UMP Berikan Subsidi Kuota Ke Mahasiswa Selama Jalani Kuliah Online

Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas, Jawa Tengah memberikan supsidi kuota ke mahasiswa yang saat ini menerapkan kuliah dan Ujian Tengah Semester (UTS) online di tengah merebaknya covid-19. Rektor UMP Dr Anjar Nugroho mengungkapkan bahwa saat ini bukanlah masa liburan dan meski di rumah tetap bias melakukan kuliah dan ujian tengah semester secara online.

Di kuliah online tersebut mahasiwa bisa mengunduh materi kuliah, nonton video tutorial, diskusi dengan teman dan dosen, unduh dan submit tugas, ujian online, lihat nilai dan masih banyak lagi.  “Kami sudah mengeluarkan surat edaran tentang kewaspadaan dan pencegahan penyebaran infeksi COVID-19. Mulai Senin tanggal 16 Maret lalu, kami mengubah kegiatan belajar mengajar dari kuliah tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh bagi seluruh mahasiswa UMP,” jelasnya.

Materi pembelajaran dapat memanfaatkan berbagai sumber daring yang tersedia. Pembelajaran dari rumah dapat dilakukan secara jarak jauh tersebut menggunakan aplikasi “On Class” yang tersedia di www.onclass.ump.ac.id. Maka dari itu, lanjut Rektor, mahasiswa UMP tidak perlu takut kuota internetnya habis karena bisa mendapatkan kuota 30 gb secara gratis dari indosat melalui fitur bebas akses e-learning.

“Paket ini dapat digunakan untuk mengakses secara gratis ke laman pembelajaran daring UMP https://onclass2.ump.ac.id/ , ujianonline.ump.ac.id dan Zoom video conference,”  jelasnya. Agar mahasiswa tetap bisa mengakes internet, UMP pun menetapkan subsidi kuota internet bagi mahasiswa aktif.

“Setiap mahasiswa mendapatkan subsidi sebesar Rp 200 ribu per mahasiswa. Pemberian subsidi tersebut diwujudkan dalam bentuk pemotongan biaya registrasi semester gasal tahun akademik 2020/2021,” tutup Rektor. (tgr)

UMK Tarik Peserta KKA Lebih Awal

Sebanyak 128 mahasiswa dari berbagai program studi UM Kendari ditarik lebih awal dari pelaksanaan Kuliah Kerja Amaliah (KKA), Kamis (19/3). Penarikan peserta KKA ini merupakan bagian dari antisipasi penyebaran virus Corona. Hal ini sesuai dengan Surat Edaran Rektor Nomor : 02//EDR/III.3.AU/D/2020, poin tiga menjelaskan mengenai penarikan mahasiswa yang sedang melaksanakan PKL dan KKA paling lambat pada tanggal 19 Maret 2020.

Rektor UM Kendari Amir Mahmud, S.Pi. MP., menjelaskan penarikan ini juga sesuai dengan surat edaran pemerintah. “Karena harus menyesuaikan, sehingga kami tarik lebih cepat. Program di lapangan telah dilaksanakan 90 persen, jadi mahasiswa tinggal melakukan persiapan perbaikan laporan KKA,” ujar Amir.

Sementara itu Dr.Ahmad Muhlis Nuryadi,S.Pi.,M.Si selaku WR I UM Kendari mengungkapkan rasa bahagia atas diterimanya dengan baik mahasiswa UM Kendari oleh masyarakat selama pelaksanaan KKA. Namun dikarenakan beberapa hal terkait penyebaran virus Corona yang semakin meluas, penarikan ini harus dilakukan. UM Kendari sendiri telah melakukan rapat pimpinan hingga berujung pada putusan menarik segera mahasiswa KKA lebih cepat demi kebaikan dan keselamatan mereka. “Untuk pelaporan kegiatan KKA, nantinya kami menerima via online,” tambahnya.

STKIP Muh Kuningan Siap Laksanakan UTS Online

STKIP Muh Kuningan siap melaksanakan Ujian Tengah Semester (UTS) online pada 6-11 April 2020. Keputusan ini diberlakukan mengingat penanganan Covid-19 di Jawa Barat sudah memasuki status siaga 1. Dalam pelaksanaannya, kampus memfasilitasi tes Computer Based Test (CBT) melalui akses https://platformkuliah.upmk.ac.id. Mahasiswa lalu dapat login menggunakan akun SIAMik mengggunakan PC, laptop, ataupun smartphone.

