Pelantikan Rektor Perempuan Pertama UNIMMA

Pelantikan Rektor Perempuan Pertama UNIMMA

Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) menyelenggarakan pelantikan Rektor UNIMMA, Dr Lilik Andriyani SE MSi pada Sabtu (30/10) di Auditorium Kampus 1 UNIMMA. Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah No. 1777/KEP/I.0/D/2021 tentang Pengangkatan Rektor Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) Masa Jabatan 2020-2024 Pengganti Antar Waktu. Pihak dari PP Muhammadiyah, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di wilayah Kedu hadir dalam pelantikan tersebut. Hadir pula Walikota Magelang, Bupati Magelang, dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompida) Magelang, dan Pimpinan Perguruan Tinggi di Kedu dan Yogyakarta.

Dr Lilik merupakan rektor perempuan pertama di UNIMMA yang menggantikan rektor sebelumnya, Dr Suliswiyadi MAg yang meninggal tahun lalu. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa ia akan berupaya sebaik-baiknya dalam melaksanakan amanah dan bertanggung jawab mengemban jabatan Rektor UNIMMA. “Dalam kebersamaan, kita akan menjadi super team ‘tim yang solid dan kuat’. Dengan sinergi ini, harapannya yang kita cita-citakan dapat terwujud,” ujarnya dilansir situs resmi UNIMMA.

Kemudian, Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Lincolin Arsyad MSc PhD, melakukan prosesi pelantikan rektor. Prof Masrukhi MPd, mewakili PWM Jawa Tengah, dalam sambutannya menyampaikan selamat dan sukses kepada rektor terlantik. “Semoga dengan ridho dan rahmat Allah, Bu Lilik mendapatkan kemudahan dalam mengemban amanah di UNIMMA. Pimpinan Wilayah Muhammadiyah berpesan agar kampus ini terus menjadi wahana dakwah persyarikatan di lingkungan Magelang,” tuturnya.

Penerjunan Mahasiswa UNIMMA dalam Program MBKM di Seloprojo

Penerjunan Mahasiswa UNIMMA dalam Program MBKM di Seloprojo

Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) melakukan penerjunan program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) pada Senin (4/11) lalu. Kegiatan ini terlaksana di Kantor Kelurahan Desa Seloprojo, Kabupaten Magelang. Dekan, Ketua Prodi, Dosen, dan perwakilan dari Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Mahasiswa (LP2MA) hadir secara daring. Kemudian, lurah, Gunadi, dan petinggi dari masing-masing dusun, Dusun Pernolo, Dusun Seloprojo, Dusun Ngaglik, dan Dusun Praten hadir secara luring,

Dalam sambutannya, Gunadi menyampaikan harapan agar kerja sama antara kedua belah pihak berjalan dengan baik. “Dengan kerja sama yang baik, maka dapat terwujud Seloprojo sebagai desa yang maju,” ucapnya. Selanjutnya, ia memaparkan masalah-masalah di desa yang dapat menjadi bahan penelitian mahasiswa mengenai solusinya. Misalnya, masalah ketimpangan air di Dusun Praten yang tidak lancar, berbanding terbalik dengan keadaan perairan di Dusun Seloprojo. Kemudian, masalah akses jalan di Dusun Seloprojo untuk kendaraan roda empat. Ia juga mengusulkan agar sejumlah 21 mahasiswa terbagi ke dalam 4 dusun di Desa Seloprojo.

Kegiatan penerjunan ini menjadi bentuk pengaplikasian mata kuliah Manajemen Acara. Panitianya merupakan seluruh mahasiswa Ilkom Unimma semester 5. Kemudian, acara ini juga merupakan sarana kolaborasi dalam bentuk KKN Tematik MBKM antara Prodi Ilkom dan masyarakat Desa Seloprojo. Kaprodi Ilkom, Dwi Susanti SIKom MA, yang juga merupakan Dosen Pembimbing berpesan agar mahasiswa dapat memberi kebermanfaatan bagi masyarakat desa.

UNIMMA Adakan Seminar Internasional

UNIMMA adakan Seminar Internasional

Fakultas Agama Islam (FAI) UNIMMA menggelar seminar internasional dengan tema “Islamic Study and Islamic Economic in Era Society 5.0”. Kegiatan berlangsung melalui ruang temu virtual. Kegiatan tersebut dalam rangka menyiapkan lulusan yang berwawasan pengetahuan secara global khususnya ditengah mewabahnya Covid-19.

