Kemdikbudristek Verifikasi Program Unggulan SMK-PK Unismuh Makassar

Kemdikbudristek Verifikasi Program Unggulan SMK-PK Unismuh Makassar

Subkoordinator Evaluasi Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan Kemdikbudristek hadir di Universitas MUhammadiyah Makassar, Selasa (12/4) lalu. Kemdikbudristek, Kementrian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, melalui Suharto SE MM, hendak melakukan verifikasi. Verifikasi tersebut ialah verifikasi pendampingan program Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Unggulan SMK-PK Unismuh Makassar. Pada kedatangan Suharto SE MM tersebut, Rektor Unismuh Makassar, Prof Ambo Asse menyambut kehadirannya. Keduanya bertemu di ruang kerja Rektor Unismuh Makassar, Gedung Igra Lt. 17. Selain Rektor Unismuh Makassar, hadir pula dua pimpinan lainnya. Yakni Wakil Rektor I, Dr Abd Rakhim Nanda dan Wakil Rektor IV, Drs KH Mawardi Pewamgi MPdI.

Selanjutnya, verifikasi tim Program SMK-PK Unismuh Makassar terlaksana di Ruang Senat Unismuh Makassar Lt. 17. Dalam proses verifikasi tersebut hadir pula Ketua LP2AI, Dr Nasrun. Tidak hanya Ketua LP2AI (Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Aktivitas Instruksional) saja. Tetapi, Sekretars LP2AI juga hadir, Ishaq Madeamin SPd MPd. “Verifikasi ini untuk sharing program Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan SMK-PK yang telah direncanakan sebelumnya,” demikian ujar Nasrun.

Sementara itu Sub Koordinator Evaluasi Direktorat SMK Kemdikbudristek, Suharto mengatakan di beberapa provinsi di Indonesia sejumlah SMK memerlukan bantuan pendampingan dalam meningkatkan kompetensi lulusannya di dunia kerja. Unismuh sebagai perguruan tinggi yang memiliki kompetensi dalam pendampingan tersebut, diharapkan bisa membantu. Banyak SMK yang ada di Maluku dan Papua butuh pendampingan, termasuk beberapa SMK di Sulsel.

Webinar Entrepreneurship Hadirkan Narasumber dari Unismuh Makassar

Webinar Entrepreneurship Hadirkan Narasumber dari Unismuh Makassar

Salah satu pimpinan Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar) menjadi narasumber pada kegiatan webinar entrepreneurship, Jumat (1/4) lalu. Muhammad Ikbal SPi MSi, Wakil Dekan III Fakultas Pertanian Unismuh Makassar hadir membawakan materi tentang ide bisnis. Tema yang ia bawakan yakni “Bagaimana Menjadikan Hobi sebagai Bisnis?” Kegiatan tersebut bertajuk “Sharing Session Entrepreneurship 2022″ yang terlaksana secara semivirtual. Pusat Kewirausahaan Taruna Politeknik KP Sorong menjadi penyelenggara kegiatan ini.

Muhammad Ikbal mengawali pemaparan materinya dengan menggarisbawahi bahaya budaya konsumtif. Sebab, masyarakat Indonesia memang saat ini ia nilai cukup konsumtif. “Padahal, orang dengan berbudaya konsumtif cenderung hanya memenuhi kebutuhannya dengan membeli barang saja. Mereka tidak pernah berpikir untuk membuat atau memproduksi barang tersebut,” ungkapnya sebagaimana terlansir dalam situs resmi Unismuh Makassar. Selain menjadi Wakil Dekan III, ia juga merupakan Master Mentor Program Akselerasi Digital bagi Pendamping UMKM (SIGAP UMKM).

Kemudian, ia menyarankan untuk mengubah budaya konsumtif menjadi budaya produktif. Ia juga menyambung bahwa perkembangan teknologi saat ini dapat berperan mengintegrasikan hal tersebut. “Perkembangan teknologi yang semakin pesat dan surplus informasi yang terbatas menjadi peluang untuk menciptakan ragam karya. Maka, kita bisa mengembangkan semangat berwirausaha melalui platform digital,” tutur Ikbal.

Selain Muhammad Ikbal, Kepala Puswira Politeknik KP Sorong, Dr Ismail MSi, juga hadir dengan materi design thinking. Plh Direktur Politeknik KP Sorong, Amir M Suruwaky MSi, membuka kegiatan tersebut.