Dijelaskan oleh Ketua STKIP Muh Kuningan, Nanan Abdul Manan, M.Pd, kampus sudah mengantisipasi hal ini sejak diterbitkannya Maklumat Ketua STKIP Muhammadiyah Kuningan. “Sehingga materi UTS pun sudah disipakan oleh para dosen dan dikirim ke website STKIP Muh Kuningan semenjak dua pekan lalu,” ujar Nanan. Diungkapkan oleh Nana Sutarna, M.Pd, selaku Kepala Bagian Akademik, UTS dan perkuliahan online bukanlah hal yang baru bagi STKIP Muh Kuningan. “Karena sudah sering digunakan dalam kuliah yang menggunakan e-learning untuk pengumpulan tugas, yang berbeda adalah skalanya yang lebih besar,” jelas Nana.

Sementara itu Sofhian Fazrin Nasrullah, M.Eng, selaku Kepala Sumber Daya Informasi (SDI) menyampaikan terdapat dua bentuk soal yang diberikan oleh dosen, yaitu pilihan ganda atau esai. Jika pilihan ganda maka jawaban diisi langsung di CBT, sedangkan jika esai maka jawaban diisi di dokumen Ms. Word lalu dikirim ke CBT. Sofhian juga menambahkan bahwa sistem UTS ini dikerjakan secara Asynchronous, yang berarti tidak terjadwal per mata kuliah. Mahasiswa dapat menjawab soal-soal tersebut selama rentang 6-11 April 2020.

Putuskan Rantai Penyebaran Covid-19, UMS Jalankan Kuliah Online

Genap sebulan sudah Virus Corona atau dikenal Covid-19 masuk ke Indonesia dan menyebar dengan cepat ke daerah-daerah lainnya termasuk Solo Raya. Dalam rangka mengurangi penyebaran tersebut di kalangan sivitas akademika, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengambil kebijakan untuk melakukan perkuliahan secara online.

Prof Sofyan Anif selaku Rektor UMS angkat bicara, menurutnya kuliah secara online dilaksanakan sebagai pengganti pembelajaran tatap muka untuk memaksimalkan kuliah dalam bentuk online, daring, hybrid, e-learning menggunakan aplikasi Schoology, Zoom, Skype, Googleclassroom, atau perangkat elektronik lainnya dengan tetap menjaga substansi tanpa mengurangi pencapaian hasil pembelajaran yang telah direncanakan. ”Langkah ini diambil sebagai antisipasi atau memutus mata rantai penyebaran virus corona atau covid-19,” terangnya melalui laman suaramerdeka.

Selain itu, Rektor juga meminta agar pelaksanaan kuliah praktikum, PKL, PPL, magang, Baitul Arqam mahasiswa dan aktivis sejenis dijadwal ulang.

STIKES Muh Gombong Raih Juara Umum Lomba HUT-46

Dosen STIKes Muhammadiyah Gombong berhasil meraih juara umum perlombaan HUT Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Ke 46 yang diselenggarakan oleh DPD PPNI Kabupaten Kebumen, Maret lalu.

Mengalahkan beberapa perwakilan Dewan Pengurus Komisariat (DPK) se Kabupaten Kebumen, Ike Mardiati Agustin berhasil menjadi Juara 1 lomba perawat teladan disusul Juara Harapan 1 Perawat Teladan Nurlaila dan Juara Harapan 2 Perawat Teladan Putra Agina.

Selain itu DPK STIKes Muhammadiyah Gombong secara tim juga memenangi 2 lomba diantaranya lomba penyuluhan kesehatan sebagai Juara 1 dan lomba outbond juara 2.

Hj. Hermiyatun MKep Sp, Mat selaku ketua STIKes Muh Gombong berharap prestasi ini tidak hanya sekedar untuk lomba namun juga sebagai bentuk kepedulian nyata dan pengabdian iklas kepada masyarakat yang tertuang pada Tri Dharma Perguruan Tinggi.

