelang, Bupati Magelang, dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompida) Magelang, dan Pimpinan Perguruan Tinggi di Kedu dan Yogyakarta.

Dr Lilik merupakan rektor perempuan pertama di UNIMMA yang menggantikan rektor sebelumnya, Dr Suliswiyadi MAg yang meninggal tahun lalu. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa ia akan berupaya sebaik-baiknya dalam melaksanakan amanah dan bertanggung jawab mengemban jabatan Rektor UNIMMA. “Dalam kebersamaan, kita akan menjadi super team ‘tim yang solid dan kuat’. Dengan sinergi ini, harapannya yang kita cita-citakan dapat terwujud,” ujarnya dilansir situs resmi UNIMMA.

Kemudian, Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Lincolin Arsyad MSc PhD, melakukan prosesi pelantikan rektor. Prof Masrukhi MPd, mewakili PWM Jawa Tengah, dalam sambutannya menyampaikan selamat dan sukses kepada rektor terlantik. “Semoga dengan ridho dan rahmat Allah, Bu Lilik mendapatkan kemudahan dalam mengemban amanah di UNIMMA. Pimpinan Wilayah Muhammadiyah berpesan agar kampus ini terus menjadi wahana dakwah persyarikatan di lingkungan Magelang,” tuturnya.

Fikes UNIMMA Gelar Angkat Sumpah Perawat

Rabu (11/11), Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) menggelar Angkat Sumpah Perawat di Aula Fikes UNIMMA. Prosesi dilakukan daring dengan diwakili 7 alumni yang disumpah secara luring di kampus. Terdapat 65 lulusan D-3 Keperawatan yang mengikuti angkat sumpah ini.

Ketua Prodi D-3 Keperawatan, Ns. Margono, M.Kep, melaporkan angkat sumpah kali ini diikuti 63 alumni tahun 2020, 1 alumni yang sudah lulus sejak 2009, dan 1 alumni dari Profesi Ners. “ Dari peserta ini ada 3 mahasiswa yang terbaik, yakni Vutukhal Rachma Arfian IPK 3.86, Astri Uswatun Khasanah IPK 3.81 dan Herlambang Setiaji IPK 3.80,” papar Ns. Margono.

Ns. Ahmad Baed, S. Kep mewakili Ketua Dewan Pengurus Wilayah PPNI Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa kepercayaan dari masyarakat harus dijawab dengan professional. Setiap perawat harus menguasai lima kompetensi dasar. “Yaitu melakukan praktek sesuai dengan etika dan peraturan perundangan yang berlaku, menerapkan praktek keperawatan secara profesional, menguasai manajemen dan kepemimpinan keperawatan, mengembangkan pendidikan dan penelitian serta mengembangkan kualitas kehidupan profesional dan personal” jelasnya.

Pustakawan Unimma Raih Prestasi di Pustakawan Berprestasi Nasional

Jumat (23/10), Atin Istiarni, M.IP, Pustakawan Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma) Meraih juara 2 Pustakawan Berprestasi Terbaik Tingkat Nasional. Perlombaan ini digelar oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) pada 18-23 Oktober 2020 secara daring. Atin menjadi perwakilan dari Jawa Tengah.

Lomba terbagi dalam tiga tahapan, yaitu tes kognitif, presentasi, dan wawancara. Atin mengangkat inovasi dengan judul ‘Kemas Ulang Informasi Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa untuk Masyarakat Indonesia (KUI KIMMI)’. Menurutnya selama ini hasil karya tulis ilmiah mahasiswa kebanyakan hanya dikonsumsi civitas akademika dan kalangan akademisi saja. “Padahal ada karya tulis ilmiah yang sangat potensial untuk diimplementasikan ke masyarakat. Seperti, hasil penelitian mahasiswa Farmasi Unimma yang mengaplikasikan tanaman untuk obat herbal. Melalui KUI KIMMI, informasi ini akan sampai pada masyarakat,” papar Atin.

Ke depannya, Atin berencana untuk terus melakukan pengembangan program KUI KIMMI. Dukungan penuh dari berbegai pihak telah diperolehnya. “Beberapa testimoni dari masyarakat dan Dinas Perpustakaan memberikan respon yang sangat positif dengan hadirnya inovasi KUI KIMMI ini,” ujarnya.

Pengukuhan Guru Besar UNIMMA

Senin (31/8), Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) mengukuhkan Prof. Dr. Purwati, MS., Kons sebagai guru besar dalam bidang Pendidikan Anak Usia Dini. Pengukuhan ini bersamaan dengan Laporan Tahunan Rektor dalam Sidang Terbuka Senat UNIMMA yang merupakan acara puncak milad. Sidang dipimpin langsung Rektor UNIMMA, Dr. Suliswiyadi, M.Ag. sedangkan Surat Keputusan pengukuhan dibacakan Sekretaris Senat, Ns. Sigit Priyanto, M.kes.