Unismuh Makassar dan UM Sorong Kerja Sama Perkuat Catur Dharma

Unismuh Makassar dan UM Sorong Kerja Sama Perkuat Catur Dharma

Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar) melakukan penandatanganan kerja sama dengan UM Sorong pada Kamis (23/12). Penandatanganan kerja sama terlaksana di Lt. 17 Gedung Iqra Kampus Unismuh Makassar. Perincian kerja sama meliputi penguatan pelaksanaan catur dharma perguruan tinggi. Poin-poin pelaksanaan catur dharma dalam kerja sama tersebut di antaranya adalah, pertama, pendidikan dan pelatihan. Kedua, penelitian. Dan ketiga, pengabdian kepada masyarakat dan Al Islam Kemuhammadiyahan.

Rektor Unismuh Makassar, Prof Dr H Ambo Asse MAg menandatangani kerja sama ini bersama Rektor UM Sorong, Dr H Muhammad Ali SH MH. Sementara itu, para wakil rektor dari kedua perguruan tinggi, dekan, dan pejabat struktural hadir untuk menyaksikan prosesi penandatanganan. Kedua rektor menyampaikan sambutan dalam agenda tersebut.

Prof Ambo Asse mengatakan dalam sambutannya bahwa ia menyambut baik kunjungan silaturahmi Rektor UM Sorong. “Saya berharap, melalui kunjungan ini, pengembangan catur dharma perguruan tinggi antara kedua kampus dapat menjadi lebih kuat,” ujarnya dilansir oleh situs resmi Unismuh Makassar. Lebih lanjut, kedua rektor berharap agar kerja sama antara kedua perguruan tinggi Muhammadiyah ini dapat segera ditindaklanjuti.

Selanjutnya, rombongan UM Sorong yang menghadiri Unismuh Makassar mengadakan agenda berjalan-jalan ke lantai 18 Unismuh Makassar. Dari puncak gedung kampus Unismuh Makassar terlihat pemandangan Kota Makassar dan sekitarnya. Di situ, mereka melakukan foto bersama sebelum rombongan UM Sorong meninggalkan kampus.

Inovasi Mahasiswa Unismuh Makassar Mengolah Kulit Jeruk

Inovasi Mahasiswa Unismuh Makassar Mengolah Kulit Jeruk

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar) memberikan penyuluhan mengenai inovasi mereka, yakni pengolahan kulit jeruk menjadi permen yang bernilai ekonomis. Pelatihan ini terlaksana di aula Kantor Desa Padang Lampe. Sejumlah masyarakat di Desa Padang Lampe, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep menghadiri pelatihan pada Senin (1/11) lalu tersebut.

Program ini bertajuk “Penyuluhan Pembuatan Bakara Peppe dan Permen Kulit Jeruk”. Tujuan dari program ini adalah untuk memberdayakan masyarakat desa untuk pembentukan usaha kecil menengah melalui inovasi yang tercetuskan. Selain itu, produk ini juga dapat menjadi produk baru dari Desa Padang Lampe.

Nurul Halimah Safar selaku penanggung jawab kegiatan mengatakan bahwa kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan inspirasi dan inovasi bagi masyarakat. Inspirasi tersebut terwujud melalui pengetahuan bahwa mengolah kulit jeruk dapat membantu perekonomian masyarakat Desa Padang Lampe, khususnya di masa pandemi saat ini.

Syahruddin selaku Plt kepala Desa Padang Lampe sangat mengapresiasi kegiatan praktik pengolahan kulit jeruk ini. “Kami memberikan apresiasi yang cukup tinggi kepada para mahasiswa KKN. Baru kali ini ada mahasiswa yang berani tampil praktik dalam mengelolah hasil pertanian lokal di desa Padang Lampe. Kulit jeruk yang biasanya hanya menjadi sampah yang tidak ada manfatnya bisa diolah menjadi sebuah produk yang bernilai ekonomis,” ujarnya.

Syafruddin berharap agar setelah penyuluhan, ini bisa terus berlanjut, apalagi melihat banyaknya komoditas pertanian, khususnya buah jeruk pamelo di Padang Lampe. “Sehingga ini bisa menjadi alternatif atau solusi untuk membantu perekonomian masyarakat Desa Padang Lampe itu sendiri,” ungkapnya.

