Rektor Unmuh Babel Lantik Keluarga Besar Mahasiswa

Rektor Unmuh Babel Lantik Keluarga Besar Mahasiswa

Rektor Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung, Fadillah Sabri, mengukuhkan kegiatan pelantikan bersama Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Unmuh Babel pada Sabtu (2/10) lalu. Kegiatan pelantikan ini bertemakan “Membangun Sinergi Lembaga KBM Unmuh Babel untuk Mewujudkan Organisasi Mahasiswa yang Kontributif”. Auditorium Lt 4 Gedung Rektorat Kampus Unmuh Babel menjadi lokasi pelantikan ini.

Pelantikan KBM tersebut terdiri atas Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), dan Himpunan Mahasiswa (HIMA) Prodi Unmuh Babel. Mula-mula, kegiatannya adalah pembacaan Surat Keputusan (SK) kepengurusan Wakil Rektor III, Gatot Aprianto S Sos i. Selanjutnya adalah prosesi pelantikan dengan 199 KBM Unmuh Babel periode 2021-2022.

Rektor Unmuh Babel, dalam amanatnya, menyampaikan bahwa KBM merupakan mitra kampus. Artinya, para mahasiswa merupakan aset kampus, aset persyarikatan, aset bangsa, dan aset kampus. “Para mahasiswa perlu aktif membesarkan kampus melalui amanah organisasi yang mereka emban,” ujarnya. Selanjutnya, ia juga mengajak para KBM Unmuh Babel untuk berpikir sistem. Selain itu, ia berpesan agar belajar lebih baik dalam memahami gerakan organisasi mahasiswa, supaya setiap aktivitas sinkron dengan visi-misi yang dicanangkan oleh rektor.

”Oleh karenanya saya akan menagih gagasan, narasi, program kerja dan implementasi hasil oleh KBM Unmuh Babel 2021/2022. Karena kita semua perlu menjadi pemimpin yang berpikir besar, bertindak benar,” dorongnya lagi.

Ketua BEM Unmuh Babel Periode 2021/2022, Muhammad Firdaus, juga menyebut bahwa KBM merupakan kumpulan dari kaum intelektual. Artinya, setiap personalia tentu memiliki tugas dan tanggung jawab yang sama untuk memberikan kontribusinya dalam memajukan kampus Unmuh Babel. “Kampus adalah laboratorium peradaban bagi kaum intelektual yang senantiasa mendidik manusia-manusia di dalamnya agar mampu memperbaiki dirinya dalam hal pengusaan keilmuan dan budi pekerti atau akhlak yang terpuji,” sebut Firdaus.