APIK PTMA Diskusikan Tata Kelola Komunikasi Hadapi Corona Covid-19

Akademisi Ilmu Komunikasi dari berbagai perguruan tinggi mengikuti webinar bertajuk Tata Kelola Komunikasi Hadapi Virus Corona Covid-19, Kamis (26/03). Webinar ini diadakan oleh Asosiasi Pendidikan Ilmu Komunikasi Perguruan Tinggi Muhammadiyah – ‘Aisyiyah (APIK PTMA) sebagai bentuk kontribusi keilmuwan asosiasi, institusi, dan individu akademisi Ilmu Komunikasi di lingkungan PTMA. Empat orang pembicara utama mengawali diskusi webinar, yaitu Dr. Rudianto (Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara), Himawan Muhammad MA (Ketua Umum APIK PTMA), Dani Fadhilah (mahasiswa doktoral Nanjing Normal University China, Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan), dan Ayub Dwi Anggoro (kandidat doktor di Universiti Zainal Abidin Malaysia, Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Ponorogo), dengan dimoderatori Dr. Fajar Junaedi (Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta).

Dani Fadilah menyebutkan bahwa berdasar pengamatannya di China, masyarakat sangat disiplin ketika pemerintah mengumumkan terjadinya wabah Corona. “Di China bahkan robot berteknologi kecerdasan artifisial dimanfaatkan untuk memonitor masyarakat yang berpotensi menyebarkan virus sehingga penyebaran virus bisa diisolasi,” ujar Dani. Sementara Ayub Dwi Anggoro menyebutkan bahwa di Malaysia, otoritas pemerintah yang memberikan informasi tentang Corona Covid-19 adalah para pejabat yang berkompeten dengan penerapan aturan dan hukum yang tegas. “Di Malaysia, pejabatnya sejak awal serius. Tidak ada pejabat pemerintah yang menjadikan Corona sebagai joke dan guyonan,” kata Ayub. Sedangkan di Indonesia, menurut Rudianto ada persoalan yang lebih kompleks. “Persoalan dan tantangan kita dalam menghadapi penyebaran Corona adalah sumber informasi yang berlimpah, kecepatan dan keterbukaan informasi, keberagaman budaya, serta latar belakang sosial ekonomi yang berbeda. Seharusnya kecepatan dan keterbukaan informasi dikelola dengan baik dalam menghadapi Corona,” jelas Rudianto.

Webinar ini mendapatkan respon baik, dengan ditandai keikutsertaan 124 akademisi, dari Indonesia dan mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh studi doktoral di China, Selandia Baru, dan Malaysia. “Diharapkan webinar ini bisa ditindaklanjuti, sebagai bentuk kontribusi keilmuwan akademisi Ilmu Komunikasi, dalam beragam bentuk aktivitas lain, seperti publikasi buku,” pungkas Fajar Junaedi.

ReKanMu Sorong Bagikan Disinfectant ke Tempat Ibadah

Sejak Rabu (25/3), Relawan Kemanusiaan UMSorong (ReKanMu Sorong) mulai bergerak dengan membagikan disinfectant dan penyemprotnya serta panduan disinfeksi ke tempat-tempat ibadah. Sebanyak 25 gereja dan masjid telah berhasil dijangkau. Dijelaskan oleh tim bahwa tempat ibadah menjadi prioritas dikarenakan sejauh ini masyarakat masih terus melaksanakan ibadah di tempat-tempat tersebut.

Sekalipun mesin penyemprot dan beberapa APD telah disebarkan, penyemprotan belum dapat dilakukan karena sulitnya mencari ketersediaan Masker N95. Nantinya setelah ReKanMu mendapat Masker N95, ReKanMu akan bergegas melakukan penyemprotan.

Sebelumnya, ReKanMu Sorong telah memperoleh pembekalan di Ruang Rapat Rektorat UM Sorong, Selasa (24/3). Pembekalan dilakukan bersama MDMC Kota Sorong dan Tim PFM Kota Sorong. Rektor dalam arahannya kembali menegaskan bahwa ini adalah kegiatan kemanusiaan dan karenanya yang ada adalah kepedulian dan keikhlasan bekerja.

Satgas Covid-19 UMP Dirikan Posko

Satgas Covid-19 Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) mendidirikan posko pelayanan masyarakat. Posko ini siap membantu masyarakat yang membutuhkan informasi atau keluhan yang harus ditangani. Dr Anjar Nugroho selaku Rektor UMP menjelaskan bahwa ini merupakan wujud pengabdian kepada bangsa. “Kita tahu bawa Covid-19 adalah bencana kita semua, bencana di Indonesia. Maka sudah selayaknya UMP membantu masyarakat sekitar dalam penanganan masalah Covid-19 ini,” tambahnya.

Sebelumnya, berbagai upaya juga telah dilakukan oleh UMP. Mulai dari cek kesehatan gratis oleh mahasiswa Fakultas Kedoteran UMP, sosialisasi cuci tangan yang benar, membagikan masker dan hand sanitizer secara gratis, hingga penyemprotan disinfektan.