Muhammad Aswar, Koordinator Desa KKN Tematik PGSD Unismuh mengatakan agar warga Desa Padang Lampe dapat melanjutkan inovasi ini menjadi usaha baru yang bisa dijadikan alternatif dalam pengembangan UMKM di sini.

Unismuh Makassar Gandeng Yayasan Guru Belajar Kampanyekan "Ayo jadi Guru"

Unismuh Makassar Gandeng Yayasan Guru Belajar Kampanyekan “Ayo jadi Guru”

Unismuh Makassar berkolaborasi dengan Yayasan Guru Belajar untuk mengkampanyekan program “Ayo jadi Guru” untuk generasi muda. Hal ini bertujuan untuk mengajak kembali generasi muda Indonesia agar tergerak menjadi guru sebagai profesi mulia yang takkalah terhormat dengan profesi lainnya. Kerja sama ini ditunjukkan dengan diadakannya kunjungan Yayasan Guru Belajar ke UM Makassar yang diterima langsung oleh Prof Ambo Asse selaku Rektor. Pertemuan digelar di ruang kerja Rektor, Gedung Iqra Lantai 17 Unismuh Makassar, Selasa (9/11).

Pengurus Yayasan Guru Belajar, Mahayu Ismaniar menjelaskan bahwa Yayasan Guru Belajar merupakan lembaga pengembangan karir guru berbasis spirit merdeka belajar. “Kami percaya guru dengan kemerdekaan belajar adalah kunci perubahan pendidikan untuk mewujudkan pelajar yang kompeten, dan ekosistem pendidikan yang kolaboratif,” tambahnya. Yayasan yang berkantor di Cilandak, Jakarta Selatan ini menginisiasi program pengembangan guru, pemimpin sekolah dan pendampingan sekolah/madrasah, serta publikasi konten Pendidikan. Salah satu program yang disediakan yaitu program Magang Kampus Merdeka yang saat ini sudah berjalan.

Rektor Unismuh mengapresiasi penawaran kerja sama tersebut, Prof Ambo menjelaskan bahwa konsen Unismuh saat ini menyiapkan guru yang siap mengajar, baik di sekolah milik Pemerintah Muhammadiyah, maupun yayasan swasta lain. Hal ini dikuatkan oleh pemaparan WR I Unismuh, Dr Abd Rakhim Nanda menambahkan, program “Ayo jadi Guru” sangat tepat untuk menghalau pandangan yang menyebut guru sudah tidak dibutuhkan. “Tahun ini peminat masuk di FKIP menurun, salah satu sebabnya menyebarnya hoaks bahwa guru tidak dibutuhkan lagi. Tentu kami berkepentingan berkolaborasi dalam mengajak generasi muda menjadi guru,” ujar Rakhim Nanda. [] Unismuh/ Diktilitbang

Penghargaan LLDIKTI 9 Awards 2021 Diraih Unismuh Makassar

Penghargaan LLDIKTI 9 Awards 2021 Diraih Unismuh Makassar

Universitas Muhammadiyah Makassar meraih penghargaan LLDIKTI 9 Awards 2021 pada Kamis (15/10) lalu. Penyerahan sertifikasi penghargaan tersebut terselenggarakan di Hotel Claro Makassar pada acara Malam Apresiasi Kinerja Perguruan Tinggi Swasta LLDIKTI Wilayah IX Sultan Batara 2021. Unismuh Makassar meraih sebanyak empat pengahragaan, di antaranya sebagai berikut.

  1. Perguruan Tinggi Akademik Penerima Dana Penelitian Terbesar Hibah Kompetisi Nasional SIBLIBTABMAS Klaster Utama.
  2. Perguruan Tinggi dengan Perolehan Profesor Terbanyak Periode Tahun 2019-2021.
  3. Nominasi Perguruan Tinggi Akademik dengan Alumni Pekerja Migran Terbanyak.
  4. Nominasi Perguruan Tinggi Akademik dengan Implementasi Kerja sama Terbaik.

