Pelatihan Dosen Unismuh Palu Dorong Percepatan Jabatan Fungsional

Pelatihan Dosen Unismuh Palu Dorong Percepatan Jabatan Fungsional

Universitas Muhammadiyah Palu (Unismuh Palu) menyelenggarakan pelatihan kepada para dosen Unismuh Palu, Sabtu (14/5) lalu. Kegiatan pelatihan dosen ini menghadirkan empat guru besar sebagai narasumber dan moderator. Masing-masing guru besar memberikan pelatihan dengan kompetensi yang berbeda.

Pertama, yakni Prof Dra Indah Susilowati MSc PHd, Guru Besar Universitas Diponegoro. Beliau memberikan coaching calon lektor kepala dan guru besar. Kedua, yakni Prof Eko Priyono SIP MSi MRes PhD, Guru Besar UM Yogyakarta. Beliau memberikan pelatihan mengenai clinic journals. Ketiga, Prof Waridin MSi PhD, Guru Besar Universitas Diponegoro. Beliau memberikan coaching pembukaan program studi doktoral. Keempat, Prof Jasruddin, Guru Besar Universitas Negeri Makassar. Beliau memberikan kiat-kiat usulan jabatan fungsional LK. Terakhir, Prof Dr Eliza Meiyani MSi, Guru Besar UM Makassar. Beliau merupakan moderator dalam kegiatan ini.

Kegiatan terlaksana di aula rektoran Unismuh Palu. Para pejabat dan dosen di lingkungan Unismuh Palu menghadiri kegiatan tersebut. Prof Rajindra mengatakan, saat ini rata-rata dosen di kampus ini masih lektor. Sehingga, perlu mendapatkan dorongan dan pencerahan dan kiat-kiat serta solusi untuk menghadapi kendala, sehingga menghadirkan para guru besar dan pakar tersebut. “Tindak lanjutnya adalah agar terdorong percepatan jabatan fungsionalnya,” jelas Prof Rajindra dalam situs resmi Unismuh Palu.

Keseluruhan pemateri mendapatkan respons baik dari peserta. Bahkan, ada tiga artikel jurnal yang menjadi permintaan dari peserta untuk mendapatkan review oleh pemateri. Sleian itu, ada pula arahan pengecekan usulan lektor kepala di sistem oleh 12 dosen. “Selama pelaksanaan Bimbingan Teknis ini lebih banyak praktik. Sehingga peserta lebih paham,” lanjut Prof Rajindra.

Mahasiswa Unismuh Palu Bantu Wujudkan Kampus Tangguh Bencana

Mahasiswa Unismuh Palu Bantu Wujudkan Kampus Tangguh Bencana

Universitas Muhammadiyah Palu (Unismuh Palu) melatih sejumlah mahasiswa Unismuh Palu mengenai penanganan kebencanaan, Sabtu-Ahad (26-27/2) lalu. Kegiatan ini melatih para mahasiswa untuk menjadi relawan. Relawan tersebut akan tergabung ke dalam Tim Relawan Sintuvu Unismuh Palu yang siap hadir di mana pun dan kapan pun saat dibutuhkan tenaganya. Sebanyak 16 mahasiswa dengan masing-masing dua orang perwakilan fakultas hadir sebagai peserta.

Ketua Panitia Pelaksana Pelatihan, Fika P Omolu, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membentuk para mahasiswa yang sadar bencana. “Dan juga untuk mewujudkan universitas tangguh bencana,” ujarnya. Sementara itu,  Rektor Unismuh Palu Prof. Dr. H. Rajindra, SE., MM mengatakan, Muhammadiyah sejak dulu sudah peduli dengan kebencanaan. Hal ini terbukti dengan terbentuk lembaganya yang khusus menangani kebencanaan melalui MDMC atau Muhammadiyah Disaster Management Center.

Unismuh Palu, kata Prof Rajindra, sebagai salah satu amal usaha Muhammadiyah, telah membentuk salah satu unit kebencanaan, yakni Sintuvu. Hal ini menjadi bentuk respons atas peristiwa yang perna melanda Kota Palu tiga tahun silam, tepatnya tanggal 28 September 2018. “Setelah mengalami musibah bencana 28 September 2018, kita menyadari betapa awamnya kita dalam menghadapi bencana. Oleh karenanya, kita membutuhkan relawan untuk menangani masyarakat korban bencana melalui Unit Kebencanaan,” sebut Prof Rajindra.

Rektor juga berencana, ke depannya juga akan melibatkan tim medis yang ada di RS Siti Fadilah Supari Bahkan, kini sudah memiliki mobil operasional. Usai memberi sambutan, Prof Rajindra menyematkan baju relawan Unit Kebencanaan Sintuvu Unismuh Palu kepada perwakilan mahasiswa sebagai bentuk mulainya pelatihan. Selanjutnya, kegiatan berlanjut pemberian materi oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Prov Sulteng, Andi Adityawarman Sembiring, S.STP. M.Si.