Dr. suliswiyadi, M.Ag, Rektor UNIMMA dalam sambutan sekaligus membuka acara menyampaikan seminar tersebut merupakan salah satu bentuk penyegaran ilmu yang disesuaikan dengan kondisi dan tantangan saat ini. “Dalam konteks keilmuan, perlu dikaji lebih jauh bagaimana Covid-19 memberikan tantangan dan strategi dalam pengembangan keilmuan. Dengan dihadirkan narasumber dari beberapa negara, diharapkan dapat memberikan pandangan baru tentang realitas ilmu pengetahuan islam,” ujar Rektor Kamis (11/02).

Assoc. Prof. Dr. Mohamad Khairi Hj Othman salah satu narasumber memaparkan pada aspek Pendidikan Islam, beberapa fokus penekanan diberikan agar sejalan dengan elemen perubahan di tingkat global. “Fokusnya ialah di Quality (Itqan), Excellence (Falah), Individual (Insan), Potential (Fardi) dan Aspiration (Izzah),” jelasnya. Di era 5.0 saat ini keterampilan mahasiswa juga perlu diasah agar memiliki Global Skills, Innovative & Creative Skills, Digital Technology Skills dan Interpersonal Skills.

Di akhir seminar, disampaikan pembelajaran Pendidikan Islam di era revolusi informasi 4.0 menuju masyarakat 5.0 membutuhkan perubahan yang drastis dan sejalan dengan perubahan global. Berbagai aspek dan elemen terkait sebagaimana yang dibahas perlu mendapat perhatian khusus untuk memastikan pencapaian tujuan pendidikan nasional dapat terlaksana dengan baik. Dengan demikian, Pendidikan Islam dipandang mampu sejajar dengan bidang pendidikan lainnya.

Turut hadir tiga narasumber lainnya, Dr. Sariya Cheruvallil-Contractor yang merupakan Assistant Professor Centre for Trust, Peace and Social Relations Coventry University, United Kingdom, (2) Assoc. Prof. Nassef Manabilang Adiong, PhD, dari University of the Philippines Diliman, (3) Assoc. Prof. Dr. Mohamad Khairi Hj Othman, dari Universiti Utara Malaysia, Kuala Lumpur, Malaysia dan (4) Agus Miswanto, S.Ag., M.A. dari UNIMMA Indonesia.[] Sumber: Humas UNIMMA

Fikes UNIMMA Gelar Angkat Sumpah Perawat

Rabu (11/11), Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) menggelar Angkat Sumpah Perawat di Aula Fikes UNIMMA. Prosesi dilakukan daring dengan diwakili 7 alumni yang disumpah secara luring di kampus. Terdapat 65 lulusan D-3 Keperawatan yang mengikuti angkat sumpah ini.

Ketua Prodi D-3 Keperawatan, Ns. Margono, M.Kep, melaporkan angkat sumpah kali ini diikuti 63 alumni tahun 2020, 1 alumni yang sudah lulus sejak 2009, dan 1 alumni dari Profesi Ners. “ Dari peserta ini ada 3 mahasiswa yang terbaik, yakni Vutukhal Rachma Arfian IPK 3.86, Astri Uswatun Khasanah IPK 3.81 dan Herlambang Setiaji IPK 3.80,” papar Ns. Margono.

Ns. Ahmad Baed, S. Kep mewakili Ketua Dewan Pengurus Wilayah PPNI Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa kepercayaan dari masyarakat harus dijawab dengan professional. Setiap perawat harus menguasai lima kompetensi dasar. “Yaitu melakukan praktek sesuai dengan etika dan peraturan perundangan yang berlaku, menerapkan praktek keperawatan secara profesional, menguasai manajemen dan kepemimpinan keperawatan, mengembangkan pendidikan dan penelitian serta mengembangkan kualitas kehidupan profesional dan personal” jelasnya.

Pustakawan Unimma Raih Prestasi di Pustakawan Berprestasi Nasional

Jumat (23/10), Atin Istiarni, M.IP, Pustakawan Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma) Meraih juara 2 Pustakawan Berprestasi Terbaik Tingkat Nasional. Perlombaan ini digelar oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) pada 18-23 Oktober 2020 secara daring. Atin menjadi perwakilan dari Jawa Tengah.

Lomba terbagi dalam tiga tahapan, yaitu tes kognitif, presentasi, dan wawancara. Atin mengangkat inovasi dengan judul ‘Kemas Ulang Informasi Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa untuk Masyarakat Indonesia (KUI KIMMI)’. Menurutnya selama ini hasil karya tulis ilmiah mahasiswa kebanyakan hanya dikonsumsi civitas akademika dan kalangan akademisi saja. “Padahal ada karya tulis ilmiah yang sangat potensial untuk diimplementasikan ke masyarakat. Seperti, hasil penelitian mahasiswa Farmasi Unimma yang mengaplikasikan tanaman untuk obat herbal. Melalui KUI KIMMI, informasi ini akan sampai pada masyarakat,” papar Atin.