Kepala LLDIKTI IX, Prof Dr Jasruddin MSi, menjadi pihak yang menyerahkan sertifikat-sertifikat untuk Unismuh Makassar. Sementara itu, pihak yang menerima sertifikat Implementasi Kerja sama Terbaik dan Perguruan Tinggi Akademik Penerima Dana Penelitian Terbesar Hibah Kompetensi Nasional SIBLIBTAMNAS Klaster Utama adalah Wakil Rektor I Unismuh Makassar, Dr Ir H Rakhim Nanda ST MT IPM. Kemudian, penerima sertifikat Alumni Pekerja Migran Terbanyak adalah Wakil Rektor III Unismuh Makassar, Dr Muhammad Tahir MSi. Terakhir, penerima sertifikat Perolehan Profesor Terbanyak ialah profesor dari Dosen FKIP Unismuh Makassar, Prof Dr Eliza Meiyani MSi.

Total penghargaan dalam LLDIKTI 9 Awards adalah 34 penghargaan. Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Ketua APTISI Pusat, Dr Ir H M Budi Djatmiko MSi MEI. Selain itu, ada pula pimpinan-pimpinan perguruan tinggi yang menyebar dari Sulsel, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara. Dirjen Dikti Kemendikbudristek, Prof Dr Ir Nizam MSc PhD ASEAN Eng, hadir memberikan sambutan.

Dosen Unismuh Makassar

Sosok Dosen Unismuh Makassar yang Jadi Penguji Doktor IPB

Sosok dosen Unismuh Makassar menarik perhatian publik persyarikatan. Ia adalah Dosen Tetap Yayasan Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unismuh Makassar, Dr Sutardjo Tui, SE, MSi yang menjadi penguji sidang promosi terbuka program doktor (S3) Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor (IPB), Kamis (4/2/2021), secara daring.

Menjadi  penguji dari latar belakang dosen yayasan bukan perguruan tinggi negeri yang ada di luar pulau Jawa menjadi tantangan tersendiri bagi Sutardjo. Seperti diketahui IPB pada tahun 2020, termasuk peringkat rangking pertama (1) perguruan tinggi terbaik versi Kemendikbud RI.

Sutardjo mengatakan, promosi terbuka program doktor ini atas nama mahasiswa, Aceng Kurniawan Prodi Teknologi Industri Pertanian. Disertasi yang dipertahankan mahasiswa S3 ini berjudul, Strategi Peningkatan Profitabilitas dan Keberlanjutan Industri Penyamak Kulit dengan Struktur Modal Tanpa Bunga.

Selama sidang promosi, Komisi Utama Promosi terdiri dari Ketua, Prof Dr. Ir. Sukardi, MM. Anggota Komisi, Prof Dr Ir Nastiti Siswi Indrasti, Prof Dr Ono Suparno, STP, MT. Anggota luar komisi yakni, Dr.Ir. Ade Iskandar (Dosen IPB) dan Dr Sutardjo Tui, SE, M.Si (dosen Unismuh Makassar).

Pria ini lahir di Gorontalo 1957. Selama kurang lebih 30 tahun jadi bankir di Bank BNI, dan bertugas jadi pimpinan termasuk jadi Mantan Pemimpin Bank BNI Cabang Utama Jokyakarta, Cabang Utama Ambon, Cabang Utama Parepare, Cabang Sengkang.

Karir akademiknya yaitu S1 STIE YPUP Makasaar, S2 STIA LAN Makassar, S3 Manajemen PPs-UMI Makassar dengan predikat nilai Cum Laude dalam doktor manajemen. Mulai jadi dosen luar biasa di Unismuh Makassar 1996 dan menjadi dosen tetap sejak 2019.

Sumber : Suara Muhammadiyah

Rektor Unismuh Makassar Penerima Anugerah Pendidikan Indonesia 2019

Jumat (20/9), Rektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Prof Dr H Abd Rahman Rahim SE MM, menjadi salah satu penerima Anugerah Pendidikan Indonesia 2019 dari Ikatan Guru Indonesia (IGI) Pusat. Bertempat di Plenary Hall Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta, penganugerahan tersebut merupakan wujud apresiasi yang diberikan kepada seluruh elemen bangsa yang turut serta dalam meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan guru di Indonesia.

Kegiatan ini dirangkaikan dengan Pameran dan Konferensi Pendidikan Internasional GESS (Global Educational Supplies and Solutions) 2019. Terdapat juga penganugerahan kepada guru-guru yang berinovasi dalam pembelajaran menggunakan android, 1.000 guru penulis yang sudah menerbitkan buku, pengurus IGI wilayah dan daerah, serta kanal-kanal pelatihan yang IGI yang sudah meningkatkan kompetensi guru..