Mahasiswa Unismuh Palu Mengabdi di Desa Pambewe

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palu (Unismuh Palu) telah menyelesaikan kegiatan Pembelajaran Belajar Lapangan (PBL) pada Rabu (2/2) lalu. Kegiatan PBL tersebut terlaksana di Desa Pembewe yang berlangsung selama 22 hari sejak 12 Januari lalu. Mahasiswa yang turut serta dalam kegiatan PBL adalah mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unismuh Palu. Mereka melakukan edukasi kepada masyarakat setempat, baik mengenai masalah kesehatan maupun bakti sosial.

Sasaran dari kegiatan ini adalah masyarakat secara umum dan peserta didik di sekitar desa tersebut. Kegiatan yang banyak terlaksana adalah pelatihan pembuatan pupuk kompos, penyuluhan lansia, dan penyuluhan stunting pada warga. Selain itu, ada pula pembagian sembako. Di MA Al-Khairat teragendakan penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), narkoba, dan kesehatan reproduksi.

Wakil Dekan 1 FKM Unismuh Palu, Sudirman, S.KM., M.Kes mengatakan PBL merupakan proses belajar bagi mahasiswa untuk mendapatkan kemampuan professional di bidang kesehatan masyarakat yang merupakan kemampuan spesifik seorang tenaga profesi bidang kesehatan masyarakat, dan ini wajib dijalankan oleh setiap mahasiswa FKM. Katanya, kegiatan tersebut berupa menerapkan diagnosis kesehatan masyarakat, seperti mengenali, merumuskan dan menyusun prioritas masalah kesehatan masyarakat.

Mengembangkan program penanganan masalah kesehatan masyarakat yang bersifat promotif dan preventif, bertindak sebagai manajer madya yang dapat berfungsi sebagai pelaksana, pengelola, pendidik, dan peneliti. Melakukan pendekatan masyarakat dan bekerja dalam tim multidisipliner.

“Ini adalah salah satu program wajib yang dijalankan oleh setiap mahasiswa FKM, dengan harapan kegiatan tersebut tidak saja mendorong kemampuan mahasiswa sebagai orang yang professional di bidang kesehatan masyarakat, melainkan juga sangat bermanfaat bagi masyarakat setempat,” ujar Sudirman, Rabu (2/2).

Bisnis Digital, Prodi Baru Unismuh Palu

Bisnis Digital, Prodi Baru Unismuh Palu

Universitas Muhammadiyah Palu (Unismuh Palu) telah dipastikan membuka Program Studi Bisnis Digital pada Ahad (7/11) lalu. Program ini berada di bawah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unismuh Palu. Alasan utama pemilihan Prodi Bisnis Digital yakni adalah pesatnya perkembangan digitalisasi di dunia bisnis di Indonesia itu sendiri.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unismuh Palu, Dr Farid SE MM, mengatakan bahwa kebutuhan akan perkembangan bisnis digital tersebut perlu dapat Unismuh Palu jawab. Terutama, karena program ini masih terbilang sangat langka. Baru sedikit kampus di Indonesia yang telah menawarkan kasus ini. Apabila mendapatkan izin, maka Unismuh Palu dapat menjadi salah satunya yang tidak merasa keberatan.

Nantinya, setiap mahasiswa dapat menerima pengetahuan mengenai perkembangan ilmu manajemen, teknologi informasi, dan penerapan bisis. Kemudian, dari pengetahuan tersebut, mahasiswa perlu menerapkan konsep teoritis dalam berkarier nantinya. Terakhir, harapannya mahasiswa dapat menggagas dan mengembangkan digitalisasi di dunia bisnis dengan keunggulan sikap yang menjadi visi misi Unismuh Palu.

Selanjutnya, Kabag Humas Unismuh Palu, Ir Andi Kaimuddin ST MM IPM ASEAN Eng mengatakan bahwa ada banyak manfaat apabila belajar di Prodi Bisnis Digital. Di antaranya adalah ilmu e-commerce, pengembangan web, user experience, pemprograman, keamanan siber, dan lain-lain.

Berikutnya, Wakil Rektor 1 Unismuh Palu, Sudirman SKM MKes mengatakan bahwa Unismuh Palu telah mengajukan proposal kepada pihak Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Ristek, dan Teknologi. Tidak hanya itu saja, Unismuh Palu telah mendapatkan rekomendasi dari LLDIKTI wilayah XVI pada 23 September 2021 lalu. Saat ini, prodi Bisnis Digital Unismuh Palu telah teregister dan terverifikasi melalui sistem informasi pengembangan Kelembagaan Perguruan Tinggi Direktorat Pedidikan Tinggi dan Direktorat Pendidikan Vokasi. “Jika sudah mendapat izin penyelenggaraan, maka pihak Unismuh Palu akan segera membuka penerimaan mahasiswa baru,” tutupnya.

Unismuh Palu PTS Terbaik di Palu dan Poso Versi Unirank 2021

Unismuh Palu PTS Terbaik di Palu dan Poso Versi Unirank 2021

Unismuh Palu berhasil meraih peringkat pertama terbaik PTS di Palu dan Poso versi lembaga pemeringkatan pendidikan tinggi berbasis di Australia, uniRank (4ICU).