Ke depannya, Atin berencana untuk terus melakukan pengembangan program KUI KIMMI. Dukungan penuh dari berbegai pihak telah diperolehnya. “Beberapa testimoni dari masyarakat dan Dinas Perpustakaan memberikan respon yang sangat positif dengan hadirnya inovasi KUI KIMMI ini,” ujarnya.

Pengukuhan Guru Besar UNIMMA

Senin (31/8), Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) mengukuhkan Prof. Dr. Purwati, MS., Kons sebagai guru besar dalam bidang Pendidikan Anak Usia Dini. Pengukuhan ini bersamaan dengan Laporan Tahunan Rektor dalam Sidang Terbuka Senat UNIMMA yang merupakan acara puncak milad. Sidang dipimpin langsung Rektor UNIMMA, Dr. Suliswiyadi, M.Ag. sedangkan Surat Keputusan pengukuhan dibacakan Sekretaris Senat, Ns. Sigit Priyanto, M.kes.

Dalam menyampaikan pidato pengukuhan yang berjudul “Pengembangan Moral Sebagai Penguat Karakter Anak”, Prof Purwati memaparkan mengenai bentuk perilaku menganggu pada beberapa taman kanak-kanak di bulan Desember 2015. Hasil observasi menunjukkan anak-anak sering berperilaku agresif dan suka melukai teman-temannya, mengamuk, selalu melanggar dan menerjang aturan, melawan, merengek-rengek, menangis, berteriak-teriak, merebut mainan temannya, dan lain-lain. “Dampak dari realitas tersebut, pada satu sisi dapat mengikis moralitas yang dapat memicu bentuk perilaku menyimpang,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Prof Purwati menjelaskan pengembangan moral anak dapat dilakukan sejak dini agar nilai-nilai moral yang bersumber pada ajaran Islam benar-benar terinternalisasi pada diri anak, terpetakan di kognisi anak, dan digunakan untuk membimbing perilaku dalam praktik kehidupan sehari-hari. Pengembangan moral tersebut dapat dilakukan dalam lingkungan keluarga dan sekolah. Untuk engembangan moral di lingkungan keluarga, orang tua berperan penting dalam menerapkan pola asuh sekaligus model bagi anak. “Sementara pengembangan moral anak di sekolah, pendidik dan pengasuh sangat penting karena mereka melaksanakan menu pembelajaran dengan bermain yang dapat diberi muatan nilai moral sekaligus menjadi model bagi anak,” jelas Prof Purwati.

UNIMMA Gelar Wisuda Drive Thru

Selasa (25/08), Universitas Muhammadiyah (UNIMMA) Magelang menggelar wisuda di Borobudur International Golf. Wisuda Magister, Sarjana, dan Ahli Madya ke-72 Periode II TA 2019-2020 ini diikuti oleh 240 mahasiswa. Tidak hanya menerapkan protokol kesehatan secara ketat, pelaksanaan wisuda ini terbilang unik. Wisudawan dipanggil satu per satu dan diantar oleh caddy untuk menerima ijazah secara drive thru dengan menaiki mobil golf.

Kepala Biro Akademik sekaligus ketua panitia wisuda, Dr Lilik Andriyani SE, MSi, menyampaikan wisuda ke-72 seharusnya dilaksanakan pada bulan Maret lalu. “Namun dengan berbagai pertimbangan diputuskan tetap dilaksanakan prosesi dengan protokol kesehatan,” paparnya.

Sementara itu, Dr Suliswiyadi, MAg selaku Rektor UNIMMA menyampaikan bahwa wisuda kali in memang dilaksanakan secara terbatas dan singkat. Meskipun tidak dihadiri orang tua/wali, diharapkan tidak mengurangi kebahagiaan wisudawan dan menjadi momen yang tidak terlupakan. “Perlu kami sampaikan pula bahwa Kemendikbud telah mengumumkan pemeringkatan PTN dan PTS se-Indonesia. Alhamdulillah UNIMMA mendapat peringkat ke-94 nasional dan peringkat ke-5 dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah se-Indonesia berdasarkan Klasterisasi Perguruan Tinggi tahun 2020,” ungkap Dr Suliswiyadi.