Di antara penerima Augerah Pendidikan Indonesia 2019 termasuk Rektor Universitas Negeri Makassar, Prof Dr Husain Syam ST MTP, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Sudirman Sulaiman, Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Syahruddin Alrif.

Prodi Pendidikan Sosiologi Unismuh Makassar Raih Akreditasi A

Selasa (27/8), Program Studi (Prodi) Pendidikan Sosiologi Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar meraih akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Ketua Prodi Pendidikan Sosiologi Unismuh Makassar, Drs. H. Nurdin, M.Pd., mengucapkan rasa syukur atas capaian ini.  “Alhamdulillah, kami bersyukur hari ini mendapat kabar bahwa BAN PT telah memutuskan status akreditasi Prodi Pendidikan Sosiologi Unismuh untuk meraih akreditasi A,” ungkapnya. Menurutnya ini semua tidak lepas dari bantuan dan kerja keras semua pihak.

Hal yang senada diungkapkan oleh Erwin Akib Ph.D selaku Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unismuh Makassar. “Kami sangat bersyukur atas capaian ini. Semoga prodi-prodi lain ikut terpacu dengan torehan ini,” kata Erwin.

Capaian ini tentu saja bukanlah akhir dari perjuangan. Sekretaris Prodi Pendidikan Sosiologi Unismuh Makassar Kaharuddin, Ph.D mengungkapkan akan fokus meningkatkan kuantitas dan kualitas riset-riset mahasiswa serta penguatan SDM dosen. “Penelitian dosen kami dorong tiap semester, baik melalui hibah Dikti, hibah Internal Unismuh, maupun mandiri. Selain itu kami juga mendorong mahasiswa untuk aktif mengikut konferensi ilmiah,” tambahnya.

Rakernas LPTK PTM X dan ProfunEdu IV Mencerdaskan dan Mencerahkan Bangsa

Rapat kerja nasional (Rakernas) X Asosiasi Lembaga Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Perguruan Tinggi Muhammadiyah (ALPTK PTM) dan The 4th Progressive and Fun Education International Conference (ProfunEdu IV) dilaksanakan di kota Angin Mamiri Makassar Hotel Aryaduta pada tanggal 6-8 Agustus 2019. Rakernas Asosiasi LPTK PTM terselenggara atas kerjasama Mejelis Diktilitbang PP Muhammadiyah dan Asosiasi LPTK PTM dengan Universitas Muhammadiyah Makassar, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Kementerian Pendidikan Malaysia, Universitas Pendidikan Sultan Idris Malaysia, Universitas Utara Malaysia, dan Fatoni University Thailand. Acara ini dihadiri oleh 167 peserta yang merupakan perwakilan dari 93 LPTK PTM di seluruh Indonesia.

Prof. Harun Joko Prayitno selaku ketua ALPTK PTM memaparkan bahwasanya pada awal didirikannya Persyarikatan Muhammadiyah, pendidikan merupakan dakwah utama dan salah satu pilar penting di samping dakwah kesehatan dan sosial. “Oleh sebab itu, secara historis dan dari aspek ideologi semua PTM hingga menjadi tumbuh besar seperti sekarang ini umumnya diinisiasi dan didasari oleh AUM di bidang pendidikan. LPTK PTM hakikatnya sebagai penjaya PTM, pernah jaya pada zamannya, dan akan tetap menjadi penjaya sepanjang hayat selama masih ada anak dan pendidikan untuk anak,” jelasnya.

Sementara itu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. Muhajir Efendy, yang hadir dalam forum ini menegaskan pentingnya pengelolaan dan proyeksi LPTK. “LPTK PTM harus dikelola secara profesional dan berkesungguhan untuk membesarkan AUM dikdas yang jumlahnya mencapai hampir 7.500 tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Sekolah-sekolah Muhammadiyah tersebut telah berhasil menancapkan eksistensinya bahkan sudah menjadi semakin maju. Ini adalah kolaborasi yang sangat strategis antara LPTK PTM dengan dikdas. Ini harus terus dikembangkan serta dimajukan lagi,” tegasnya.

Forum ini menjadi sangat penting karena adanya revitalisasi luaran tugas akhir bagi ALPTK PTM berupa penyusunan tugas akhir proyek manajemen Unit Sekolah Baru (USB) yang unggul dan berpenciri. Selain itu pertemuan ini diintegrasikan dengan konferensi ProfunEdu IV yang prosiding-nya akan terindeks WoS dan atau Scopus.