Dilansir dari Suaramuhammadiyah.id, Rabu (03/03) pemeringkatan skala Provinsi Sulawesi Tengah, urutan pertama Universitas Tadulako disusul kedua, Unismuh Luwuk Banggai, ketiga, Unismuh Palu, keempat Universitas Al Khaerat, kelima Universitas Sintuwu Maroso, keenam Universitas Madako Toli Toli, ketujuh, Universitas Tompotika dan kedelapan, Universitas Kristen Tentena.

Unismuh Palu pada peringkat kampus Islam terbaik secara nasional berada pada urutan ke 213 dari total universitas Islam yang terdata di Unirank sebanyak 408. “Laporan pemeringkatan itu menjadi pemotivasi bagi seluruh civitas akademika untuk terus meningkatkan kinerja melaksanakan Catur Dharma PTM,” papar Rektor Unismuh Palu Dr.H. Rajindra Rum, SE, MM.

Ia melanjutkan capaian Unismuh Palu PTS terbaik tersebut merupakan kinerja pada Catur Dharma dan akan terus di evaluasi dengan kontinyu melakukan pembenahan agar tersaji pelayanan akademik semakin berkualitas. Ke depan Unismuh Palu semakin diperhitungkan dan menjadi kampus rujukan calon mahasiswa dari segala penjuru, tandas Kepala Badan KB dan PP Donggala 2008-2014 pada masanya ini.

“Pencapaian pemeringkatan itu tidak boleh disambut berlebihan, apalagi terlena pada pencapaian saat ini, tetapi harus dilakukan pembenahan dan perbaikan,” tutupnya.

Unismuh Palu Berikan Keringanan UKT dan Uang Pembangunan

Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu memberikan keringanan pembayaran uang pembangunan dan uang kuliah tuggal (UKT) bagi mahasiswa baru dan mahasiswa pindahan. Rektor Unismuh Palu Dr. Rajindra, SE., MM mengungkapkan mahasiswa dapat mengangsur dua hingga tiga kali biaya pembangunan maupun UKT. “Kita mencari cara, agar dapat membantu masyarakat dalam hal ini mahasiswa, agar mereka tetap bisa melanjutkan pendidikan tanpa harus merasa diberatkan dalam hal pembiayaan,” ujar Dr. Rajindra.

Sebelumnya, kebijakan mengenai keringanan pembayaran UKT bagi mahasiswa lama juga sudah dikeluarkan. Hal ini dilakukan karena Rektor Unismuh Palu menyadari wabah Covid-19 tidak hanya berdampak dari segi kesehatan, namun juga segi lain seperti ekonomi yang bahkan dapat mengancam mahasiswa untuk putus kuliah. “Atas kondisi tersebut Unismuh Palu menyiapkan langkah-langkah pelonggaran pembayaran uang kuliah. Namun di sisi lain tetap harus memastikan arus dana kampus terjaga,” ujar rektor.

Lebih lanjut, Dr . Rajindra memaparkan sebagai perguruan tinggi swasta, pihaknya tidak bisa mengeluarkan kebijakan pemotongan UKT seperti perguruan tinggi negeri. Uang pembangunan dan UKT adalah sumber dana utama yang selama ini digunakan untuk operasional, baik itu pembangunan, gaji dosen dan karyawan, serta operasional lainnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Keuangan Unismuh Palu Nasrul Hak, SE, MM, menjelaskan bagi yang memang tidak sanggup membayar satu kali diberi keringanan dengan ketentuan harus membuat pernyataan secara tertulis. “Silahkan membuat pernyataan secara tertulis, dan serahkan ke bagian keuangan dan itu yang menjadi pegangan pihak kampus,”

Wisuda ke-48 Unismuh Palu, Rektor Beri Lima Pesan untuk Wisudawan

Wisuda ke-48 Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu pada hari Sabtu (3/8) bertepatan dengan hari jadi Unismuh Palu yang ke-36. Sebanyak 431 mahasiswa program sarjana dan pascasarjana diwisuda di Gedung Islamic Center Unismuh Palu.

Beberapa wisudawan dan wisudawati yang berprestasi mendapat hadiah atas capaiannya. “Reward ini diharapkan dapat menjadi spirit untuk tetap berprestasi dan juga cambuk bagi mahasiswa yang sedang menjalani masa studinya,” ujar Rektor Unismuh Palu, Dr H Rajindra SE MM.

Selain itu Dr H Rajindra menyampaikan lima pesan untuk para wisudawan. Pertama adalah keberhasilan yang didapat ini merupakan ridho dari Allah dan juga dukungan dari semua pihak, yang kedua ialah adanya amanah dari gelar akademik yang diraih untuk mencerdaskan bangsa, yang letiga adalah arahan untuk memiliki pribadi yang unggul dan tidak mudah putus asa di era kompetitif ini, berikutnya adalah anjuran untuk menjaga etika dan akhlak dalam berinteraksi, dan terakhir adalah menjaga nama baik civitas academica Unismuh Palu serta terus berkarya untuk mengharumkan universitas.