Kepala Laboratorium sekaligus Dosen Fakultas Farmasi UMP, Dr Ika Yuni Astuti MSi Apt menyampaikan kondisi langkanya hand sanitizer mendorong UMP untuk membuatnya. “Adapun harganya juga sangat mahal, jadi kita berupaya untuk membantu masyarakat dengan memberikannya secara gratis,” ujar Ika.

Patuhi Protokol Pemerintah, Seminar Hasil Penelitian dan Pengabdian Dosen ITB-AD Dilaksanakan Online

Mematuhi protokol yang ditetapkan pemerintah, Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan (ITB-AD) melalui Lembaga Penelitian, Pengembangan, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) akan melaksanakan seminar hasil penelitian dan pengabdian masyaraka secara online atau daring. Hal tersebut dilakukan menyusul semakin ekspansifnya penyebaran Covid-19. Kegiatan seminar tersebut direncanakan akan dilaksanakan pada awal April mendatang.

“Kita tentu harus waspada dan turut serta dalam mencegah penyebaran virus corona. Di sisi lain, para dosen juga dituntut untuk terus menjalankan Catur Dharma yang berlaku di Perguruan Tinggi Muhammadiyah. Oleh karenanya, kami akan menggelar seminar hasil penelitian dan pengabdian masyarakat dosen secara online,” kata Pitri Yandri selaku Ketua LP3M ITB-AD saat dimintai keterangan pada Rabu, (25/03).

LP3M mencatat, lebih dari 30 hasil penelitian dan pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat yang akan diseminarkan pada semester genap tahun akademik 2019/2020. Menurut Pitri Yandri, Kegiatan seminar umumnya dilakukan dengan mengundang para dosen peneliti dan dosen yang melakukan kegiatan pengabdian masyarakat. Pelaksanaan seminar pasti mengakibatkan kerumunan. Oleh karena itu, upaya mitigasi dilakukan oleh LP3M dengan melaksanakan seminar secara online.

“Kami tetap mengundang para dosen dalam seminar hasil ini, bedanya, kalau biasanya kami undang untuk bisa menghadiri seminar hasil dengan tatap muka, kalau sekarang kami undang untuk menghadiri seminar hasil secara online,” jelas Pitri Yandri.

Lebih lanjut, Pitri Yandri menjelaskan perangkat atau aplikasi saat ini telah banyak tersedia. Misalnya aplikasi e-conference, atau bahkan Zoom yang dapat digunakan pada perangkat telepon cerdas. “Di saat wabah, kita harus berupaya semaksimal mungkin menerapkan protokol yang ditetapkan otoritas negara demi melindungi segenap civitas terutama dosen sebagai asset institusi, tetapi secara simultan juga melalukan tugas-tugas profesi”, pungkas Pitri Yandri.

ReKanMu Sorong for CoViD-19 Mulai Beraksi

Minggu (22/03), Relawan Kemanusiaan UMSorong (ReKanMu Sorong) melakukan kick off  kegiatan membantu pemerintah, khususnya Satgas CoVid-19 Kota Sorong, untuk menekan penyebaran wabah Corona. Laporan pemerintah menyampaikan, hingga 22 Maret 2020 pukul 17.00  masih belum terdapat pasien positf Corona di wilayah Sorong Raya. Namun, konferensi pers Satgas kota Sorong menyatakan bahwa laporan terbaru sudah mulai menunjukkan adanya PDP dan ODP di wilayah tersebut.

Saat ini sekretariat koordinasi relawan ReKanMu Sorong berada di ruang ex Poliklinik Gedung Perpustakaan Pusat Lantai 1. Kegiatan awal telah dimulai dengan menyebarkan poster melalu media sosial terkait pencegahan agar tidak terpapar virus. Kegiatan secara masif dilakukan sesuai hasil pemetaan tim dan kesiapan tim. “Kami akan bekerja namun kami tentu juga harus berikhtiar menjaga kondisi relawan agar tetap sehat,” ujar Irman Amri selaku Dekan Fakutas Teknik.

Seluruh aktivitas tersebut telah melalui pertimbangan serta mendapat dukungan penuh dari Rektor Dr.H.Hermanto Suaib, MM, Wakil Rektor, dan seluruh pimpinan di tingkat fakultas maupun prodi. Semua sumber daya akan dimaksimalkan.