Dalam menyampaikan pidato pengukuhan yang berjudul “Pengembangan Moral Sebagai Penguat Karakter Anak”, Prof Purwati memaparkan mengenai bentuk perilaku menganggu pada beberapa taman kanak-kanak di bulan Desember 2015. Hasil observasi menunjukkan anak-anak sering berperilaku agresif dan suka melukai teman-temannya, mengamuk, selalu melanggar dan menerjang aturan, melawan, merengek-rengek, menangis, berteriak-teriak, merebut mainan temannya, dan lain-lain. “Dampak dari realitas tersebut, pada satu sisi dapat mengikis moralitas yang dapat memicu bentuk perilaku menyimpang,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Prof Purwati menjelaskan pengembangan moral anak dapat dilakukan sejak dini agar nilai-nilai moral yang bersumber pada ajaran Islam benar-benar terinternalisasi pada diri anak, terpetakan di kognisi anak, dan digunakan untuk membimbing perilaku dalam praktik kehidupan sehari-hari. Pengembangan moral tersebut dapat dilakukan dalam lingkungan keluarga dan sekolah. Untuk engembangan moral di lingkungan keluarga, orang tua berperan penting dalam menerapkan pola asuh sekaligus model bagi anak. “Sementara pengembangan moral anak di sekolah, pendidik dan pengasuh sangat penting karena mereka melaksanakan menu pembelajaran dengan bermain yang dapat diberi muatan nilai moral sekaligus menjadi model bagi anak,” jelas Prof Purwati.

UNIMMA Gelar Wisuda Drive Thru

Selasa (25/08), Universitas Muhammadiyah (UNIMMA) Magelang menggelar wisuda di Borobudur International Golf. Wisuda Magister, Sarjana, dan Ahli Madya ke-72 Periode II TA 2019-2020 ini diikuti oleh 240 mahasiswa. Tidak hanya menerapkan protokol kesehatan secara ketat, pelaksanaan wisuda ini terbilang unik. Wisudawan dipanggil satu per satu dan diantar oleh caddy untuk menerima ijazah secara drive thru dengan menaiki mobil golf.

Kepala Biro Akademik sekaligus ketua panitia wisuda, Dr Lilik Andriyani SE, MSi, menyampaikan wisuda ke-72 seharusnya dilaksanakan pada bulan Maret lalu. “Namun dengan berbagai pertimbangan diputuskan tetap dilaksanakan prosesi dengan protokol kesehatan,” paparnya.

Sementara itu, Dr Suliswiyadi, MAg selaku Rektor UNIMMA menyampaikan bahwa wisuda kali in memang dilaksanakan secara terbatas dan singkat. Meskipun tidak dihadiri orang tua/wali, diharapkan tidak mengurangi kebahagiaan wisudawan dan menjadi momen yang tidak terlupakan. “Perlu kami sampaikan pula bahwa Kemendikbud telah mengumumkan pemeringkatan PTN dan PTS se-Indonesia. Alhamdulillah UNIMMA mendapat peringkat ke-94 nasional dan peringkat ke-5 dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah se-Indonesia berdasarkan Klasterisasi Perguruan Tinggi tahun 2020,” ungkap Dr Suliswiyadi.

DPM UNIMMA Tetapkan UUD KBM

Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) melaksanakan Sidang Forum Mahasiswa, di Aula Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) UNIMMA, Rabu (5/8). Bertemakan “Semangat Berkonstitusi Untuk Mewujudkan Universitas yang Berintegritas” acara dibuka Puguh Widiyanto, M.Kep, Wakil Rektor 1.

Totok Priyo, Ketua DPM UNIMMA mengatakan kegiatan tersebut bertujuan membahas, menetapkan dan mengesahkan Undang-Undang Dasar (UUD) Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) UNIMMA. “UUD KBM sebelumnya dirancang oleh komisi 1 DPM UNIMMA selama satu minggu, dan disempurnakan kembali oleh delegasi DPM Universitas, BEM Universitas dan Korkom IMM yang selanjutnya UUD KBM disidangkan pada Sidang Forum Mahasiswa,” ujar Totok.

Ketua panitia sidang berharap dengan disahkan UUD KBM UNIMMA, harapannya dapat dijadikan dasar untuk melaksanakan kegiatan, koordinasi, dan konsolidasi bersama agar tercapainya euphoria yang dapat terus berjalan hingga generasi-generasi KBM selanjutnya.

UM Magelang dan Dinsos Magelang Kolaborasi Gerakan “Ayo Kuliah 2020”

UM Magelang bersama dengan Dinas Sosial Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Perlindungan, Pemberdayaan Perempuan dan Anak (Dinsos PPKB PPPA) Kabupaten Magelang melakukan penandatanganan MoU gerakan “Ayo Kuliah 2020” di Aula Rektorat, Jumat (12/6). Kerja sama dalam hal Tridarma Perguruan Tinggi ini meliputi pemberian beasiswa dan bimbingan belajar bagi penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH).

Dr. Suliswiyadi, M.Ag selaku Rektor UM Magelang berharap terjalinnya kolaborasi ini dapat mewujudkan Sumber Daya Manusia yang unggul dalam segala aspek. “Gerakan Ayo Kuliah 2020 semoga bisa menjadi penyemangat bagi siapa saja untuk meneruskan pendidikan ke jenjang sarjana,” tambahnya.

Sementara itu, Arif Rohman Muiz, SE, MM, Ketua PKH Kabupaten Magelang menuturkan, Gerakan Ayo Kuliah 2020 ini bertujuan untuk mengentaskan angka kemiskinan dengan mendorong siswa-siswi lulusan SMA/SMK untuk bisa melanjutkan studi ke tingkat lanjut. Hal yang senada diungkapkan oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Magelang, Iwan Agung Susilo, S.Sos, M.M. “Sehingga dari bantuan tersebut dapat melahirkan sarjana yang unggul dan mandiri dengan maksud agar bisa menaikkan tingkat perekonomian keluarga,” jelasnya.